
Suara bedug berbunyi nyaring terdengar dari Masjid Malik pun sudah memimpin doa untuk buka bersama . Yuna duduk disebelahnya dekat Anis dan Mikha . . Sedang Ali dekat Arjan dan Arjun Dan ditambah Siswa yang ikut menginap di rumah Malik ada enam orang dari indonesia
" Alhamdulilah ayo makan " kata Malik Yang lalu mengambil kurma untuk berbuka
" Alhamdulillah, Wah ustazah masaknya komplit dan enak Pantas ustad betah berbuka dirumah " kata Seorang siswa memuji yang membuat mata Arjan menatap pria itu .
" Trimakasih " kata Yuna yang merasa disindir .
" Dinda memang slalu yang terbaik, kalo masak bikin kangen Dan benar masakan istri ana tiada duanya " kata Malik Yang membuat Yuna tersenyum
" Abi mau sop ya ? " kata Yuna Yang mengisi piring Malik dengan sop buntut dan tempe juga sambal .
" Ya dinda " kata Malik yang menerima piring dari sang istri
Yang lain pun ikut mengambil makanan masing masing. Begitu juga Yuna Anis dan Mikha .Sesekali para siswa itu melirik Yuna .Karna ini lah kesempatan mereka melihat istri ustad mereka itu
" Abi mau nambah " kata Yuna melihat Malik sudah mengosongkan piring nya
" Abi mau gulainya dan roti canai " kata Malik yang senang istrinya itu terlihat sehat melayani nya .Karna tadi ia sempat Khawatir Yuna sakit .Karna tadi pagi Yuna terlihat lemas Apalagi puasa dalam kondisi hamil
" Dinda mau nambah ?" kata Malik menyuap gulai mulut sang istri
" Dinda kenyang bi, Dinda malam ini tarawih dirumah ya kaki dinda capek berdiri " kata Yuna pelan ..
" Apa dinda mau abi gendong kemasjid atau nanti diantar Arjan atau Arjun pake mobil " kata Malik merangkul Yuna dan mengusap kepala Yuna dengan kasih sayang . Membuat semau mata tertuju pada Keduanya
" Diantar sampai depan masjid ya " kata Yuna
" Iya kan itu manfaat punya mobil biar mobilnya juga ikut ibadah " kata Malik
" Ya bi " kata Yuna tersenyum manis Yang membuat Malik balas tersenyum Dan menghapus bekas kuah di mulut sang istri. Kalo saja tak ada orang ia pasti sudah mengecup bibir mungil Yuna
" Mhem ......mhem " dehem Ali
" Dih ada yang baper ustad Kan istrinya dirumah jauh ngak bisa dijangkau " sindir siswa pada Ali
" Hehehe...... lagian kenapa Billa ngak diajak sih " kata Yuna terkekeh
" Ukhti Aliya ngak tahu saja kalo dia orang nya gengsi kalo ketemu ukhti Karna dulu dekat dengan Malik " kata Ali menyindir
__ADS_1
" Aish kau ini Li , pintar pintar lah menyenangkan hatinya . Biar dia klepek klepek " kata Malik
" Hehehe..... kaya abi yang bi " kata Yuna
" Iya dong " kan abi sayang dinda " kata Malik mengusap kepala Yuna yang membuat Anis dan Mikha memutar bola matanya .Karna iri kedua tuan nya itu terlihat mesra
" Apa harus begitu tuan , kan kalo prianya ngak romantis gimana ?" kata Anis
" Nah kalo itu Ana ngak tahu Kan tiap orang beda beda .Tapi pada dasar pria itu penyayang . Sekeras keras hati dan perangai nya Tapi apabila dia bersama orang yang dicintai pastilah bersikap lemah lembut " kata Malik
" Wah bisa aja tuh ustad , pantas kalo ustad banyak penggemarnya di kampus " kata seorang siswa
" Ya memang tapi haram untuk dilirik Kan Yang dirumah lebih menarik dan juga halal " kata Malik tersenyum
Yang membuat semua orang ikut tersenyum Dan tahu ustad mereka pria yang memang punya karismatik Yang membuat wanita banyak yang tertarik Tapi tak bisa memikat nya ..
