
Rustam dan Karya saling pandang .Karna sepengetahuan mereka tempat itu tak mungkin bisa dijamah manusia biasa . Dan kalo pun ada orang yang bisa masuk. Jarang bisa kembali. Kecuali Mereka yang punya kemampuan khusus.
" Kamu serius yun, kamu cuma bercanda kan " kata Karya memegang kening Yuna.
" Panas ya, aku takut dia kena sawan " kata Rustam.
Sedangkan Meri hanya diam melihat interaksi ketiga temannya itu. Karna Meri belum tahu kemana mereka pergi .Yang ia tahu hanya menjemput teman Yuna yang tidak bisa pulang .Karna sesuatu alasan. Karna Yuna tak menjelaskan secara detail
Yuna hanya tersenyum..Karna Rustam dan Karya mengira dirinya kena sawan.
" Ngak Ya aku kesana niat baik ngak macam macam , emang kalian pikir aku mau ngapain ?" kata Yuna.
" Kami bukan meremehkan Yun, Kamu tahu sendirikan itu kota apa Dan bagaimana kami bisa percaya kalo kita ini manusia biasa " kata Karya.
"' Iya yun , lagi pula kaya aku ini ngak bakal bisa masuk kesana , sholat aja bolong bolong." kata Rustam jujur.
" Yang nyuruh kalian masuk kesana siapa aku cuma minta diantar bukan ikut masuk, Lagi pula kalian nanti juga nungguin tuh mobil . Aku cuma nyari teman . Karna sudah janji sama orang tuanya. " jelas Yuna.
" Hih......." kata Rustam bergidik ngeri sedangkan Karya hanya diam..
" Kalian ngomong apaan sih " kata Meri yang bingung karna mereka ngobrol hal yang tak dimengerti Meri.
" Ngak pa pa neng , sudah selesai makannya kalo gitu kita lanjut atau putar balik nih Yun" tanya Karya.
" Kan aku sudah bayat DP masa ngak jadi. " kata Yuna. Seraya menatap Karya yang bingung. Karna tujuannya Yuna membuatnya ragu ragu.
" Insyaallah aman Kang asal jangan macam macam " kata Yuna..
" Ok tapi aku ngak ikut masuk ya " kata Karya memastikan.
" Iya cuma aku yang akan masuk kalian menunggu saja " kata Yuna.
" Ya sudah ayo berangkat " kata Rustam.
" Oh ya nanti kalo ada pom bensin ingatin ya tam kita ngisi bensin dulu " kata Karya.
" Ok kang " kata Rustam .
" Sedangkan Yuna Membayar semua makanan mereka,.Dan juga membeli beberapa jajanan untuk dimakan dimobil agar tak.kelaparan.
" Sudah Mer....mau lagi " kata Yuna melihat Meri yang banyak memilih pisang sale.
" Sudah Yun ini aja " kata Meri yang lalu meminta plastik untuk menyimpan makanan. Dan Yuna lalu membayar semuanya..
__ADS_1
Lalu mereka berempat pun kembali melanjutkan perjalanan .Mereka hanya singgah sebentar hanya untuk sholat. Dan kekamar kecil karna duduk terlalu lama juga membuat sakit pinggang.
*********
Di kota saranjana Aldi baru saja pulang yang diikuti dua temannya . Ketika pulang dari masjid .
" Kalian ngapain sih dari tadi ngikutin aku " kata Aldi
" Ya ... biar bisa kaya lho di , kamu punya ilmu apa sampai bisa punya istri manusia dan dia mau ikut kesini lagi . Melayani mu dengan baik lahir bathin " kata Burhan
" Ngak ada Bur , itu cuma takdir Allah tak ada yang ilmu apa pun emang hantu bisa make ilmu pelet.
" Iya melet melet gini " kata Jafar yang menjulur kan lidahnya .
" Hush jorok kaya siluman ular tuh " kata Burhan..
" Aish....... masa siluman ular tampan gini " kata Jafar bergaya
" Ck.........sombong " kata Burhan yang melengos tak mau melihat.
" Hahaha .......Kalian hobby banget ya ribut.." kata Aldi yang tertawa . Sambil terus melangkah pulang
" Woi......tungguin kita di " kata Nurhan mengejar Aldi yang juga diikuti Jafar.
