
Setelah siap semua nya masuk kedalam mobil Dan berangkat menuju rumah ustad Malik. Dan mereka senang bisa berangkat bersama sama
Sesampai nya disana mereka cukup terkejut Karna rumah Malik dan Yuna sangat besar.
" Silahkan nona nona ayo langsung masuk saja " kata dua pengawal itu menyuruh para rombongan umi untuk masuk .
" Maaf apa kita ngak salah rumah tuan " kata Hasnah
" Iya ini rumah nya besar sekali " kata Billa.
" Masuk saja " kata Mikha yang melihat para tamu Yuna datang .Dan lalu mereka mempersilahkan nya tamunya duduk dan menghidangkan minuman untuk para tamu
Tak lama Yuna pun keluar dan menemui para tamu ...
" Umi , ya ampun Ustazah " kata Yuna senang lalu memeluk semua nya satu persatu termasuk Billa.
"Ya Allah , Trimakasih ya sudah mau datang kesini Maaf bila merepotkan " kata Yuna senang lalu duduk dengan para tamu nya .
" Ya allah, jadi ini ini benaran rumah ustazah Aliya masyaallah besar sekali " kata Hafsah.
" Iya ini hadiah dan rezeki dari Allah " kata Yuna Yang lalu menceritakan tentang kejadian yang menimpanya Hingga akhirnya Yuna mendapat kan hadiah rumah yang sekarang di tempati
" Masyaallah wah ini memang rezeki mu nak kau sungguh beruntung " kata umi Sadiyah ketika merangkul bahu Yuna yang membuat Billa yang mendengarnya berdecak kesal. Karna merasa iri Yuna bisa mendapat hadiah rumah dari orang tua balita Jin itu
" Iya ustazah ini nama nya rezeki yang tak disangka sangka dari Allah. Mana rumahnya besar , luas sama mobil nya juga Dan ada pengawal nya lagi . Juga pelayan masyaallah ini sungguh luar biasa " puji Hasnah.
"Sudah sudah ayo kita memasak nanti kesiangan " kata umi pada Yuna
" Iya ayo nanti keburu siang " kata Hafsah
" Ya ayo...ayo kedapur " kata yang lain
"Eh habisin dulu minumnya baru kita memasak "kata Yuna
" Eh santai saja nak ayo .. sambil kita bawa ke belakang " kata umi Sadiyah
Lalu kemudian semua pergi kedapur Dan apa yang mau di masak semua nya sudah disiapkan Mikha dan Anis . Yuna juga menyiapkan makanan cemilan Untuk ibu ibu yang membantu nya Karna ada 12 orang yang membantu nya memasak Dan akhirnya mereka memasak bersama sampai 12 siang Lalu istirahat makan bersama dan sholat berjamaah lalu kembali dilanjutkan lagi jam 2 siang sampai semua nya selesai . Mikha dan Anis bekerja cepat Mereka berdua membuat semua kotak terisi penuh Dan tersusun rapi di atas meja .
Setelah selesai mereka pun istirahat dan mandi untuk siap siap sholat ashar dan menunggu para tamu undangan datang. Karna semuanya membawa pakaian ganti .Dan tak lama Malik pun datang bersama rombongan para dosen.Dan juga para tetangga di lingkungan sekitar
" Assalamualaikum dinda " kata Malik
" Walaikum salam eh ustad sudah pulang ya " kata umi Sadiyah
" Oh iya umi , Masyaallah trimakasih sudah datang membantu Ngak merepotkan para umi kan " kata Malik
" Insyaallah enggak ustad kami malah senang bisa membantu keluargga ustad " kata umi Sadiyah.
" Alhamdulilah terima kasih umi Semoga kebaikan kalian dicatat oleh Allah " kata Malik Lalu pamit untuk pergi kekamar untuk berganti pakaian. Dan kembali keruang tamu untuk Menemui para tamu tamunya.
********
Di kota mekah Aldi dan Alea sedang menjalan kan ibadah umroh bersama para jamaah lain dan mereka begitu khusuk untuk ibadah. Apa lagi Alea ingin anak nya menjadi anak yang sholeh dan kelak bisa menjadi seorang ustad..
__ADS_1
" Bi masih kuat jalan kan ,kalo ngak kuat biar abi gendong " kata Aldi .
" Masih kuat bi, besok kita ke mesir kan bi
Nanti malam biar aku hubungi Yuna ya Biar kita bisa mampir dan Yuna tahu kita Mau ke sana.Dan ustad Malik bisa menjemput kita " kata Alea
" Insya allah bi, mudahan kita bisa izin setelah tour sorenya baru kita mampir ke sana " kata Aldi .
Setelah selesai istirahat sebentar Alea dan Aldi istirahat .Sedangkan Helen dan Laras baru saja selesai .
