Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 353


__ADS_3

Tak lama mobil pun sudah selesai diperbaiki Dan Helen lalu membayar mekanik itu dengan koin emas


" Trimakasih " kata jin mekanik itu tersenyum lalu mengedipkan mata nya


" Heh ....... kok " kata Helen


Seketika pria itu sudah hilang dari depan mata mereka . Dan Helen terbengong sendiri karna merasa dejavu


" Woi .... kok malah bengong ayo jalan " kata Laras


" I...ya ya kok tuh cowok kedip kedip mata ya " kata Helen


" Kelilipan kali " kata Ani tertawa


" Iya kali yuk jalan " kata bumil itu Lalu melaju menuju rumah Yuna


Di rumah Yuna. Yuna sedang makan bersama Alea setelah mengantar Malik dan Aldi berangkat kerja


" Wah..... sempat aja laki lho pesan lontong beb " kata Alea


" Iya dong kan kepengen " kata Yuna Sambil menambah makanan nya


" Woi....... kok makan ngak nawarin kita Mana ngak pake nungguin kita lagi " dumel Helen


" Heh....... bu mil pagi pagi sudah ngomel pamali woi.... sini kalo makan ngak pake ngedumel " kata Alea balik ngomel


" Buset Al lebih galak lho dari gue apa karna habis beranak ya sangar " kata Helen


" Hahaha ..... makanya jangan ngomel Maklum Al dia tadi lagi kesal dan lapar Karna tadi mobil kita mogok . Ayo makan sikat len " kata Laras


" Kasihan berapa lama emang " kata Yuna menatap Laras


" Hampir satu jam beb makanya lapar tuh si hantu bule mana pakai bengong di goda cowok mekanik " kata Ani


" Hah ....kok bisa salah mata kali, masa perut besar begitu digoda " kata Alea kaget sambil meledek


" Hahaha ...... tuh orang ngak lihat perut nya Al, lihat rambut nya kali seperti megaloman " kata Yuna


" Heh...... rambut gue pirang yun bukan ungu atau pink masa megaloman sih " kata Helen protes


" Hahaha......... sama len , megaloman juga anggotanya ada yang pake rambut pirang juga " kata Yuna


" Ngece lho Yun " kata Helen mencebik kan bibir nya


" Udah ngak usah cemberut makan tuh keburu habis sama Laras nanti " kata Alea Yang membuat Helen kaget


" Aish curang " kata Helen Lalu mengambil mangkok ikan gabus kesukaannya .


" Heh...... gue minta len " kata Laras


" Sedikit ya " kata Helen memberi sepotong


" Hadeh ....kok pelit banget " kata Ani Yang hanya mengeleng kan kepala

__ADS_1


" Hahaha ..... sudah yang lain aja ni tuh masih banyak " kata Alea


" Iya tuh " kata Helen


" Maaf .... tadi cuma bawa sedikit besok deh kalo pulang gue pesan yang banyak buat kalian biar ngak .rebutan " kata Yuna tersenyum


" Wajib tu Yun, laki pulang kok ngak ngomong padahal gue mau nitip " kata Laras


" Ya kan pulang cuma sebentar ras Cuma buat ngambil pesanan gue, dah makan dulu yang kenyang Nanti kita sambung ngobrolnya " kata Yuna .


" Siap ustazah " kata mereka kompak


" Heh..... kok kompak banget kaya anak sekolah " kata Yuna terkekeh


" Iyalah kan kita bolo bolo " kata Alea menggoyangkan kepalanya seperti Tina toon artis cilik jaman mereka


Yuna hanya tersenyum lalu mencari kedua bayi yang tadi sedang asyik . bermain Karna Aziz baru saja berangkat sekolah. . bersama Alif .Yang memang di titipkan sang raja agar Aziz pintar Karna di sini Aziz punya teman sebayanya .


Sedangkan Azzam dan Ulya sedang duduk di taman teras belakang Karna memang tempat itu lah yang paling mereka sukai Asyik ngobrol berdua dengan bahasa bayi Yang membuat


Mikha dan Anis yang mengawasinya


Saling padang tak mengerti apa yang di bicarakan Karna hanya terdengar kata


oe .. .Aaa....uuu


" Mereka bicara apa ya ?" kata Anis


" Mana Ana tahu " kata Mikha


" Ya hanya bahasa bayi yang sulit diterjemahkan " kata Mikha


" Apa nona juga tak mengerti " kata Mikha Yang menunggu dua bayi itu sambil duduk bersandar di dinding.


