Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 320


__ADS_3

Di negara lain umi Syifa baru dapat kiriman desain Yuna ya cukup banyak sampai 25 lembar Yang membuat umi tertegun karna warnanya begitu cantik Karna Yuna memang terinspirasi dengan alam dan taman istana.


" Ada apa umi " kata asisten umi


" Anak itu berbakat , namun karna jauh ia tak bisa kita hubungi " kata umi Syifa Yang ingin membuat baju muslim dengan gaya Yuna karna terlihat warnanya cerah dan juga cantik dan unik


" Ya umi Aliya memang berbakat Tapi sayang ia tak berambisi Hingga kita tak bisa mendorong nya ke puncak " kata sang asisten


" Tak apa yah itu lebih baik karna ia memang sibuk karna hamil Dan itu membuat para desainer lain lebih santai kita bisa melakukan nya tahun depan ketika dia santai " kata umi Syifa


" Ya umi " kata Marwiyah asisten umi


*********


Siang ini di kamar Amar Nurul kembali mengecat rambut ungu nya menjadi coklat Karna Amar minta Nurul mengubah rambut nya Karna Amar tak suka Tapi membiarkan tato yang ada Karna tak mungkin menghapus tato ditempat umum Karna sekarang ia istri seorang ustad. Kenakalan yang ia laku kan sejak smp itu membuat orang tuanya mengantar kan Nurul ke pondok takut Nurul rusak .Dan benar saja Nurul bisa berubah karna tak mungkin ia kabur dari asrama Yang cukup di awasi para ustazah


" Tok ..... tok....tok...


" Abang " kata Nurul yang bergegas membuka pintu Dan Amar pun masuk membawa makanan untuk Nurul


" Sudah selesai " kata Amar


" Sudah bang tapi tato yang di bawah ngak bisa di hapus bang " kata Nurul


" Lagian ade aneh aneh aja Pake bikin tato segala di tempat begituan . Sudah ngak pa pa dari pada tukang tato yang lihat Tambah malu abang Masa istri ustad Amar punya tato di ************


" kata Amar


" Maaf bang , tapi apa abang cerita sama ustad Malik " kata Nurul penuh selidik


" Mana brani abang cerita , bisa dibully sesama ustad abang Masa istri abang doang yang punya tato " kata Amar


" Trus apa ustazah Yuna ngak punya " kata Nurul yang tahu Yuna dulu juga ngak berhijab Dan baru berhijab setelah menikah Dan menjadi istri ustad Malik


" Yuna itu kasus nya beda Dia tomboy tapi lurus ngak bengkok de. dia ngak nakal walau pun yatim piatu . Nah de Nurul nakal padahal punya orang tua lengkap Yuna itu dia pekerja keras makanya dia sukses Dan tahu ngak ade mereka nyumbang berapa buat kita " kata Amar


" Ngak memang berapa 2 juta ?" kata Nurul .yang berpikir paling hanya segitu sumbangan hajatan dikampung nya


" Salah 60 juta " kata Amar yang membuat mulut Nurul ternganga tak percaya dengan apa yang ia dengar

__ADS_1


" Kok bisa bang " kata Nurul tak percaya


" Ya memang segitu " maka nya umi dan abi sangat sayang pada Yuna karna dia juga baik tak memilih dan berhitung menolong orang lain dan kerabatnya ." kata Amar yang membuat Nurul lemas


Nurul berpikir ia bisa menyaingi Yuna Karna ia masih muda dari Yuna Namun rupa nya Yuna bukan lawan nya Apalagi ustad Malik mencintai sang istri Nurul memang sempat mendengar Ustad Malik dan Yuna jodohkan seperti juga dirinya


Dan ia ingin bersaing dengan Yuna Tapi


Sepertinya ia akan kalah sebelum perang


" Masyaallah bang lalu mereka dapat duit dari mana " kata Nurul


" Nanti de Nurul juga tahu nggak perlu abang jelas kan ." kata Amar Yang lalu berbaring diranjang karna ia tadi habis


membantu abi nya mengantar undangan


pada para ustad sepuh


" Ya bang " kata Nurul yang duduk dengan rambut yang masih di cat. Dan Amar hanya diam menatap langit langit kamar memikirkan nasibnya


" Abang kenapa ?" kata Nurul


pas pasan .Sedang sekarang ia punya tanggungan


" Akh iya Ali " kata Amar langsung beranjak dari ranjang .


