Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 148


__ADS_3

Semua bingung ketika Aziz kecil hilang kerabat kerajaan bingung karna Aziz balita adalah putra mahkota


" Ayo cepat cari nanti pasti kita akan di hukum baginda " kata seorang penggawa.


" Hiks..... hiks .. ayo ... cari pangeran " kata seorang putri karna dia tadi ikut melihat Azam Yang mengamuk Hingga membawa sang adik keluar istana.


Sedangkan anak balita kecil itu sedang tertidur di kamar Yuna. Sehabis tadi kenyang makan coklat .Malik dan Yuna tidak tahu anak itu berasal dari mana


"' Ya Allah bagaimana anak itu bisa sampai kesini " Kata Malik bingung


" Mungkin dia ke sasar bi " kata Yuna


" Mungkin saja , Ya sudah ayo kita tidur ini sudah malam . Biar kan dia tidur disini " kata Malik Yang lalu memeluk Yuna sedang anak balita itu tidur dekat dinding kamar dan Yuna ditengah diantara mereka bertiga.


Yuna dan Malik terlelap begitu juga anak balita itu Sedangkan di sebuah istana. Seorang pria sedang murka. Karna putra nya itu raib tampa jejak.


" Bagaimana dia bisa lepas dari pantauan kalian " kata pria itu marah marah.


" Cepat cari Kalian akan ku hukum bila besok tak ketemu juga " kata pria itu marah


" Baik tuan baginda " kata mereka lalu pergi bersama untuk mencari tuan Aziz


******


Paginya Yuna membuat sarapan setelah subuhan .Sedangkan Malik pergi ke masjid .


Dan balita mungil itu pun bangun dan lalu ingin sholat


" Umi umi ....." kata nya memanggil Yuna


" Masyaallah sudah bangun ya mau makan ?" tanya Yuna


" Sholat " kata menatap Yuna.


" Oh iya sholat , ayo umi antar wudhu " kata Yuna mengandeng anak balita itu Dan Yuna pun menemani nya berwudhu


" Sekarang sholat disini ya umi menerus kan masak dulu di dapur " kata Yuna .


" Ya ....." kata nya tersenyum . Dan Yuna buru buru kedapur untuk kembali memasak dan untungnya rendang nya tidak gosong .Karna ia meninggalkan nya.


Yuna pun menata makanan dimeja ketika Anak balita itu datang Dan menarik narik gamis Yuna.


" Ada apa " tanya Yuna


" Makan " katanya dengan polos .

__ADS_1


Yuna pun tersenyum lalu mengendong nya Untuk duduk di kursi lalu mengambil piring dan mengisi nya dengan nasi dan rendang juga perkedel kentang. Anak balita itu pun makan dengan lahap Karna yuna Menyuapi nya Yang membuat Yuna mengelengkan kepala .Sekaligus tersenyum karna balita itu tidak rewel .


" Ya Allah apa jin bisa punya anak , Dan bagaimana anak balita ini bisa ada dirumah kami tadi malam ." kata Yuna bingung


" Atau ada jin yang membuang anak nya " kata Yuna yang bertanya tanya sambil menyuapi balita itu


" Huh......kemana aku harus mengantarnya " kata Yuna bingung Membersihkan bibir balita itu dengan tissue Dan meletakkan piring bekas makan nya di wastafel Lalu Yuna mengajak nya bermain Sambil membaca buku.


" Dinda.......apa dia rewel " kata Malik yang masuk kamar .


" Tidak bi , abi mau sarapan ?" kata Yuna


" Ya .... hei ayo sarapan " kata Malik mengusap kepala balita itu..


" Dia sudah sarapan bi , ayo Yuna temani " kata Yuna.


" Syukur lah , ayo dinda kita sarapan . Biarkan dia main dulu " kata Malik .


" Sayang .... main dulu ya Umi... mau sarapan dulu " kata Yuna Yang di anggukan balita itu. Lalu Yuna dan Malik pun menuju meja makan .


