Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 374


__ADS_3

Malam Yuna sekeluarga sudah sampai dirumah umah bersama Alea Helen juga Laras dan Ani Dan para pria besok siang karna acara siang sehabis Zuhur


" Alhamdulilah sampe juga Ayo turun barang nya dan dibawa masuk " kata Malik pada Mikha dan Anis


" Ya tuan " kata Mikha yang lalu membawa masuk barang mereka Dan umah dan abah pun kaget karna cucu cucu nya datang malam .


"Kenapa malam malam Mal ,kan kasihan cucu cucu abah " kata abah


" Tadi sudah siap sore mbah karna asyik main terpaksa malam tuh mereka sudah masuk " kata Malik menunjuk anak kembar itu menuju kamar


" Allahuakbar sejak kapan cucu abah satunya bisa jalan " kata abah kaget begitu juga umah Karna keduanya mengikuti Yuna kekamar


" Umah kira tuyul bah " kata umah kaget


" Ya Allah umah memang sejak awal dia juga seperti Ulya Tapi Alim tak mau memperlihat kan nya ." kata Malik


" Kok bisa " kata abah


" Ya begitu lah bah, Tapi uminya sudah tahu lebih dulu " kata Malik


" Masyaallah ya sudah kalian harus istirahat sudah malam sana masuk kamar " suruh umah


" Ya umah " kata Malik .


Mikha dan Anis juga sudah masuk kamar Mereka tidur berdua Dan lalu berbaring sambil bercerita


" Tuan kecil lucu ya mereka mengemaskan " kata Anis


" Iya nona tahu saja kalo tuan kecil menyembunyikan kelebihan nya . Dia sangat pintar Dan bagaimana ia bisa diam seakan akan tak bisa berbuat apapun " kata Mikha


" Ya mungkin dia punya alasan Karna dia hanya manusia biasa Tapi kan untuk keluargga harus tetap tahu " kata Anis


" Ya mungkin tuan kecil menyamarkan dirinya Agar terlihat biasa " kata Mikha


" Bisa jadi nona dan tuan Seperti nya punya dua mata pisau yang berbeda Karna mereka punya perbedaan Dan alam mereka pun berbeda " kata Mikha


" Ya mereka memang berbeda Tapi saling menyayangi " kata Anis

__ADS_1


" Ya " kata Mikha .


Sedangkan di kamar lain Yuna dan Malik sudah tertidur Ketika dua bayi itu menghilang entah kemana . Mereka berdua keluar dari kamar Dan lalu duduk di samping kebun Dan lalu . mengawasi sekeliling mereka


Wus ....wus.....wus ..... Ulya pun terbang


" Tapi bagaimana dengan umi Nanti umi mencari kita " kata Alim


" Kenapa takut kita bisa melintasi waktu Ayo kan ada kakak " kata Ulya mengandeng tangan Alim Yang lalu menghilang entah kemana mengikuti Ulya pergi ke sesuatu tempat


Disisi lain Aziz dan Alif sudah menuju istana megah bersama Ghani dan beberapa penggawa lainnya Namun Ketika mendongak melihat keatas Pusaran air terlihat Begitu dekat Dan sangat cepat bergulung gulung dan menyedot apa pun yang masuk pusaran nya Hingga lenyap


" Berhati hati lah , ini sarang jin kafir segi tiga bermuda selain masalembo ini yang terbesar " bisik Ghani pada Alif


" Allahuakbar " kata Alif tak bisa bicara apa pun Karna ia tahu hanya orang bodoh saya yang tak tahu kekuatan arusnya .Namun Aziz terlibat tenang Tak kaget atau pun heran Karna ia sudah tahu sebelum nya Karna sang kakek pernah menceritakan semuanya Dan Aziz pun lalu menatap Ghani .


Ghani hanya tersenyum Karna Aziz menatapnya serius . Karna mereka harus turun kebawah sana untuk melihat istana sesungguh nya di bawah sana


" Bersiap lah tenang dan diam juga tak bertanya " kata Ghani yang lebih dulu masuk Dan disusul para penggawa nya


Alif dan Aziz adalah orang terakhir yang akan masuk .