"' Benar ustad ibarat kata orang seenak enak makanan asing di luar lebih enak makanan di rumah sendiri Menikmatinya sampai puas dan juga kekenyangan begitu juga dengan istri sendiri ya kan ustad " kata seorang siswa
" Betul ..... itu lah fakta hidup " kata Malik
" Fakta ngak hidup apa ustad " kata seorang siswa .
" Ih ..... amit ...amit ogah itu mah ustad Mending menjomblo deh...Masa kita ikut bermaksiat sama iblis dan setan .Biar uang banyak .ngak akan bisa menyuap malaikat maut ya ngak bro " kata seorang siswa .
" Yoi.... yang lurus aja susah ikut bengkok malah dilempar ke neraka kita .Mending hidup miskin tapi disegani ketimbang kaya tapi musyrik " kata yang lain .
" Sudah ayo siap siap sholat berjamaah bagi yang sudah selesai Nanti habis tarawih kita lanjutkan lagi " kata Malik
" Ya ustad " kata para siswa.
Lalu mereka pun bubar bergantian .Begitu juga Anis dan Mikha yang ikut sholat berjamaah bersama Yuna diruang tengah
*******
Malam nya selesai tarawih Yuna pulang bersama Anis dan Mikha yang digendong Malik kedalam mobil . Sedangkan Malik ikut tadarus di masjid sedang Ali di rumah tuan Ahmet yang dibagi menjadi dua tempat ...
Jarak ke masjid dan rumah Yuna tak..jauh karna hanya 15 menit Apalagi di jalan banyak anak anak bermain karna lampu terang dan komplek sudah mulai tak mencekam lagi
" Cit....... tiba tiba mobil berhenti Karna ada seorang wanita menahan nya
__ADS_1
" Tuan maaf apa kalian kenal dengan ustad Malik " kata seorang wanita pada Arjun Yang membuat Arjun melihat kebelakang pada Yuna
-" Iya kami kenal Ada apa mencari ustad Malik " kata Mikha.
" Ana mau minta tolong , Suami Ana sakit dan dia ada dirumah sakit Disini Kami tak punya keluarga . Tapi ustad Malik teman suami Ana " kata wanita itu dengan wajah sedih
" Naiklah kita akan bicara dirumah " kata Yuna membuat Anis membuka pintu dan ikut duduk di antara Anis dan Yuna . Sedang Mikha disebelah Arjun didepan
Wanita itu pun duduk dengan suara ngos-ngosan Mencari rumah Malik Yang membuat Yuna iba..Dan bertanya siapa wanita itu .
" Alhamdulilah " kata wanita itu ketika turun dari mobil karna Yuna menyuruhnya masuk Dan mempersilahkan nya duduk Dan menceritakan Apa yang terjadi .
Yuna merasa iba pada wanita itu Dan memberi wanita itu uang dan menyuruh Arjun mengantarnya kerumah sakit .
" Maaf ustad lagi tadarus di masjid Dan tak bisa ditemui Saya hanya mewakili beliau " kata Yuna
" Ini sudah cukup terimakasih nona sampai kan salam saya pada ustad " kata wanita itu pamit .
Lalu Yuna pun mengantarnya sampai teras dan Arjun mengantar nya dengan mobil menuju rumah sakit
Dirumah sakit seorang pria yang sakit mengerang menahan dadanya Sambil mencari istrinya .
"' Abi abi .... ini Lutfia Umi tak sempat bertemu ustad Malik .Tapi istrinya menolong kita " kata wanita itu terisak
" Umi abi butuh ustad bukan uang nya Karna hanya dia yang bisa menolong Abi " kata pria itu yang tak lain Yusuf teman nya dari Yaman .
" Iya tapi bagaimana lagi , ustad lagi tadarus " kata wanita itu terisak .Yang membuat pria itu meminta mengambilkan ponselnya Lalu menelpon seseorang
" Ya .....assalamualaikum ... astagfirullah Kamu dimana ?"
" ............"
" Baik aku segera kesana dengan Malik .
Kata Ali yang kaget .Lalu menutup pembicaraan lalu bergegas menuju masjid
Untuk mencari Malik
.
__ADS_1