
" Mereka itu sebangsa ....."
" Apa " kata Meri bingung ...
Sedangkan Yuna masih bingung harus menjelaskannya ..
" Nanti saja aku ceritakan " kata Yuna yang menatap Alea . Alea pun mengangguk.
Mereka pun lalu bercerita ala kadarnya sampai keduanya diajak masuk untuk berisitirahat di kamar yang di sediakan Alea.
" Kami satu kamar aja Al biar ngak repot kata Yuna
" Iya yun, " kata Alea Yang lalu merangkul sahabatnya itu Dan Yuna pun menceritakan tentang ibu dan ayah Alea yang sempat ia temui. Sebelum ia pergi mencari Alea.
" Bagaimana kau bisa tahu aku disini dan tahu aku masih hidup " kata Alea bingung.
" Entahlah mimpi ku menuntun ku untuk menemui mu. Aku bermimpi kau mendatangi ku dan minta tolong " kata Yuna yang tak pernah menceritakan tentang mimpinya kepada orang lain..
" Hah....kok ..bisa ya . Kau benar Yun aku memang merindukan mu dan juga orang tuaku. Yang membuatku tidur terbawa mimpi juga " kata Alea.
" Ya kadang mimpi itu adalah firasat atau kebalikannya Tapi jangan pernah mencerita kan pada orang lain. Kalo menurutmu itu aneh dan mengudang fitnah " kata Yuna.
Sedangkan Meri melihat sekeliling kamar yang mereka tempati. Dan merasa bingung dengan apa yang ia alami.
" Kota saranjana ... aku belum pernah dengar nama kota itu " kata Meri bingung karna ia memang belum tahu dimana kota itu terletak. Yang Meri tahu hanya kota kota besar seperti jakarta ,surabaya yogya dan Medan.
" Aish kenapa aku bisa nggak tahu ya tentang kota saranjana " kata Meri Yang masih bertanya tanya. Lalu duduk sambil menata Alea dan Yuna yang asyik ngobrol
" Yuna kita berapa lama tinggal disini ?" tanya Meri yang kagum dengan bangunan rumah Alea. Yang menurutnya indah dan unik juga megah .
" Paling cuma dua hari " kata Yuna. .
" Hah kok cuma sebentar kan kita belum lihat lihat .kota ini ." kata Meri
" Ya sudah besok saja kita ke masjid raya untuk ikut pengajian . Lalu setelah itu kita jalan jalan " kata Alea.
" Benar nih Al , ok aku mau " kata Meri penuh semangat lalu mengeluarkan makanan dari tasnya .
" Hei kalian bawa apa itu " kata Alea yang melihat buah mangga kecil karena bau nya. sangat harum
" Itu buah kasturi Al adannya hanya di kalimatan . Apa kau pernah memakannya coba saja kalo mau " kata Yuna yang mengambilnya . Dari tumpukan makanan yang dibawa Meri.
__ADS_1
" Aku tahu nya disini minyak kasturi bukan buah kasturi " kata Alea bingung.
" Nah ini buahnya kau coba saja Nanti ketagihan " kat a Alea.
" Tapi jangan dihabiskan ya , aku masih mau makan nya " kata Meri
"' Dih .... pelit amat orang Alea juga cuma mau nyicip satu doang kok " kata Yuna.
Lalu Alea pun mencobanya yang membuatnya ketagihan .Karna rasanya enak. Membuat Meri langsung meraup nya dan memasukan nya kembali kedalam tas. Dan menyimpannya .
" Mana kok habis " kata Alea heran.
" Hahaha....... Yuna yang melihat Alea yang bingung pun tergelak . Apalagi Meri tampa berdosa membiarkan Alea bingung sendiri. Karna kasturinya d simpan Meri . Lantaran Yuna mengatakan mereka tak boleh makan makanan dikota itu. Dan itu cadangan makanan mereka.