" Ya Ayo " kata Alif Lalu mereka pun terjun ke pusaran dengan tenang tampa melepas gandengan


Wus ...... Wus ...... wus mereka pun langsung menghilang diantara gulungan ombak besar itu Dan wus........


Mereka berdua mendarat mulus di depan istana megah Yang sudah di tunggu Ghani dan para penggawa Dan juga jin lain yang berbaur diantara pesta undangan .


" Pangeran Aziz " kata patih terkejut melihat pangeran nya itu berada dan datang ke acara itu .Padahal itu tak diperbolehkan Karna ia putra mahkota


" Paman Ana bukan pangeran " bisik Aziz pelan .


Patih pun menghela nafas panjang dan Tahu maksud Azis .Yang mengikuti Ghani dari belakang


" Siapa mereka , kenapa ada anak anak itu ada disini " kata pengawal istana


" Mereka murid murid panglima Yang sengaja di bawa untuk belajar melihat tiap negara lain teman " kata pengawal lain Yang di dengar oleh patih yang tak jauh berdiri dari keduanya

__ADS_1


" Pasti raja akan kaget mendengar berita ini " batin patih mengikuti kemana Aziz dan Alif mengikuti Ghani Panglima muda yang terkenal sakti


" Patih ada apa " kata senopati heran Lalu melihat kemana arah mata patih .


" Dia " kata senopati kaget


" Dia bukan siapa siapa kita tak mengenal nya . Dia juga tamu disini " kata patih tenang melirik Senopati nya


Yang membuat senopati ya terdiam .


Sedangkan beberapa jin lain mengawasi Aziz dan Alif karna mereka Pria paling termuda yang hadir dalam acara itu. Pesta para jin seluruh negara Walau bukan hanya jin muslim Namun Ghani sangat menghargai itu.


Acara pun di buka bermacam bentuk para jin terlihat jelas ada yang tampan sampai yang terburuk Karna setiap bangsa jin berbeda beda begitu juga dengan manusia Mereka berasal dari beberapa negara dan bangsa .Dan Aziz juga Alif duduk tenang di barisan tengah


" Siapa mereka bisik para tamu , kenapa mereka disana


" Mereka murid tuan Ghani tuan " kata seorang jin bersama rajanya tak jauh dari Aziz dan Alif .


" Aziz yang mendengar itu pun diam Dan melirik dengan ekor matanya Lalu berdiri tenang berjalan menuju meja untuk mengambil minuman Dan Alif yang melihat itu pun lalu ikut beranjak Dan mencari makanan. di meja


" Mereka membicarakan kita " bisik Aziz


" Ya ana tahu Ayo kita kesana makan dulu " kata Alif


" Ya " kata Aziz Yang lalu mengambil makanan Dan kembali duduk lagi di kursinya Tampa perduli apa yang terjadi di sekeliling mereka .


Di rumah Umah Yuna tidur nyenyak sedangkan Malik sedang sholat Malam dengan dua makmum bocil nya Dan Malik baru tahu ketika sudah salam .


" Masya Allah " kata Malik


" Shut....."kata Ulya menaruh telunjuknya di bibir nya karna tak mau sang umi bangun Dan tahu mereka sedang sholat


bersama sang abi


Malik tersenyum lalu mengangguk kan kepalanya Dan lalu tersenyum pada dua buah hatinya itu .Setelah itu mereka pun kembali naik atas ranjang dan tidur lagi untuk bermimpi indah.


Begitu juga Malik yang berdoa lalu berbaring di sebelah Yuna Dan memeluk. istrinya itu Karna kedua anak nya itu sudah terlelap

__ADS_1


Malam pun terasa dingin Dan Yuna menarik selimut nya Lalu menyelimuti dua bayinya dengan selimut tebal Dan kembali tidur sambil berzikir supaya besok ia bisa bangun di awal ..pagi


*** Maaf terlambat update karna tadi sedang ke rumah tetangga acara sunatan **** thanks sudah mau menunggu .


__ADS_2