Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 87


__ADS_3

Sedangkan Yuna baru sudah bangun di kamarnya Dan seorang pelayan membawa kan makanan untuk Yuna


" Nona ini sarapan nya " kata dua orang pelayan Yang mengantarkannya .


" Trimakasih , kenapa repot repot aku bisa mengambil nya sendiri kedapur " kata Yuna.


" Ini khusus nona karna nona Alea meminta kami menyiapkan makanan khusus. Karna nona tak akan mau makan makanan bangsa kami " kata pelayan itu


Deg


" Maaf kan aku " kata Yuna


" Tidak pa pa nona umi juga sudah tahu Makanya beliau menyuruh kami mengantar kan nya " kata pelayan


" Terimakasih " kata Yuna tersenyum .. Karna ia dilayani bak seorang putri raja Padahal Yuna sendiri hanyalah tamu di tempat itu.


Sedangkan ustad Rahman baru selesai sholat dhuha dan lalu melihat kondisi tubuh Yuna yang terlihat tenang dan seperti orang yang sedang tidur ..


"' Abah...... apa Yuna belum sadar " kata umah


" Belum umah sepertinya dia sedang sibuk sampai lupa belum kembali " kata abah


" Mudah mudahan Malik cepat pulang ya bah . Dan bisa membawa istrinya pergi " kata umah


" Insyaallah" kata abah yang tak mau menantunya hidup seperti itu selamanya.


Karna tadi malam Ustad Rahman dan ustad Sofyan sempat membahas tentang kota saranjana bersama para ustad lain. Yang lalu mengaitkan nya dengan sang menantu.


"' Abah ayo sarapan dari tadi abah sibuk berzikir dan belum sarapan." kata umah


" Ya umah abah hanya khawatir terjadi apa apa dengan nya " kata abah yang lalu mengikuti umah kedapur .


Di kediaman Aldi .Alea sedang sibuk menata dua potong pakaian Dan makanan untuk Yuna Karna rakut Yuna tak mau makan disana. Karna ia ingin membawakan nya untuk sahabatnya itu.


" Bukan nya disana sudah disiapkan sayang " kata Aldi mendekati Alea.


" Takut dia tak mau makan bi, kau tahu Yuna sangat hati hati dalam memakan sesuatu karna dia masih manusia bukan mahluk halus " Kata Alea .


" Ya terserah, tapi aku heran kenapa rohnya bisa Dengan mudah pergi dari raganya Padahal itu bukan hal yang mudah mengingat ini alam gaib " kata Aldi


" Entah lah itu juga yang membuat Yuna bingung dia bisa hidup di dua alam " kata Alea

__ADS_1


" Ya sudah ayo abi antar sekalian kekantor " kata Aldi sudah bersiap untuk berangkat kerja. Dan keduanya pun lalu keluar dari kamar menuju pintu utama .Lalu tak lupa menguncinya Sebelum masuk ke dalam mobil.


*********


Di negara lain Malik baru saja selesai mengajar Dan duduk di kursi ruangan nya Sambil memikirkan rencana pulang nya.


" Ustad Malik kenapa melamun ?" tanya ustad Nifa menyapa .


" Ah tidak ada apa apa cuma sedang melihat Jadwal mengajar ustazah " kata Malik .


" Jangan bilang ustad sakit hati di tinggal menikah Ustazah Billa " kata Ustadzah Nifa menatap Malik


" Astagfirullah al adzim saya tak ada hubungan apa apa dengan ustazah Billa ustazah ..Kita hanya sebatas rekan kerja " kata Malik menjelaskan .


" Oh begitu " kata ustazah Nafa lalu terdiam .


" Ustad Malik sudah punya istri ustazah ngak mungkin lah berharap dengan yang lain..Apa lagi istrinya jauh .Pasti ia sangat merindukannya " kata ustad Sofyan.


Sedangkan Malik hanya tersenyum mendengar perkataan temannya itu .


Karna tak ia pungkiri ia memang rindu pada gadis bar bar seperti Yuna. Yang kadang membuatnya gemas dengan sikap acuhnya . Apalagi Yuna terkesan cuek. yang ia tahu Yuna lebih asyik berkumpul dengan teman teman nya Dan hanya sibuk bekerja. Tampa memikirkan yang lain.


" Masyaallah jadi ustad Malik sudah menikah diam diam rupanya . Apa dia seorang ustazah " kata Nifa melihat Malik sekilas.


