
Alea tersenyum bahagia setelah mereka memadu kasih Dan kedua pun lalu tidur nyenyak karna lelah.
Sedangkan di rumah Yuna dan Malik semuanya berkumpul untuk makan malam bersama . lesehan di bawah karna kursi makannya tidak cukup Jadi Yuna memilih mengelar karpet Tapi tetap mengambil makanan di atas meja makan .
" Ayo makan yang banyak jangan malu malu ya " kata Yuna
" Tenang bi bakal kita habisi nanti " kata Faridah
" Hahaha..... rid , nanti kalo pulang kamu jadi gembrot lho nak " kata Samsul
" Ngak masalah bang kan Farid masih masa pertumbuhan ." kata Yuna
" Pertumbuhan apa Yun, tiap hari sudah makan banyak Kak Fatma hanya takut obesitas kaya mak dut " kata Kak Fatma tertawa
" Hahaha...... ngak bakal obesitas kak , paling cuma perut nya yang buncit " kata Yuna terkekeh .
" Hah..... kaya bibi dong " kata Farah
" Ya ngak de, kalo bibi ada ade nya di dalam perut .Tapi kalo kak Farid banyak nasinya " kata Farhan protes
" Hahaha .... sudah ngak usah dibahas ayo kita makan " kata abah
" Iya ayo makan ngak usah dipikirin gendut apa ngak , yang penting makan " kata Malik tersenyum .
" Ayo Mer...ngak usah sungkan makan seadanya ya Mer anggap di rumah kita " kata Yuna .
" Santai Yun, gue apa saja suka yang penting bisa dimakan " kata Meri tersenyum .
Lalu mereka pun makan bersama Yang membuat Yuna tersenyum bahagia bisa makan bersama keluargganya dan juga mertuanya .Yang membuat Yuna merasa bersyukur bisa melihat sang kakak Dan berbagi kebahagian .Karna selama ini ia sering mentraktir teman dan orang lain Apa salah nya ia menyenangkan sang kakak agar bisa jalan jalan .
" Umah , abah setelah syukuran nanti Yuna mau ngajak umah dan abah juga kak Fat sekeluarga dan kakak ipar pergi umroh dari sini sekalian nanti pulang semua sudah beres " kata Yuna
" MasyaAllah nak, apa ngak berlebihan kan uang nya untuk biaya melahirkan " kata umah .
" Umah ngak usah khawatir semua sudah kita rencanakan kok " kata Malik santai
__ADS_1
" Lah kan biayanya ngak sedikit de" kata Umi Farhan
" Tenang mi , kan bibi punya pohon duit Aziz bilang bibi tinggal petik . ngak pake kerja ya ngak ziz " kata Farah
" Hah......apaan si de emang duit mainan " kata Farhan pada sang adik
" Ngak lah duit benaran " kata Aziz
" Hahaha...... sudah .... itu urusan paman sama bibi Anak kecil ngak usah mikir " kata Malik tertawa .Karna memang sudah lama Malik dan Yuna ingin umroh Dan ingin mengajak keluargga dari kedua belah pihak. Mereka sengaja menunggu waktu yang tepat Ketika keluargga mereka berkumpul .
Dan hari ini hari yang tepat untuk mereka membicarakan nya. Karna mereka bisa datang Dan berkumpul bersama Dan Yuna ingin mewujudkan semua nya.
Sedangkan disisi lain Clea dan Cea duduk berdua untuk diskusi Untuk merencanakan
niat mereka melancarkan aksi melenyap kan Malik suami Aliya .
" Kapan kita merencanakan nya awasi dia sebelum bertindak " kata Clea
" Lusa kita akan mengintai ustad itu sepulang dari kampus . Tapi kita belum tahu di mana mereka tinggal " kata Cea
" Ok kita bereskan setelah siap " kata Cea Sambil melihat ponsel nya .
" Ok .... kalo begitu aku tunggu kerja mu Jangan gagal ya, harus rapi dan jangan ada jejak " kata Clea
" Yap akan ku usahakan " kata Cea tersenyum Lalu pergi meninggalkan saudaranya itu untuk kembali pulang .
