Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 362


__ADS_3

Selesai sholat Aziz bermain dengan Alif Sedangkan Malik pulang kerumah Karna Ia harus menemani Yuna


" Ustad " kata Ghani menyapa Malik yang berjalan pulang


" Tuan Ghani apa kabar beberapa hari ini Ana tak melihat antum " kata Malik


" Ya ana pergi keselatan ke padang 12 apa ustad pernah mendengarnya " kata Ghani


" Ya .... tapi tak terlalu tahu " kata Malik


" Ada urusan disana Tapi ana senang mendengar nona Yuna sudah melahirkan


lagi apa dia baik baik saja " kata Ghani .


" Ya....alhamdulilah dinda sehat " kata Malik tersenyum


" Apa dia tak terluka " kata Ghani bertanya


" Tidak sama sekali , alhamdulilah semuanya baik baik saja " kata Malik Yang memang melihat Yuna tidur pulas


Tadi subuh tampa terjadi apa pun


" Syukurlah jaga dia baik baik dan kami slalu mengawasinya . Sampai kan salam kami untuknya dan trimakasih berkat makanannya .Maaf Kami belum bisa kesana Karna pasti akan mengudang pertanyaan banyak orang " kata Ghani


" Tak apa tuan terimakasih, salam juga untuk Yang mulya dan ratu " kata Malik


" Ya ustad , sampai bertemu lagi kapan kapan silahkan.... " kata Ghani Yang mempersilakan Malik kembali berjalan pulang menuju rumahnya .


" Teimakasih assalamualaikum ." kata Malik tersenyum lalu pulang .


" Walaikum salam " jawab Ghani tersenyum.


Dirumah Yuna baru saja terbangun karna putranya menangis Dan Ulya berusaha mendiam kan nya


Oe .......oe...... oe .....


" Ya Allah nak ade kenapa sayang " kata Yuna menatap Ulya tersenyum


Ulya menujuk celana adiknya yang basah karna risih ia pun menangis


" Ya Allah maaf umi kesiangan maaf .ya de sampai bokongnya basah ya " kata Yuna yang lalu menganti popok bayi nya


Setelah selesai bayinya pun berhenti menangis Dan Yuna menyusui nya


Ulya pun ikut menyusu disebelah Yang membuat Yuna merangkul Ulya agar tak jatuh Karna ia berada di sisi ranjang


" De sebentar umi bergeser dulu ya biar kak Ulya ngak jatuh " kata Yuna lalu menggeser badan nya ketengah . Yang membuat dadanya terlihat jelas ketika Malik masuk Dan langsung menutup pintu lalu mengunci nya

__ADS_1


" Dinda kok..... itu " kata Malik menelan salivanya melihat dua buah melon besar


" Ya mau gimana bi, ngak lihat nih kiri kanan " kata Yuna manyun


" Hehehe.... iya ya, Kak Ulya mau ***** sama abi " kata Malik


Ulya hanya tersenyum melirik Malik Yang membuat Yuna tersenyum .Karna putrinya itu masih menyesap makanan nya dengan lahap


" Ya..... abi cuma nonton dong " kata Malik mengusap kepala kedua bayinya .


" Abi sarapan dulu aja sama Aziz ." kata Yuna menatap suaminya itu


" Sebentar sayang , biar abi rapikan buku nanti abi makan biar bisa bergantian menunggu si kembar " kata Malik yang mengusap kepala kedua anaknya Lalu merapikan bukunya Karna nanti sore mereka akan pulang kerumah abah .


***********


Dirumah Alea Aldi baru saja bangun karna Azzam membuat nya tidur larut malam tadi malam .Padahal tadi malam hujan sangat deras dan juga ada petir Karna Azzam ribut ingin melihat nya dari kaca jendela rumah.


" Eugh .......heh ......." lenguh Aldi membuka matanya


" Bi.... bi....." kata Azzam senang berlari Menaiki dada Aldi .Lalu duduk diatas nya


" Azzam sini nak kan abi baru bangun tuh gara gara Azzam ngajak abi tidur malam maka nya abi baru bangun " kata Alea .


" Biar kan sayang , Azzam mau bermain sama abi ya. Apa Azzam lupa petir nya


sangat besar tadi malam .Tapi kok jam segini masih belum tidur juga " kata Aldi


" Oh ...iya kan sabtu ya apa mau ikut kesana Ayo biar Azzam ngak bosan di rumah kita bisa ikut dan pulangnya besok " kata Aldi yang kini sudah bisa berubah jadi manusia sempurna .


