Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 369


__ADS_3

Paginya Aziz dan Alif sedang bermain bersama Azizah sehabis sholat subuh Sedangkan Ulya menemani Alim Yang berbaring dikamar .


" Kak Ulya temani ade dulu ya nak umi mau mandi dulu " kata Yuna yang sudah memandikan anak anaknya lebih dulu sedari tadi .Sedangkan Malik sudah berangkat mengajar .


" Ya umi " kata Ulya .


Lalu Yuna bergegas masuk kamar mandi


Sedang Ulya menemani sang adik yang lagi menghentakkan kakinya di kasur


" Lim bangun lah umi sedang mandi " kata Ulya pelan


" Jangan nanti ketahuan umi " kata sang adik yang di panggil Alim oleh Ulya


" Yah .masa kau harus menyembunyikan nya juga kalo sama umi kan ngak pa pa " kata Ulya protes Yang tahu sang adik sudah bisa bicara yang juga bisa berjalan Tapi ia menutupi kelebihan nya


" Belum saatnya " jawab Alim .


" Payah masa Ulya Yang jaga terus Padahal Ulya mau main sama kak Aziz " kata Ulya mencebikkan bibir nya .


" Jangan main di luar lagi banyak setan dan siluman mengincar mu , main bersama Alim saja " kata Alim .


" Makanya sekarang duduk Apa ngak capek rebahan terus " kata Ulya ngomel


" Ya kakak ku yang imut " kata Alim Yang lalu duduk mereka pun lalu main berdua sambil corat coret kertas diatas kasur Yang sadari tadi di perhatikan Yuna .


" Astaga ...." kata Yuna yang mengintip keduanya bicara layaknya anak yang bermain Lalu setelah Yuna keluar Alim rebahan seperti semula.


" Kakak ngapain ya " kata Yuna pura pura tidak tahu


" Menggambar kaya umi " kata Ulya .


" Ade nakal ngak " kata Yuna bertanya


" Ngak umi " kata Ulya santai sambil menyusun kertas warna lalu selesai berpakaian Yuna pun mengendong Alim .


dan menurunkan Ulya lalu membawanya ke taman belakang


Pyar ........ sebuah kupu kupu besar hampir saja menabrak Yuna yang di tangkis Ulya


" Apa itu " kata Yuna kaget


" Bukan apa apa umi , ada orang yang iseng ingin menganggu umi " kata Ulya melirik semak belukar .Yang ada dua kepala bersembunyi disana


" Ah masa mungkin kupu kupu nya lupa arah terbang nya " kata Yuna Lalu memanggil Mikha untuk minta mengelar karpet .Agar Ulya bisa main sambil duduk menikmati udara pagi


Mikha pun bergegas menaruhnya juga mengambil kasur kecil untuk bayi Yuna sedang kan Ulya sedang bermain di rumput dan menyulap ulat kecil menjadi besar untuk menakuti dua wanita itu . Hingga mereka berjingkrak jingkrak dan berteriak lari terbirit birit Yang membuat Yuna dan Mikha kaget Begitu juga Anis Yang datang dari dapur

__ADS_1


" Aaa.........Aaa ..." kata mereka kabur entah kemana


" Hahaha ..... kapok siapa suruh ngintip kita Lagian aneh ya pagi pagi ngintip kita maksudnya apa " kata Mikha tertawa


" Astagfirullah .... apa mereka ngak punya kerjaan sampai mengintip orang lain " kata Yuna kaget


" Dia memang ngak punya kerjaan nona makanya pekerjaannya mengintip kita " kata Anis Yang membuat Yuna mengelengkan kepalanya Sedang kan Anis tertawa sambil memegang perutnya .


Sedangkan di rumah Alea Helen Laras dan Ani datang mengambil titipan Yuna


Karna Yuna ngak mungkin keluar rumah karna anaknya tak bisa dibawa keluar bila tidak bersama Malik


" Yah harus nya kita yang kesana aja , ih Alea curang ngak ngasih tahu kita pergi kerumah umah " kata Laras


" Ya maaf , kan kalian sibuk masing masing jadi ya kita tinggal " kata Alea sambil mengawasi Azzam bermain mobil


di teras


" Umi ke rumah ade " kata Azzam


" Besok saja ya nak, umi Yuna lagi capek kan ngurus ade . Besok saja kita kesana biar sama sama dengan para bibi ya " kata Alea


