
" Hah ....apa tuh cicak rowo " kata Burhan kaget melihat hantu berambut jenis pirang. Yang pertama kalinya ia lihat dikota ini.
"' Astagfirullah " kata jafar ikut kaget Yang membuat Helen cepat keluar dari kamar itu
" Aish kemana dia ?" kata Burhan
" Dia siapa ? kenapa bisa ada dikamar kita " kata Jafar
" Aku juga ngak tahu. Dia tiba tiba muncul begitu saja " kata Burhan yang lalu keluar kamar Melihat kiri kanan dan masih sepi.
" Tak ada siapa pun kemana dia " kata Burhan .
" Astaga jangan jangan Aldi menyimpan ..." kata Jafar menatap Burhan
" Ngak mungkin " kata Burhan yang tahu temannya itu tak pernah macam macam.
Sedangkan dikamar Aldi . Aldi memeluk Alea erat Setelah menggaulinya dan mencium istrinya itu
"' Aku tidak bermimpi kan " kata Aldi menatap Alea dengan mengucek matanya.
" Bi aku nyata aku sudah pulang " kata Alea menangkup wajah Aldi dengan kedua tangan nya.
" Ini aku istrimu Alea " kata Alea yang lalu mengecup bibir Aldi Dan tiba tiba....
" Tok.....tok....tok....Al.... Aldi bangun " kata Jafar dari luar
" Astaga pasti mereka lagi " kata Aldi bergegas memasang pakaian nya Dan Alea pun cepat cepat menyelimuti dirinya.
Ceklek....
" Di apa kau punya simpanan, ada hantu berambut pirang tadi " kata Burhan
" Hah...... mana ada aku mempunyai simpanan hantu berambut pirang " kata Aldi kaget
" Dia temanku " teriak Alea dari tempat tidur .
" Alea ........." kata ketiganya kaget.
" Jadi kau ....... " kata Aldi yang langsung memeluk Alea yang terbungkus selimut.
" Jadi kau nyata Abi tak bermimpi kan " kata Aldi .
" Tidak ini memang aku..Hantu berambut pirang itu teman kami " kata Alea.
" Hah.........maksudnya " kata Jafar .
" Kalian keluar dulu ,Nanti aku jelaskan " kata Alea.
"' Sialan kau di , kau bersenang senang tak berbagi bagi .Kami malah terusik " kata Burham memukul bahu Aldi
" Auw ... sakit bro " kata Aldi kaget .
" Bodo amat " kata Burhan dan Jafar yang lalu keluar dari kamar
__ADS_1
Brak.......suara pintu dibanting
" Astaga siapa mereka bi " kata Aldi .
Alea pun menceritakan semua apa yang di alaminya Selama ia di tolong Yuna . Dan .dimana Yuna menemukan nya dan menyelamat kan nya. Dan juga hantu yang mengikuti Yuna dan tak mau di tinggal disana. Karna takut tak bisa hidup tenang
" Jadi mereka ikut kesini juga ?" tanya Aldi
" Iya bi boleh kan mereka tinggal disini " kata Alea. meminta belas kasihan pada Aldi.
"' Ya boleh....." kata Aldi mengalah
" Trimakasih bi , ayo mandi nanti aku kenalkan pada mereka " kata Alea yang lalu bergegas mandi membersihkan diri.
Sedangkan di kamar Yuna Helen dan .Laras Bersembunyi dibalik tubuh Yuna Yang mengintip Burhan dan Jafar .
Sambil mengerjapkan matanya muncul di balik tubuh Yuna karna takut.
"' Hai kami juga hantu" kata Helen menyapa malu malu
" Aku bukan hantu ,aku jin nih hantu laut " kata Burhan mendorong tubuh Jafar. kedepan .
" Eh ngak apaan sih han " kata Jafar Melihat kedua hantu itu terlihat cantik.
Sedang kan Yuna hanya diam mematung melihat interaksi mereka berempat
Yuna hanya berdiri sambil berpangku tangan Menatap Burhan dan Jafar yang berdiri didepan pintu. Karna tadi sempat melihat Hellen masuk kamar itu.
Di desa Karya dan Rustam bangun untuk subuhan . Lalu mencari mushola yang dekat Dan sholat disana sambil membeli makanan Setelah selesai sholat .Karna ada orang yang berjualan makanan didepan masjid Yang tak jauh dari jalan
" Apa Yuna sudah bangun belum ya " kata Karya sambil berjalan menuju penginapan
" Ngak tahu kita cek aja deh " kata Rustam yang lalu mengetuk kamar Yuna
Namun lama mengetuk tak ada jawaban.
