Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 47


__ADS_3

Yuna menatap lekat wajah itu dan lalu menangis " ibu " kata Yuna lirih


" Ya sayang ini ibu . Menikahlah karna dia yang pantas untuk mu nak. " kata ibu mengusap air mata Yuna.


" Tapi yuna ngak pantas untuk nya " kata Yuna


" Allah lah yang berhak menentukan pantas atau tidak nya jodoh manusia. Kita hanya berusaha. Sholat Lah untuk meyakin kan hati mu " kata ibu tersenyum lalu pergi menjauh .....


"' Ibu.....ibu jangan pergi ...." kata Yuna.


" Masih banyak urusan yang harus kau selesaikan nak , belum saat nya kau ikut bersama ibu " kata ibu pergi dan menghilang.


"' Ibu......ibu " kata Yuna....


"' Astagfirullah " kata Yuna Yang tersadar ia tertidur sambil duduk Dibelakang pintu menangis. sampai ketiduran. Ketika tadi habis bicara dengan Malik .


Yuna pun lalu bangkit Dan menuju tempat tidur Lalu merebahkan tubuhnya. Sambil mengingat mimpi nya yang bertemu sang ibu . Yang mengusap air matanya .


" Apa aku harus menikah dengannya " guman Yuna. Padahal ia sudah menolak untuk menikah dengan Malik.


" Ah biarlah aku lelah memikirkannya " kata Yuna yang melihat jam menunjukan angka 01 20 .Dan beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk berwudhu dan sholat


Yuna pun melakukan sholat malamnya . Selesai sholat ia pun berzikir .Cukup lama Yuna berzikir sampai ia ketiduran sendiri diatas sajadahnya


Sedang kan Alea gelisah . Memikirkan orang tuannya. Untung tadi ia sudah sholat malam karna terbangun. Tapi sekarang ia mash belum bisa memejamkan matanya Mengingat Aldi suami hantu nya itu. Dan juga kedua orang tuanya.


" Apa aku harus jujur pada bapa dan ibu Tapi ngak mungkin mereka percaya .Aku bingung..... takut mereka kaget. Lalu apa pendapat mereka. Kalo aku punya suami seorang hantu " kata Alea bingung


" Akh..... aku harus minta pendapat Yuna dulu . Orang akan mengira aku gila nanti bila aku bilang aku punya suami hantu. Apalagi dia berasal dari kota saranjana mana mungkin mereka percaya. " kata Alea Yang pusing memikirkan semuanya.


" Kenapa jadi rumit ya " Tapi aku juga ngak mungkin terus menerus berbohong pada ibu dan bapa " kata Alea. Yang lalu memejamkan mata.nya . Untuk tidur lagi .


********


Sedangkan Aldi baru saja terbangun Lalu ia pun duduk sejenak menatap sekeliling nya " aku rindu padamu Alea " kata Aldi yang merasa kesepian tak ada Alea. disisinya Entah mengapa ia tak bisa melupakan istrinya itu. Padahal kini mereka sudah berbeda Alam.


Aldi pun beranjak dari tempat tidurnya dan sholat malam . Cukup lama Aldi tafakur lalu ia pun berzikir berharap Allah memberinya kesempatan untuk bisa bertemu istrinya itu. Walau kini Alea sudah kembali ke dunia nyata dunia manusia.


Khusuk berzikir tak terasa adzan subuh terdengar Aldi pun bergegas menuju masjid besar dengan mobil nya .


" Woi.... aku pikir belum bangun " kata Burhan menepuk bahu sahabatnya itu


" Aku mau mendengar pengajian subuh " kata Aldi yang kini rutin ikut pengajian.

__ADS_1


" Iya dong bro ,wajib buat bekal ke akherat nanti " kara Burhan


" Ya .... bro oh ya hari ini pengajian ustad siapa " kata Aldi penasaran.


" Datu kelampaian Ulama besar se-Asia tenggara yang memberi pengajian pagi ini beliau sangat mumpuni ilmu fikih nya dan penulis kitab sabilal muhtadin " Kata Burhan .


Keduanya pun masuk halaman Masjid besar Dan yang sudah tak lama Masjid sudah langsung penuh .Karna kaum pria Saranjana semua hadir. Dan tak ada tempat yang kosong . Karna orang orang ingin mendengarkan ceramah dari ulama besar dari kalimatan selatan itu.


