
Malik mengajak Yuna memutari kota kairo kedua nya mampir di kedai kedai makanan
Ketika Yuna ingin membelinya karna ingin mencicipi nya Dan ketika menjelang magrib keduanya sholat di masjid yang tak jauh dari jalan .
" Dinda ngak pa pa kan sholat disini " Kata
Malik.
" Ya bi " kata Yuna yang lalu bergabung dengan kaum hawa untuk sholat magrib Dan Yuna cukup kaget ketika ia berbalik di sebelahnya ada penampakan Jin wanita yang ikut sholat
Namun Yuna pura pura tak melihatnya karna Yuna tak mungkin bicara di tengah banyak orang . Jin wanita itu terlihat tinggi besar dan cukup cantik .
" Ya Allah lindungi hamba mu ini " kata Yuna.Lalu membaca sholawat dan ber zikir sebentar .
" Ah bodoh aku tak bisa melihat nya " guman jin itu menggerutu sendiri sambil cemberut lalu duduk berzikir sangat nyaring yang membuat Yuna terusik .
" Maaf bisa kah pelan kan suara nya sedikit " kata Yuna . Yang membuat Jin wanita itu kaget .Lalu menengok wajah Yuna yang juga kaget Ketika membuka matanya .
" Astagfirullah aladzim " kata Yuna mengusap dada nya terkejut karna wanita Jin itu mengejutkannya
" Kau bisa melihat ku, maaf aku sedang belajar Tapi aku belum bisa melihat hal hal gaib dan kehidupan ciptaan Allah " kata Jin Wanita itu .
Yuna tersenyum Apa kau ingin dapat melihat Kasyf hissi ( melihat yang terdinding ) dan Kasyf maknawi( menyikapi lautan keindahan sifat sifat Allah ) dengan mata batin mu Maka baca lah ihdinasirotal mustaqim 7x setiap selesai sholat wajib dan sholat sunnah insyaallah kau akan bisa melihatnya ." kata Yuna melipat rukuh nya Sambil tersenyum lalu beranjak dari tempatnya dan keluar ke halaman masjid. Menunggu suami nya .
" Astaga apa ia menguasai ilmu laduni " bathin Jin itu melihat Yuna yang di gandeng seorang pria.
" Pasti itu suaminya Pantas saja dia pintar kalo suaminya seorang ustad "guman Jin wanita itu lalu duduk melanjutkan latihan nya. Sambil menghafalkan surat surat pendek
" Astaga...... kenapa aku tak bertanya padanya saja tadi " kata Jin wanita menepuk jidat Yang sedang belajar karna ia belum bisa menghilang dan terbang layaknya Jin lain .
Sedangkan Yuna dan Malik naik motor menuju pulang ke apartemen mereka.
" Apa dinda senang hari ini " kata Malik
" Ya bi makanannya memang terasa aneh Tapi nanti dinda pasti akan terbiasa memakan nya " kata Yuna yang memeluk pinggang Malik erat Dan menyandarkan kepalanya di pungung Malik.
" Ya pelan pelan saja ya. kita sekalian kepasar ya . Biar dinda bisa memilih sendiri bahan bahan memasak Yang masih segar " kata Malik Sambil mengenggam erat tangan Yuna wanita kesayangan nya itu.
" Ya bi dinda ingin tahu pasarnya juga " kata Yuna senang.
Kedua nya pun menuju pasar Yang terlihat ramai karna memang ada pasar sore dan malam Saat orang pulang kerja. Mereka bisa sekalian mampir .Karna di pagi hari orang orang sudah kembali sibuk berangkat bekerja . Tidak seperti di indonesia pasar tradisional pasti sudah tutup kalo di sore hari. Kecuali dini hari
__ADS_1
" Ayo tuh ,sayur nya bagus bagus ada buah juga " kata Malik yang mengandeng istrinya menuju para penjual sayur dan buah juga daging dan telur.
Yuna pun membeli kebutuhan memasak sesuai seleranya dan juga bumbu dapur
Tak lupa Yuna membeli buah, daging dan telur juga sayur yang mereka butuhkan.
Malik yang melihat istrinya itu memilih milih tersenyum senang sambil menemani Yuna sesekali menawar harga .
