
Aldi yang bersama Burhan dan Jafar tertegun Melihat Malik benar benar datang ke acara itu Yang membuat ketiganya saling pandang .
" Apa Alea ngak memberi tahu mu di , mereka datang kesini " kata Burhan .
" Tidak han, seperti nya Alea juga tidak tahu " kata Aldi melihat istrinya itu juga kaget bercampur senang .
" Wah...... Yuna bikin kejutan lagi dong " kata Burhan karna tahu kemaren mereka dapat hadiah karna Yuna
" Sepertinya slalu begitu " kata Jafar
" Ya dia memang wanita penuh kejutan " kata Aldi Yang tahu sahabat istrinya itu memang slalu punya kejutan untuk mereka Yang bisa membuat orang slalu jantungan mengingat rumah Yuna di mesir juga besar Dan punya suami ustad juga punya anak angkat jin .Entah besok apa lagi
Setelah selesai acara Aziz pun kembali bermain setelah menyerahkan kunci mobil pada sang umi. Dan pergi bermain bersama Alif dan Azizah
********
Di sisi lain keluargga kerajaan heran melihat Aziz Yang wara wiri mengikuti Alif Termasuk bunda ratu " Aziz anak siapa raja " kata bunda ratu pada raja yang melihat Aziz bermain dengan Alif yang belum sama sekali bertemu Yuna
" Bunda belum bertemu Yuna ,. Aziz anak angkat Yuna bun .Dan orang tuanya raja dan ratu mesir " bisik raja pelan
" Allahu akbar " kata bunda ratu kaget melihat Yuna duduk tak jauh dari ratu Dan lalu bergegas menghampirinya
" Yuna " kata bunda ratu
" Bunda " kata Yuna yang lalu memberikan
piringnya pada Mikha dan memeluk bunda ratu Wanita tua berumur 70 tahunan itu
" Masyaallah kau datang nak, teimakasih maafkan bunda tidak tahu bila kau juga datang kesini " kata bunda ratu
" Hamba akan lama disini bunda karna suami hamba menjadi guru Alif
" Alhamdulilah nak terimakasih sudah menolong bunda " kata bunda ratu senang Apalagi tahu Alif sudah punya guru ngaji yang tak lain suami Yuna
" Sama sama bunda , alhamdulilah juga bunda bisa sehat " kata Yuna tersenyum
Karna ia memang sudah dianggap seperti keluargga istana sejak menolong Alif dan kehadiran Yuna tak asing bagi keluargga besar kerajaan .
" Ya Ayo lanjut makannya " kata bunda ratu Yang membuat Anis ikut memberi hormat pada bunda ratu.
" Ya ampun nona hebat banyak orang yang menyayanginya " kata Mikha
" Iya walau di alam dunia dibenci orang Karna iri Tapi di alam gaib dia punya banyak kerabat dan saudara sesama muslim . " kata Anis
__ADS_1
" Ya .... begitu lah manusia. Kadang iri dan dengki Tapi ada juga yang baik Begitu juga kaum jin ..Yang penting kita dekat sama Allah .Karna dia yang mengurus kita di dunia dan Akherat tak perlu dekat dengan orang lain tak masalah Yang penting rezeki kita lancar " kata Mikha tersenyum
" Iya seperti nona, ia lebih Fokus bekerja dan ibadah Jadi tak suka bersaing Dan itu membuatnya bisa hidup berlimpah rezeki .
" Iya nis, fokus berbuat baik " kata Mikha Yang membuat Anis tersenyum
Setelah acara selesai Alea dan Helen pun bergegas mencari Yuna .Takut Yuna pergi karna mereka berpikir Yuna hanya dapat undangan
" Yuna ........ " teriak Alea ketika sedang ketaman menghampiri Aziz
" Alea..... allah allah ... akhirnya kalian tahu juga Padahal aku mau kasih kejutan " kata Yuna melihat tiga teman nya itu dan Kaget melihat ada Ani juga ikut
" Lho Ani kan kok ada disini " kata Yuna kaget .
" Ya Yun, gue bagian dari kalian sekarang ini " kata Ani
" Iya Yun , dia istri Abdullah " kata Helen
" Hah .... senopati Abdullah " kata Yuna kaget .
