Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 275


__ADS_3

Dengan tersenyum manis Alea menyambut Aldi yang menuju kearahnya Yang tampil sederhana dengan perut membuncit


" Abi......." kata Alea senang Ketika Aldi datang menghampirinya dan memeluknya


" Ya sayang apa kalian nyasar kok lama " kata Aldi .


" Ngak bi, tuh duo hantu sibuk dandan Wajib katanya " kata Alea tersenyum


" Yah.... pake buka kartu lho Al, Oh ya di mana suami kita " kata Helen manyun


" Tuh disana lagi sama atasan. Apa perlu aku panggilkan " kata Aldi


" Iya lah ni kita sudah dandan cantik masa di cuekin " kata Laras.


" Ok tunggu ya, disini dulu ya sayang " kata Aldi yang lalu menghampiri Jafar dan Burhan .Yang sedang ngobrol Lalu menarik kedua temannya itu menjauh dari para petinggi perusahaan


" Hah..... mereka sudah datang " kata Jafar kaget


" Iya tuh sana , awas bumil ngambek sana samperin dulu " kata Aldi


" Ya Al, ayo han " kata Jafar yang bergegas menghampiri para bumil


" Sayang .... maaf tadi lagi ngobrol " kata Burhan .


"'Ih .... kok kita dicuekin ya Kalo tahu ngak usah kesini tadi "' kata Helen pura pura ngambek


" Eh ... jangan gitu dong ayo kita kesana " kata Burhan memeluk sang istri .Begitu juga Jafar Sedangkan Aldi hanya bisa tersenyum Melihat para teman nya itu yang pamer kemesraan pada teman temannya yang lain .


" Hahaha .... ngapain mereka bi Apa ini ajang pamer bojo ngenalin para istri segala " kata Alea terkekeh.


" Iya karna hari ini bila ada suami yang bisa bawa istri mau dikasih hadiah Apa lagi kalo lagi hamidun " kata Aldi sambil merangkul Alea


" Heh ..... masa iya sih "' kata Alea kaget


" Ayo abang kenalin sama teman teman abi ya " kata Aldi yang ikut berbaur .


Karna memang banyak para karyawan jin yang masih jomlo Jadi mereka memang di wajibkan membawa istri dan anak Agar dapat hadiah karna sang Atasan ingin para karyawan nya makmur . Dan hidup bahagia .Ada juga yang pura pura bawa istri sewaan Dan gendengan baru buat pamer Agar dapat hadiah


Acara berjalan lancar Alea dan dua teman nya jadi perhatian para jin wanita yang iri pada mereka Karna ketiganya juga sedang hamil bareng Yang membuat mereka dapat hadiah dari para istri petinggi perusahaan Dan mereka disuruh untuk mengambil door prize satu orang satu


" Alhamdulilah ya Allah hadiah nya bagus banget " kata Helen yang sangat senang karna dapat hadiah perhiasan .


" Begitu juga dengan Alea Yang membuat Laras berteriak histeris Karna ketika Alea mengambil door prize Alea dapat undian mobil mewah Lamborghini model baru berwarna merah

__ADS_1


" Al ..... gila gila .... masa lho dapat mobil kita cuma perhiasan " kata Laras


" Ayo ambil pilih sambil berdoa " kata Alea memberi semangat . Karna ia senang bisa dapat mobil .Sedangkan masih ada 2 mobil lagi yang belum di undi .


Semua orang riuh dan bersorak sorak Karna ingin mendapat kan hadiah mobil juga tapi belum beruntung


" Ya Allah .... mudahan dapat mobil " doa Laras yang memejamkan mata nya Dan lalu mengambil no undian untuk dirinya Dan ........


" Nona selamat anda dapat mobil juga " kata panitia memberi selamat .


" Aaa...... abi ....." kata Laras senang langsung memeluk Jafar yang membuat Jafar gelagapan karna Laras berjingkrak jingkrak saking senang nya


" Sudah sudah kasihan anak ku diperut bi , haduh....... jangan sampai keguguran deh " kata Jafar memeluk Laras erat Untuk menghentikan Laras melompat lompat karna saking senangnya


" Abi .... maaf Laras terlalu senang " kata Laras mengurai pelukan Jafar .


