
Malam pun berlalu dengan cepat Malik terbangun ketika jam 03 40 lalu sholat sunat dan subuhan di masjid . Setelah itu Malik bergegas membawa semua kue titipan Yuna ke mobil di bantu abah dan Alan Dan tak lupa membeli lontong pesanan Yuna lalu menutup semua barang Dengan terpal termasuk pisang emas pemberian abah dari kebun
Setelah selesai Malik pun berpamitan pada umah dan abah bersamaan Alan .
Yang datang membawa pesanan nya
" Bang ini titipan nya yang ini buat umah " kata Alan Karna Malik juga membelikan buat umah dan abah
" Yang buat mu mana suf " kata Malik
" Nih bang yang plastik kecil " kata Alan mengangkat kantong plastik nya
" Ya sudah umah abah pamit uang buat umah Malik taruh di bawah bantal di kamar umah ya Ini buat lho suf trimakasih sudah bantu ana " kata Malik
" Wah ngak kebanyakan nih bang " kata Yusuf jujur karna dapat 200 ribu .
" Satu nya bisa buat emak mu lan " kata Malik tersenyum
" Ya bang trimakasih banyak ,kalo butuh bantuan siap membantu " kata Alan
" Ya.... sudah ya, bah umah Malik pulang dulu Lan abang pulang titip salam buat emak mu ya " kata Malik
" Ya bang nanti Alan sampaikan " kata Alan tersenyum
" Assalamualaikum " kata Malik
" Walaikum salam " jawab abah dan umah juga Alan .
" Ya sudah bah umah Alan pulang dulu ya " kata Alan pamit
" Eh..... tunggu sebentar lan " kata umah bergegas masuk rumah Lalu keluar lagi membawa plastik kotak kue dan pisang satu epek Dan memberikan nya pada Alan
" Nih bawa pulang " kata umah
" Wah banyak banget umah rezeki anak sholeh ini " kata Alan
" Ya emang sudah rezeki mu nak , sana cepat pulang Mumpung para tetangga belum pada lihat " kata umah pelan
" Ya umah abah Alan pamit ya assalamualaikum ." kata Alan yang bergegas pergi karna pagi pagi sudah ketiban rezeki
" Walaikum salam " jawab umah dan abah yang lalu masuk rumah setelan Alan pulang
" Abah mau sarapan sekarang " tanya umah
" Ya umah " kata abah .Yang lalu menuju dapur dan duduk dimeja makan sambil menunggu umah menyiapkan nya.
Sedangkan Yuna mengendong bayi Ulya ketika pintu depan di ketuk seseorang .
Aziz yang mendengarkan nya bergegas menuju luar dan membuka pintu .
__ADS_1
" Assalamualaikum " kata Malik
" Walaikum salam abi .... " kata Aziz senang melihat abi nya pulang .
" Kak Aziz tolong panggilkan Mikha dan Anis untuk membawa barang masuk " kata Malik menyuruh Aziz
" Ya bi " kata Aziz yang berlari memanggil Mikha dan Anis
" Bibi.......bibi......!!!" teriak Aziz
" Astaga tuan ada apa " kata Mikha
" Disuruh abi bawa barang masuk " kata Aziz. Yang lalu kembali lagi .ke teras
Sedangkan Yuna yang tahu Malik pulang pun bergegas ke depan Dan lalu membantu Malik sambil mengendong Ulya dan membawa kantong plastik lontong kedapur . Sedangkan Malik membawa pisang emas setandan titipan abah pesanan Yuna .Yang membuat Ulya ingin mengambil nya karna melihat warna kuning nya yang cantik
" Ya de sebentar umi ambilkan , nis kuenya masukan kedalam kamar tamu dulu ya , nanti kita bagikan sore " kata Yuna bergegas menaruh bayi Ulya di karpet .
" Ya nona " kata Anis Yang bergegas keluar membantu Mikha mengangkat kotak kue yang hampir 70 kotak itu .
" Bi , apa ini pisang yang di kebun " kata Yuna
" Ya umi, itu sudah matang cantik ya warnanya " kata Malik
" Abi Aziz mau ini " kata Aziz membawa sekotak kue di tangan nya
" Ya sini nak di potong kan umi , de Ulya pisang nya kita cuci dulu ya " kata Yuna yang mencuci kulit pisang lalu mengupasnya dan memberikan untuk bayi Ulya duduk tenang di ruang tengah
" Ya sebentar umi potong kan " kata Aziz mencium adik nya gemas .
