Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 347


__ADS_3

Karya dan Rustam pun berpisah di persimpangan jalan menuju rumah masing masing .


" Baru pulang pa " kata seorang gadis menyapa Karya


" Iya la, nih bawa kedapur bapa dapat banyak " kata Karya pada putrinya itu


" Alhamdulilah lumayan pa, apa nggak takut pulang sampai magrib kan di hutan itu banyak hantunya ." kata sang putri


" Takut kok sama hantu , takut sama Allah la Dia yang menciptakan dunia ini


Dan harus nya hantu yang takut sama kita Karna kita ini hamba yang mulya " kata Karya


" Tapi banyak hantu menakuti manusia pa " kata anak gadis itu


" Mereka ngak sengaja ketemu manusia makanya takut . Mereka menakuti kita kalo kita takut .Makanya jangan takut . Manusia harus nya takut kalo berbuat dosa bukan sama hantu " kata Karya


**********


Yuna tergeletak lemas di sofa setelah seharian menemani buah hatinya itu bermain dan ikut lomba


" Ayo de, cepat lahir tuh kakak pada sudah bisa nyari hadiah " kata Yuna mengusap perutnya karna lelah


" Hehehe capek ya " kata Malik


" Anak anak kemana bi " kata Yuna


" Mereka lagi ditaman biarkan saja kan sudah diawasi Mikha dan Anis


" Ya bi, alhamdulilah umi bisa istirahat " kata Yuna Yang merasa lelah Karna ikut turun naik tangga menonton bayi Ulya lomba


" Ya dinda istirahat saja pasti ade juga ikut capek Karna ikut umi kesana sini ." kata Malik mengusap perut Yuna


" Iya bi lumayan olah raga , Oh ya besok abi pulang ke rumah umah kan ambil pesanan buat istana " kata Alea


" Ya abi pulang habis subuhan " kata Malik yang memang ingin pulang tak terlihat orang lain


" Ya jangan lupa umi pesankan lontong ya bi " kata Yuna .


" Biar abi pesankan sore jadi tinggal dibawa pulang " Kata Malik Yang memeluk Yuna dan mencium pipinya karna anak anak nya sedang bermain di taman


Jadi Malik punya waktu untuk berduaan


" Ya terserah abi, salam buat umah dan abah ya " kata Yuna


" Ya sayang " kata Malik yang lalu mengendong Yuna kekamar


" Abi mau kemana ?" kata Yuna kaget digendong Malik


" Mau kekamar lah " kata Malik lalu membaringkan tubuh Yuna diatas ranjang

__ADS_1


Lalu bergegas kembali mengunci pintu


Yuna yang melihat itu hanya bisa menghela nafas panjang Karna tahu apa yang ingin suaminya itu lakukan


" Abi ..... apa ngak capek " kata Yuna


" Ngak , mumpung anak anak lagi main " kata Malik yang mengecup bibir Yuna dan berdoa sebelum dimulai


Yuna pun hanya pasrah pada suaminya


Yang sudah tangung tak bisa menahan


Dan Yuna hanya bisa mengimbangi nya


karna beberapa hari ini memang Malik tak menyentuhnya Sampai kedua tertidur pulas setelah pelepasan .


Namun belum satu jam tertidur pintu sudah digedor gedor dari luar


" Umi...... buka pintunya " teriak Aziz


" Umi.......umi .... " kata Aziz


" Ya Allah "' kata Yuna gelagapan lalu bangun Dan bergegas memasang pakaian nya


" Ya sebentar " kata Yuna menyahut


" Bi bangun anak anak mau masuk " kata Yuna membangunkan Malik


Ceklek......


" Kok lama umi " kata Aziz terlihat lemas


Sedangkan bayi Ulya terduduk dilantai karna tadi lama menunggu


" Ya Allah maaf umi ketiduran " kata Yuna yang lalu mengendong bayi Ulya Yang cemberut lalu membawanya ketempat tidur Dan lalu menyusui nya


Bayi Ulya lalu tertidur karna lelah bermain


" Ade bobo ya umi , Aziz bobo sini juga ya " kata Aziz


" Ya nak " kata Yuna mengusap kepala Aziz yang berbaring di sebelah sang adik


Malik yang melihat sang istri sedang menyusui Hanya bisa menelan saliva nya sehabis mandi. Walau di tutup matanya tetap menatap kepala mungil yang menyesapnya .