Sedangkan Yuna sedang bicara pada umi Syifa menanyakan tentang biaya umroh untuk keluargganya ..Karna umi Syifa juga punya bisnis travel umroh dan haji Yang membuat Yuna dapat diskon Karna umi Syifa memberi potongan harga. Karna memang umi pernah menawarkan umroh untuk Yuna. Dan umi Syifa siap membantu mengurus visa dan jadwal yang diminta.
" Alhamdulilah " kata Yuna .yang lega karna sudah dapat jadwal yang pas Jadi sehabis syukuran empat bulanan mereka langsung bisa berangkat paginya .
" Gimana bisa sayang " kata Malik
" Ya bi alhamdulilah umi bisa mengurus semua nya Dan paginya kita bisa berangkat. Apa Arjun dan Arjan juga ikut mengantar " kata Yuna . Karna hanya bisa membawa Mikha dan Anis Karna Arjan dan Arjun menjaga rumah
" Mereka akan menunggu rumah sayang Ngak perlu khawatir Kita bisa mengajak mereka nanti. Karna abi punya dua tiket umroh dari kampus Dan mereka bisa mewakili abi dan dinda " kata Malik
__ADS_1
" Masya allah biar adil ya bi" kata Yuna
" Ya sayang ,trimakasih sudah membuat abah dan umah senang " kata Malik
" Sama sama bi, Mereka orang tua kita jadi kita wajib menyenangkan mereka. " kata Yuna yang lalu memeluk Malik
" Ya dinda, abi tahu kau tak pernah pilih kasih " kata Malik balas memeluk sang istri Dan mencium lembut pipi Yuna .
" Bi ....." kata Yuna
" Kenapa sayang ?" kata Malik mengurai pelukannya dan menatap sang istri lekat
" Yuna merasa bayi kita kembar bi Apa abi percaya . Tapi Usg kemaren hanya ada satu . Apa abi percaya sama Yuna kalo dinda bilang kita punya bayi ...." kata Yuna menggantung.
" Shut ..... abi percaya pada dinda kalo memang dinda merasakan nya Tapi apa itu mungkin " kata Malik Yang memang sempat mimpi di datangi sang kakek Karna suatu hari nanti ia akan punya anak dari kaum jin .
" Apa .... abi percaya " kata Yuna kaget
" Insyaallah dinda, karna pasti ada alasan Allah memberikan kita sesuatu " kata Malik yang awalnya tak percaya. Tapi ketika melihat perut Yuna yang besar Tak menutupi kemungkinan itu nyata .
" Alhamdulilah .... tapi Yuna belum bisa melihatnya bi Hanya bisa merasakan nya " kata Yuna yang memang akhir akhir ini merasa dekat dengan para jin Membuat nya sadar pasti Allah punya maksud dibalik kedekatannya itu..Agar ia tetap terhubung dengan kaum jin .Yang tak pernah terpikir kan oleh Yuna.
" Ngak pa pa biarkan dulu nanti kita akan bisa melihatnya " kata Malik .
" Ya bi " kata Yuna yang takut suaminya itu berpikiran buruk pada nya .
" Kenapa ?" kata Malik menatap Yuna Yang lekat menatap nya
" Apa abi tak merasa marah dan kecewa pada dinda " kata Yuna gugup
" Astaga sayang kenapa berpikir begitu hah ... abang percaya sama dinda karna abang yang orang pertama yang menyentuh dinda Dan abang ngak pernah meragukan cinta dinda pada abi " kata Malik memeluk Yuna .
" Dinda takut abi berpikiran buruk pada dinda .... bi " kata Yuna lirih
" Tidak sayang jangan berpikiran begitu . Abi percaya sepenuhnya pada dinda Dan cinta abi hanya buat dinda " kata Malik pelan lalu mengecup kening Yuna dan mencium mata hidung Dan juga mengecup bibir Yuna pelan .
__ADS_1
" Abi sayang dinda tak ada keraguan sedikit pun pada dinda Jadi jangan mempermasalahkan nya lagi ya " kata Malik memeluk tubuh Yuna erat lalu mengendong nya keranjang Yang membuat Yuna tersenyum ...Karna ia tahu Suami nya itu sangat mencintainya .