
Ani pun bingung sendiri Apa lagi di rumah sedang sepi Dan tak ada pelayan dirumah besar itu.
" Umi kemana ya ?" kata Ani yang lalu mencari umi di setiap kamar tapi tak ada siapa pun .Lalu ia pun keteras rumah . Pintu pagar gerbang rumah yang tinggi menjulang membuat Ani bingung karna ketika ia keluar terlihat sepi Dan rumah tetangga nya juga sama sepi nya dan sepanjang komplek itu hanya rumah rumah besar berjejer sepanjang jalan
" Ya ampun ini seperti komplek perumahan elit Tapi aku tidak tahu sedang berada di mana " kata Ani lalu duduk diteras rumah menunggu orang yang pulang kerumah.
Sedangkan disisi lain tiga wanita sedang asyik menghitung koin emas hasil dari berjualan Mereka pun senang dan rencananya besok mereka akan membuat nya lagi.
" Menyenangkan ya dari pada kita bingung kesepian mending buat makanan Dan kita bisa berjualan " kata Helen
" Iya bahkan mereka tak minta kembalian " kata Laras senang .Karna mereka ingin menabung untuk pergi umroh bersama
dan jalan jalan ke negara lain .
" Iya kita bisa healing keliling dunia. Bukan manusia saja yang bisa melancong kita para jin dan hantu juga bisa. Walau alam kita berbeda..
" Iya , tapi kenapa hantu hantu yang lain hanya menakuti manusia ya " kata Helen .
" Hei mereka tak punya rumah , dan juga ngak punya tujuan hidup dan juga tak punya iman . Kalo kita kan hantu beragama dan juga punya tujuan hidup .Biar kan saja mereka begitu Yang penting mereka tak menganggu kita " kata Laras
" Ya kalian benar semua orang didunia ini punya tujuan hidup masing masing Dan itu kembali pada kepribadiannya masing masing juga. Karna Allah itu menciptakan semua isi dunia dan suku bangsa dan alam untuk beribadah padanya. Dan bersyukur lah kalian menjadi bagian hantu hantu yang sholehah Begitu juga dengan ku " kata Alea tersenyum .
" Iya beberapa minggu lagi akan ada acara bulan syaban Apa kita ikut juga sambil ber jualan " kata Helen bersemangat
" Kalo itu kita bersedekah saja karna takut capek kalo kita puasa sambil bikin kue kan pasti lemas. karna kata ustad kalo nisfu syaban itu para malaikat membuka buku semua catatan amal manusia dan tanggal di mana di tentukan kematian seseorang dari tgl hari dan waktunya ." kata Alea .
" Masyaallah ya sudah kita puasa saja dan beramal Walau kita jadi hantu nanti kita juga akan di hitung berpuasa kan ketika mati . Kita akan masuk lewat pintu surga Rayyan pintu orang orang yang rajin berpuasa " kata Helen
" Aamin . .... iya malam itu pasti meriah karna banyak para jin berkumpul di masjid
" kata Alea .
" Ya ayo ikut ,Dan kita jualan nya sampai akhir bulan rajab saja setelah itu kita siap siap untuk ibadah . Nanti habis lebaran Baru kita bikin usaha lagi " kata Helen .
" Ok.... kita sepakat " kata Alea
Ketiga nya pun sepakat untuk berjualan sampai akhir bulan rajab dan mereka saling
Mendukung satu sama lain. Dan berjanji bisa menuntut ilmu bersama sama sambil beribadah. Karna itu kesempatan kedua bagi mereka. Setelah tak bisa menjadi manusia lagi.
*******
Disisi lain Yuna mendengar suara gaduh para tamu jin yang melewati apartemen mereka. Karna hanya dirinya Yang bisa melihat. Dan Yuna hanya bisa mengintip dari balik lubang jendela Karna ia belum bisa tidur .Sedangkan suami nya masih
__ADS_1
belum pulang .Mungkin lagi sibuk membantu melayani para tamu .
" Ustad Malik apa ukhti Aliya ngak ikut " kata Hasnah.
" Tidak Has, dia sedang istirahat karna sudah tidur sehabis magrib " kata Malik yang tak ingin istrinya itu dapat masalah Karna melihat para Jin dan hantu Di saat para tamu banyak berdatangan. Apalagi ustad Usman terkenal dengan kesalehan nya Yang punya banyak murid dari golongan manusia dan Jin . Dan itu sudah menjadi rahasia umum bagi kalangan para ustad muda seperti mereka
" Ustad Malik mau kopi " kata Billa yang datang menawarkan kopi
" Tidak Bil trimakasih" kata Malik yang duduk bersama ustad sepuh dari Yaman.
