
Malik dan Yuna pun makan dengan lahap padahal baru saja pagi tadi Yuna makan soto buatan umah
" Ya Allah segar banget rasanya kak , umah abah ayo cobain " kata Yuna .
" Nanti saja nak , umah sama abah masih kenyang Dan bisa jadi gemuk tinggal disini lama lama .Apalagi cuma makan tidur " kata umah terkekeh
" Ngak pa pa umah kan makmur " kata Malik Yang senang keluargga nya bisa berkumpul bersama dengan keluargga nya dan juga keluargga sang istri
" Wah de Mal , kalo ngak ingat rumah ngak ada yang nunggu kita betah tinggal disini Tapi karna harus pulang ya mau gak mau " kata Samsul tersenyum bisa dekat dengan adik iparnya itu
" Iya bang, kapan kapan kita kumpul lagi " kata Malik tersenyum menyantap bakso dengan banyak sambal
" Abi itu pedas " kata Yuna melihat Malik menambah banyak sambal ke mangkoknya
" Dinda jangan makan punya abi ya , nanti kepedasan " kata Malik yang tahu istrinya itu tak tahan pedas
" Hih....ngak .." kata Yuna bergidik melihat wajah suaminya itu Yang membuat Malik tersenyum Dan mengusap kepala Yuna
" Ini pedas enak sayang " kata Malik Yang membuat Umah dan abah hanya bisa mengeleng kepala melihat warna mangkok bakso Malik berwarna merah.
" Hadeh Mal... untung tuh bini lho ngak suka pedas kalo suka bisa habis nih sambal kita " kata umi Farhan mengambil sambal untuk mencicipi bakso juga
"' Hahaha......ngak lah kak, Yuna hanya suka pedas sedikit Apalagi kalo lagi hamil jarang jarang " kata Malik tertawa karna semua tak kuat pedas Dan hanya dirinya yang suka pedas
Sedangkan ditempat lain dua wanita tak bisa mencari alamat rumah Malik .Mereka berencana untuk kekampus besok untuk mengecek dimana rumah Malik .Karna Malik memang menyamarkan alamat nya sejak kecelakaan Yuna .Dibantu keluarga ustad Ali yang juga tak ingin Malik dan Yuna dalam bahaya.
" Aku tak mendapat kan nya , Seperti nya dia pindah pindah tempat tinggal " kata Cea bingung
" Tapi kenapa umi Syifa bisa datang kerumah mereka Seperti yang kita dengar " kata Clea penasaran
" Entah lah , mungkin karna kasihan jadi . mereka terpaksa berkunjung " kata Cea
" Tapi bagaimana bisa mereka tinggal di apartemen sempit dan kumuh " kata Clea Yang mendapat kan Alamat Malik dan Yuna di tempat permukiman warga miskin yang kumuh Yang mengatakan Malik dan Aliya memang tinggal di sana Di permukiman kumuh Karna Malik sempat membagikan uang dan sembako untuk masyarakat ditempat itu sebelum lebaran kemaren
" Mana aku tahu , kan mereka memang masyarakat kelas bawah " kata Clea
Disisi lain Aziz baru terbang menuju selatan dengan kekuatan nya untuk menemui seseorang
__ADS_1
Wus......wus ... wus .....
Lalu berdiri di sebuah batu besar yang tinggi untuk menunggu seseorang datang menghampirinya
" Assalamualaikum pangeran " kata seorang pria tua menghampiri
" Walaikum salam guru , .maaf Aziz baru datang " kata Aziz Karna beberapa hari ini ia menemani sang umi Yang sedang sakit
" Tidak ada apa apa anakku " kata Pria tua itu lalu duduk bersila
" Ada apakah guru ingin menemui Aziz " kata Aziz menatap sang guru mengajinya itu Yang mengajarkan nya banyak Ilmu kanuragan.
" Apa anak ku ini tahu kalo umi angkat Aziz hamil anak kembar " kata pria berjanggut itu bertanya
" Aziz sudah tahu guru , lalu kenapa guru bertanya " kata Aziz
" Apa nak Aziz sudah diberi tahu syekh kalo salah satu nya dari kaum kita " kata pria tua itu lagi
" Ya guru , umi memang hamil anak kembar, Tapi umi belum tahu kalo bayi nya kembar Tapi abi sudah menutup semua celah rumah dengan pagar gaib Untuk menjaga umi dari bahaya Dan setan dan hantu tak akan bisa masuk menembus nya " kata Aziz
" Bagus lah pangeran , rawat lah umi mu Dan awasi juga umi angkat mu itu Karna banyak bahaya yang mengintai nya " kata Pria itu .Yang membuat Aziz terdiam memikirkan Apa yamg dikatakan pria tua itu Karna memang akan ada jin wanita Yang mempunyai kekuatan dahsyat suatu hari nanti
" Ingat jangan lengah , karna akan banyak bahaya .mengintai nya " kata pria tua itu
" Ya guru , Aziz akan mengawasinya " kata Aziz Yang lalu Menanyakan sesuatu Yang membuatnya penasaran dengan adik angkatnya itu..Lalu dua pria beda usia itu pun bercerita panjang lebar Dan Aziz mendengarkan dengan baik
Di tempat lain Malik sedang asyik duduk di kantor bersama Yusuf dan Furqon juga Billa yang sedang membahas ujian semester Namun tiba tiba Maryam datang memeluk Malik dari samping ketika ia berdiri dekat Furqon
" Astagfirullah aladzim Maryam apa kau tak punya sopan santun " kata Malik Kaget dan langsung mendorong Maryam ke arah Furqon yang juga ikut kaget karna menahan tubuh Maryam .
