
Malik menatap wajah Yuna lekat. Yang terlihat tegang.
" Apa dia sudah pergi " kata Malik
" Hah...." kata Yuna menatap Malik .
" Naiklah " kata Malik yang membuka kan pintu untuk Yuna Sedangkan ibu dan Billa
Terdiam melihat apa yang dilakukan Malik pada istrinya itu
" Ayo umah naik " kata abah .
" Abah biar garasi nya terbuka tak perlu ditutup naiklah " kata Malik.
Yuna duduk dekat jendela mobil sedang umah diantara kedua gadis itu .Billa tersenyum kecut Ketika Malik memperlakukan Yuna dengan baik .
Mereka pun jalan jalan keliling kota dan belanja . Malik juga yang tak jauh dari Yuna memperhatikan istrinya itu melihat lihat gamis cantik.
" Apa kau suka ambil lah " kata Malik
Yuna mengeleng " aku hanya melihatnya saja." kata Yuna . Bukan ia tak.mau membeli tapi gamis yang dikoleksi nya saja sudah banyak belum ia pakai Dan Yuna berharap ketika ia pulang nanti bisa ikut pengajian lagi Setelah pulang ke banjarmasin
" Dia tidak tertarik Mal untuk menutup auratnya " sindir Billa.
Yuna menoleh ke arah Billa " Apa maksudmu " kata Yuna
" Seorang wanita sholehah menutup aurat nya untuk mendapatkan pria sholeh . Tapi kau sepertinya tidak perduli. " kata Billa.
" Oh begitu ya apa kau sudah sempurna atau sholehah. Atau kau berhijab hanya ingin menarik perhatian Malik .Dan apa Malik sudah tertarik dengan mu " kata Yuna Yang lalu menjauh dari keduanya..
jleb.
" Billa " kata Malik membuang nafas kasar nya.
" Jangan mencari masalah " kata Malik yang lalu menjauh dari Billa dan mendekati Yuna yang sedang bersama umah nya memilih daster. .
" Kau tak ingin memilih nak " kata umah
" Tidak umah Yuna sudah punya banyak " kata Yuna yang duduk sambil menunggu umah. Sedang Malik menemani abahnya .
Yuna duduk tenang menunggu sampai akhirnya Sesosok hantu duduk disebelah nya dengan wajah pucat yang membuat Yuna gelagapan Namun tetap tenang tak bergeming . Karena berusaha untuk tidak terlihat gugup . Dan pura pura tidak tahu . Walau bulu kuduknya sudah berdiri semua.
__ADS_1
Sedang kan Billa mendekati Malik . Yang sedang memilih sarung dan baju koko
" Ada apa Bil kau bisa memilih " kata Malik merasa tak enak didekati Billa apalagi ketika istrinya sedang . ngambek.
" Apa mata hati mu tertutup Mal , bagaimana bisa kau memilih istri yang seperti itu gampang emosi " kata Billa.
" Bil kau yang memulainya. Bisa kah kau tidak ikut campur. .Yuna adalah ladang pahalaku untuk membawanya hijrah." kata Malik . Yang memperhatikan Yuna melihat umah nya duduk tenang. Lalu mendekati istrinya itu dan berjongkok didepan Yuna.
" Apa yang kau lakukan .Mal " kata Yuna Yang tangan nya dipegang Malik dan terasa dingin.
" Ada apa kok tangan mu dingin sekali " kata Malik yang mengabaikan pertanyaan Yuna.
" Ada apa" kata Malik menatap istrinya lekat yang mengeleng karna disebelah nya Hantu itu melihat Yuna dan Malik.
" Yuna " kata Malik Yang lalu menggenggam erat tangan Yuna yang semakin gemetaran sampai Yuna pun mengeluar kan keringat dingin.
Malik yang menelisik wajah Yuna yang diam dan menghapus keringat dingin di dahi Yuna
" Umah ini dompet Malik bayarlah Lah nanti Malik akan membawa Yuna ke mobil dulu " kata Malik . Yuna pun tiba tiba limbung dan Malik langsung memeluk tubuh Yuna dan mengendong nya
" Malik ada apa " kata abah yang sudah selesai membayar dan umi juga.
" Yuna kurang sehat " kata Malik yang meninggalkan tempat itu dan melangkah menuju mobil sambil mengedong Yuna.