":Mungkin belum bangun " kata karya
" Ah masa sih apa dia ngak sholat " kata Rustam yang curiga .Lalu menyuruh orang untuk membuka kamar Yuna dengan kunci cadangan. Lalu keduanya izin pada pemilik losmen . Karya dan Rustam pun terkejut Karna kamar kosong .Tak ada Yuna di kamar itu .
"' Inalilahi gimana nih ?" kata Rustam menatap Karya.
" Jangan bilang teman kalian kabur ngak mau bayar " kata pemilik penginapan.
" Eh ngak gitu bang , teman kami itu ngak bakal gitu bang pasti dia belum kembali " kata Karya.
" Iya benar tadi malam dia mengantar seorang anak kecil ke kota saranjana " kata Karya.
" Apa ......" kata pemilik penginapan itu kaget begitu juga karyawannya .Karna Karya menyebut kota saranjana uang memang dekat dengan desa itu
" Hei...... kalian jangan bercanda Apa kalian tahu kota saranjana. itu " kata pemilik losmen menatap Karya dan Rustam bergantian
" Ngak tahu bang , tapi teman kami yang tahu .Dia sering ke sana. " kata Karya.
__ADS_1
Yang membuat pemilik losmen saling padang dengan karyawannya
Sedangkan di rumah Aldi mereka berkumpul dimeja makan..Karna Alea memasak untuk mereka semua. Untuk bisa sarapan bersama Yang dibantu Yuna.
" Burhan kamu kenapa ?" kata Yuna yang sedari tadi memperhatikan Helen
" Oh bukan apa apa" kata Burhan .
" Begini han mereka ini teman kami . bila kau mau menjadikan mereka istri
Mereka mau kok tinggal di sini asal kalian tak menyakitinya. " kata Yuna
" Kau serius Yun " kata Jafar yang menyukai Laras yang terlihat masih imut.
" Ya sengaja aku bawa untuk kalian berdua tapi janji jangan disakiti " kata Yuna.
" Hah.......benarkah , boleh boleh kami mau Kami akan menjaga nya Kata Burhan yang menyukai Helen hantu unik itu. Yang terlihat lucu berambut pirang.
" Oh ya Aldi aku titip ade ini tolong antar kerumahnya ya , Aku akan pulang tugas ku sudah beres mengantar Alea. " kata yuna
Yang ingin segera berpamitan.
" Ya Yun trimakasih sudah menjaga Alea ya " kata Aldi yang bersyukur istrinya itu kembali dengan selamat.
" Ya sama sama " kata Yuna yang tak mau berlama lama di rumah Aldi karna dia harus segera pulang .
Karna karya dan Rustam pasti akan menunggu nya di penginapan..Dan lagi Yuna tak banyak waktu tersisa ia harus kembali ke jakarta.
" Yun kenapa buru buru . Kami akan mengantar mu ke perbatasan " kata Alea.
" Iya Yun kami akan mengantar mu " kata Laras dan Helen Yang sudah tenang Mereka bisa tinggal dirumah Alea yang cukup besar . Dan bisa memulai hidup baru.
" Baiklah aku tak punya banyak waktu aku harus kembali ke banjarmasin dulu Setelah itu pamitan lalu berangkat " kata Yuna.
" Ya kami mengerti Yun, Oh ya Helen Laras kalian disini saja biar kami antar Yuna ya " kata Alea.
" Kam ikut ya cuma sebentar " kata Helen ingin melepas teman barunya itu. Yang sudah baik pada mereka selama ini
" Baiklah kita antar sama sama" kata Burhan yang bisa mengerti Bahwa mereka sangat menyayangi Yuna ..
Setelah makan Yuna pun pulang tak lupa Aldi membawakan dua kantong koin yang dimasukkan ke dalam ransel Yuma untuk ongkos perjalanan Begitu juga Burhan yang menambahi berat tas Yuna .Lalu mereka mengantar Yuna ke pintu perbatasan .
Sedangkan Karya dan Rustam . mulai Khawatir dengan hilang nya Yuna .
" Apa kita harus menunggu nya " kata Karya
" Iya lah kasihan bila ditinggal " kata Rustam Yang membuat .mereka tak sadar Dan dua pasang mata memperhatikan keduanya .Yang sedang membicarakan Yuna
" Gr.....gr .....gr....."
" Bunyi apa itu " kata Karya yang bulu kuduknya merinding.
.
__ADS_1