Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 73


__ADS_3

Karya dan Rustam menoleh kearah suara namun tak terlihat apa pun ..Lalu keduanya kembali menunggu kekamar ..


" Aduh..... gimana sih Yuna main hilang aja kita tinggal atau di tunggu nih " kata Karya .


Tunggu lah kang kasihan dia , pasti dia tadi malam masih dijalan .. Dan paling dia juga ngantar tuh anak yang tadi malam kang " kata Rustam .


"' Ya aku gerti pasti dia lambat karna anak itu " kata Karya .


Lalu keduanya pun duduk tenang dikamar memutuskan menunggu Yuna kembali


Sedangkan di bawah pohon Sesosok mahluk hitam yang mengikuti Yuna dan Alea dari tanah jawa itu Meringis menatap kamar Karya dan Rustam .


" Kita harus berhasil mengambil raga gadis gadis itu untuk tuan raja kalo tidak kita bisa mati " kata sosok lainnya.


Gr...... gr...... gr......


Disisi Lain Yuna memeluk Alea erat juga memeluk Helen dan Laras.


" Terimakasih sudah membawa kami kesini Yun, sepertinya kani aman disini " kata Laras .


" Ya Yun trimakasih ya kami bisa tinggal bersama Alea di sini ketimbang kami jadi hantu gelandangan " kata Helen Yang slama ini hidup kesana kemari Mencari tempat tapi tempatnya slalu digusur manusia Yang membangun rumah .


" Ya titip mereka ya Al " kata Yuna menatap Aldi .


" Ya " kata Aldi tersenyum


" Hei adik kecil nanti kau akan diantar om om ini pulang ya ..Ingat jangan percaya sama orang yang tidak sama sekali kau kenal " kata Yuna mengusap kepala bocah itu.


Bocah itu mengangguk dan mencium takzim tangan Yuna ...Lalu Yuna pun melambaikan tangannya untuk pergi. .


Yang di balas Helen Laras Alea Aldi burhan dan Jafar yang mengantarnya.


Ting.......Hap......


Alhamdulilah " kata Yuna yang melihat kantong yang dibawanya. Dan membuka nya.


" Hah ....emas lagi " kata Yuna kaget.


Yang pasti mendapatkan uang emas


dari Saranjana.


" Ya sudah kubawa saja, mungkin rezekiku " kata Yuna yang lalu menuju penginapan ..


Ceklek......


" Lah kok dikunci sih " kata yuna yang memutar gagang pintu kamar. Namun tak bisa terbuka. dan ia coba lagi tetap tak bisa .terbuka


Yuna pun lalu mengetuk kamar Karya dan Rustam.


Ceklek.....


" Yun Alhamdulilah akhir nya kamu pulang juga Kami sampai jantungan nungguin kamu Yun " kata Rustam


" Iya tuh sampai pemilik penginapan mengunci pintu kamar mu .Karna bilang kamu kabur " kata Karya menujuk pria yang duduk di kursi malas.

__ADS_1


" Ya sudah yuk pulang " kata Yuna lalu memberikan 6 keping koin emas untuk Karya dan 5 untuk Rustam


" Apa ini Yun.... masyaallah emas benar nih buat kita " kata Karya .


" Ya ayo kita pulang " kata Yuna yang memasukan kantong kain nya kedalam ransel dan lalu menggendongnya kembali


Lalu menuju tempat kasir penginapan.


" Bang nih bayar penginapan satu " kata kata Yuna melebihkan uang , nya.


" Eh....tapi "kata karyawan penginapan.


" Kamarnya dikunci saya tak bisa istirahat jadi hanya satu kamar kan ..Lain kali hormati tamu yang menginap " kata Yuna Yang menatap pemilik penginapan lalu pergi diikuti Karya dan Rustam.


" Dia....... bukan nya dia " kata pemilik ... . penginapan lalu menggosok mata . Karna pernah melihat Yuna di pasar .


" Kenapa bang " kata Karyawannya .


" Ah bukan apa apa " kata pemilik penginapan itu mengeleng Yang ingat Yuna pernah bersama Alea dan mahluk saranjana di pasar kota baru .Yang membuat nya bergidik ngeri.


Sedang kan Yuna kembali ke Banjarmasin bersama Karya dan Rustam. Dan selama perjalanan semuanya aman Tampa ada halangan apapun..Yuna sampai di rumah kakaknya bada Isya Lalu Yuna menyimpan. ranselnya dilemari pakaian Dan lalu mengunci nya Yang menyisakan beberapa keping Emas untuk dijual kepasar besok .


" Yun ada paket kemaren nyampe " kata kak Fatma pada Yuna.


" Ya kak mana sekarang " kata Yuna.


" Sebentar kakak ambil kan " kata Fatma yang berlalu menuju kamarnya .Dan kembali lagi memberikan Dus kecil pada Yuna. Yuna membukanya dan isi nya adalah Tas selempangnya yang isinya ktp dan segala macam kartu Atm dan uang nya. Yang dikirim Meri untuknya.


