
Di rumah abah Aman dan Sanah duduk santai di kebun sambil melihat rumah yang sudah hampir jadi setengah nya
" Bang kok bisa ya Malik punya uang banyak " kata Sanah
" Entah lah de mungkin gajinya besar " kata Aman
" Kok bisa ya bang Tapi masa ngak habis habis kan baru pulang umroh tuh keluarga umah sama Fatma Trus beli tiket pulang pergi dan bangun rumah kan banyak bang " kata Sanah
" Jangan iri dengan rezeki orang de , kita bersyukur saja Karna ngak mungkin kan rezeki kita nyangkut Pasti semua nya sudah dibagi bagi Mungkin saja Malik dapat yang banyak " kata Aman ..
.
" Iya bang kalo saja Malik mau sama Nurul pasti kita tambah dekat bang sama umah dan abah " kata Sanah
" Sudah ngak usah dibahas nanti malah jadi penyakit Karna abah bilang Malik ngak mau punya istri lagi karna repot Dan hanya buat masalah " kata Aman
" Kan bisa adil bang " kata Sanah
" Emang kenapa kalo Malik ngak mau atau Nurul abang nikahi saja " kata Aman
" Abang ah jahat banget sih " kata Sanah jengkel
" Yah payah belum jadi aja sudah ngamuk Apa lagi benaran. Makanya jangan suka nyuruh nyuruh Malik Nyuruh abang saja " kata Aman
" Ih abang awas saja bila berani Sanah potong tuh si otong ." kata Sanah cemberut
" Lah ngak bisa goyang dong padahal asyik lho kalo bisa gantian goyang " kata Aman terkekeh
" Ih apaan sih bang Iya.....Sanah ngak membahasnya lagi " kata Sanah yamg duduk bersandar pada bahu Aman
Sedangkan di rumah Yuna sudah rebahan di kamar bersama Malik sambil mengusap usap bahu Yuna agar istrinya itu tertidur Sambil membaca kan ayat ayat alquran hafalan Malik
Tak lama Yuna pun sudah terlelap Dan Malik pun lalu pamit pada Samsul dan Fatma untuk kerumah sakit mengantar uwa Dullah
.**********
Sedangkan dirumah Malik di kairo Aziz menyuruh Arjan dan Arjun siap siap untuk berangkat ke saranjana
" Paman oleh olehnya jangan lupa pasti umi ratu nanti akan kaget kita datang kesana Aziz
" Ya tuan Aziz " kata Arjan Yang lalu merapikan semua nya di dalam tas
Sedangkan di kampus Maryam baru saja dapat kabar kalo Malik pulang kampung Yang membuat Maryam sedih Karna Malik akan lama disana .
" Kamu tega suf kenapa bohong " kata Maryam menangis karna Malik pulang lama .Dan tak tahu kapan akan kembali
" Maaf Ana juga baru tahu " kata Yusuf
" Bohong kamu tega kali tahu kenapa ngak tahu Malik pergi Kalo tahu sudah ana perkosa lebih dulu dia " kata Maryam terisak
__ADS_1
" Astagfirullah jangan begitu Mar semua orang juga sedih " kata Yusuf pura pura sedih .
" Malik cuma pamit ngak cerita Mar sabar ya kan masih ada yang lain." kata Yusuf yang hampir membuat yang lain tertawa karna drama keduanya .
" Sabar .... sabar ya Mar " kata Billa
Yang juga ikut menenangkan Maryam Lalu mengajak Maryam makan siang Agar tak larut dengan kesedihan .Dan mereka pun lalu pergi ke kantin
**************
Disebuah rumah pinggiran kota Clea tak bisa mengirim sihir pada Yuna karna slalu berbalik Dan darah hitam ada di mana mana
" Astaga kenapa tak bisa juga " kata Cea bingung
" Pasti ada orang yang sudah membantunya " kata Clea yang lalu mencobanya lagi bersama Cea dan hasilnya nihil mereka malah di serang balik Malah bisa senjata makan tuan
" Aaa ......sial sial " kata Clea yang menjauh dari tungku api Yang membuatnya trauma Karna dulu mereka berempat juga kena Dan mengalami luka serius Hingga sampai operasi.