" Nak kudengar kau sudah menikah mana istrimu " kata ustad tua berjanggut itu.
" Sedang istirahat di rumah abah , karna sedang hamil muda jadi tak saya izinkan ikut membantu takut kelelahan " kata Malik pelan
" Masyaallah mudahan berkah.Jadi anak sholeh dan Sholehah ya " kata ustad tua itu yang dikenal ustad syafii .
" Aamiin " jawab Malik mengamini
Lalu mereka pun ngobrol tentang agama dan masalah keilmuan Yang membuat beberapa orang hanya mendengarnya saja. Sambil bersalaman kepada para tamu yang baru datang dari jauh
*********
Paginya Yuna langsung bangun .Dan beranjak dari tempat tidurnya untuk sholat
Setelah selesai Yuna memanaskan sarapan
Lalu ia pun membuka jendela untuk menghirup udara segar
" Masyaallah " kata Yuna yang melihat para Jin berbaris rapi datang melayat dan mengitari rumah ustad Usman Dan mereka duduk di batas awan.
" Ya Allah begitu lah kalo orang sholeh meninggal banyak yang datang untuk melayat dan kerumah nya " kata Yuna yang lalu kembali ke dapur . Dan ketika hendak kedapur tiba tiba ...
Tok ...tok.....tok.....
" Apa itu abi " kata Yuna melangkah ke pintu Namun pintu masih terkunci
Lalu Yuna mengintip dan tak ada siapa pun diluar sana dan ketika berbalik
" Astagfirullah aladzim " kata Yuna kaget
" Assalamualaikum ukhti bisakah kami menumpang makan dan mandi " kata salah satu Jin wanita itu sedangkan mereka datang berlima .
" Ya ... silahkan tapi bagaimana kalian tahu aku bisa melihat... " kata Yuna Yang masih kaget
__ADS_1
" Kami tahu saja ukhti ngak pa pa kan kami menumpang " kata mereka tersenyum
"'Ya silahkan saja pake saja " kata Yuna
" O jadi mereka juga malu dan risih ya kalo banyak orang " kata Yuna dalam hati lalu pergi memasak kedapur . Dan kelima Jin itu juga ikut sarapan di rumah nya Setelah kenyang mereka pun pergi
Yuna asyik merapikan rumah nya dan menyiapkan sarapan untuk Malik ketika Malik pulang membuka pintu.
" Dinda maaf tadi belum selesai " kata Malik.
" Ngak papa bi , tadi ....." kata Yuna menggantung
" Tadi apa dinda " kata Malik menatap Yuna
" Ah bukan apa apa abi, oh ya ayo sarapan sudah Yuna siap kan sedari tadi " kata Yuna
"Ya trimakasih dinda " kata Malik yang langsung menuju meja makan dan Yuna sudah menyiapkan semuanya. Malik pun makan dengan lahap Karna ia memang lapar .Karna tadi ia tak makan disana
Sebab ia lebih mendahulu kan tamu jauh dari pada dirinya.
Yuna yang melihat nya pun tersenyum karna terlihat mata suami nya itu sayu .
Belum tidur semalaman .
" Abi ngak ngajar hari ini " kata Yuna
" Tidak abi izin , dosen besar nya juga ikut melayat kesini .Karna ustad usman juga guru besar di al Azhar " kata Malik.
" O gitu ya bi " kata Yuna yang menyiapkan teh panas untuk sang suami .
" Tadi banyak tamu yang belum makan , jadi abi ngak ikut makan sebagian dari mereka tidur di masjid " kata Malik.
.
" Apa abi belum tidur " tanya Yuna penuh selidik
" Belum " kata Malik
" Habis ini tidurlah biar abi tidak sakit " kata Yuna tersenyum .Dan Malik juga tersenyum dan mengusap kepala Yuna.
" Dinda ngak usah bantu bantu disana sudah banyak orang yang membantu Abi takut dinda kelelahan .Dan abi mau tidur sebentar nanti ya " kata Malik Yang tak mau istrinya itu lelah .Karna dokter sudah mewanti wanti Malik untuk menjaganya
" Ya bi " kata Yuna tersenyum Tahu kalo Malik sangat khawatir padanya.
__ADS_1