Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 64


__ADS_3

Yuna mengenal Meri dengan baik walau orang menilainya genit tapi ia tahu batasan. Itu memang hanya sebatas bercanda .


Malik pun cuma mengeleng kan kepala lalu berpamitan dengan Yuna dan juga teman temannya. Karna ia juga ada kepentingan lain yang mendesak ..


********


Sedangkan disebuah rumah Jafar gelisah menunggu dua temannya itu


"' Kok mereka lama banget sih cuti ngapain aja sih " kata Jafar mengomel


" Haduh bisa encok gue kelamaan duduk melototi berkas menumpuk bro bro .....


" Kata Jafar yang sibuk menandatangani berkas pembangunan gedung gedung yang semakin banyak antri.


"' Duit banyak tapi bini ngak ada nasip nasip...... " kata Jafar bicara sendiri


Membuat seorang staff yang melihatnya bicara sendiri tersenyum lalu mendekatinya


" Apa tuan butuh bantuan " kata gadis cantik itu tersenyum


" Oh tidak Sarah ini sebentar lagi selesai " kata Jafar yang merupakan pengawas pembagunan gedung gedung pencakar langit dikota saranjana yang menjadi asisten Aldi Arsitek pembagunan yang ikut andil membangun kota saranjana yang semakin lama makin maju saja. Bahkan mengalahkan kota Banjarmasin kota baru dan sekitarnya . Yang belum bisa dijamah manusia. ..


" O ...maaf tuan saya pikir tuan butuh sesuatu " kata Sarah mengedipkan matanya Yang membuat Jafar tersenyum


" Sarah tuh dipanggil ustad Alan " kata Ameera Yang membuat Sarah berlalu meninggalkan Jafar.


" Alhamdulilah bisa mati berdiri gue di goda tuh gadis jin .Untung sudah pergi " kata Jafar yang lalu kembali fokus dan berkutat dengan pekerjaannya.


" Hai ..... far mana Aldi dan Burhan kok belum masuk kerja " kata Ameera .


" Ngak tahu ..... ra mungkin lagi nungguin jadwal pulang " kata Jafar keceplosan


" Hah ....... memang mereka kemana kok bisa pake jadwal " kata Ameera .


" Biasa lagi kontrak kerja di alam sebelah " kata Jafar ..


" O..... beli bahan bahan bangunan " kata Ameera yang mengira dua pria itu cuma kekota baru untuk liburan .


" Ya begitulah " kata Jafar sambil manyun Yang sudah pusing oleh ulah kedua temannya itu


" Awas saja kalo nanti pulang " bathin jafar Yang lalu kembali fokus dengan pekerjaannya

__ADS_1


*********


Sore ini Yuna membantu Alea berkemas Dan membereskan barang ibunya Alea untuk diberikan pada bibi Alea . Karna Alea tak ingin ada keributan dan beban dikemudian hari Ia pun menjual rumah orang tuannya Pada Yuna yang bersedia membayarnya .. Dengan harga 200 juta yang di saksikan oleh paman dan bibi nya juga RT setempat lalu membagi dua uangnya . Dan sisa nya Alea sumbangkan sebagian Untuk pembangunan masjid di sekitar lingkungan mereka.


" Trimakasih Yun, kamu membantuku aku masih bisa mampir ke rumah ini kelak bila berziarah ke makan ibu dan bapa " kata Alea


"' Sama sama karna rumah ini sayang jatuh Ke tangan orang lain Al .Kan ada Meri juga yang bisa menemani ku disini " kata Yuna .


Lalu keduanya membereskan barang Yang sudah tak terpakai untuk diberikan pada pemulung.


" Hati hati besok dijalan ya Al " kata Yuna Sambil melihat Burhan yang bercanda dengan Meri


" Ya Yun mudahan besok tak ada halangan dan semua lancar " kata Alea yang masih betah ingin tinggal . Namun ia harus pulang kembali kerumah mereka karna Aldi juga harus bekerja .


" Kami pasti merindukan mu Yun " kata Aldi


" Aku juga aku akan pulang setelah urusan ku selesai " kata Yuna


" Trus untuk apa kau membeli rumah disini bila kamu pulang ke kalimatan Yun " kata Alea .