" Abang mau kemana ?" kata Nurul


" Mau kerumah umah dan abah , de Nurul di rumah saja " kata Amar yang ingin bertemu Ali .


**********


Ali hanya terdiam berpikir ketika Amar minta tolong padanya untuk mencari kan pekerjaan di mesir Yang cukup sulit karna disana juga ia masih bertahan di bank syariah


" Kenapa kau tak minta tolong sama Malik dia banyak punya chanel disana " kata Ali


" Tapi dia di kota saranjana bagaimana Ana bisa kesana ." kata Amar


" Kan minggu besok dia pulang lagi bro kau bisa cari jalan , Yusuf aja kemaren minta bantuan Malik " kata Ali

__ADS_1


" Apa Yusuf sudah di kairo lagi " kata Amar


" Iya dia sempat ditolong Malik dan sempat tinggal juga dirumah Malik hampir 2 bulan menumpang gratis makan tidur Dan akhir nya sekarang sudah bisa mandiri Dan kenapa lho ngak nyoba sayang tuh ijasah lho . Mengajar disana kan banyak lowongan " kata Ali


" Ya li , ana coba deh peruntungan disana lagian ada kerabat ini " kata Amar yang mungkin bisa fokus mendidik Nurul Tampa pengawasan keluargganya Karna Amar takut keluargga Nurul ikut campur Bila Ia tak bisa mengurus sang istri. Apalagi teman teman Nurul banyak dan itu bisa berpengaruh buruk bila ia pergi meninggalkan Nurul dirumah Tampa pengawasan nya Karna gadis itu masih labil dan jarak kekota baru cukup jauh


" Bagus lah bicara lah dengan Malik secara terbuka itu lebih baik Karna bila setengah setengah ia tak mungkin mau Jadi kau harus jujur padanya " kata Ali


" Ya li , trimakasih bro " kata Amar .


" Ya sama sama " kata Ali yang lalu mengobrol tentang yang lain . Tentang masa masa kuliah mereka dulu .


Disisi lain Malik baru saja merapikan bukunya ketika seorang siswi datang menghampirinya


" Assalamualaikum ustad " kata gadis itu


" Walaikum salam , Apa ada yang perlu dibantu " kata Malik yang tahu gadis itu bukan siswinya


" Apa ustad bisa membantu mengobati hati Ana " kata gadis itu tersenyum


" Memang kenapa dengan hati ukhti kan ana bukan dokter .Pergilah kedokter untuk memeriksa kan nya " kata Malik


" Tapi obat nya sama ustad " kata gadis itu tersenyum mengoda


" Astagfirullah....... " kata Malik yang tahu maksud gadis itu Lalu membaca kan surat jin yang membuat gadis jin itu kabur menghilang entah kemana


" Ya Allah ada ada saja bocah jaman sekarang ngak manusia ngak jin " kata Malik menepuk jidatnya lalu bergegas menuju kantor para dosen


" Ustad Malik.......apa sudah selesai " kata seorang ustad


" Sudah ustad bagaimana ?" kata Malik menatap Ustad zakaria dari Yaman itu


" Tadi ada seorang siswi datang pada ana bilang kata nya ustad menolak cinta nya apa benar " kata ustad zakaria tersenyum


" Antum sengaja ya kar " kata Malik cuek


" Hahaha.........dia hanya mengerjai antum ustad Tadi ana menghukum nya karna dia nakal Jadi ana suruh merayu antum " kata Zakaria tertawa


" Astagfirullah kar nanti ada masa nya antum di kejar kejar jin Yang membuat pusing mu sendiri " kata Malik kesal yang menganggap lelucon Zakaria tidak lucu . Karna perasaan orang bukan buat mainan atau candaan

__ADS_1


__ADS_2