Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 216


__ADS_3

Acara buka bersama pun terasa nikmat karna bisa berkumpul bersama Dan bergabung dengan para asisten umi Syifa yang lain..Setelah itu mereka sholat berjamaah bergantian di mushola restoran Pria bersama pria Wanita di imami umi Syifa .Setelah itu melanjutkan makanan besar dan makan makanan penutup.


" Apa Yusuf masih mengajar di Yaman terus Ali masih di perusahaan " kata prof Syafiq pada dua murid nya itu..Karna tak mungkin ia bertanya pada Malik dan Billa yang memang mengajar di kampus yang sama .


" Ya masih mengajar disana prof Tapi karna kecelakaan kemaren ana cuti dan mencari lowongan disini Ana sudah daftar dengan bantuan Malik " kata Yusuf


" Kalo ana masih di perusahaan yang sana prof " kata Ali.


" Ya ya...... Ana mengerti " kata prof Syafiq tersenyum .


" Aziz ngak ditanya prof " celetuk Aziz yang membuat semua orang tergelak


" Oh iya prof lupa bertanya pada Aziz Apa Aziz tahu istana langit " kata prof tua itu tersenyum Yang membuat Aziz terdiam Dan bingung harus menjawabnya Lalu mendongak melihat wajah Malik..


" Abi ....." guman Aziz


" Tidak apa apa sayang prof sudah tahu siapa Aziz " kata Yuna mengusap kepala Aziz dengan lembut


" Hah.......kok bisa tahu " kata Aziz yang membuat yang lain ikut melihat ke bocah mungil itu.


" Ya tahu kalo Aziz adalah anak umi dan abi " kata Malik tersenyum


Yang membuat semua orang tertawa Karna tingkah .lucu Aziz yang mengemas kan lagi pula hanya Aziz sendiri anak kecil di tempat itu..


Prof Syafiq pun tersenyum melihat tingkah pangeran jin kecil itu , karna secara tak sengaja ia pernah bertemu dengan raja jin dan ratu jin ketika ada pengajian di masjid agung kairo .Namun ia hanya penasaran kenapa Aziz bisa mengenal Malik dan istrinya. Padahal bangsa Jin mesir jarang ada yang dekat dengan para manusia Apalagi Aziz dikawal dua orang pengawal pria dan dua dayang wanita nya Yang membuat Prof Syafiq melirik Arjun dan Arjan juga Mikha dan Anis .


" Apa kalian langsung pulang " kata prof Syafiq sambil menyeruput teh nya


" Seperti nya kita akan tarawih di jalan prof " kata Malik


" Oh ..begitu selamat untuk Billa dan Ali juga Yusuf dan ini ada sedikit rezeki untuk kalian mampir lah kerumah bila masih lama disini " kata prof Syafiq mengulurkan amplop .


" Alhamdulilah prof rezeki anak sholeh sudah berbuka gratis Dapat thr dan bonus lagi . Insyaallah prof kami akan mampir nanti lain waktu " kata Ali


" Trimakasih prof semoga prof dan umi sehat walafiat slalu. " kata Yusuf sambil menerima amplop


" Aamiin " jawab umi Syifa


" Oh ya buat Malik ngak prof " kata Billa


Karna Malik tak mendapat amplop

__ADS_1


" Hahaha.........kalian ini , Malik kehidupan nya lebih baik dari kalian Begitu juga uang nya " kata prof Syafiq tersenyum


" Kok profesor tahu " kata Yusuf heran .


" Wah hebat profesor penglihatan cukup tajam " kata Ali terkekeh Karna kenyataan memang begitu


" Ana tak kaget , karna sudah tahu . Kalian akan ketinggalan jauh " kata Prof Syafiq


" Ya..... prof kita belum bisa mengekor tinggal saja masih numpang " kata Yusuf


" Tapi serba gratis kan " kata prof Syafiq menyindir sambil terkekeh


" Hahaha....... wah prof .... jangan buka kartu ana malu " kata Yusuf tertawa .


" Wah .... hebat prof ...ana juga gitu jadi malu nih ketahuan " kata Ali


" Kenapa malu, yang ditumpangi aja santai " kata Malik tersenyum


"'Hahaha........."


Semua nya pun tertawa lepas , setelah berhenti tertawa Mereka pun berpamitan..


" Aziz ini amplop buat Aziz jajan ya " kata umi Syifa memberikan amplop untuk Aziz . Yang membuat Aziz tersenyum


" Ya umi .... terimakasih mudahan umi panjang umur " kata Aziz menyimpan cepat amplop nya di dalam saku celana


" Aamin " kata umi Syifa tersenyum ..