" Aish kau ini Mal ngak usah munafik Dan jual mahal deh Bukannya kau seorang duda dan istrimu juga sudah meninggal " kata Maryam sewot karna Malik jual mahal padanya
" Inalilahi Maryam.... siapa yang bilang Malik duda Istrinya masih hidup dan sehat walafiat " kata Billa
" Yah kau lagi Billa ngak usah muna, kau juga ingin kan istrinya Malik meninggal karna kau menyukainya...Kau menikah dengan Ali hanya untuk pelampiasan saja kan .Karna kau masih menyukai Malik " kata Maryam protes
" Astagfirullah Maryam itu tidak benar " kata Billa
__ADS_1
" Maryam .... pergilah kami sedang bicara tugas bukan membahas masalah pribadi
" kata Yusuf yang tak senang mendengar perkataan Maryam pada dua sahabatnya itu Walau Yusuf tahu .Tapi ia tak pernah ikut campur dalam urusan pribadi para sahabatnya .
" Cih kau lagi suf, Apa kau juga tak senang padaku. Aku lebih baik dari istrimu Lutfia si tukang roti itu " kata Maryam yang pernah bertemu Yusuf di Yaman dan tahu keluarga Lutfia punya toko roti .
" Astagfirullah ..... Mar pergilah kita teman hargai kami " kata Malik .Yang tak mau berdebat
" Baik aku akan pergi bila kau mencium ku Mal " kata Maryam meminta lalu memonyongkan bibir nya
" Astagfirullah apa kau gila yam . Minta suami orang untuk mencium mu sungguh memalukan " kata Furqon kaget Begitu juga dengan Yusuf dan Billa .
" Ih bilang aja ngiri Fur , ayo Mal cium kan kita juga pernah melakukan nya " kata Maryam tersenyum
" Astagfirulah istighfar yam , kau kelewat batas mencium dan memeluk suami orang dengan paksa itu dosa " kata Malik menarik nafas dalam
" Siapa bilang buktinya pergaulan bebas berlaku dinegara ini, suami dan istri orang juga banyak yang berselingkuh Dan bebas melakukannya Tampa perlu sembunyi sembunyi Apalagi sudah banyak juga siswa dari al Azhar yang berbuat mesum Dan itu sudah biasa kan " kata Maryam cuek karna ia juga belum menikah Dan sudah biasa tinggal bersama pria asing
" Nauzubillah .... maaf Yam, kami masih punya hati Dan trimakasih atas saran mu Kami mau rapat pergi lah lebih dulu " kata Billa sopan .
" Hei ....Mal ayolah ngak usah muna cium dulu " kata Maryam yang ingin memeluk Malik Tapi Malik menghindar ke belakang Meja .Yang membuat Maryam cemberut .
" Hei .... Mal ngak usah muna , atas boleh ustad Tapi dibalik celana tuh bukan ustad kan " kata Maryam terkekeh
" Astagfirulah " kata Yusuf dan Furqon saling pandang
" Gila kau Yam , ingat ini kampus " kata Billa kesal pada teman nya itu
" Alah .... Bil ngak usah munafik deh , kau pasti juga ingin kan di tiduri Malik Aku pernah dengar kau menawar kan diri untuk di poligami Malik Trus apa artinya kalo bukan merasakan kehangatan tubuh Malik ya kan .Kalo aku tak munafik Mal kau mau kapan saja hayu aku akan melayani sampai puas " kata Maryam tersenyum manis
" Astagfirulah Mar istighfar Apa kau tidak sadar ini kelas dosen Mar...hati hati bicara Kau sudah mempermalukan dirimu sendiri " kata Malik mengingatkan
Sedangkan Furqon dan Yusuf mengeleng kan kepalanya Dengan tingkah teman nya itu Yang membuat malu Billa yang mendengarnya .
" Sudah Yam pergilah , tak perlu lagi membahas masalah itu disini .Kau bisa membahas nya nanti bila berada diruang tertutup " kata Billa Yang membuat Maryam tersenyum kecut
" Baiklah ...aku pergi dulu ya Mal, nanti kita bertemu lagi " kata Maryam dengan genitnya sambil memberikan ciuman kiss bye nya pada Malik
__ADS_1
" Astagfirulah ya rabb ampuni dosaku " kata Malik mengusap dadanya Yang membuat Yusuf tertawa pada sahabatnya itu yang kelimpungan menghadapi Keagresifan Maryam