" Hei..... kalian disini juga Al kami pikir belum selesai " kata Helen
"Ya kami juga baru nyampe " kata Alea yang duduk lemas sambil memijat kaki nya
" Yah ayo kita pulang ke hotel bareng bareng " kata Helen
" Ayo kita pulang ke hotel sayang " kata Aldi mengandeng Alea yang sedang duduk
" Ya ayo bi " kata Alea
Mereka pun lalu kembali ke hotel bersama sama untuk istirahat . Sesampai di kamar Alea langsung membersihkan diri lalu istirahat..
*******
Sedangkan Yuna membagikan semua bingkisan untuk ibu ibu Yang sudah membantunya memasak.
"Ya ampun .ustazah Aliya kok banyak sekali ini yang dibawakan " kata Hafsah
" Iya nih ustazah, ngak salah kita keenakan nih " kata Hasnah
" Siap ustazah tak menolak " kata Hasnah membuat semua orang tertawa.
Sedangkan dari arah luar pintu terlihat dua pasang mata mengintip dari luar.
" Shut....... siapa dia ?" kata dua pengawal Yuna yang melihat sosok jin
" Ngak tahu ayo kita hampiri" kata salah satunya.
Lalu keduanya pun mendekati sosok cahaya yang mengintip. Namun belum lagi kedua mendekati .
" Heh ..... apa yang kalian lakukan " kata Anis
" Shut.......tuh ada yang mengintip " kata kedua nya.
" Heh.......itu kan pangeran Aziz " kata Mikha ikut nimbrung
" Heh...... kok bisa berubah " kata Anis
" Dia menyamar " kata dua pengawal itu bersamaan dan kaget.
Lalu keempat nya pun mendekati dua mata yang mengintip itu.Dan lalu
"' Tuanku sedang apa anda kesini ?" kata Arjun salah satu pengawal itu .
__ADS_1
" Heh . ...... kalian " kata pria itu yang ketahuan
Ting .......
Pria dewasa itu pun kembali berubah menjadi balita kecil Dan tersenyum manis
sambil melipat dua tangan nya di depan dada nya .
" Aku mau bertemu umi dan abi " kata Aziz Yang tadi kabur dari istana Dan Aziz mencari tempat tinggal kedua orang tua angkatnya itu. Karna ia sudah menganggap Yuna dan Malik umi dan abi nya. Karna ia rindu bermain dengan umi nya itu.
" Mereka sedang banyak tamu tuan ku , ayo masuk dulu Anda tunggu di kamar saja ya , hamba takut kehadiran tuan ku menakuti mereka." kata Mikha.
" Baiklah " kata Aziz lalu berlari menuju kamar Yuna dan Malik.
Ting.........
" Heh..... main hilang saja dia " kata Anis kaget.
" Iya ... pantas tuan besar bingung mencari nya " kata Mikha
" Arjun kabari istana tuan kecil ada di sini biar mereka tak ribut mencari nya " kata teman nya.
" Ya...... akan aku kabari. Agar patih tak dimarahi " kata Arjun
Sedangkan Aziz sudah masuk kamar Malik dan Yuna.Mihka dan Anis yang mengejar nya hanya melongo melihat balita kecil itu langsung tiduran di tempat tidur majikan nya.
" Mikha .....kita akan dapat masalah , apa kita akan dihukum " kata Anis
" Entah lah , tuan kecil memang usil ngak dimana pun bikin ulah .Pasti kita bakal di hukum nona Yuna " kata Mikha Yang pernah dapat hukuman cambuk 10 kali karna lengah menjaga Aziz. Saat hilang selama 2 jam bersembunyi di taman Dan mereka tak bisa menemukan nya ..
Sedangkan Yuna dan Malik mengantar para tamunya ke halaman rumah.
" Trimakasih umi , semuanya sudah membantu kami " kata Malik.
" Sama sama nak , kami semuanya juga berterimakasih sudah mengundang kami datang kerumah ustad Malik dan Ustazah Aliya .Kami senang bisa bersilahturahmi ." kata habib tersenyum
" Iya nak , ini juga oleh oleh nya cukup banyak mana di ditambah amplop " kata Umi Sadiyah tersenyum begitu juga umi umi lainnnya
" Itu karna kami ingin berbagi rezeki umi Abi habib" kata Yuna lemah lembut
" Ya karna ini rezeki , karna memang kalian suka berbagi Makanya Allah memberikan rezeki pada kalian berlebih . Ya sudah trimakasih nak Malik , kami pulang naik rombongan bis saja begitu juga para umi umi " kata Habib
" Iya habib terimakasih banyak " kata Malik Yang lalu mengantar para tamunya naik ke bis sewaan .Yang sudah dibayar Malik untuk mengantar mereka pulang..
Setelah semua nya pergi Malik dan Yuna pun kembali masuk kedalam rumah Halaman rumah yang luas memang muat di tempati 3 bis besar..
" Nona........" kata Mikha kaget ketika Yuna hendak masuk kamar bersama Malik.
" Ada apa ?" kata Yuna bingung
" Itu.........."
*********
__ADS_1
Ini dulu ya author masih dalam berkabung karna ini hari keempat jadi ngak ada yasinan Jadi author sempatin untuk menulis .Trimakasih buat yang masih setia menunggu 🥰🥰🥰🥰🥰🥰