Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 284


__ADS_3

Setelah Ghani pergi Yuna dan Malik pun masuk kekamar utama dan Aziz di kamar sebelah nya sedangkan Anis dan Mikha juga Arjun dan Arjun di ruang tengah . Karna kamar rumah itu ada enam dan rumahnya cukup besar dua kali rumah milik Alea


" Jun nanti malam kalian harus pulang " kata Malik berbisik "


" Tapi tuan gimana Aziz " kata Arjun


" Nanti sehabis zuhur kita ikut halal bi halal biar kan ia bermain sampai lelah dan tidur Nah saat itulah kalian pulang " kata Malik Karna ia tahu Aziz pasti akan membuat drama lagi untuk mencari alasan tak mau pulang .


" Hehehe..... tuan hebat " kata Arjun terkekeh


" Ada apa " kata Arjan yang menghampiri keduanya.


" Nanti ana ceritakan "' kata Arjun Yang melihat Aziz dan Yuna mendekati mereka


" Abi..... ayo kita lihat taman di belakang " kata Aziz yang senang punya rumah baru


" Baik lah ayo " kata Malik yang lalu mengandeng Aziz keluar menuju taman .


Dan Ketika Arjun dan Arjan ingin menyusul


" Arjun Arjan tunggu " kata Yuna


" Ya nona " kata Arjan


" Nanti selepas isya kalian harus kembali karna takut umi ratu mencari Aziz karna besok ia harus sekolah " kata Yuna


" Baik nona tadi tuan sudah bilang , Dan nanti habis bada zuhur kita akan datang ke istana Tuan bilang biarkan Aziz bermain sampai sore Biar ia kelelahan dan bisa tidur selepas isya Dan kami bisa pulang " kata Arjun .


" Ya itu ide bagus baik lah sekarang kalian boleh pergi " kata Yuna tersenyum


" Baik nona " kata keduanya kompak Dan Yuna tersenyum Lalu menemui Mikha dan Anis di dapur Yang sedang menata makanan Yang belum sempat mereka makan Dan untungnya makanannya awet Dan bisa untuk besok atau lusa di dalam lemari pendingin


" Nona rumahnya bagus " kata Mikha


" Ya besok pasti kita akan kedatangan banyak tamu " kata Yuna teringat Alea sahabatnya Yang berada di kota yang sama


Sedangkan Alea dan para sekutunya sudah berada di aula berkumpul menempati kursi kursi kosong Karna bila mereka terlambat


Mereka tak akan dapat tempat duduk Karna akan banyak tamu .


" Al..... harusnya kita sholat dulu sebelum kesini tadi " kata Ani .


" Eh gantian saja , sana sholat dulu biar dua orang jaga kursi " kata Alea


" Ya sudah ayo " kata Helen yang juga tak mau berdiri lama Karna tak dapat kursi lebih milih bergantian untuk sholat Agar kursi mereka aman .Karna kadang tamu tak dapat kursi

__ADS_1


" Kaya di kota aja Al kudu harus ngantri " kata Ani


" Ya karna banyak tamu An, kan kita bukan tamu istimewa " kata Alea


" Iya juga ya " kata Ani walau suami nya mengabdi di kerajaan Tapi ia tak di istimewa kan Karna jabatan Abdullah hanya senopati Namun cukup berpengaruh bagi rakyat.


Sedangkan di ruang kerabat istana kursi untuk para keluargga sudah disiapkan .Dan raja juga ratu sudah berdiri mengawasi kerabat kerajaan yang datang


" Apa mereka sudah datang " kata raja pada Abdullah dan Ghani


" Sudah yang mulia kami juga sudah mengantarnya kerumah tinggal sementara " kata Abdullah


" Apa ustad nya masih muda " kata ratu menatap Ghani


Ghani tersenyum " Yang mulya pasti akan terkejut melihatnya datang " kata Ghani


" Hah....apa kita mengenal nya " kata ratu terkejut


" Lebih sekedar kenal yang mulya " kata Abdullah


" Oh ya berarti mereka tamu istimewa kita hari ini " kata raja


" Ya yang mulya, mereka pasti akan datang .Dan tentunya Alif dan Azizah sangat senang " kata Ghani


" Hah..... bagaimana bisa " kata ratu bingung


Tapi melihat wajah Ghani dan Abdullah tersenyum Pasti nya bukan orang asing Karna Ghani tak bersikap manis pada para tamu asing .