Sedangkan Mikha dan Anis saling .lirik melihat pangeran kecil mereka mengerti uang .Membuat Malik tersenyum .


" Anak jin aja gerti duit Li Apalagi kita " kata Yusuf berbisik


" Iya lah......suf mau jajan juga kali " kata Ali Yang langsung di pelototi Aziz


" Eh dia dengar ....." kata Yusuf menyenggol Ali disampingnya


Malik yang mendengarnya hanya tersenyum


Lalu menyuruh Arjan mengendong Aziz . mereka pun pulang bersama Dan mampir untuk melaksanakan tarawih di masjid dekat komplek perumahan Malik


Setelah selesai tarawih mereka pun pulang Dan Ali ikut menginap bersama Billa . Yuna yang sudah lelah langsung masuk kamar bersama Aziz .

__ADS_1


"' Umi ini uang nya banyak " kata Aziz membuka amplop pemberian umi Syifa


" Ya simpan saja buat Aziz ya " kata Yuna Yang sudah mengantuk


"' Simpan kan umi ya buat Aziz " kata Aziz


" Ya sini umi simpan " kata Yuna yang lalu menyimpan nya di dalam laci Lalu Yuna pun mengedong Aziz ketempat tidur dan membaringkannya.


" Umi ngantuk kalo Aziz mau main sama abi ya nak " kata Yuna berbaring


" Ya umi " kata Aziz yang melihat Yuna kelelahan lalu memeluk uminya


Yuna tersenyum lalu mengecup kening Aziz lalu memejamkan matanya untuk tidur ..Aziz yang belum mengantuk hanya tersenyum pada umi angkatnya itu. Karna ia merasa senang hari ini diajak jalan jalan dan bermain juga buka bersama


Sedangkan di istana Raja jin kesal karna ratu nya tak bisa mengawasi Aziz dengan baik .Karna anak itu slalu berhasil kabur Dan ratu sempat menyuruh pengawal nya Untuk mengawasinya Tapi Arjun meminta mereka untuk kembali ke istana Karna sudah mengintip nona mereka lewat jendela yang dianggap Arjun kurang sopan


" Bagaimana bisa umi tak bisa menjaga nya , Ada apa dengan anak itu tak betah tinggal diistana sendiri Apa umi tak bisa merayunya dan memperhatikan dengan baik " kata Raja kesal


" Ampun tuan ku , hamba salah tak bisa mengawasinya dengan baik " kata ratu sambil bersujud Karna baru kali ini ia melihat suaminya itu marah . Apalagi karna Aziz kabur lagi untuk kesekian kalinya


" Aku kecewa pada ratu tak bisa menjaganya . Aziz pasti berulah karna putri dan ratu tak memperhatikan nya " kata raja jin membuang nafas kasar Karna putra nya tak mungkin ke tempat lain lagi pasti lah kabur untuk menemui ustad dan istri nya.


Padahal perjalanan keluar dari istana memakan waktu satu jam untuk bisa


pergi ke dunia nyata .Dan Aziz memakai kekuatan nya sendiri Dan raja sangat rikuh pada ustazah Aliya karna putra itu


Berulang kali merepotkan pasangan suami istri itu .Untuk mengurus putra nya Sedangkan ia tahu istri ustad Malik sendiri sedang hamil .Yang membuat raja jin pusing memikirkan Bagaimana cara nya membuat putranya itu betah di istana


" Patih buat pagar besi gaib di sekeliling istana pangeran . Aku ingin ketika Aziz kembali ia tak bisa kabur lagi " kata raja kesal .


" Tapi tuan ku itu tidak mudah Hamba takut tuan Aziz makin bertingkah kalo ia tahu dirinya dikurung " kata Patih menunduk.


" Huh...... lalu apa yang harus ana lakukan tak mungkin ana menjemput nya kesana seringkali " kata raja memijat kepalanya


pusing karna ulah putra mahkota nya


" Biar hamba yang menjemput nya tuan " kata patih.


" Tidak patih, biar nanti ratu sendiri yang menjemputnya " kata raja yang menghormati ustad Malik dan Aliya sebagai orang tua angkat Aziz Dan raja tahu persis seperti apa perlakuan umi angkat putra nya itu pada putranya itu.


Biar ratunya belajar mendidik putranya dengan baik .Karna laporan Arjun selama disana Aziz jadi anak penurut dan rajin belajar .Dan itu terlihat nyata ketika raja tahu Aziz sudah bisa membaca dan mengaji dengan baik Ketika ia mendengar nya saat melewati kamar putranya itu

__ADS_1


__ADS_2