Sedangkan Yuna. " aku dimana " kata Yuna yang tubuh nya melayang layang diantara kabut putih ...
" Ya Allah aku dimana " kata Yuna yang melihat sekeliling nya Yang merasa ia melayang layang apa aku sudah mati .
" Yuna sudah Yun sadar Astagfirullah ada apa dengan mu Yun " kata Malik memeluk Yuna. .
" Kenapa Mal Yuna kenapa " kata Umah panik khawatir .pada menantunya itu.
" Umah tenang " kata abah yang membiar kan Malik memeluk Yuna dan menepuk pipinya Setelan membaca surat surat pendek.
Yuna yang bingung pun terdiam.. dan memejamkan mata nya Dan merasa kan hangat tangan seseorang yang mengengam tangannya dan...
" Ada apa dengan nya " kata Billa. menatap Malik memeluk istrinya itu yang lemas terdiam kaku.
" Ada apa nak ?" kata Abah menatap Malik yang memeluk Yuma .
" Dia sedang ditarik dan dibawa ke alam sebelah bah " kata Malik Yang tetap memeluk Yuna dan membacakan ayat ayat al quran di telinga Yuna .
__ADS_1
Yuna memejamkan matanya dan membukanya lagi Tapi masih terlihat berkabut lalu ia pun membaca ayat kursi Dan membacanya dengan khusyuk dan juga berzikir Karma lamat lamat ia mendengar orang membaca ayat ayat alquran..
Perlahan tangan Yuna kembali hangat dan Malik mengusap punggung Yuna dan perlahan
" Uhuk .....uhuk .... uhuk......batuk .Yuna tersadar Yang kepalanya berada dibahu Malik dan perlahan membuka matanya.
Malik hanya diam memeluk tubuh istrinya itu. Membiarkan Yuna sepenuhnya sadar. Umah dan abah menatap keduanya.
" Malik " kata Yuna kaget yang lalu mendorong tubuh Malik dan terduduk sendiri.
" Ada apa " kata Malik menatap wajah yuna sudah sadar dan tersadar di jok mobil .
" Hantu itu membawa ku kerumahnya. Tapi aku tak.mau . aku melayang layang diatas awan " kata Yuna mengatur nafasnya.
" Kau sedang menerobos lorong waktu " kata Malik yang menghapus keringat Yuna yang sebesar biji jagung .
" Aku..... " kata Yuna kaget menatap . Malik lekat yang duduk disebelah nya . Yang sadar berada .di dalam mobil Sedangkan tangan malik masih menggenggam erat tangan Yuna
" Yuna kau baik baik saja .nak " kata Umah.
.
" Yuna baik baik saja Umah " kata Yuna membenahi duduk nya .
" Mal pindah lah aku baik baik saja " kata Yuna ..Yang membuat Malik pun mengusap kepala Yuna dan mencium kening dan pucuk rambut Yuna .Yang membuat Billa membuang pandangannya kearah lain karna cemburu. Lalu turun masuk ke kursi depan di belakang kemudi mobil
Lalu umah pun masuk dan memeluk Yuna "syukur lah kau tidak apa apa nak " kata umah yang duduk disebelah Yuna
" Ayo naik kita cari makan " kata abah yang masuk kedalam.mobil
Malik pun menghidupkan mesin mobilnya lalu keluar dari halaman parkir dan menuju sebuah rumah makan padang
Yuna terdiam mengingat perlakuan .Malik padanya. Yang hanya di diamkan umah dan abah yang membuat nya bertanya tanya.
Apa mungkin yang dikata Malik benar kalo ia adalah istri Malik Yang setahu Yuna Malik tak menyentuh orang yang bukan muhrim nya Lalu Billa.....
" Ayo turun nak , kita makan dulu sehabis itu kita mengantar Billa pulang ke kost nya " kata umah membuyarkan lamunan Yuna.
" Iya umah " kata Yuna Yang lalu ikut turun dan berjalan masuk ke dalam rumah makan .
Yuna melirik sekilas raut wajah Billa yang tak terlihat ceria. Lalu Yuna pun diam ketika pelayan rumah makan menanya kan .Apa yang mereka pesan .
__ADS_1
" Yuna ......panggil seseorang " membuat Yuna menoleh.
" Siapa....??" tanya Malik menatap Yuna