Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 112


__ADS_3

Yuna langsung kaget ketika Malik berkata begitu pada sang kakak Sang kakak pun bergegas keluar kamar .


" Maaf ya de Yuna " kata umi Farhan ketika sudah didepan pintu


" Oh ngak pa pa kak " kata Yuna .


Sedang kan Malik menaruh kopiah nya dan melepas baju koko nya yang hanya menyisakan kaos putih . Lalu duduk di sebelah Yuna


" Umi Farhan bilang apa sana dinda . Kita sudah pernah membahasnya kan " kata Malik.


Yuna tersenyum mendengar perkataan suaminya itu. Dan mengerti ke khawatiran sang suami yang takut Yuna termakan gosip dan terhasut juga terpengaruh omongan orang lain


" Abi kenapa ? kan umi Farhan hanya bertanya . Anggap saja angin lalu " kata Yuna yang lalu memegang tangan suami nya itu


" Huh....... abi hanya ingin dinda percaya sama abi Tak ada wanita lain di hati abi ." kata Malik yang lalu merengkuh tubuh Yuna dan memeluk nya .


" Ya dinda sangat percaya sama abi " kata Yuna tersenyum . Lalu mencium pipi tampan suaminya itu.


" Heh ... kok sudah brani ya " kata Malik Yang kadang kaget dengan keagresifan Yuna yang tiba tiba Namun itu yang Malik sukai


" Hehehehe .... Yuna sayang abi " kekeh Yuna lalu memeluk tubuh Malik dan menaruh kepalanya didada bidang sang suami Dan kedua tangan nya memeluk tubuh Malik Yang membuat kedua nya saling berpelukan .


" Abi juga Apa ...dinda ingin keluar malam ini kita bisa keliling banjarmasin . Sebelum berangkat ke mesir " Kata Malik


" Boleh .... apa boleh kekota saranjana juga " kata Yuna


" Itu besok saja ya .Hari ini khusus buat disini saja " kata Malik mencium pipi yuna berkali kali dan memeluk nya erat .


" Ya baiklah Yuna selesaikan dulu beres beres nya ya " kata Yuna


" Ya ..." kata Malik yang lalu melepaskan pelukannya . Dan mencium pucuk kepala Yuna . Lalu keluar dari kamar


Sedang kan umi Farhan sedang duduk didapur dengan umah dan bude ..


" Kakak jangan membicarakan hal yang tak penting pada Yuna . Tak baik hanya memicu masalah Malik tak ada niat sedikit pun membagi hati. Dan ingat kalo Yuna membalas abi Farhan seperti itu Apa yakin kakak ngak mengamuk " kata Malik yang sedang mengambil minum


" Apa kakak cerita ke Yuna ?" kata umah kaget


" Maaf umah tadi hanya mengoda nya. " kata umah Farhan .


" Astagfirullah mi, kalo kamu yang digoda balik gimana ? Malik benar sekali pun itu candaan pasti hati mu juga panas kan " kata bude

__ADS_1


" Maaf ..... umah bude " kata Umi Farhan


" Lah minta maafnya kok ke kita sama Yuna dong " kata umah


" Sudah umah tadi " kata Umi Fathan .


" Besok jangan diulang lagi kak , karna setitik debu saja masuk ke mata bisa membuat mata kita perih " kata Malik Yang berlalu Yang membuat umi Farhan hanya terdiam


Sedangkan di sebuah rumah Alea duduk tenang ingin menghubungi Yuna .Matanya terpejam dan berkonsentrasi penuh karna ini pertama kali nya ia mencoba nya


" Assalamualaikum Yuna " kata Alea


" Walaikum salam hai Alea gimana ? apa kabar tumben kamu bisa melakukan nya " kata Yuna.


" Ini Yun bisa ngak pesan kue yang kaya kemaren Yang banyak ya Brownies sama bika kentang kesukaan none belanda nih Yang lagi hobby makan kue .Masa tadi mau kesitu kan masih banyak tamu Yun


" kata Alea.


