Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 277


__ADS_3

Di ruang tengah Alea dan dua bumil asyik membuka hadiah yang mereka dapatkan .


" Wah hadiah nya perhiasan lagi " kata Laras senang


"' Ye keren aku juga dapat perhiasan " kata Helen senang


" Ya berarti kita dapat semua nih " Kata Alea senang karna mereka dapat hadiah lebih dan membuat ketiga luar biasa senang .


" Suami kita kemana nih " kata Laras .


" Mereka diluar sedang ngobrol bersama Paling paling membahas masalah kerjaan kalo ngak kerjaan ya tentang kita " kata Helen Yang sudah biasa mendengar para suami bercerita


" Ya tak jauh jauh dari kita lah " kata Laras


" Iya lah kan kita istrinya " kata Alea Yang tak masalah di bicara para suami Karna paling juga cerita masalah kehidupan mereka Karna Alea tahu Aldi tak pernah bergosip Paling juga cerita persahabatan mereka.


Lalu ketiga bumil itu pun tiduran sambil bercerita membuat mereka akhirnya tertidur pulas.


" Ya Allah ya rabbi kok pada tidur sih trus kita tidur dimana " kata Jafar melihat para bumil sudah tidur nyenyak


" Sudah tuh diangkat aja kekamar tamu Kalian bisa nginap disini " kata Aldi


" Heh.....maksudnya kita nginap bro disini ngak masalah nih kalo di pakai indehoy juga . " kata Jafar


" Tahu ah terserah kalian , dari pada tuh bini diajak pulang ngomel pas dibangun kan mending nginap kan " kata Aldi


" Ayo ... aja deh , sudah malam juga mending tidur di sini dari pada angkat turun naik mobil " kata Burhan Yang mengangkat sang istri pelan pelan . Lalu membawanya ke kamar tamu .Dan begitu juga Aldi dan Jafar Yang masuk kamar masing masing .


Sedang kan Yuna dan Malik lagi asyik berpelukan sambil melihat bintang dari balkon Karena rumah terlihat sepi Dan mereka bisa sedikit bebas .untuk bermesraan .


" Bi sudah ayo ke kamar " kata Yuna


" Mau ngapain ?" kata Malik mainkan alisnya


" Yah terserah abi " kata Yuna mendongak ke wajah suaminya itu dan memegang dahi Malik


"' Ngak demam kok mesum ya " kata Yuna tersenyum menebak pikiran Malik

__ADS_1


" Ya Allah kok gitu ya " kata Malik memeluk istrinya itu erat dan mencium pipi Yuna Yang membuat Yuna tertawa terbahak bahak .


" Hahahaha......... emang enak Yuna kerjain


" kata Yuna tergelak


" Hust .... jangan keras keras malu sama tetangga Masa istri ustad ketawanya ngakak sih " kata Malik


" Hehehe...... kan dirumah bi ngak kelihatan Bisa bebas , diluar abi ustad di rumah kan suami Yuna " kata Yuna tersenyum


" Gitu ya berarti dirumah abi hanya seorang pria biasa ya " kata Malik menangkup pipi Yuna


" Yap ......." kata Yuna


Malik pun lalu memeluk istrinya itu lalu mengendong Yuna untuk turun dari lantai atas Dan membawanya ke lantai bawah Lalu masuk kamar. Benar memang di rumah Malik hanya sebagai suami dan pria biasa Karna sang istri nya lah yang punya kekuasaan. Karna Yuna lebih di utama kan ketimbang dirinya . Walau di luar Malik seorang ustad di hormati orang banyak tetap Yuna menang dari Malik . karna itu rasa sayang Malik pada sang istri Karna Yuna slalu dimanjakan oleh ustad muda itu. Yang slalu ingin meniru sunah rasul . Sebaik baik kita pada orang lain Rasul paling baik pada keluarganya terlebih pada sang istri Apalagi Yuna dalam kondisi hamil .Malik sangat super perhatian .Sikap itulah yang membuat Mikha dan Anis iri melihat nona nya itu Yang menganggap tuan nya itu bucin .


" Sudah sekarang tidur apa mau minum susu " kata Malik yang membaringkan kan Yuna di atas ranjang


" Sudah bi, nanti dinda bisa kegemukan dan obesitas " kata Yuna


" Ya ngak sayang kan ada yang bantuin makan nih ada dua " kata Malik yang mengusap perut Yuna


" Ya sudah besok pagi aja " kata Malik mengusap anak rambut yang menutupi wajah putih sang istri .