Sedangkan di kamar Yuna tidur gelisah karna ada cahaya putih menyelimutinya
Yang membuat Malik kaget ketika melihat nya dan lalu menghilang. begitu saja
" Allahuakbar " kata Malik yang lalu memeluk tubuh Yuna erat takut terjadi sesuatu Dan Yuna pun terbangun
" Abi " kata Yuna menatap Malik lalu memeluk erat suaminya itu .
" Tidurlah abi disini menjaga dinda " kata Malik tenang sambil mengusap bahu Yuna. sambil membaca zikir
Malik terus berzikir sampai ia pun tertidur
pulas di samping Yuna dan bermimpi
" Abi ......abi ......umi ini ananda " kata dua bocah kecil imut dan lucu
" Masya allah anak abi pintar ya
" Iya dong adik bisa jaga umi , abi tenang saja " kata anak kecil itu
" Trimakasih sayang sini peluk abi " kata Malik yang lalu terbangun dari mimpinya Dan melihat Yuna dalam pelukan nya
" Alhamdulilah dinda tidak . kaget " guman Malik mencium Kening yuna
Dan mengusap kepala Yuna lembut
" Trimakasih sudah merawat mereka
mereka pasti jadi anak yang sehat dan pintar " kata Malik yang lalu kekamar mandi berwudhu dan sholat malam
Malik pun sholat dengan khusuk Dan sampai ia tak sadar tertidur dalam sujudnya dan bermimpi bertemu dengan sang kakek . Yang memberikan gulungan putih .padanya
__ADS_1
" Ambilah untuk menjaga anak istrimu " kata kakek tua itu
" Trimakasih kek " kata Malik yang lalu terbangun .
" Astagfirullah " kata Malik yang kembali berwudhu dan tidur disamping Yuna
Sambil memeluk Yuna dalam dingin nya malam .
Di luar angin berdesir kencang. ketika ketika bayangan hitam mengelilingi
rumah yang terlihat sepi
" Mereka memagari rumah nya kita tak akan bisa masuk mencarinya " kata sosok hitam
" Kita tunggu saja mereka keluar dan tidur lelap " kata sosok itu
" Ya tapi ini sudah hampir subuh " kata temannya
" Ya kita tunggu sebentar lagi setelah belum berhasil besok lagi " kata sosok itu sambil menyeringai mengerikan
" Ya baiklah " kata temannya
Cukup lama mereka menunggu sampai suara azan berkumandang yang membuat mereka lalu lari terbirit birit karna kepanasan lalu mereka pun pergi menghilang menembus kabut putih
Sedangkan dikamar Yuna merasakan pelukan hangat suaminya Yang membuat Yuna nyaman Dan kembali memejam kan mata nya. Sampai Azan Iqamat berbunyi
Dan Yuna lalu bangun
Dirumah Alea Alea dan Aldi sedang sholat malam dan baru saja selesai
lalu menunggu subuh sambil berzikir Karna hari minggu Aldi pun bisa tidur lagi bila mengantuk
Lalu setelah Azan subuh terdengar Aldi dan Alea sholat subuh Alea pun melipat sajadah ketika selesai sholat setelah itu tidur lagi sambil berpelukan sampai pagi Sampai matahari masuk lewat celah celah jendela Yamg membuat mereka asyik tidur dengan semilir angin pagi . Yang membuat. Alea membuka matanya
" Ya ampun sudah pagi " kata Alea
yang lalu membuka jendela merasakan
Angin segar masuk lewat celah celah jendela
" Ya ngantuk enak nya tidur lagi " kata
Alea dengan kantuk yang masih hinggap membuat Alea kembali tidur di bawah selimut yang membuat Aldi memeluk Alea hingga keduanya pun tersenyum
"' Aku mencintai mu sayang " kata Aldi
" Ya aku juga bi " kata Alea tersenyum
Dan memeluk Aldi erat
__ADS_1
i