Sedang kan Alea dan Helen menertawakan


Polah teman nya itu yang kelewat senang karna dapat mobil Sedangkan Helen tak mendapat mobil Tapi gantinya ia dapat emas kepingan satu kantong besar Yang membuat Helen memeluk emas kepingan nya erat Dan membawanya kemana mana


" Alhamdulilah, rezeki gue banyak " kata Helen Yang senang karna ia sudah punya mobil pemberian suami nya .Jadi Helen tak iri pada dua teman nya itu


" Yah ...... aku mau juga " kata Laras memegang kantong emas Helen


" Hahaha..... sudah ras jangan di goda nanti bisa kebawa mimpi ras " kata Alea terkekeh melihat Helen menjauhkan emasnya


" Iya lah kan ini hadiah ku Sana kalian bawa mobil nya pulang saja " kata Helen


" Nanti aja , kita mau makan len, yuk Al biarkan dua memeluk emas nya " goda Laras .


" Eh.....tunggu kalian kok gitu , ini bagaimana " kata Helen ngambek


" Hehehe .... tuh titip suami lho sana lagian lho sudah bawa perut aja masih gendong gendong karung emas " kata Alea terkekeh.


Helen pun langsung memberikan kantong emasnya pada Burhan Yang asyik ngobrol dengan temannya Lalu pamit untuk makan


Bersama teman temannya .


" Hei......kok dilepas emas nya " goda Ameera pada Helen teman Burhan


" Eh....iya .....kami mau pesta dulu " kata


Helen yang tahu kalo dulu Ameera menyukai Burhan .

__ADS_1


" Oh ...gitu ya silahkan " kata Ameera tersenyum iri dengan hantu bule itu Karna Helen sangat disayang Burhan


" Siapa dia ?" kata Laras melirik Ameera


" Itu teman suami kita di kantor " kata Alea sambil mengambil makanan Karna Aldi sering bercerita pada Alea tentang teman teman kantornya .


Helen pun juga mengambil makanan bersama Laras Yang lalu duduk bersama menikmati makanan mereka


Sedangkan Yuna menatap pintu gerbang rumah utama di temani Anis dan Mikha Ketika melepas sang kakak ipar pulang bersama keluargga nya Dan rumah terasa kembali sepi. .Karna semua sudah pulang . Dan Yuna hanya bisa membuang nafas kasarnya


" Nona ayo masuk " kata Anis


" Ya ....ayo " kata Yuna yang melangkah masuk kedalam Dan lalu menuju kamar nya untuk kembali menggambar kertas kosong .


" Nona ini sudah Mikha buatkan susu " kata Mikha .Yang memang rutin meminum susu sehari 3 x sehari


" Ya Mik trimakasih , taruh dulu dimeja " kata Yuna Yang asyik mendesain gambar nya Dan setelah itu meminum susunya


" Ya sudah nona Mikha sholat dulu ya " kata Mikha


" Ya Mik " kata Yuna yang membiarkan Mikha keluar kamar Dan Anis menunggu nya sambil membaca majalah .


Yuna pun lalu fokus menggambar Yang tak menyadari ada sosok yang mengintip


Anis Yang menyadari nya pura pura tak melihat .Tapi ia tetap melihat dengan ekor matanya dengan menepati Mikha yang ada di kamar mereka


Wus......wus ......Mikha pun lalu mengintai . sosok pria jin yang mengintip nona nya


Dari kebun belakang Yang membuat Aziz Yang baru datang langsung memegang pundak Mikha .


" Astagfirulah ....." kata Mikha kaget


" Shut .... biar aku tangkap " kata Aziz Yang secepat kilat menarik jin itu .


" Aaa........ " kata sosok jin itu kaget lalu langsung bersujud ketika melihat Aziz


" Maaf tuan hamba hanya mengawasi saja tidak menganggu tuan " kata sosok itu menunduk


" Siapa yang menyuruh mu , Kau tak seharusnya mengintip , tidak sopan !! ." kata Aziz marah


" Ampun tuan Syekh yang menyuruh kami menjaga umi tuan ku , karna beliau dalam bahaya bila lengah sedikit saja Karna Arjun dan Arjan pergi " kata sosok itu memberi alasan


" Baik kau ku maafkan , Tapi lain kali jangan mengintip " kata Aziz berpangku tangan

__ADS_1


" Baik tuan ku saya permisi " kata sosok itu Lalu menghilang pergi begitu saja Yang membuat Aziz langsung menambah pagar gaib dirumah orang tua angkatnya itu Karna kaum jin masih bisa menerobos nya Masuk Yang membuat Aziz berpikir keras karna dua adik nya bisa dalam bahaya bila ia lengah


__ADS_2