" Ya bi " kata Yuna memeluk pinggang Malik Yang duduk disebelah nya .


" Sudah kita tidur ya " kata Malik yang lalu berbaring di samping Yuna dan memeluk mesra sang istri dan mencium pipi Yuna dan membaca doa untuk sang istri lalu meniup nya pada ubun ubun Yuna Yang membuat Yuna memeluk suaminya itu .


" Terimakasih bi sudah memanjakan dinda " kata Yuna.


" Tak perlu berterima kasih karna tulang punggung lah yang melindungi tulang rusuk agar selalu nyaman " kata Malik tersenyum seraya menarik selimut untuk mereka berdua.


" Ya bi, wanita itu tulang rusuk yang bengkok ya bi Dan tak bisa di lurus kan " kata Yuna tersenyum .


" Hehehe......sudah ayo tidur " kata Malik mencium kening Yuna Karna ingin Yuna tidur lebih cepat Agar nanti ia bisa bangun untuk sholat malam Sambil mengusap punggung Yuna pelan


Tak lama mereka pun terlelap bersama Sedangkan di luar sana terdengar suara cakaran tajam membuat Arjun dan Arjan kaget Lalu keluar dari kamar untuk melihat apa yang terjadi Dan ternyata pintu gerbang utama rumah Malik Seperti di cakar kuku kuku tajam

__ADS_1


" Astagfirullah " kata Mikha Yang kaget Karna Arjan membekap mulut nya Ketika Mikha terbangun sendiri mengintip dari balik gorden


" Jangan berisik " bisik Arjan yang melihat Lima sosok hitam mencoba membuka pintu pagar Dengan mengaruk garuk pintu gerbang utama .


" Siapa mereka " kata Mikha penasaran


" Mereka setan kafir yang ingin masuk ke rumah kita Dan pastinya mereka ingin menganggu nona " kata Arjan


" Apa mereka bisa masuk " kata Mikha


" Ngak, karna sepertinya pagar gaib ustad sudah di tambah dua kali kekuatan oleh tuan pangeran " kata Arjun Yang tahu tak sembarang Mahluk kasat mata bisa masuk dengan mudah kedalam rumah Malik Apalagi bangsa setan dan jin


" Ya terus gimana , apa kita perlu mengusir mereka " kata Arjan .


" Ngak kita setelkan saja bacaan alquran dengan speaker di dekat pintu gerbang trus kita tunggu mereka pergi ." kata Arjun


" Ide bagus yuk ....." kata Arjan menuju ruang tengah Dan mengambil speaker kecil lalu menyetel nya lewat ponselnya Dan keluar diam diam lalu menaruhnya di balik pilar rumah


Anis yang terbangun dikamar nya kaget Mikha tak ada disamping nya Lalu bergegas bangun dan keluar kamar Dan menuju dapur Namun Mikha tak ada disana Lalu menuju ruang depan dan ...


" Hai....apa yang kalian lakukan " kata Anis Yang dibekap Arjun .


" Shut .... kita lagi nunggu tuh para setan


sedang mencongkel pintu gerbang .


" Hi..... seram banget tuh para setan Kenapa ngak diusir saja " kata Anis


" Shut kita nunggu disini saja " kata Arjun Yang menyuruh tiga temannya terdiam Karna suara speaker sudah terdengar sayup sayup Yang membuat keempatnya terdiam Lalu duduk disofa ruang tamu sambil tiduran .


Malik yang bangun untuk sholat malam merasa aneh karna mendengar suara orang mengaji dari depan pintu utama


" Ya Allah ada apa ini " kata Malik yang bergegas masuk kamar mandi berwudhu dan sholat 2 rakaat Lalu setelah itu ia pun berdoa dan keluar dari kamar untuk melihat keadaan diluar


" Astagfirullah ..." kata Malik melihat keempat para pelayan nya semua tertidur di sofa Tidur dengan gaya masing masing


" Kenapa mereka bisa disini " kata Malik bingung lalu melihat keluar dari balik gorden

__ADS_1


" Inalilahi " kata Malik melihat ada setan gosong di pintu gerbang


*** Maaf telat update tadi harus ikut halal bi halal dulu ** terima kasih masih setia menunggu


__ADS_2