" Masyaallah Bur.... penuh " bisik Aldi


" Ya karomah ilmu nya pasti sampai ke penjuru kota " kata Burhan yang sempat melirik pada petinggi penguasa kota Saranjana. Yang pemerintahanya masih berbentuk kerajaan Namun sangat islami


Aldi dan Burhan pun menyimak pengajian pagi itu . Hampir satu jam tak terasa . Setelah itu pun mereka pulang .kerumah masing masing. Namun Aldi sempat membeli makanan di sepanjang jalan Karna setiap ada pengajian pastinya ada pasar dadakan Yang penjualnya semua kaum saranjana tapi banyak dari suku jawa. dan banjar .


" Alhamdulilah " kata Aldi yang sampai di halaman rumahnya .


" Hai...... " Sapa seorang tetangga Aldi.


" Assalamualaikum " jawab Aldi membalas.


" Walaikumsalam. kok sendiri apa istri mu tak ikut pengajian " kata wanita cantik itu.


" Oh dia lagi ngak enak badan karna halangan " kata Aldi asal mencari alasan


" Ya maaf saya duluan " kata Aldi ramah lalu bergegas masuk kedalam rumahnya. Dan ketika membuka pintu.


" Plak.........


" Aaa........apaan sih kenapa kau bisa masuk ke rumahku " kata Aldi kaget melihat Jafar sudah ada di dalam rumahnya.


" Aku tadi niat nya mau menjemput mu pergi pengajian Tapi kau sudah berangkat. Eh tahu nya ada tetangga mu yang lama berdiri didepan gerbang Mengawasi rumah mu Jadi aku ngak jadi ikut pengajian " kata Jafar .


" Memang nya kenapa ?" tanya Aldi heran.


" Aku curiga dia naksir kamu di " kata jafar


" Tapi lumayan juga tuh bisa buat poligami " kata Jafar lagi .


" Asal aja ngomong buat mu aja noh. ogah aku Lagian aku sudah punya Alea Itu sudah lebih dari cukup " kata Aldi yang membuka bungkusan makanan . Dan melahapnya


" Bagi dong " kata Jafar


" Dasar hantu laut ngak modal " kata Aldi yang mengunyah makanan nya

__ADS_1


" Bukan nya ngak modal tapi takut tadi di kejar kejar cewek agresif " kata Jafar yang memang aslinya juga pendiam seperti Aldi dan ingin punya istri yang kalem juga.


Sedangkan di rumah Malik Yuna dan Meri bersiap siap mengantar Alea pulang kerumah nya. Mereka lebih dulu berpamitan sebelum pergi . Dan mereka mengunakan taxi untuk pulang kerah Alea .


" Hati hati dijalan ya nak " kata Umah.


" Ya umah " kata ketiga gadis itu . Menyalami umah Dan Lalu masuk kedalam taxi ketika taxi datang


"Malik menatap kepergian ketiga gadis itu dari atas balkon . Ada perasaan yang tak bisa ia jabarkan ketika Yuna menolak untuk menikah. dengan nya. Entah atas dasar apa? Malik tak mengerti . Padahal banyak wanita yang berharap bisa bersanding dengannya Apalagi teman kuliahnya dan juga murid nya.Tapi tidak untuk Yuma


" Huh ...... baik lah kita lihat sejauh mana kau mempertahankan ego mu " kata Malik..


Yang lalu kembali kedalam untuk bersiap siap.


Sekitar jam 9 mobil Malik sudah berada di KUA. Dan semua persiapan sudah lengkap karna Malik sudah dapat persetujuan langsung dari keluarga


" Sudah siap apa mempelainya dirumah " kata penghulu


" Iya pa mempelainya di rumah dan ini walinya " kata ustad Rahman


" Baik lah penikahan tetap sah walau mempelai wanita tak bisa hadir "


" Siapa namanya " kata penghulu


" Aliya Nur fadillah , biasa dipanggil Yuna pa " kata ustad Rahman .Yang dianggukan paman Mahdi adik kandung ayah Yuna.


" Baiklah kita mulai " kata bapa penghulu


Byur...........


Auw........


" Yuna kenapa ? " kata Alea yang melihat Yuna mendadak ketumpahan air di teko .Ketika mengambil air minum .


" Ada apa nak ?" kata ibu Alea yang melihat baju Yuna basah kuyup.


" Itu bu ke tumpahan air minum seteko " kata Meri terkekeh.


" Wah mau dapat rezeki itu nak " kata ibu Alea


" Sudah kemaren bu kok dapat lagi " kata Yuna keceplosan.


" Hah ...... rezeki apa Yun ? kok ngak cerita kita " kata Meri menatap Yuna penuh selidik.

__ADS_1


" Anu......itu . bagaimana ya ?"


__ADS_2