" Untuk investasi ku . Al Lagian juga ustad Malik punya rumah disini aman aman saja kan. tiap bulan abah dan umah bisa kesini. Dan kalo mau kesini aku ngak perlu nginap di hotel Ada Meri yang jaga rumah ini dari.pada dia ngontrak .mending disini . Lagian jadi Artis itu nggak selamanya bersinar bisa redup kan tanah sebelah bisa ku jual untuk bertetangga kalo dia sudah punya celengan Al " kata Yuna Yang tahu rumah dan tanah seluas 700 m dan masih terhitung murah. Karna Yuna masih mampu membelinya.


" Ya itu pemikiran yang bagus ya sudah kita berangkat malam ini . Hati hati di rumah ya " kata Aldi.


" Ya. " kata Aldi yang sudah membantu membersihkan kamar Alea.


Sore itu Meri dan yuna mengantar ketiganya ke bandara agar Alea tak ketinggalan pesawat yang berangkat jam 07 30 malam itu dengan merental mobil tempat Meri dan Yuna kost. Supaya tidak ribet naik taxi dan lebih nyaman .


" Wah macet ...... kata Alea ketika mereka dijalan Ada kemacetan yang membuat perjalanan terhambat.


" Iya nih oh iya Al kalian sholatnya dijamak aja . Dan hati hati dijalan nanti ngak banyak bicara " kata Yuna kembali mengingatkan


" Ya Yun " kata Alea yang duduk disebelah Aldi dan Burhan.


Sedangkan Yuna duduk di depan dengan Meri ..Karna mereka lebih hafal jalan .


" Srek ....."


" Apa tuh......" kata Alea yang melihat kearah kaca Ketika mobil berjalan .


" Jangan dibuka Al ini waktu menjelang magrib...." kata Yuna Yang tahu waktu itu Setan setan sedang berkeliaran bebas mencari mangsa diwaktu senja.

__ADS_1


" Namun terlambat Alea yang penasaran membuka jendela dan tangan nya ditarik oleh mahluk astral yang tak terlihat .


" Alea " teriak Aldi dan Burhan menahan tubuh Alea yang ditarik paksa yang mengakibat kan kaca pecah


Prank....


" Alea....... teriak Aldi yang melihat tubuh istrinya menghilang Dan Meri mengerem mobilnya dipinggir jalan tol Dan yuna bergegas turun


" Meri antar mereka berdua kebandara dan barang barang Alea kalo kami tetap tidak datang tetap lah kalian pulang mengerti " kata Yuna.


" Tapi.....kami ...


" Ting..... Yuna tiba tiba .menghilang begitu saja. Yang membuat ketiganya saling pandang Dan Meri pun kembali menjalankan mobilnya bergegas pergi


ke bandara


Sedang kan Yuna tebang melayang layang mengejar sosok mahluk yang menculik Alea. Entah apa yang terjadi semua itu terjadi di luar nalar Yuna. Karma tampa sengaja ia begitu saja bisa menghilang Dan secepat kilat mengejar bayangan penculik itu.


Wus......wus...... wus.....


" Allahu Akbar " kata Yuna yang menyerang sosok maluk hitam yang membawa Alea .Alea yang terluka meringis menahan sakitnya .


" Sialan siapa dia " kata makhluk itu semakin berlari cepat menuju hutan Namun Yuna lebih dulu menyerangnya .


" Ya Allah bantu kami " kata Yuna yang lalu menyerang mahluk itu . Yang membuat mahluk itu terpental Dan Alea terlepas .


" Alea" teriak Yuna.


" Yuna " kata Alea Yang membuat Yuna meraih cepat tubuh Alea yang terluka.


" Akh...... sakit ." kata Alea meringis


" Kau terluka ayo kita cari tempat yang aman " kata Yuna Lalu memeluk sahabatnya itu dan membawanya pergi


Wus....... wus...... wus


Alea menatap sahabatnya itu lekat ia hampir tak percaya dengan apa yang ia lihat . Alea tak menyangka Yuna bisa terbang dan menghilang seperti itu. Dan ini pertama kalinya ia melihat sisi lain dari sahabatnya itu.


Tap..... Yuna pun mendarat tegak sambil melihat kiri kanan.


"' Astaga kenapa kita ada di Semarang " kata Yuna kaget.

__ADS_1


" Mana aku tahu " kata Alea sama kagetnya . Yang memegangi perutnya yang berdarah


__ADS_2