" Nih buat Farid ya kak " kata Yuna menyodorkan uang merah ratusan 5 lembar diatas meja .


" Ngak buat kakak simpan..." kata Yuna.


" Kamu mau kemana Yun , tumben pakai jilbab " kata Fatma menegur adiknya itu


" Mau ngaji ke toko 99 di sudi mampir pengajian guru bakrie " kata Yuna. .Yang ingat tiap sabtu di toko itu ada pengajian rutin Karna ia besok pagi ia sudah harus pulang .Ke jakarta .


" Tumben tuh anak rajin ngaji " kata Fatma.


" Assalamualaikum " kata Yuna memberi salam ketika hendak pergi.


" Walaikum salam " jawab Fatma Yang melihat adik tomboy nya itu mulai berhijab.


"' Astaga...... pasti karna di suruh sama ustad Malik tuh makanya berhijab " kata Fatma mengelengkan kepalanya..


" Yuna pun naik ojek ke pasar sudi mampir Lalu berjalan sebentar ketoko yang ia tuju. Di mana pengajian guru bakrie ramai di datangi para pengemar nya. karna majelis taklim nya menyentuh dan lucu.


" Yuna " kata seseorang menyapa Yuna dari samping ketika Yuna ikut berjubel duduk di antara ibu ibu pengajian .


" Kak Amah " kata Yuna .


" Hei .... tumben baru muncul hilang kemana aja " kata Nurjanah dan Helda teman asrama nya dulu .


" Hei .... kak Ida Nur, kalian sehat kan " kata Yuna.


" Alhamdulilah " sahut keduanya Yang lama tak bertemu . Karna mereka teman teman Yuna bila ikut pengajian . Bahkan Yuna sering ikut pengajian Sampai kampung sekumpul martapura kota intan itu .Menghadiri pengajian guru ijai Abdul ghani . Yang menyebab kan ia kenal wajah wajah ulama kalimatan.

__ADS_1


Usai pengajian Yuna pun makan makan bersama teman temannya di warung tak jauh dari pasar sudimampir.


" Masih di kerja di jakarta Yun " kata Nurjanah.


" Iya masih betah di sana " kata Yuna


" Lah sudah nikah belum " kata Kak amah


" Sudah lah nanti ku kabari bila suami pulang " kata Yuna.


" Wah ngak mengudang kita nih nikah " kata Helda


" Belum syukuran kok baru akad " kata Yuna.


" Lho kok bisa Nurjanah aja bikin pesta di gambut " kata kak Amah


" Lah orang kak ida aja di rantau aja pesta sama tuh " kata Nurjanah


" Hahaha .... waktu itu suami lagi cuti sebentar jadi ngak sempat bikin acara aku juga kerja " kata Yuna.


" Ya sudah santai Yun yang penting sah " kata kak Amah tersenyum.


" Aku duluan ya kak masih ada urusan ini biar aku yang bayar " kata Yuna yang membayar semua makanan yang mereka Makan .


" Wah banyak duit nih " kata Helda.


" Alhamdulilah pas ada rezeki " kata Yuna Lalu pergi dan meninggal kan teman temannya .Untuk menjual kepingan emas Yang ia bawa.


" Alhamdulilah " kata Yuna yang mendapat uang 200 juta Lalu membelikan perhiasan untuk dirinya dan kakak nya juga keponakan nya. dan juga membeli pakaian di pasar sudi mampir jenis pakaian syar,i dan juga jilbab untuk di pakai harian .


"' Ya Allah bantu aku buat hijrah " kata Yuna berdoa. Setelah selesai ia pun pulang dengan kembali naik ojek .


Namun tiba tiba ....


" Brak ...... ..brak.......brak .....


" Tiba tiba ...Yuna disambar sekelebat bayangan yang membawanya langsung pulang kerumah


" Astagfirullah.....Aladzim " kata Yuna kaget karna tiba tiba ada dikamar nya . Lalu menyimpan ranselnya kedalam lemari pakaian karna besok akan Yuna simpan di bank . Dan keluar memberikan perhiasan buat kak Fatma dan Faridah keponakannya .


" Ini buat kakak Yun " kata kak Fatma kaget


" Iya yang satunya buat Faridah " kata Yuna memberikan kotak perhiasan satu set untuk orang orang tersayang nya .Dari kalung anting dan cincin lalu kembali kekamarnya .Karna masih bingung.


"' Bismillah " kata Yuna yang ingin merebahkan tubuhnya


Sret......... sret....... Aaaaa ..... brak....


brak......


" Yuna .....yuna ada apa " kata Fatma berlari mendengar Yuna berteriak dan


" Tolong ....... tolong.......


.

__ADS_1


__ADS_2