" Ya " kata Azzam menurut


" Pintar besok kalo adik adik Azzam sudah pada lahir pasti heboh " kata Laras yang tak sabar menanti kelahiran buah hatinya


" Di kasih nama siapa Al " kata Helen


" Ustad panggilnya Aiman Tapi Ulya panggil adik nya Alim .Entah yang dipake Yang mana ya lihat besok saja " kata Alea Yang menyodorkan kue pada Azzam Agar anaknya berhenti bermain


" Mam....." kata Azzam


" Iya lah masa main terus " kata Ani


" Ni gue dengar Abdullah jaga pintu gerbang ada apa disana " tanya Laras


" Aku kurang tahu ras, tapi abang bilang para siluman ingin masuk dan mengacau kota Bersama para setan Dan mereka mencari bayi ajaib aneh yang bercahaya " Kata Ani


" Hah ..... bayi ajaib " kata Helen kaget


" Astaga mereka mencari bayi kecil untuk apa " kata Laras kaget .


" Entah lah itu lah sebab nya mereka berkumpul ingin masuk pintu gerbang Tapi jin San menjaga nya " kata Ani


" Hi....... jin san kan sangat mengerikan Tapi biarkan saja mereka bakal tahu rasa di makan jin san " kata Helen yang pernah diceritakan Burhan padanya .


" Astaga apa sosoknya menyeramkan " kata Alea penasaran

__ADS_1


" Iya sangat menyeramkan Al Kan dia besar seperti raksasa .Dan juga bisa memakan manusia Dan musuh musuhnya


Lalu menghabisinya


" Inalilahi mengerikan juga ya " Kata Alea yang bergidik ngeri mendengar nya Sampai bulu kuduk Alea semua berdiri


Karna membayangkan jin raksasa itu Yang mulutnya seperti corong yang sempat di ceritakan Aldi .


***********


Sedangkan di kampus seorang dosen jin wanita mengoda Malik yang sedang duduk bersama dosen lain . Sambil mengedipkan matanya nya membuat Malik tersenyum geli melihat tingkah si wanita itu


" Mal kenapa tersenyum kata Zakaria


" Lihat aja di samping antum " kata Malik tampa menoleh


Yang membuat Zakaria ikut senyum senyum karna si wanita uget uget menggoda Malik sambil meremas bokong nya sendiri


" Alamak ..... bisa mati berdiri ana " kata Zakaria terkekeh


" kok bisa kar kenapa ?" kata ustad Sanusi bingung


" Lihat kearah jarum jam 3 " kata Zakaria Yang membuat ustad Sanusi menoleh dan dosen wanita sedang ******* ***** bokong nya sambil mengedipkan mata pada Malik sedang yang di incar tak sedikit pun bergeming


" Astagfirullah aladzim , nona ada apa dengan mata nona " kata ustad Sanusi


Yang membuat Zakaria terkekeh karna dosen itu kaget tingkahnya di lihat orang lain. Apalagi dosen senior


" Ish ustad apaan sih , mata ana hanya kelilipan " kata si wanita


" Masa bukan karna mengoda ustad Malik kan . Ustad Malik itu sudah punya istri " kata ustad Sanusi .


" Tapi ngak masalah kan ustad beristri lagi ana masih muda lho ustad " kata dosen wanita itu tersenyum


" Maaf nona , ana tak berminat karna bagi ana cukup satu saja itu sudah cukup Takut pusing memikirkannya " kata Malik tersenyum


" Tapi ustad kan kita bisa diam diam nikahnya bisa nikah sirih " kata si wanita


tersenyum mengoda Yang membuat Zakaria tertawa geli


" Astaga hei nona cantik jangan nekat takut kau patah hati " kata Zakaria


" Iya kan masih banyak ustad yang muda Tuh siswa kita juga banyak yang butuh istri " kata Ustad Sanusi


" Iya nona , ana juga jomlo " kata ustad Hanafi ustad jin bagian perpustakaan yang tinggi besar


" No ...... no ana ngak mau ana cari yang imut seperti ustad Malik kalo ngak mau ya sudah " kata dosen wanita itu berlalu pergi begitu saja dengan wajah cemberut membuat para ustad yang melihatnya tertawa geli dengan tingkah kekanakan si wanita .

__ADS_1


__ADS_2