Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 339


__ADS_3

Suasana pun tampak menyeramkan didalam hutan .Karna bermacam macam mahluk kasat mata dan siluman terusik


" Gr...... gr....... " bunyi sosok berbulu sambil mengeluarkan air liur nya . Menatap bola cahaya itu Yang lalu menghilang seketika .


"'Wus......wus .... ayo pergi " mereka mengawasi kita " kata Mahluk lain yang menghindari cahaya itu.


Sedangkan di negara lain kaum jin pun pergi menjauh kembali setelah cahaya itu menghilang .


" Mereka sudah pergi " kata Arjan


" Iya apa yang terjadi " kata Arjun


" Mana ana tahu mereka kenapa bisa melihat cahaya itu " kata Arjun


" Entah lah " kata Arjun mengangkat dua bahunya Lalu kembali masuk kedalam rumah .Untuk beristirahat kembali


" Apa mereka sudah pergi " kata jin teman mereka utusan syekh .


" Sudah kenapa ? ada apa sebenarnya " kata Arjun .


" Bayi tuan mu sudah lahir cahayanya dimana mana " kata Jin itu


" Hah ..... bayi maksud antum tuan dan nona kami " kata Arjun kaget


" Siapa lagi kalo bukan tuan dan nona kalian emang kalian berdua punya anak, menikah saja belum " kata jin satunya


" Allahuakbar, jadi nona Aliya sudah melahirkan jan Apa kita harus kesana " kata Arjun yang menatap Arjun


" Jangan sekarang banyak jin yang akan mengikuti kalian mereka akan tahu persembunyian nona kalian Hari ahad saja biar kami bisa ikut Karna kami di minta syekh untuk memberi hadiah "' kata jin itu


" Baiklah " kata Arjan melirik Arjun


" Ya , ahad saja " kata Arjun .


Di dalam sebuah rumah Yuna baru saja meletakan bayinya setelah menyusui Untung mereka sudah menyiapkan segala nya Jadi Yuna tak kaget ketika putrinya lahir lebih dulu .


" Apa dia sudah tidur " kata Malik


" Sudah bi , syukurlah dia tak rewel di perjalanan Seperti Mikha dan Anis menginap di rumah Alea bi


" Ya biarkan saja " kata Malik Yang menutup rapat pintu kamar mereka .Agar bisa tidur dengan tenang .


" Abi istirahat lah ade Ulya sudah terlelap " kata Yuna


" Ya dinda ayo istirahat , dinda juga belum istirahat " kata Malik yang lalu berbaring memeluk Yuna

__ADS_1


Ditempat lain Mikha dan Anis tak bisa pulang Karna tadi mereka melihat kerumunan jin melihat pelangi dan cahaya terang Yang membuat mereka juga ikut melihat nya .


" Ayo pulang pasti nona dan tuan sudah sampai " kata Mikha


" Ya " kata Anis Yang lalu mengikuti Mikha berjalan menyusuri taman istana karna mereka tadi diantar Aldi Tapi karna terjebak kerumunan para kaum jin Terpaksa mereka turun dan berjalan kaki


" Alhamdulilah sampai juga , seperti nya tuan dan nona sudah pulang dan tidur nis " kata Mikha


" Ya sudah jangan di ganggu Ayo kita tidur sudah malam " kata Anis Yamg masuk kamar lalu istirahat .


Paginya setelah subuhan Malik terusik oleh tangan mungil Ulya yang mengelus elus pipi abi nya Yang membuat Malik membuka matanya


"'Oe...."' kata nya berceloteh lalu tersenyum


" Ya ampun, cantik nya abi sudah bangun ya " kata Malik Yang lalu mencium pipi Ulya Membuat bayi Ulya memegang dua pipi sang ayah lalu tersenyum


" Sudah bangun ya kok asyik sampai lupa sama umi " kata Yuna yang baru selesai mandi .


" Dia senang dinda sepertinya ingin bermain bersama abi " kata Malik


" Ya iyalah nanti tambah senang lagi kalo kak Aziz dan Azzam datang " kata Yuna yang lalu melap tubuh bayi Ulya.