"Hahaha....... iya aku pesankan ya mungkin tuh hantu bule ngidam Al. ya sudah besok malam kalian ambil Aku juga mau main kesana sebelum pergi ikut suami


Nanti aku hubungi kalo sudah siap ok " kata Yuna


" Ya salam balik juga buat tuh hantu bule " kata Yuna tersenyum .Setelah itu suara Alea pun menghilang begitu saja


Yang membuat Yuna tersenyum lalu mengecek kue yang tersisa .


" Kan yang kemaren 50 sudah dipesan mungkin nanti sebentar lagi datang. Biar nambah dikit " kata yuna karna memesan untuk oleh oleh para kerabat yang akan dibawa pulang


Benar saja pintu kamar pun diketuk dan ...


" Dinda ada pesanan datang " kata Malik


" Ya bi sebentar Yuna pake hijab dulu ya orang nya suruh nunggu " kata Yuna


" Ya din " kata Malik yang menerima banyak dus kue yang membuat umah bude dan umi farhan melongo .


" Ngak salah itu Mal Yuna pesan lagi banyak sekali " kata umah kaget


" Ini empat macam umi hajjah ..." kata sang pengantar .


" Yang kemaren kan buat panitia umah kan masih ada sisa itu nanti dibagi bagi tetangga . Nah ini buat bude pakde, paman di hilir buat kerabat kita semua . Dan lebihnya pesanan teman Yuna yang lagi ngidam besok sore Yuna antar " kata Yuna menjelaskan

__ADS_1


" Oh ... begitu " kata Bude mengerti .


" Wah kalo kakak pulang bisa pesan juga Yuna kan masih seminggu lagi .


" Ya boleh kak nih sekalian Yuna bayar mau pesan berapa ?" kata Yuna yang duduk membayar uang pesanan


" Sepuluh ya de buat mertua juga dan saudara " kata umi Farhan


" Ya ... bang ini uang sisanya buat nambah sepuluh lagi .Kalo ada bonus yang bika aja dua buat disini seminggu lagi " kata Yuna yang menghitung uang. pembayaran .


" Ya de trimakasih " kata si abang pengantar Yang tersenyum karna beberapa hari ini order naik drastis. Karna kue yang di pesan Yuna cukup banyak .


" Ya sudah saya permisi semuanya assalamualaikum ." kata si abang pengantar pamit.


" Ya nak trimakasih jangan kapok ya " kata bude .


" Ngak bu permisi " kata abang pengantar lalu pergi.


Malik pun lalu mengambil salah satu kotak kue lalu membawanya duduk di sofa


" Boleh abi cicip kan dinda " kata malik


" Kenapa enggak " kata Yuna tersenyum lalu memotong motong kue nya karna memang ada pisau plastik yang diselip dalam kotak kue . Dan Malik dan Yuna pun menikmatinya Yang membuat umah dan bude tersenyum


" Yah makan berdua doang kita ngak ditawarin " kata umi Farhan .


" Nih tinggal ambil dan makan kenapa ribet " kata Malik


" Hehe..... kan menunggu ditawarin " kata sang kakak.


Malik pun meletakan kuenya di meja Dan umah pun mengambil yang lain karna suka bika kentang yang rasa nya lembut lalu memotongnya sambil ngobrol dan makan bersama sama .Yang menambah keakraban keluargga bagi Yuna merasakan berkumpul dengan keluargga suaminya itu. Yang diterima baik tampa mencari cela.


Sedang kan Helen senang sekali ketika Alea bilang Yuna sudah memesan nya


Entah mengapa ia senang makan kue buatan manusia akhir akhir ini


" Berarti kita tinggal ambil besok Al " kata Helen


" Ya ...kita bisa meminta resepnya nya len siapa tahu dikota ini kita bisa jualan kue ." kata Alea tertawa


" Wah keren ....Al kau benar kan mereka belum ada yang bisa buat " kata Helen yang memang hobby memasak . Sejak menikah dan hidup normal Helen jadi merasa banyak bersyukur bahwa menjadi hantu pun harus hidup bersyukur karna Allah pasti punya tujuan menjadikan nya hantu muslim Sampai ia bisa menikah dengan Jin dan kini hidup bahagia bersama para sahabatnya dan keluargga barunya ketimbang jadi hantu jalanan yang terus di ganggu dan rumah nya slalu di gusur .

__ADS_1


__ADS_2