" Entah lah " kata Anis ikut duduk Namun tiba tiba ada sesuatu yang terjatuh


Brak......... bruk.......


" Aaa........" kata Azzam dan Ulya kaget lalu berpelukan dan bersembunyi di balik pilar karna ada dua jin yang jatuh


" Akh...... auw.......


" Hah ..... kalian kenapa ada disini " kata Anis kaget Ketika Arjun dan Arjun yang menertawakan dua teman nya Karna tadi mereka mengintip dua bayi itu


" Akh sakit .... woi bantu " kata jin itu menahan rasa sakit nya untuk berdiri .


" Makanya jangan mengintip Sudah dibilangin juga " kata Arjun


" Mereka siapa " kata Mikha


" Mereka teman kami, tadi kami mengetuk pintu depan Tapi tak ada yang membuka kan pintu akhirnya kami lewat belakang


" Astaga ayo masuk lewat sini saja biar keruang tengah " kata Anis

__ADS_1


" Ade , Azzam ayo masuk sini jangan takut mereka teman bibi " kata Mikha Yang membuat kedua bayi itu saling bergandengan tangan Lalu berjalan masuk kedalam


Dua jin itu melongo begitu juga Arjun dan Ajun juga ikut ternganga Melihat keduanya bergandengan tangan Masuk kedalam rumah yang berjalan pelan masuk melewati mereka


" Aish .... itu bayi kok bisa jalan jalan bukan nya baru lahir " kata mereka keheranan


" Ya begitulah disini memang begitu .ayo masuk " kata Mikha .


Yang membuat empat pria itu masuk mengikuti Mikha Sedangkan Anis langsung kedapur membuat teh untuk para tamunya.


" Assalamualaikum nona " kata Arjun pada Yuna


" Walaikum salam , Arjan Arjun kok baru datang sekarang seharusnya sudah dari . minggu kemaren " kata Yuna kaget


" Kami menundanya nona karna ustad Ali minta tolong jadi kami minta maaf " kata Arjun dan Arjan


" Tak masalah kalian minum dan sarapan dulu ya, ajak mereka makan juga " kata Yuna yang berpikir mereka belum sarapan


" Baik nona " kata Arjan sambil melirik teman nya .


Yuna lalu masuk kamar untuk mandi Karna sedari pagi ia belum sempat


mandi Alea Helen dan Laras juga Ani sedang duduk di ruang tamu depan Asyik ngobrol bersama sambil menunggu Yuna selesai mandi .


" Aaa......sini " kata Ulya


" Ya ....." kata Azzam yang keluar dari kamar Yuna


" Mikha tuh bayi kembarnya nona kan Tapi kenapa perut nya masih ......" kata Arjun mengerak kan tangan


" O....satunya Azzam putra nona Alea Bayi Ulya putri nona kita satunya belum lahir " jelas Anis


" Hah.....apa masih betah diperut " kata Arjun heran


" Iya bisa jadi " kata Mikha


Membuat dua temannya itu bingung Karna setahu mereka Yuna memang punya anak sepasang Tapi lahir nya bergantian


" Mungkin karna kaum dan jenis nya beda jadi mereka lahir bergantian " kata Arjun


" Bisa jadi karna beda alam .juga " kata Arjan ikut menimpali


" Ya ......" kata keduanya . mengangguk sambil melihat dua bocah itu asyik bermain monopoli


Sedangkan Yuna baru saja selesai mandi


Dan sholat dhuha . Setelah selesai Yuna Menuju ruang tamu Untuk menemani empat temannya itu bercerita .


" Sudah beb ' kata Alea


" Ya bagaimana ceritanya lanjutkan saja " kata Yuna Karna teman nya berhenti bercerita ketika dia datang


" Kami lagi cerita tentang para siluman Yang lagi berkeliling di luar kota Yun, Dan mereka sedang mencari cahaya aneh Yang tempo hari berkeliling kota Yun " kata Helen .yang sering dapat berita ter update

__ADS_1


" Gue sudah tahu " kata Yuna


" Hah....kok bisa kata keempatnya kaget Sedangkan Yuna hanya tersenyum mengangkat dua bahunya.


__ADS_2