" Abi kenapa " kata Yuna


" Tidak apa dia haus " kata Malik


"' Iya sampe ngambek bi, kelamaan buka pintu " kata Yuna Sambil mengusap kepala bayi Ulya

__ADS_1


" Maaf " kata Malik tersenyum sambil mencium kepala bayinya dan mengusap kepala Aziz yang juga ikut tertidur


Sedangkan Alif dan Azizah baru saja diantar Mikha ke istana .Karna mereka juga lelah dan mengantuk . Setelah keduanya masuk ke istana Mikha pun pamit pulang . Karna memang tak jauh dari taman istana Mikha hanya berjalan kaki sambil melewati taman


" Huh..... capek juga " kata Mikha


" Kenapa jalan kan bisa menghilang " kata Anis


" Sayang taman nya bagus kalo dilewati begitu saja " kata Mikha


" Oh ya masa .... apa ada yang di incar . ingat jangan lupa Ada yang nunggu kita di Kairo " kata Anis


" Hehehe......iya ana lupa " kata Mikha Yang tadi memang berniat melihat Tuan Ghani yang biasa nya sedang duduk menemani bunda ratu bersantai di taman


" Ish ....ish...... pasti Arjan galau tahu Antum incar cowok ganteng


" Ah masa , tapi apa mereka juga kangen kita juga " kata Mikha


" Iyalah masa ngak " kata Anis yang juga rindu dengan Arjun karna lama mereka tidak bertemu.


Di kairo Arjun dan Arjan sedang asyik membantu ustad Ali sedang mengawasi


pria yang mengawasi rumah ustad Ali


" Siapa mereka ustad " kata Arjan


" Sepertinya anak buah tuah adik tuan Ahmet " kata ustad Ali.


" Apa maksud mereka mengintai rumah ustad " kata Arjun Yang memperhatikan dua pria itu Yang terlihat liar menatap sekeliling rumah ustad Ali


" Sepertinya mereka punya maksud tertentu " kata Ustad Ali


" Ya ustad , ustad harus berhati hati tuan kami masih lama kembalinya Jadi kami masih bisa membantu ustad Tapi besok Minggu kami akan kesana " kata Arjan


" Oh ya , sampaikan salam ana untuk tuan kalian Pasti dia sangat senang sudah menjadi seorang abi " kata Ustad Ali yang sedang duduk di balkon rumah Malik Mengawasi rumah nya di malam hari Karna sudah beberapa kali Arjun dan Arjan melihat dua pria itu mengintai rumah ustad Ali hingga mereka curiga Dan melaporkan nya pada ustad Ali


" Ya ustad akan kami sampaikan " kata Arjun . Yang sudah diberi tahu Akan ada tamu yang akan tinggal di rumah tuan mereka - Untuk sementara . dan Yusuf sudah menemui mereka siang tadi Kalo yang datang masih kerabat tuan mereka. Dan Arjan dan Arjun akan berubah menjadi manusia biasa sementara waktu .


"' Oh ya apa kerabat ustad Malik seorang ustad " kata ustad Ali


" Sepertinya begitu ustad " kata Arjan


" Ya syukur lah " kata Ustad Ali Yang khawatir karna sudah ada hawa mistis lagi masuk Area komplek mereka .Tapi kalo mereka bisa mengusirnya Maka akan tetap aman .


" Apa ustad ingin kita ikut menanganinya lagi " kata Arjun


" Itu pasti mereka sengaja mengusik kita Agar kita pergi " kata Arjan


" Ya itu jelas, makanya kita intai dan persiapkan dulu biar matang sampai gosong " kata Arjun terkekeh

__ADS_1


" Hahaha....... so pasti lah kita kan jin baik ngak mungkin kalah sama jin jahat bro " kata Arjan


" Ya kalian benar yang jahat tak pernah bisa mengalahkan yang baik " kata ustad Yang lalu kembali melihat dua pria itu dengan teropong kecil nya


__ADS_2