
Malam itu setelah selesai bercanda dan bercerita. Tamu Yuna semua nya istirahat ke kamar dan begitu juga dengan Yuna dan Malik .
" Capek ....." kata Malik bertanya menatap Yuna .
" Ngak bi, dinda senang walau mereka cuma bertamu satu hari Tapi aku senang " kata Yuna tersenyum .
" Ya syukurlah " kata Malik lalu memeluk istrinya .
" Abi....apa besok dinda boleh ikut jalan jalan dengan teman teman " kata Yuna
" Ya abi mengizinkan Tapi apa di bolehkan ikut rombongan Ingat jangan sampai lelah ya " kata Malik .
" Pasti boleh kok bi " kata Yuna Lalu memeluk suaminya .
" Ya boleh , tapi bilang kalo lelah biar abi jemput ya " Kata Malik sambil memeluk Dan mengusap rambut Yuna pelan dan mencium keningnya .
" Ya bi " jawab Yuna
" Tidur lah kan besok bisa di antar Arjan dan Arjun" kata Malik
" Ya bi , sekalian bisa beli oleh oleh untuk mereka besok ." kata Yuna menatap Malik
" Ya tapi ingat hati hati " kata Malik lalu memeluk Yuna Dan tak lama akhirnya keduanya pun tertidur
********
Malam terasa dingin Burhan terbangun ketika merasa kan hawa aneh.
" Ada apa ini " kata Burhan yang terbangun Lalu beranjak dari tempat tidur Dan lalu keluar dari Kamar. Dan melihat keluar jendela.
" Astagfirullah "kata Burhan yang mengintip para ratusan setan melewati teras rumah Yuna .Yang membuatnya bergidik ngeri .
" Mereka setan setan kafir Ada apa mereka berbondong bondong pergi kesana "kata Burhan Yang lalu mengintip lagi Dan melihat para setan masuk rumah di pojok jalan.
Sedangkan Yuna juga ikut terbangun karna hawa panas terasa masuk dalam rumahnya. Lalu duduk ingin beranjak dari tempat tidur
" Mau kemana ?" kata Malik melihat Yuna bangun
" Abi.. abi merasa hawa panas ngak Rasa nya aneh " kata Yuna .
Malik pun lalu bangun dan beranjak .Sini dekat abi jangan jauh jauh " kata Malik Yang mengandeng tangan Yuna lalu keluar dari kamar. Hawa panas memang terasa. Dan ketika kedua nya menuju pintu Burhan sedang duduk seorang diri.
" Han ....lagi apa ." kata Yuna
" Yuna ,ustad " kata Burhan kaget.
__ADS_1
"Aku melihat para setan dan hantu sedang berbondong bondong Menuju sebuah rumah besar dipojok sana ustad Maka nya hawa panas nya sampai terasa " kata Burhan
"Bi memang dipojok sana rumah siapa ?" kata Yuna .
" Entah lah abi juga tidak tahu " kata Malik Yang tak ingin istrinya itu tahu banyak dan penasaran. Karna kemaren Malik sudah di beri tahu seorang ustad yang tinggal di komplek lingkungan itu Kalo para setan senang berkumpul dirumah itu
Sebenarnya Malik sudah tahu kalo rumah besar itu milik seorang Yahudi mesir yang sering ikut dalam sekte satanic .Keturunan orang orang mesir Yang tak menganut agama muslim. Dan itu sudah menjadi rahasia umum untuk daerah itu. Karna memang ada kejadian kejadian aneh diluar nalar. Yang membuat para tetangga takut Dan memberitahu Malik untuk berhati hati
" Ya sudah ayo tidur lagi " kata Malik
" Iya ....aku juga ingin kembali kekamar " kata Burhan Yang lalu kembali kekamar
" Dinda ayo " kata Malik mengandeng tangan Yuna . Namun Yuna penasaran dengan bau yang terasa menyengat setelah itu hawa panas pun menghilang.
Malik yang mencium bau tak sedap menyengat di hidung langsung bergegas mengendong Yuna masuk kamar. Dan lalu menguncinya. Lalu keduanya sholat tahajud berjamaah dua rakaat.
Pagi nya semua berkumpul dimeja makan Karna Mikha dan Anis sudah menyedia kan semuanya dengan cepat.