" Abi bagaimana dengan balita itu Apa tak ada yang mencarinya " kata Yuna sambil mengisi piring Malik Dan memberi kan nya pada suaminya itu Lalu juga mengambil piring untuk dirinya sendiri


" Entah lah abi tidak tahu biar kan dulu ia disini, kasihan bila diluar sana ." kata Malik


Sambil menyuap makan nya


Yuna pun membiarkan nya Dan setelah lelah balita itu tertidur dan Yuna menyelimuti nya


Di istana seorang wanita menangis sedari tadi malam yang membuat nya sakit karna putra bungsunya itu hilang


" Umi maaf kan putri Yang lengah tak bisa mengawasi adik " kata seorang gadis ikut menangis . Dan memeluk sang umi.


*********


Disisi lain Alea baru saja duduk santai di kamar nya ketika Yuna menghubunginya


" Walaikum salam .bu ustad tumben nih kontak " kata Alea


" Aku lagi bingung Al di apartemen ku ada jin kecil Tapi dia masih anak balita


Dan sekarang sedang tidur Al " kata Yuna Curhat


" Hah ....Masyaallah bawa sini Yun aku mau mengasuhnya .Kan kamu sedang hamil Yun Balita itu buat anak ku saja " kata Alea Yang juga senang dengan anak kecil


" Ih ....ngawur kamu Al, jauh lagi " kata Yuna .

__ADS_1


" Ya kan aku bisa mampir kesana bila umroh Yun Nanti biar aku bawa pulang " kata Alea.


" Hehehe.......aku ngak izinin Al Dia hanya nyasar saja pasti ada orang tuanya nanti yang akan mencarinya " kata Yuna


" Ya baiklah ...tapi tuh anak ngak usil kan " kata Alea .


" Tidak sih tadi aku suruh ustad untuk membelikan nya coklat Karna dia suka banget coklat Aneh juga ya anak jin kok suka coklat " kata Yuna


" Aneh apa nya orang anak anak .itu memang suka coklat " kata Alea yang bercerita ia jualan kue coklat Dan semua nya laku keras .Dan kebanyakan anak anak jin yang membelinya


" Masya allah syukur lah " kata Yuna yang menceritakan awal nya ia melihat anak itu Tiba tiba muncul di sudut rumah nya


" Hahaha ..... entah itu ujian rezeki atau cobaan .Yang kamu rawat aja Yun .siapa tahu dia bisa jadi anak asuh " kata Alea .


Keduanya pun cukup lama bicara saling berhubungan jarak jauh untuk curhat Yang membuat Yuna ikut berbaring . sambil bercerita setelah selesai menghubungi Alea . Yuna pun memeluk balita itu dengan rasa sayang Tak lama Yuna pun Lalu ikut tertidur di sebelah nya . Dan baru bangun ketika waktu zuhur .


*************


Disebuah kamar seorang wanita dengan mata sembab duduk termenung .Karna putranya itu masih belum ditemukan juga


siang ini .


" Tuan baginda boleh kan hamba pergi mencarinya " kata wanita itu


" Tidak dinda, aku sudah mengerahkan semua pengawal kita di seluruh mesir dan membuat sayembara Siapa yang menemukan Aziz akan aku beri kan hadiah .Dan kalo dia manusia Aku akan membuat kau istana megah untuk nya "


pria itu mengusap bahu istrinya


" Tapi tuan baginda " kata sang istri


" Bersabar lah " kata pria itu lalu memeluk istrinya Yang menangis Karna tak tega melihat kesedihan nya Apalagi balita itu seorang putra mahkota .Karna dia hanya punya satu orang putri dan .putra.


Sorenya Malik pulang dengan membawa banyak jajanan coklat Dan juga mainan untuk balita kecil itu. Yang sengaja ia beli


Ketika ia mengingat nya .


Tok....tok...tok...


" Umi ..... umi..... ada yang ketuk pintu " kata balita itu berlari kedapur


" Oh mungkin abi ayo kita keluar " kata Yuna dan lalu menuju pintu dan


Ceklek ......


" Assalamualaikum " Kata Malik

__ADS_1


" Abi ... abi bawa apa ?" kata balita itu senang .


" Lihat abi bawa banyak mainan dan coklat " kata Malik Yang membuat anak itu senang Sampai ia lupa pulang ke istana nya .Padahal semua orang sibuk mencarinya.


__ADS_2