
Sedangkan dikota Alea terbangun dengan penuh keringat karna mimpi buruk Melihat Bayi Yuna di cekik
" Astagfirullah aladzim " kata Alea yamg langsung berdoa ketika terbangun
" Ada apa " kata Helen yang ikut kaget Karna mereka juga ikut tidur disamping Alea di waktu siang Dan terbangun ketika Alea menyebut nyebut nama Yuna
" Aku mimpi buruk tentang Yuna " kata Alea Yang melihat banyak orang merebut bayi Yuna dan mencekiknya .
" Inalilahi, mudahan allah melindunginya " kata Helen berdoa juga Laras yang ikut berdoa bersama kedua temannya itu
" Apa kau mau menghubunginya " kata Helen menatap Alea
" Besok saja setelah umah dan abah pulang Aku takut mereka khawatir " kata Alea yang duduk mengatur nafas nya
" Ya Al.... kurasa itu yang terbaik " kata Laras ikut menarik nafas
" Apa kita perlu memberi tahu kak Ghani Agar Yuna dijaga" kata Helen
" Nanti saja kita bicara kan dulu pada Yuna " kata Alea .Yang merasa ia punya ikatan batin Setiap kali ada sesuatu yang akan terjadi . Dan pasti Alea bermimpi Yuna . Begitu juga dengan Yuna Akan tahu bila terjadi sesuatu pada Alea .
" Ya sudah kita banyak berdoa saja buat tolak bala " kata Laras
" Ya ras , nanti pas sholat ashar kita doakan Yuna " kata Helen .
Di tempat lain sebuah mobil mengikuti mobil Malik yang keluar dari jalan komplek Yang ingin menemui syekh untuk meminta obat dan doa untuk umi Aziz
" Jun ada yang mengikuti kita lagi " kata Arjan
" Ya..... pasti mereka lagi " kata Arjun
" Jan .....aku akan mengecoh mereka " kata Arjun yang menghilang .Tadi nya ia ingin ikut mengantar Tapi turun untuk mengecoh para penguntit itu
" Mereka siapa abi "kata Aziz melihat ke belakang
" Entah lah abi juga tidak tahu Tapi mereka orang jahat yang mencoba untuk menganggu abi dan umi " kata Malik Yang duduk tenang di kursi depan .
" Ada ada saja " kata Aziz
Sedangkan Arjun melempar banyak paku kejalan yang akan dilewati mobil itu Agar ban mobil mereka kempis Dan cit.........
" ****..... ada apa ini , hei cepat turun ada apa dengan ban nya " kata si pengemudi Mobil
Brak......
Seorang anak buahnya pun turun Dan memeriksa mobil mereka
__ADS_1
" Bos bannya kempes kena paku " kata pria yang memeriksa ban mobil tertancap 3 paku besar dan tajam
" **** .... kita tak bisa menguntit mereka lagi Pasti kita akan kehilangan jejak nya " kata si pengemudi itu marah
" Apa kita perlu memakai motor saja " kata sang teman menyarankan
" Sudah terlambat kita kehilangan jejak Sial.....sial..... pasti ada saja rintangannya " kata pria itu mengomel karna jengkel
" Nanti kita akan menunggu mereka pulang Pasti mereka akan melewati jalan ini lagi " kata pria lainnya
Sedangkan Arjun berpangku tangan melihat dari ketinggian Menatap mobil Yang tak bisa berjalan Karna ban nya gembos terpaksa mobil itu di derek ke bengkel
Untuk menganti ban yang bocor Karna mereka tak membawa ban cadangan .
" Rasakan akibat nya senang sekali jadi penguntit " batin Arjun yang lalu menghilang kembali menyusul mobil yang dibawa Arjan
" Ting......
" Paman " kata Aziz kaget
" Apa tugasmu sudah selesai jun " kata Arjan menoleh kebelakang
" Ya mobil mereka di derek ke bengkel Jadi kira bisa bebas sementara waktu ." kata Arjun Yang bersandar duduk di kursi .
" Hehehe...... kau benar Ziz harusnya paman buang mereka kelaut Tadi biar dimakan ikan hiu besar Karna terlalu jahat " kata Arjun terkekeh
Malik .yang duduk di depan hanya diam Dan melirik Arjan sekilas Yang fokus pada jalan didepan nya..