Agar segar Karna masih dingin untuk di mandi kan


Dirumah Alea Helen Laras dan Ani baru saja datang Mereka menyiapkan semua nya Untuk hadiah untuk si bayi Yuna


" Itu Yang jadi masalah aku ngak tahu cewek atau cowok waktu di usg sih cowok " kata Alea


" Wah berarti Azzam punya teman nih " kata Helen mengusap perutnya


" Helen kan cewek nah gue cowok kalo Ani apa ni " kata Laras


" Kan masih dua bulan beb belum bisa di lihat ngak masalah cewek cowok Yang penting sehat ." kata Ani


" Iya kita syukuri saja " kata Alea yang sudah rapi .Karna suami mereka sedang belanja kepasar pagi ini Mencari hadiah jadi mereka bisa duluan kerumah Yuna


Setelah semua siap mereka .pun lalu pergi kerumah Yuna Rumah terlihat masih sepi Karna para tetangga belum tahu Kalo Yuna melahirkan


" Nona , tuan ..... apa sudah bangun " kata Anis mengetuk pintu kamar


Ceklek....


" Ada apa ini kok ....." kata Yuna kaget


" Hai...... pagi maaf apa kami menganggu Maaf beb kita baru tahu lho melahirkan mana bayinya " kata Helen

__ADS_1


" Oe ...... Oe....." kata Azzam


" Ck .... bertingkah mau lihat ade " kata Laras menoel hidung Azzam


" Bi ada tamu ini ....." kata Yuna membuka pintu lebar dan Alea pun kaget karna perut Yuna masih besar


" Lah perut mu Yun masih....


"' Kembar Al tuh lihat lagi main bersama abi nya Hai..... Azzam lihat ade Ulya " kata Yuna membuat Azzam senang karna melihat bayi Ulya tersenyum


" Ya Allah kembar Yun satu nya mana ?" Kata Helen


" Nih masih diperut belum lahir " kata Yuna Yang lalu menjelaskan pada empat temannya itu Yang hampir tak percaya anak Yuna lahir kembar cewek cowok


" Masya allah mana tuh bayi cantik dan imut zam " kata Laras .


Azzam yang dari tadi meronta ronta pun ditaruh Alea diatas kasur Sedang kan Malik bergegas mandi dan sarapan .


Yang membuat para wanita heboh setelah Malik pergi Lalu bertanya proses kelahiran Yuna .


" Alhamdulilah lancar kaya orang kentut gitu cuma sakit perut sebentar kentut langsung lahir deh " kata Yuna


" Ih masa sih Yun kita serius nih tanya nya " kata Helen tak percaya


" Iya gue serius malah ,kalian pikir aku bercanda , emang pas lahir kita lagi nengok kerabat sakit Lalu langsung lahir mana ngak ada persiapan lagi " kata Yuna


" Gila aja lho Yun yang ini kapan lahirnya " kata Laras


" Mungkin usia 9 bulan baru lahir " kata Yuna santai


" Masyaallah ini anugrah Allah yun bisa Dapat kembar wah ngak pake repot lagi langsung sepasang " kata Alea Yang tak percaya sahabatnya itu punya bayi kembar Apalagi yang pertama cewek membuat Azzam asyik ngobrol dengan Ulya dengan bahasa mereka .


Kedua bayi itu rebahan sambil berceloteh entah apa yang mereka obrolkan hanya mereka berdua yang tahu. Karna kedua nya lahir dengan darah campuran alam lain Membuat mereka pun seperti bayi berumur 4 bulan Yang sudah bisa berceloteh langsung .


" Ya ampun itu bayi berdua ngobrol asyik banget ya " kata Ani


" Hahaha...... kan meniru para umi nya Yang lagi kumpul dan ngobrol Jadi . mereka ikut ikutan ngobrol Maklum bayi Ajaib " kata Alea tertawa


" Iya juga ya mereka lucu entah ngobrol apaan tuh " kata Helen


" Paling bilang umi umi kita pada rempong ya kok rame ghibah " kata Laras tertawa


" Ih mana ada gitu ras, gue sama Yuna ngak ngajarin begituan lho , asal deh lho paling mereka ngobrol antara dua hati yang berbeda " kata Alea


" Waduh ..... masih bayi Al kejauhan " kata Helen terkekeh

__ADS_1


" Hahaha .....wah perjodohan ini ujung ujung nya " kata Ani


Yang membuat semua nya tertawa bersama padahal hanya candaan semata Karna mereka baru sempat bertemu lagi beberapa hari ini .


__ADS_2