" Ih..... kok habis Yun. " kata Alea
" Besok beli lagi aja dipasar ya sekalian ngantar kita pulang " kara Yuna
" Ok...... aku ikut pulang ya " kata Alea
Menatap Yuna yang mengangguk kan kepalanya
Sedangkan dikamar. Aldi gelisah mondar mandir karna kehadiran Yuna membuatnya shock berat. Bagaimana tidak kalo Alea sering meminta ingin pulang. Dan Aldi takut
" Ya Allah apa dia akan mengambil istriku " kata Aldi sedih. Sambil sesekali menatap pintu berharap Alea kembali kekamar.
Cek lek....
" Alea ...." kata Aldi yang langsung memeluk istrinya itu erat
" Abi kenapa , kok sedih " kata Alea kaget melihat wajah suaminya itu sedih. ..Bahkan mata nya berkaca kaca karna takut kehilangan Alea. wanita yang kini ia cintai.
" Jangan pergi ya apa teman mu membawamu untuk pergi " kata Aldi lirih.
" Ya ampun ngak sekarang bi , mereka masih disini kok " kata Alea yang lalu menangkup wajah Aldi yang terlihat sedih .
" Tapi .....
" Dengar Alea sayang abi. Kalo pun aku pergi pasti Alea akan kembali " kata Alea yang lalu mencium pipi suami hantunya itu
Yang membuat Aldi terharu mendengar ucapan Alea. Lalu mengurai pelukannya
__ADS_1
" Kau berjanji " kata Aldi menatap dalam Alea. wanita manusia yang slalu jadi belahan jiwanya itu.
" Mhem...... aku janji tapi izin kan aku pulang sebentar bertemu ayah dan ibuku ya bi " kata Alea yang menatap manik mata Aldi. Karna Alea juga mulai mencintai suami hantu nya itu yang baik dan penyayang
" Ya...... " Kata Aldi lalu memeluk Alea dan menciumnya .
" Jangan menangis " kata Alea yang menghapus air mata yang menetes di pipi suaminya itu. Dan membalas mengecup bibir suami hantu tampan nya.
Kedua nya pun saling menatap dan Aldi mengedong Alea ke atas tempat tidur nya dan kedua nya memadu cinta malam ini dengan suara hening.
********
Seperti biasa Alea menyiapkan pakaian suaminya untuk pergi kemasjid . Sedangkan Yuna dan Meri baru bangun ketika lamat lamat mendengar suara adzan dari kejauhan .
" Sudah subuh Mer , ayo sholat " kata Yuna yang lalu beranjak dari ranjang menuju kamar mandi dan berwudhu.
" Masyaallah indahnya , kamar mandinya saja sebesar kamar kost an ku " bathin Yuna yang melihat kamar mandi yang bersih dan rapi. Lalu berwudhu
Meri pun ikut beranjak dari ranjang dan berwudhu . Dan mereka pun sholat bersama.
Setelah selesai keduanya keluar dari kamar dan mendengar suara dari arah dapur.
" Apa Alea sudah bangun ?" kata Meri
" Sepertinya begitu yuk lihat " kata Yuna yang lalu melangkah kearah dapur Dan benar saja Alea sedang memasak untuk sarapan pagi.
" Alea ..... " panggil Yuna sambil melihat dapur Alea yang rapi dan bersih.
" Masyaallah ini rumah benaran bagus banget Al, bagaimana kalian bisa punya rumah sebagus ini. dapurnya aja bersih
dan rapi juga moderen " kata Meri melongo karna mengagumi tiap sudut rumah Alea .
" Apa kau betah tinggal disini Al ?" kata Yuna.
" Ya begitulah disini aku hidup tenang Yun, juga tak ada mulut nyinyir dan lagi tak pernah mendengar omongan miring karna disini warga sibuk masing masing dengan urusan sendiri dan mereka juga ramah " kata Alea.
" Syukurlah kalo kau betah ,tapi apa kau tak rindu dengan bapa ibu. ?" tanya Alea lagi sambil duduk dimeja makan .
" Aku rindu Yun, makanya aku mau ikut kalian pulang dan aku sudah minta izin pada suamiku " kata Alea.
" Apa dia mengizinkan mu " kata Yuna
__ADS_1
" Iya tapi aku berjanji akan pulang lagi kesini " kata Alea
" Hah ........" kata Yuna melongo. Namun tak bisa berkata apa pun ..