
Abah pun lalu membayar semua gaji tukang mingguan Dan juga upah Samsul Lalu menanyakan bahan bangunan yang kurang Karna hari ini tukang lembur Dan mereka memang diminta untuk bisa menyelesaikan nya dalam satu bulan
" Bah sarapan dulu " kata umah
" Sudah umah , tadi abah sarapan dirumah Farma " kata Abah
" Lalu Malik belum kesini " kata umah
" Belum , menantu kita lagi ngak enak badan " kata abah
" Hah...... bukan nya kemaren baik baik saja " kata umah kaget
" Lah paling malas kak, kan hari minggu jadi pengen leyeh leyeh Orang kebiasaan dimanja sih Makanya punya mantu jangan dimanja nanti ngelunjak kak " kata Sanah
" Sanah .....hati hati bicara ." bentak abah Yang membuat semua orang melihat kearah mereka . Karna abah tak pernah membentak orang
" Abah...." kata Sanah kaget
" Pulang lah kerumah kalo kau tak bisa menjaga mulut " kata Abah Lalu menjauh dari Sanah dan umah
Aman yang mendengar itu pun hanya diam .Karna setahunya abah tak pernah kasar bicara tampa alasan
" De... ayo pulang " kata Aman karna ngak enak pada abah dan umah .Pasti istrinya itu bicara sembarangan
" Maaf Sanah sebaik nya kalian pulang duluan saja biar Ustad sofyan menyusul ini ada uang buat ongkos jalan " kata umah yang juga kaget suaminya itu tak biasanya marah lalu menaruhnya di kantong baju Sanah
" Tapi bang kak " kata Sanah
" De ..... ini bukan rumah kita ada Fandi dan Hasan di rumah " kata Aman
" Ya bang " kata Sanah menurut Yang betah di rumah umah Karna di desanya sepi Padahal dua anak nya di rumah menunggu mereka .
Umah yang melihat Aman dan Sanah bersiap siap lalu bergegas kedapur untuk membawakan sebagian sayur mentah dan makanan yang ia beli tadi pagi Lalu bergegas menghampiri Sanah
" Nah ini buat Fandi dan Hasan Dan ini buat dirumah " kata umah
" Trimakasih umah " kata Sanah yang slalu dibawakan makanan tiap kali pulang
dari rumah umah
" Maaf kan kami umah bila menyingung umah dan abah " kata Aman berpamitan
" Ya sebentar umah panggilkan abah " kata umah Yang bergegas memanggil abah . Dan abah pun lalu menghampiri
Aman dan Sanah .
" Maaf man bila menyuruh kalian cepat pulang abah ngak mau Malik merasa serba salah Dan ini ada rezeki sedikit buat ongkos " kata abah
" Tapi tadi sudah di beri umah abah " kata Aman
" Sudah bang ngak papa , orang itu rezeki kita " kata Sanah yang membuat
__ADS_1
umah dan abah saling pandang
" Ya sudah hati hati dijalan " kata abah
" Ya bah umah kami pamit " kata Aman Yang membuat abah hanya mengeleng kan kepala nya Karna sepupu istrinya itu selalu saja tak bisa menahan diri
" Ada apa bah " kata umah
" Menantu mu marah pada suaminya pasti mendengar perkataan Sanah kemaren Tadi Fat bilang Yuna marah dan menangis " kata abah lalu kembali kekebun
" Umah kerumah Fatma ya bah " kata umah
" Ya " jawab abah sambil mengangguk kan kepalanya .
**********
Sedangkan Alea baru sarapan bersama Aldi karna pagi ini Aldi tak mengambil lembur karna ingin menemani Alea
" Sudah kerasa mau brojol ngak sayang " kata Aldi mengelus elus perut Alea
" Belum bi mungkin minggu minggu ini " kata Alea Yang susah merasa susah tidur malam Karna sudah menunggu masa masa melahirkan
" Ya sudah nanti abi kurangi lemburan biar bisa nemani umi ya sayang " kata Aldi mengusap perut Alea
Namun tiba tiba ....syur .....
" Abi .....apa ini " kata Alea kaget banyak yang keluar dari dua kakinya
Dirumah sakit Alea langsung ditangani dokter dan Alea langsung melahirkan normal tampa menunggu lama mengejan
" Oek .....Oek.....Oek....." tangis bayi pun terdengar membuat Aldi tegang
" Bayinya sehat tuan , laki laki... istri tuan melahirkan lebih cepat dari umurnya padahal kurang 3 minggu lagi " kata dokter menjelaskan
" Alhamdulilah ....trimakasih dok " kata Aldi senang lalu bergegas masuk menemui Alea yang sudah di bersihkan Tak lama ada suster membawa bayi. Yang langsung diberikan kepada Aldi .