" Ya Yun ..... maaf aku lupa cerita " kata Alea yang lalu memeluk sahabatnya itu cukup lama
" Tak masalah aku senang bertemu kalian Dan aku akan tinggal disini sampai melahirkan " kata Yuna tersenyum
" Ye...... asyik " kata Laras dan Helen Berteriak keras membuat semua orang melihat kearah mereka
" Astaga maaf tuan dan nona , kami hanya sedang senang " kata Helen kikuk yang membuat Alea Yuna dan Alea tertawa
" Ih kalian ini , makanya biasa saja jangan berisik " kata Ani
" Kan kita ngak sadar " kata Laras
" Sudah yuk.... duduk disana kita cerita cerita " kata Yuna yang membuat mereka pun duduk di kursi kursi kosong dan berbagi cerita bersama
Malik yang bertemu Aldi dan Burhan dan Jafar saling memeluk Dan menyapa satu sama lain Yang membuat mereka senang Dan itu jadi perhatian para penggawa yang tahu siapa Aldi dan Burhan .
Sedangkan disisi lain dua wanita sedang kesal menunggu mobil Malik lewat Karna sampai hari ini mereka tak bisa mencari keberadaan Yuna .Yang membuat sang kakak marah
" Kalian tak becus bekerja Harusnya kalian lenyapkan suami istri itu " kata pria paruh baya itu .
" Mereka seperti hilang ditelan bumi Dan kami juga tak melihatnya di kantor umi wanita tua bangka itu " kata Clea
" Iya kak padahal kami mencarinya sudah dua bulan ini " kata Cea marah Karna masalah mereka bertambah .
__ADS_1
" Dasar pemalas kerah kan semuanya Dan bulan ini juga mereka harus lenyap sebelum keluargga yang lain ikut membongkar nya " kata pria itu marah
Karna keluargga Ikram sudah mulai mengaitkan mereka pada kecelakan Yuna
" Baik kak " kata Clea yang sudah putus asa Karna Yuna bukan musuh yang mudah bagi mereka
" Siapa dia sebenarnya " kata Clea berpikir
" Tak perlu memikirkan nya kak Kita hanya mencarinya di seluruh penjuru kairo dan melenyapkan Dan tak perduli siapa yang menghalanginya " kata Cea jengkel karna ia juga sudah lelah .
Sedang seorang pengawal pria di sudut ruangan tersenyum senang karna para tuan nya itu terkecoh Dan tak bisa menemukan rumah Aliya .Yang mereka cari sampai hari ini
" Aku berharap orang jahat seperti kalian mendapat kan karma nya Atas kejahatan yang kalian perbuat " kata pria itu dalam hati Yang masih bekerja pada keluargga itu Untuk mengawasi dan memberikan info pada keluargga ikram . Walau ia tak tahu apa yang terjadi pada diri nya nanti Atas pengkhianatan nya terbongkar Namun ia berjanji akan menjadi orang baik. Demi almarhum sang kakak yang sudah tewas .
**********
Di rumah Abah dan umah , banyak keluarga berkumpul Setelah pulang halal bi halal dari masjid Yang sekedar mampir menanyakan Kabar Malik dan Yuna termasuk Amar
" Wah berarti abah dan umah langsung umroh ya kemaren
" Ya nak , pas semua kumpul disana " kata abah
" Luar biasa bang Malik bah, hebat sekarang sudah bisa hidup makmur " kata Yusuf
" Iyalah kan pejuang yang ngak sia sia " kata Amar
" Ya bang Yusuf juga mau bersemangat mengejar ilmu " kata Yusuf
" Ya kalian yang muda muda itu harus ngak kaya kita ini sudah tua " kata abah
" Ya bah doakan ya bah " kata Yusuf
" Aamiin " kata Amar bersama tetua lain
Sedangkan umah dan Fatma sedang membuat teh di dapur Untuk para tamu
" Umah kemaren Fatma bertemu ustazah Faridah katanya dia mau menikah dengan ustad Azat di sebrang sana umah " kata Fatma
" Alhamdulilah kalo memang begitu kita ngak perlu khawatir lagi " kata umah
" Tapi umah ustazah nisa bilang itu hanya untuk memanasi kita " bisik Fatma pelan .
" Biar kan saja nak, kita melihat saja tak perlu ikut campur karna Malik juga ngak akan mau dengan Faridah jadi anggap saja angin lalu .pasang dan siapkan hati mu Banyak berdoa dan sabar menghadapi orang orang yang pintar bicara Apalagi ingin menyakiti kita " kata umah pelan
__ADS_1
" Ya umah " kata Fatma yang tahu di lingkungan mereka .pasti akan ada gosip baru lagi nanti yang slalu mengaitkan nya pada sang adik