" Aau ......" kata Azzam bertepuk tangan senang Karna abi nya ingin .mengajak nya keluar rumah


" Tapi kan Yuna masih belum sehat " kata Alea


" Kan masih ada Mikha dan Anis " kata Aldi menatap Alea


"' Ya sudah biar Al tanya Yuna dulu kalo boleh kita kesana , Tapi kalo ngak kerumah Helen aja " kata Alea


" Burhan biasanya ke rumah orang tuanya akhir pekan sayang .Masa kita kesana kan ngak ada orang " kata Aldi


" Iya tahu maka nya ini mau tanya Yuna dulu " kata Alea


Alea pun bicara dengan telepati nya pada Yuna Dan Yuna mengiyakan saja Karna Malik mengizinkan nya Toh sekarang rumah mereka cukup besar jadi tak masalah anak anak bermain di dalam rumah atau di kebun Dan mereka akan pulang nanti siang setelah sholat zuhur .


"Bi boleh , kita belanja dulu yuk kekota baru mumpung belum berangkat " kata Alea


" Ya ber siaplah sepulang dari pasar kita langsung kesana " kata Aldi

__ADS_1


" Ya bi " kata Alea yang lalu bersiap siap untuk pergi kepasar lalu kerumah Yuna dan makan siang disana


***************


Di kairo Nurul sedang memasak sendiri di dapur sedang kan Amar .pergi di temani Yusuf Yusuf sebenarnya .ingin mengajak sang istri untuk menemani Nurul Tapi karna lagi hamil muda ia pun tak mengajaknya karna takut muntah muntah sembarangan .


" Kok sepi ya , masa sih rumah sebesar ini ngak punya pelayan satu pun " kata Nurul yang bingung.


" Aku harus bagaimana bingung ngak bisa masak , masa abang beli terus kan ngak enak " kata Nurul duduk sambil melihat resep masakan di google .


Cukup lama ia duduk di dapur seorang diri Sampai terdengar suara langkah .kali di teras taman seperti orang berlari dan Nurul pun penasaran


" Siapa ya " kata Nurul berteriak membuat dua jin itu kaget


" Astaga bukan nya ngak ada orang kenapa ada suara wanita . Kan Arjun dan Arjan sedang menemani ustad Ali " bisik jin itu pelan


" Iya coba kita lihat , kalo dia orang asing kita kerjain saja " kata kedua jin itu menghilang dan mengawasi Nurul


" Dia wanita " kata teman nya


" Ya lihat sepertinya ia tamu yang menginap " teman jin satunya mengetuk ngetuk pintu kamar Yang membuat Nurul berbalik menuju pintu kamar. yang terdengar seperti di ketuk


" Hi.....kok ngak ada orang " kata Nurul Yang melihat sekeliling nya Dan


" Aaa........teriak Nurul melihat kepala nongol di balik gorden dan cepat berlari keteras depan sambil membaca ayat kursi komat kamit dan bersembunyi di belakang sofa


" Ya Allah apa itu " kata Nurul yang berusaha menenangkan diri Lalu ia kembali ke dapur Dan tak ada lagi kepala yang nongol


" Ya allah itu hantu atau jin " batin Nurul


duduk sendiri sambil menghubungi .Amar Tapi tidak tersambung


" Yah kok.....dialihkan sih bang, ayo angkat " kata Nurul bicara sendiri menunggu ponsel Amar kembali aktif


Sedangkan Amar dalam perjalanan pulang


kerumah Namun di jalan mobil mereka . di hadang orang tak dikenal


" Woi .....turun " kata seorang pria yang menghadang mereka mengira ustad Malik


Amar pun turun bersama Yusuf dan menatap keempat pria yang menghadang mereka Lalu saling padang dengan Yusuf


" Siapa kalian , Apa maksudnya kalian menghadang kami .." kata Amar yang tidak


takut sama sekali


" Di bukan ustad Malik " kata salah satu pria itu .

__ADS_1


Yang membuat tiga teman nya saling pandang Dan kembali masuk mobil lalu pergi begitu saja meninggal kan Amar dan Yusuf yang bingung Melihat empat pria itu tampa pamit


.


__ADS_2