" Iya lah , Aziz tak senang pada manusia yang jahat Apalagi berniat membunuh " kata Aziz
" Ya tuan kita kerjain saja mereka nanti biar tahu rasa. Bir tak seenaknya patuh pada manusia jahat " kata Arjun sambil melihat ke atap mobil dan
Cit.......... brak .....
Mobil pun mendadak berhenti yang membuat semua nya kaget karma semua mobil saling bertabrakan .Dan Arjan cepat cepat memundurkan mobil .Karna didepan sebagian mobil ada yang terbakar .
" Astagfirullah ada apa ini, kenapa dengan mereka jun , lihat apa yang terjadi " kata Arjan .
Arjun pun langsung menghilang dan melihat banyak mobil terjebak Karna didepan sana ada dua truk besar yang kecelakaan Karna saling hantam Yang membuat beberapa mobil terjebak Dan sebagian tak bisa putar balik karna saling tabrak dan terjebak mobil yang lain .Yang ikut berhenti tak bisa berjalan
" Kita putar balik tuan " kata Arjan Yang lalu memutar mobil di jalan sempit Sebelum mobil lain saling tubruk
" Ya lakukan " kata Malik yang turun dari mobil bersama Aziz
" Abi awas ..... " kata Aziz yang lalu memegang tangan Malik ketika sebuah mobil ingin menabrak mereka ..Ketika mereka berdiri di tengah jalan .Dan Arjun dengan cepat menarik mereka ke pinggir
__ADS_1
" Awas tuan mereka panik " kata Arjun yang menghalangi mobil yang melaju cepat kearah Malik dan Aziz .
" Aziz ayo cepat , kita kembali ke mobil ." kata Arjun ...Yang membuat suasana jadi panik dan banyak orang berteriak
Malik yang berjalan tenang pun langsung masuk kedalam mobil begitu juga Aziz dan Arjun dan Arjan bergegas membawa mobil Dengan kecepatan tenaga nya menerobos mobil yang makin banyak berkumpul agar tak terjebak Dan Ketika mereka sudah kembali kearah jalan sepi Arjun turun menghentikan mobil mobil lain agar berhenti sebelum terjebak
" Ada kecelakaan didepan berhenti dan .putar balik " kata Arjun yang berteriak dan
Duar........
Terlihat sebuah mobil terbakar dari kejauhan yang menyambar mobil lain . Yang membuat mobil lain banyak yang langsung berhenti Membuat Aziz trauma mengingat kejadian uminya .
" Aziz ..... " kata Malik memeluk Aziz yang kaget dan menutup telinganya
" Abi ayo pulang " kata Aziz pelan dengan tubuh gemetar
" Arjan ayo pulang " kata Malik yang tahu pasti Aziz kaget dan memeluk nya erat duduk pangkuan nya
Arjan yang mengerti pun lalu kembali menghidupkan mesin mobil Dan pergi dari tempat itu setelah Arjun masuk .
Suasana di mobil jadi hening Sedang kan Malik berzikir sambil mengusap punggung Aziz yang perlahan menjadi tenang Karna tadi Aziz sempat panik dan ketakutan
"' Apa Aziz sudah tenang tuan ." kata Arjan menoleh kebelakang
" Ya sedikit " kata Malik Karna Aziz akhirnya tertidur .
" Kasihan pasti dia trauma " kata Arjun
" Ya itu pasti , nanti saja kita kesana tuan setelah mengantar Aziz dengan karpet Ajaib " kata Arjan Yang menghela nafas kasar .
" Ya kita antar dulu Aziz pulang " kata Malik Yang khawatir pada anak angkatnya itu Karna mengingat kejadian kecelakaan itu. Yang sempat di lihat Aziz
Tak lama mereka sampai .dirumah Yang membuat Arjun cepat mengedong Aziz kekamar tamu Yang membuat .Yuna kaget dan menyuruh Anis untuk menganti pakaian Aziz yang berkeringat. Sedangkan Mikha membuat kan susu hangat untuk diminum Aziz
" Ana di mana " kata Aziz membuka mata nya kaget
" Di rumah sayang sama umi ." kata Yuna Yang membuat Aziz memeluk Yuna erat
Dan Yuna pun memeluk Aziz sambil mengusap punggung Aziz pelan
" Minum susu hangat ya " kata Yuna agar Aziz tenang
" Ya umi " kata Aziz yang lalu meminum susu yang diberikan Mikha
Sedang Malik bercerita tentang kejadian Yang mereka alami dijalan. Yang membuat abah umah dan yang lainnya terdiam . Mendengarkan cerita Malik dan Arjun .
__ADS_1