" Abi apa ini sudah cukup " kata Yuna yang dapat daging kwalitas bagus.
" Ya jangan terlalu banyak nanti kulkas kita penuh " kata Malik tersenyum karna yuna membeli telur dan brokoli cukup banyak . Setelah semua komplit keduanya pun pulang dengan banyak membawa belanjaan
***********
Di dunia lain Alea baru saja habis mengajarkan Helen mengaji ketika Aldi pulang.
" Lah masih disini tadi Burhan langsung pulang " kata Aldi
"Iya di , nanti paling kesini nya sehabis magrib atau sholat isya " kata Helen.
" O gitu ya " kata Aldi mangut mangut
" Apa abi mau makan sekarang " kata Alea bertanya
" Ya bi " kata Alea Yang lalu mengajak
Helen untuk makan Agar malam nanti mereka tak makan lagi .
Keduanya mengambil piring dan mengisi nya Lalu duduk tenang bersama Helen namun tiba tiba suara petir menggelegar .
Duar.......duar .....pyar pyar.
" Astaga ada apa bunyi petir sangat nyaring berbunyi " kata Helen kaget
" Entah lah seperti nya akan hujan lebat malam ini . Kalo nanti Burhan tak datang menjemput mu Menginap disini saja ya len " kata Alea
" Ya .... " kata Helen yang juga takut .Lalu menyuap makanan nya lagi. Setelah selesai
mereka bertiga sholat magrib di rumah karna hujan lebat sedang turun .Membuat Helen takut Begitu juga Alea Yang trauma mengingat hujan petir pada kecelakaan yang terjadi di hutan angker
Di tengah hutan sebuah mobil sedang melesat cepat untuk keluar dari hutan Karna hujan makin menguyur lebat Membawa dua orang gadis muda yang bertugas kerja ke pendalaman menuju perusahaan tempat mereka bertugas.
__ADS_1
" Awas pa jalan nya licin " kata Ani dan Erna teman Yuna dan Alea . Teman sekantornya dulu Yang sedang di tugaskan
sang bos besar untuk mengaudit data perusahaan cabang .Yang sudah 3 bulan ini tak ada laporan.
Pyar ......pyar........
" Ya ampun petirnya mengerikan " kata Ani
" Ya hujan nya lebat Ayo pa lebih cepat hutannya menyeramkan " kata Erna. Dan mobil pun melaju cepat . Namun ketika sampai dipinggiran hutan mobil tiba tiba miring .
" Aaa ........ pa, ada apa ?" kata Ani berteriak
Brak ... brak ......mobil pun oleng dan tergelincir .
Brak .........mobil menabrak sebuah pohon besar dan Ani yang masih sadar bergegas turun karna Erna pingsan karena kaget .
sedangkan dua pria didepan juga tak bersuara lagi yang membuat Ani ketakutan.
" Ya Allah tolong aku " kata Ani panik ketakutan apa lagi teman temannya tak bergerak. Yang membuat Ani akhir nya ikut pingsan dan tergeletak di pinggir mobil
*********
Di apartemen Malik Yuna sedang menyiapkan meja Untuk makan malam Untuk mereka berdua dan menata semua makanan nya dengan rapi .
Namun tiba .....tiba......prang .....
" Astagfirullah aladzim " kata Yuna kaget yang menyenggol gelas hingga jatuh .Lalu Yuna pun bergegas mengambil serok dan sapu untuk membersihkan nya.
" Ya Allah ada apa ini .Mudahan tak ada apa apa " kata Yuna yang kepikiran sang kakak dan keponakan nya di kalimatan
" Ya Allah lindungi mereka ya rabb " kata Yuna membaca alfatihah dan ayat kursi untuk sang kakak dan keponakan nya
" Assalamualaikum " kata Malik memberi salam
" Walaikum salam abi " Jawab Yuna lalu tersenyum menghampiri suaminya itu
Yang melepaskan topi dan baju koko nya dikamar. Lalu memeluk suami nya itu dari belakang .
" Hei ....ada apa " kata Malik kaget karna tak biasa nya istrinya itu memeluknya dari belakang . Lalu Malik berbalik
" Ada apa " kata Malik
__ADS_1
" Tidak ada apa apa bi " kata Yuna berusaha tersenyum walau hati nya sedikit khawatir .
.