" Hari ini kita mau kemana ?" kata Yuna
" Kita ke pusat kota saja atau lihat lihat taman gimana. Nanti sopir yang akan mengawal kita Kan kita bawa dua mobil " kata Alea
" Terserah kalian saja, aku ikut karna memang tak tahu mau kemana Tapi abi ngak bisa ikut karna harus mengajar " kata Yuna.
" Ya kalian bisa jalan jalan sepuasnya dua sopir cukup kan untuk mengantar, maaf tak bisa menemani kalian " kata Malik
" Tak masalah toh agar kalian aman " kata Malik Yang ingin pergi dengan motor nya .
Sedangkan Diluar Arjan dan Arjun bingung merasa kan hawa tak enak. Karna bau tak sedap masih menyengat di hidung mereka berdua.
" Ih mereka keterlaluan bagaimana bisa pemuja setan di tinggal wilayah tempat ini ." kata Arjun
" Mana ku tahu " kata Arjan
" Apa kita lihat kesana ?" kata Arjun .
" Ngak usah kita tunggu saja mereka lewat " kata Arjan Dan benar saja ada beberapa setan lewat di depan pintu gerbang rumah Yuna.
Sedangkan Yuna mengantar Malik sampai ke garasi mobil lewat pintu samping
" Abi hati hati ya di jalan , apa diantar saja bi nanti pulang nya biar dijemput ya " kata Yuna.
" Kan kalian mau jalan jalan" kata Malik
" Iya bi, tapi kan belum siap siap juga kok, Ya abi di antar saja Nanti pulang telpon dinda untuk di jemput " rengek Yuna
__ADS_1
" Baiklah " kata Malik yang lalu meminta Arjun untuk mengantarnya.
" Jun hati hati bawa tuan ya " kata Yuna
" Baik nona " kata Arjun..
Di meja makan Aldi sedang ngobrol dengan Burhan dan juga Jafar sedang kan para wanita kembali kekamar untuk berhias.
" Apa mereka pemuja setan hingga bau bangkainya sampai sini ." kata Aldi
" Entah lah tapi memang tadi malam para setan datang kesana .Yuna dan ustad pun ikut bangun karna merasakan hawa tak enak " kata Burhan
" Gila jaman moderen begini mereka percaya dengan setan. " kata Jafar
" Lah karna jaman moderen begini banyak orang jadi teman dan pemuja setan . Makanya banyak manusia yang kelakuan nya seperti setan " kata Aldi ikut menyela
" Benar juga ya kan jaman edan , kita dulu ngak kaya gitu ya Al , hidup jadi orang normal normal saja Dan lagi ngak aneh aneh " kata Jafar
" Iya kan kita manusia biasa dan masih waras ngapain memuja setan hi...... seram " kata Aldi.
" Hahaha ...... kalian ini lucu padahal kalian hantu Tapi malah takut sama setan " tawa Burhan.
" Hei...... kami hantu baik bukan setan dan lagi kami bukan memuja setan begituan " kata Jafar protes.
" Iya ...kita kan hantu muslim " kata Aldi
" Hei .... sudah ayo siap siap ....kita kan mau pergi ayo kumpul didepan " kata Laras
" Iya sayang tumben kamu pake lipstik merah hari ini " kata Jafar
" Biar cantik bi , kan mau jalan jalan ke pusat kota Dan aku tak mau terlihat pucat " kata Laras.
" Hahaha .... baru ini aku lihat ada hantu hantu gaul di , kan biasa nya kalem " tawa Burhan sambil menyindir.
" Dih .... kaya istrimu tak hantu saja han, Tuh Helen lebih merah lipstick nya ." kata Laras menunjuk Helen yang menghampiri Burhan Dan Burhan hanya tersenyum pada
Helen
" Cantik ngak bi " kata Helen
" Cantik tapi tuh bibir kenapa .kaya habis makan darah saja " kata Burhan . Yang membuat semua Yang ada disitu tergelak .
" Abi kok gitu sih " kata Helen cemberut
" Ish......ish ... kok cemberut sih kan abi bercanda " kata Burhan yang merangkul Helen karna ia sengaja mengoda istri nya
__ADS_1
.
'