" Hah bagaimana bisa selevel ustad mencari gadis biasa Harus nya yang sepadan Apalagi ustad sudah terkenal di sini Apa ia bisa mengimbangi ustad Malik


" Insyaallah ustazah " kata Malik.


Sedangkan sofyan tersenyum mendengar nya Karna dia tahu dulu Malik banyak disukai wanita dari kalangan sesama pengajar dan siswanya . Karna Malik selain tampan juga baik dan pintar .Dan masalah pekerjaan banyak sekali kampus


Yang ingin memakainya karna Malik terkenal disiplin


"' Apa dia penduduk sini ustad ?" tanya ustazah Nifa.


" Bukan , Tapi dia asli gadis Kalimantan tempatku berasal " kata Malik


" Masyaallah .....rupanya cinta tanah dan produk lokal " kata ustazah Nifa terkekeh Yang juga sempat kagum pada Malik Tapi Malik mengabaikan nya


" Apa masalah ustazah ?" kata sofyan melirik Nifa.


" Tidak hanya kaget saja. Aku pikir ustad Malik punya selera tinggi sejajar menyukai para ustazah lulusan terbaik , Eh malah hanya untuk di pake rumah saja " kata Ustazah Nifa sedikit menyindir Malik

__ADS_1


Deg.........


" Astagfirullah al adzim " kata Malik dalam hati beristigfar Karna banyak orang merendah kan istrinya Tapi Malik lebih tahu seperti apa istrinya . Dan ia tahu Yuna gadis yang pintar, baik dan juga mandiri..


*********


Disisi lain Yuna senang ketika dikunjungi Alea. yang membawa kan pakaian dan makanan kesukaannya.


" Ya ampun Al kau repot repot Disini juga sudah di sedia kan .Tapi teimakasih ini makanan kesukaan ku " kata Yuna yamg memeluk kacang Almond kesukaan Yuna


Pemberian Alea yang sudah dipanggang


Yang membuat Alea juga senang melihatnya.


" Apa memar mu sudah sembuh "kata Alea


" Sudah ini tak membekas Ayo main ketaman Tadi Alif dan Azizah menunggu ku untuk menyusul kesana " kata Yuna Yang lalu membawa Alea menuju taman dan tak lupa menutup pintu kamarnya.


Disisi taman Ghani mengawasi Alif dan Azizah yang bermain dan matanya beralih seketika Melihat dua wanita yang menghampiri Alif dan Azizah .


" Mhem ...... jangan bilang kakak menyukainya " kata Seorang wanita yang berdiri disamping Ghani


" Tidak ..... aku hanya penasaran saja . Karna dia terlihat berbeda dengan gadis lain. " kata Ghani.


" Hehehe...... berbeda atau spesial karna mata kakak tak bisa berbohong " kata Wanita itu yang juga bekerja di dalam istana. Menemani sang bunda dayang utama istana


" Kau ini terlalu sensitif Aku merasa biasa saja .Jangan terlalu dibuat dramatis de " kata Ghani yang tak mau adiknya itu menganggapnya berlebihan .


" Hahaha ..... baiklah ... maaf rupanya kakak ku Tak senang diusik kehidupan pribadi nya " kata Wanita itu terkekeh Dan lalu meninggalkan Ghani Yang tak berkedip menatap Yuna . Yang sedang bermain bersama Alif dan Azizah.


Sedangkan Yuna sangat senang bisa menemani Alif dan Azizah Dan ia berharap ia dan Malik bisa mempunyai anak anak yang pintar dan sholeh Yang bisa mengangkat martabat orang tuanya di dunia dan akherat .


" Kak ayo itu lihat bunganya bagus banget karna sudah bermekaran " kata Azizah .


" Ya Ayo " kata Yuna yang mengandeng Alea mengingat ia jatuh di taman ini ketika pertama kali memasuki istana .


" Bagus ya Yun aku juga pengen taman seperti ini " kata Alea.


" Iya Al seperti taman surga nya dunia " kata Yuna dengan mata berkaca kaca. Karna mengingatkan mya Pada Malik yang dulu semasa kecil Sering membawanya menangkap kupu kupu di taman milik tetangganya . Yang membuat kedua nya di marahi pemiliknya .


"' Kok senyum senyum sendiri " Kata Alea

__ADS_1


" Hahaha...... aku senang Al " kata Yuna Yang menunjuk pada Azizah dan Alif . Sedang asyik menangkap kupu kupu .


__ADS_2