*********


Setelah sholat Yuna pun berpakaian cantik .ia memakai pakaian pemberian ratu dan memasang tiara di atas hijab nya. Yang berwarna senada dengan pakaian nya berwarna soft cream


" Masyaallah umi cantik sekali abi " kata Aziz yang sudah rapi


" Masya Allah luar biasa , umi Aziz memang cantik nak " kata Malik tersenyum melihat Yuna selesai berdandan


Sedangkan Malik memakai koko cream yang senada dengan Yuna .Baju pesanan Yuna di butik umi Syifa yang ia pesan khusus untuk menyesuaikan kan dengan baju Yuna untuk acara acara tertentu.


" Ayo kita berangkat abi umi Aziz ingin lihat acaranya Apa ada lomba " kata Aziz


" Entah lah kita lihat nanti " kata Yuna mengusap kepala Aziz


" Apa sudah siap ayo berangkat Nanti Aziz sama abi ya didepan " kata Malik


" Ya bi " Kata Aziz

__ADS_1


Dan setelah semua siap mereka pun berangkat sedang kan duduk nya saling berdempetan .Tapi karna dekat Anis di paku Mikha sebentar agar tak jalan kaki


Dan setelah sampai di halaman istana samping mereka pun turun .


" Alif yang sedang bermain bersama Azizah tak sengaja mengenali Yuna .


" Kak ....Yuna " teriak Alif ketika Yuma turun dengan mengangkat sedikit gaunnya.


" Alif , Azizah " kata Yuna


" kakak......." kata Azizah .yang berlari meninggalkan teman teman nya dan memeluk Yuna .Yang membuat Aziz melongo Melihat ada gadis cantik memeluk sang umi .


" Ya Allah kakak. datang juga Ayo masuk " kata Alif senang bertemu Yuna .


" Iya sayang Alif sehat kan Azizah juga " kata Yuna


" Ya kak " kata keduanya .


" Kakak tambah cantik saja " puji Alif


" Iya dan bajunya bagus Ayo kak kita ke ruang istana " kata Azizah.


" Oh iya ....Aziz sini kenalan sama Alif dan Azizah mereka anggota kerajaan pangeran Alif dan .ini sepupunya Azizah umurnya empat tahun ." kata Yuna yang memperkenal keduanya pada Aziz


Aziz pun tersenyum manis dan senang punya teman .Yang sebentar saja membuat mereka akrab .Lalu mereka pun menuju ruang keluarga istana .


" Ayahanda bunda lihat kak Yuna ikut datang " kata Alif berlari menghampiri raja


" Ya nak pasti kalian senang tapi .... bagaimana mereka bisa kesini " kata ratu


" Ustad Malik suami nona Yuna yang akan mengajar Alif yang mulya .Beliau guru yang kita jemput baginda " kata Ghani


" Masyaallah ......" kata raja tersenyum melihat Yuna dikawal dua pengawal juga pelayannya Dan pangeran Aziz Yang tak asing bagi raja .


" Assalamualaikum yang Mulya , ratu " kata Yuna meluk ratu


" Walaikum salam nak, Ya allah kau hamil nak masyaallah....senang bisa bertemu " kata ratu


" Iya nak dan bunda ratu juga akan senang melihat mu " kata raja


" Ya dimana bunda ratu ' kata Yuna melihat bunda ratu belum datang


" Duduk lah mereka sebentar lagi kesini . ustad silakan ' kata raja


" Senang bertemu yang Mulya " kata Malik

__ADS_1


" Sama sama nak ayo kita duduk dan ngobrol " kata raja .


" Ya yang mulya " kata Malik lalu duduk dan ngobrol dengan Ghani Abdullah dan sang raja juga raja .Sedangkan .Abdullah menyuruh Arjan dan Arjun duduk disisi kanan di barisan penjaga keluargga istana bersama Mikha dan Anis


__ADS_2