Tak lama ketiganya sampai di gerbang pintu rumah Aldi...Dan bersamaan seorang wanita lewat dengan tersenyum melihat kearah ketiga nya
" Wah nak Aldi temannya ganteng ganteng ya " kata Wanita itu lalu mengedipkan matanya pada Jafar dan Burhan.
Yang membuat keduanya bergegas masuk..
kedalam rumah membuat Aldi terkekeh pada dua temannya itu.
" Kenapa takut " kata Aldi terkekeh.
" Diakan hantu penjual jamu diujung sana yang suka mengoda para pria " kata Jafar .
" Iya kok genit ya " kata Burhan
" Hahaha.......... baru tahu aku ada hantu wanita genit " kata Aldi tergelak membuat Alea yang mendengar tawa suaminya keluar dari dapur.
" Bi ada apa ?" kata Alea Yang kaget melihat dua teman suaminya datang lagi
" Pagi cantik..... assalamualaikum " kata Burhan ramah.
__ADS_1
" Walaikumsalam " kata Alea yang menatap suaminya itu
" Biasa sayang ngak usah kaget " kata Aldi lalu masuk kedalam rumah dan diikuti Alea.
" Apa sarapan nya sudah siap...?" tanya Aldi yang mau ke kamar.
" Ini baru Alea siapin bi , tunggu ya " kata Yuna yang lalu melangkah kedapur menyiapkan sarapan untuk suaminya dan juga teman teman suaminya
" Wah baunya wangi benar " kata Burhan ketika mereka sudah duduk dimeja makan dan Aldi memimpin doa untuk mereka berempat. . Lalu mereka pun sarapan bersama.
Setelah itu Aldi berangkat kerja.. Dan Alea bersih bersih rumah seperti biasanya sambil menunggu penjual sayur lewat .
" Hai kau rajin sekali nona manusia " kata seorang wanita yang lewat.
" Trimakasih dari mana ?" kata Alea bertanya.
" Tuh dari tempat kerabat" kata Wanita itu ramah sambil tersenyum
" Oh begitu " kata Alea yang juga membalas senyum pada wanita itu.
" Ya sudah slamat bersih bersih " kata wanita itu lalu melanjutkan perjalanannya.
Tak ada yang aneh dimata Alea karma sudah terbiasa melihat penduduk saranjana yang ramah dan supel. Dan mereka juga terbiasa berjalan kaki untuk ke masjid juga untuk membeli sayur. Alea memang penghuni baru .Namun ia cukup menjujung tinggi dan menghormati semua adat istiadat dan peraturan yang ada dikota itu.
Asyik melamun Alea dikejutkan suara mobil yang lewat.
Wush.......wush.......brum.........
" Masyaallah " kata Alea yang terpana melihat Mobol spot merah milik tetangganya Yang terlihat mahal dan juga bagus.
" Bagaimana mereka bisa memesannya ya " pikir Alea yang memikirkan secara logika tapi tak bisa membayangkan bagaimana dikota itu bisa memiliki mobil mobil mewah yang cukup mahal di dunia Tapi bisa sampai ke alam gaib.....
" Astagfirullah aladzim aku lupa , kenapa aku melamun di pinggir jalan ya " kata Alea yang bergegas masuk dan menutup pintu pagar rumah tingginya.
Alea lalu bergegas masuk kedalam rumah . Rumah besar dan megah hanya ditinggali dirinya dan suaminya. Kamarnya yang ada 5 masih kosong dan rumah mereka juga sangat kokoh. Yang membuat Alea bingung dan berpikir apa benar ia menikah dengan hantu. Hantu tampan yang menemaninya setiap hari. Yang membuat Alea tak merasa bosan..Karna hidupnya berkecukupan dan tak sedikit pun kekurangan . Seperti hidupnya di jakarta
Alea lalu duduk termenung diruang tamu. memandang setiap sudut rumah sambil menunggu penjual sayur lewat....
********
Mobil Karya memasuki pinggiran desa yang menuju dua jalan . Tak lama Karya berhenti bertanya pada seorang bapa bapa tua yang pulang dari kebun.
" Pa maaf mau nanya jalan yang menuju desa Kusambi lewat mana ya yang paling dekat " kata Karya.
__ADS_1
" Itu nak , yang itu nak , Yang itu lebih jauh kurang lebih 2-3 jam nyampe tapi aman..Tapi kalo yang sebelahnya cepat satu jam tapi ya ........itu ......" kata bapa itu ragu.
" Apa pa ......... ??? " kata keempatnya bingung .