Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 147


__ADS_3

Semua orang pun tak percaya mendengar perkataan Malik Kalau istrinya itu bisa melihat jin dan bicara pada Jin Tapi itu lah faktanya Bagi Malik percaya atau tidak baginya bukan masalah Tapi memang Yuna bisa masuk alam gaib Dan ia sendiri sudah membuktikannya.


Tak lama Yuna pun kembali. Dan dua gadis Jin itu pun mengikutinya . Yang membuat guru nya sang habib iku kaget.


" Ini buat mu ada 3 dan ini buat Jinny dan mimi ya " kata Yuna .Yang itu jadi perhatian para ustad Dan Malik hanya bisa mengusap bahu istrinya


" Anak itu pun senang lalu ia pun mengajak Yuna ngobrol dan membuat . para orang tua jin itu menghela nafas lega Apalagi kini anak anak itu berkumpul duduk bersama dan asyik ngobrol bersama Yuna.


" Biarkan mereka ustad mungkin mereka ingin berteman " kata Malik


Ustad Kurdi dan ustad lainya yang sudah berpengalaman hanya diam Melihat keempatnya asyik ngobrol Dan Yuna terlihat santai bisa mengimbangi anak anak remaja itu. .Tampa beban sedikit pun


Karna Yuna biasa berteman Dengan Azizah dan juga Alif di kota saranjana


" Masyaallah bagaimana bisa mereka bisa berteman abi " kata umi Sadiyah berbisik dekat Hasnah dan Billa


" Sepertinya dia sudah terbiasa dan itu membuatnya tak merasa takut " kata habib


" Abi apa mereka akan menganggu kita bila kita mengusik nya " kata Billa


" Ya anak jin juga seperti remaja kita. kau melihat nya sendiri kan nak .Hanya saja dia masih anak anak Dan masih bisa di rayu. Seperti istri ustad Malik..Yang dengan mudahnya bisa merayunya .Padahal kami sudah bersusah payah mengeluarkan nya


" Trimakasih nak, istrimu mungkin suka anak kecil hingga membuatnya dengan mudah akrab " kata Habib.


" Iya bi, memang istri saya sangat suka Pada anak kecil Dan ia juga suka bermain bersama dan mengajar kan mereka mengaji " Kata Malik .


" Masyaallah..... berarti dia bisa bergabung dengan kami ustad " kata ustazah Hafsah yang juga mengajar di masjid .


" Hafsah bukan anak manusia , tapi anak jin " kata Hasnah tertawa.


" Astagfirullah , aku pikir mengajar mengaji anak manusia " kata Hafsah yang membuat semua orang tertawa . Dan setelah tenang mereka pun pulang kerumah masing masing Begitu juga Yuna dan Malik Yang berpamitan dulu Dan sempat membujuk para santri itu untuk kembali kekamarnya masing masing


*********


Sedangkan di sebuah desa Erna dan Rusdi sedih karna tak ada kabar apa pun tentang Ani .Padahal mereka berharap Ani baik baik saja Yang membuat Rusdi dan Erna putus asa Dan kembali kejakarta hari ini .


Sedangkan pagi ini Alea dan Helen juga Laras mengantar Ani ke bandara karna Ani ingin pulang .Dan wujudnya sudah kembali lagi seperti semula berkat saran Yuna.

__ADS_1


" Aku pulang ya , aku akan berhenti kerja


dulu baru kesini lagi " kata Ani


" Ya tapi kalo kau berubah pikiran juga tak apa apa.. Yang penting kau bahagia " kata Alea Helen dan Laras. Yang kini sudah hidup bahagia Dan tak ada paksaan bagi mereka Karna itu pilihan masing masing.


Lalu mereka pun pergi Dan Ani lalu naik taksi menuju bandara .Karna kemaren Alea memberi nya uang hasil Ani ikut berjualan dan menukarnya dengan uang manusia yang membuat Ani cukup kaget .Karna 1 keping emas mencapai 30 - 45 juta.


Ani pun duduk dengan tenang dikursinya Sambil membawa tas dan dompetnya Yang slalu ia bawa. kemana mana Dan ia bisa tenang sekarang bisa pulang ke dunia nyata .