Yuna pun lalu membawa pisau pemotong kue Dan memotongnya pelan pelan Yang lalu di ambil Aziz dan Ulya
" Eh ade kok ikut juga apa pisang nya sudah habis " kata Yuna
" Bis nak , kata Ulya tersenyum sambil memakan kue .
" Ya ampun dinda itu ade kok ikut makan kue " kata Malik kaget
" Abi ngak usah kaget pisang aja abis apa lagi kue " kata Yuna Yang membuat Malik mengeleng kan kepalanya
Yuna bukan tak tahu kalo bayinya itu sudah bisa makan seperti Aziz dan berjalan kesana kemari mengikutinya
Yang membuatnya harus mengawasi bayi ajaib itu Karna sudah mulai usil
Dan menganggu Mikha dan Anis
" Ya ...... asyik nih ya ngak bagi bagi " kata Alea yang nongol bersama Aldi
" Hai ...Al....tumben pagi pagi sudah kesini " kata Yuna kaget
__ADS_1
" Pagi ustad " sapa Aldi
" Pagi bro mau ngantor " kata Malik basa basi
" Ya ustad, nih Alea kangen katanya jadi ana antar kesini sekalian " kata Aldi
" Azzam kangen sama de Ulya Yun " kata Alea yang lalu menurun kan Azzam dari gendongan nya lalu bergabung makan kue dengan Aziz dan Ulya .
" O.....pantasan ya senang banget " kata Mikha yang masuk membawa kue yang berbeda dari mobil
" Yang ini bagaimana nona " kata Mikha
" Oh itu buat makan kita sini .potong potong .Yang satu untuk Alea nanti dibawa pulang ..Dan tambahkan satu yang coklat " kata Yuna yang lalu memotong kue bingka kentang kesukaan nya dan juga Malik
" Bro ayo sarapan sini biarkan mereka, Dinda abang juga mau kue yang itu " kata Malik
" Nis , ambilkan piring dua buat tuan " kata Yuna Dan Anis pun mengambil piring Lalu diisi Yuna dengan kue yang lalu ditaruh untuk Aldi dan tuannya .
Setelah itu Anis pun bergabung memakan Kue Sedangkan Mikha membuatkan teh untuk Alea dan Yuna juga untuk mereka berdua.
"' Wah ini lontongnya enak ustad apa bikin sendiri " Kata Aldi yang jarang makan lontong ikut makan dimeja
" Ya di , tapi tetangga yang bikin " kata Malik
" Oh ya tetangga sini " kata Aldi kaget karna setahunya tak ada makanan jin pake lontong ikan gabus
" Tetangga umah " kata Malik
" O..... " Kata Aldi dengan mulut membulat Sambil kembali menyuap makanan nya .
Di karpet para wanita duduk santai bercerita sambil makan Di tambah celotehan 3 bocah yang membuat mereka tertawa bersama .
" Astaga pasti slalu heboh " kata Malik
" Belum ustad kalo yang lain datang tuh paling sebentar lagi " kata Aldi tertawa
Di jalan 3 orang bumil lagi ribut karna mobil Helen mogok dan mereka terpaksa menunggu Mekanik mobil datang dan tak lama menunggu mereka bertiga pun lega Karna mobil bisa diperbaiki
" Abi....abi, jangan lama ya kami lapar nih " kata Helen menuju perutnya Karna tadi ia hanya sarapan sedikit
" Ih pake drama lho len kasihan abi nya buru buru kerja " kata Ani
" Shut..... ngak usah berisik deh Yang penting cepat kelar " kata Helen
" Hahaha..... galak juga bumil " kata Ani tertawa
" Iya karna lapar ni " kata Helen yang kesal karna mobil nya mendadak mogok
Yang membuat jin mekanik pria itu mengeleng sekaligus tersenyum karna ia baru tahu Kalo ada hantu setengah jin di kota ini Mana pake rambut pirang
__ADS_1
Yang terlihat mengemaskan .