" Slamat silakan masuk ana mau lihat pasien lain " kata dokter
" Ya dok skali lagi trimakasih " kata Aldi
" Sama saja " kata dokter wanita itu lalu pergi meninggal ruangan Alea Dan Aldi pun langsung masuk
" Masyaallah dia tampan sayang " kata Aldi lalu memperlihatkannya pada Alea
Yang membuat Alea mencium nya
" Iya bi Azan kan dulu biar ia mendengar suara abi " kata Alea
Aldi pun mengangguk lalu meng azani bayinya Dan meng iqomat kan nya juga membuat Alea tersenyum karna ia melahirkan tampa sakit perut Dan begitu saja tampa tanda tanda ingin melahirkan
" Beri kan umi bi biar dia menyusu " kata Alea melihat bayi itu menggeliat bangun. Aldi pun mendekat kan bayi nya di dada Alea yang lalu menyusu. Yang membuat Aldi lega walau bayi itu setengah hantu namun ia lahir seperti Manusia biasa
__ADS_1
" Alhamdulilah " kata Alea yang merasa kan sesapan bayinya yang begitu tenang Dan Aldi membelai punggung bayi nya
" Nama nya Azzam bi biar dia menjadi anak yang tampan dan pintar .
" Ya bi " mudahan dia jadi anak sholeh dan pintar bisa jadi ustad " kata Alea
" Aamin " kata Aldi yang mencium kening Alea Karna senang ia bisa hidup bahagia bersama Alea buah cinta mereka ..
Sedangkan Mikha dan Anis kaget kedatangan ratu dan raja jin yang datang bersama Aziz Azza dan Arjun serta Arjan
" Ya Allah , silahkan masuk tuan maaf tuan sedang pergi " kata Mikha bingung bagaimana menghubungi .Yuna
" Biar aku jemput tuan dan nona Mik kau siapkan saja hidangan suruh Arjan membantu " kata Anis .
" Ya hati hati " kata Mikha bergegas lewat pintu belakang menuju mobil .
" bibi Anis " Kata Aziz yang ikut masuk ke mobil
" Tuan Aziz tunggu lah di dalam bibi mau menjemput sebentar " kata Anis
" Tidak Aziz mau ikut " kata Aziz mengeleng .
" Astaga tuan " kata Anis yang tak punya waktu banyak langsung tancap gas menghilang membawa mobil
Disisi lain Yuna baru saja membayar roti cake Dan bingka pesanannya Yang cukup banyak sekitar satu lusin dan yang dua untuk umah dan Fatma
" Jadi pulang sore ini nak" kata umah
" Ya umah karna besok abi mengajar " kata Yuna yang melihat rumah mereka hampir jadi .Lalu memberikan dua kotak kue untuk umah .
" Minggu depan sudah selesai nak " kata umah jadi pas tujuh bulanan bisa buat pengajian disini " kata umah .
" Ya umah " kata Yuna senang karna pastinya kamar mereka lebih luas dan halaman nya juga
" Dinda " kata Malik kaget melihat istrinya datang karna tadi waktu ditinggal masih tidur setelah diajak umah ngobrol .
" Abi ngak bangunin dinda . Dinda antar kue buat umah " kata Yuna pelan
" Maaf Ya, abi tadi mengawasi tukang dulu Karna abah lagi ke kampung sebelah menemani ustad Amar " kata Malik merangkul istrinya mesra Yang membuat banyak mata melihat mereka .Karna mereka ada diteras rumah yang baru dibangun dengan kayu ulin
" Iya nak, oh ya trimakasih kuenya ayo masuk umah bikinkan teh ya " kata umah membawa kuenya masuk kedalam
" Ngak usah umah tadi yuna sudah minum.... bi kita mau pulang jam berapa " kata Yuna mendongak pada Malik yang membuat Malik tersenyum dan mencium kening Yuna dan pucuk kepalanya berkali kali sambil memeluk istri manja nya itu
" Sebentar ya sayang " kata Malik
" Ya " kata Yuna memeluk Malik dan ....
" Tuan ,nona " kata Anis yang muncul tiba tiba .
" Abi.....umi ......." kata Aziz berteriak senang lalu memeluk Yuna dan Malik Yang membuat para tukang melihat kearah Aziz anak kecil lucu dan mungil
__ADS_1