" Sungguh pengalaman yang aneh dan mengerikan Tapi itu nyata dan fakta bukan halusinasi sesaat " kata Ani dalam hati


Sedangkan Alea dan Helen dan Laras. Kembali pulang kerumah .


Wus...... wus ..... wus ......


" Hei kalian dari mana ?" kata Jafar melihat para istrinya itu pulang


" Kami baru mengantar teman baru kami pulang kedunianya bi " kata Laras


" Hah .... teman kalian yang ditolong Abdullah itu .Apa dia sudah bisa pulang ke dunia nyata " kata Jafar tak percaya


" Ayo berangkat lagi " kata Burhan


" Ya han, bi aku kerja dulu ya sana ber gabung lah bersama teman teman mu " kata Jafar pamit pada Laras yang sekarang rada sedikit gemuk Karna di urus oleh Laras .Dan Jafar juga sudah hidup bahagia Karna sekarang ia sudah mempunyai istri ...


Pyar ..... pyar. ..... pyar.......


Baru saja mobil Burhan pergi terdengar suara petir menyambar .Kilat panjang terlihat jelas Yang membuat Laras bergegas menutup pintu dan menguncinya lalu kedapur berkumpul bersama teman teman nya


" Kenapa ada petir tampa hujan ya " kata


Laras


" Entah lah mungkin mau hujan lebat ras " kata Alea yang juga kaget .


" Iya sepertinya akan turun hujan " kata Helen.

__ADS_1


" Kita buat apa lagi " kata Laras


" Alea sedang mencatat bahan bakso yang akan kita buat sendiri ." kata Helen


" Hah .... jadi. kita bakal buat bakso benaran " kata Laras


" Ya iyalah ras, kita mau mencoba membuat nya besok Nanti kalo ngak hujan kita akan membeli bahan nya. kita akan membuat bakso daging dan ikan . Karna disini juga ada banyak ikan " kata Alea


Yang dulu juga sempat kaget Kalo di saranjana ada yang berjualan daging dan ikan ..Dan bagaimana mereka mencarinya Alea tidak .tahu Tapi yang pasti kini perkembang kota saranjana lebih maju dua langkah dari dunia nya Yang membuat Alea betah dan semakin tak ingin meninggal kan kota saranjana.


Sedangkan Yuna merasakan hal aneh setelah pulang tadi Entah mengapa ia merasa ada orang yang mengikutinya


" Kenapa dinda " kata Malik melihat Yuna seperti kebingungan .


" Entah lah aku seperti di ikuti seseorang " kata Yuna .


" Kau yakin " kata Malik sambil berdoa dan mengusap wajahnya untuk membuka mata bathin nya


Sedangkan di sudut ruangan terlihat sosok balita duduk mengintip Yuna .Ya sosok Yang tak terlihat sama sekali Namun ia duduk tenang tak bergeming sambil sesekali memperhatikan Yuna dan Malik


" Abi apa bisa melihatnya " kata Yuna


" Dia di sekitar sini tapi aneh ,kenapa tak ada hanya ada bau nya " kata Malik


" Astagfirulah aladzim " kata Yuna Yang menangkap sosok cahaya transparan sedang mengintip Dari sudut ruangan Dan itu bukan seperti anak Jin Tapi setengah hantu dan Jin .Dan Yuna pun mendekati nya. Dan.....


"Aaa.........." kata Yuna dan anak itu sama sama berteriak Yang membuat Malik kaget


" Astagfirullah ada apa " kata Malik mendekati Yuna Dan seketika sosok itu baru terlihat . Anak kecil berusia 3- 4 tahun Yang membuat Yuna kaget begitu juga dengan Malik sambil mengusap dada


" Assalamualaikum siapa adik ini " kata Yuna bertanya .


" Aku mau coklat seperti kak azam " kata anak kecil itu


" Masyaallah dinda , kenapa jadi begini "kata Malik menepuk jidat


Sedang kan dirumah habib para orang tua jin sibuk mencari anak mereka

__ADS_1


" Hiks .... hiks.... abi cari Aziz " kata seorang wanita jin menangis tersedu sedu.


__ADS_2