
Setelah ngobrol lama Amar pun pulang
Sedang kan mamang Dullah dan istrinya
menginap di rumah tamu
Yuna dan Malik pun masuk kamar karna sudah mengantuk . Besok mereka akan mengantar Ali kebandara
" Dinda sudah ngantuk ya , tadi abi mau bicara sama abah Sofyan Tapi ngak enak
Lagi banyak orang Besok saja kalo pada pulang " kata Malik
" Ya bi ayo tidur " kata Yuna yang sudah mengantuk lalu memejamkan matanya
" Ya sayang " kata Malik menarik selimut untuk mereka berdua
Sedangkan Akhtar sedang berdiskusi dengan Sarah Yang ingin memberangkatkan umroh sang abi dan uminya sesuai janji nya Karna uang nya sudah ada
" Sarah hanya kasih tiket pesawat ngak . janji mau umroh bi " kata Sarah
" Iya umi kan pake uang abi Kalo uang nya di ambil umi jadi kurang .Itu kan memang janji abi pada mereka ." kata Akhtar
" Ya sudah ngak usah berangkat kan uang nya kurang .Yang lain aja jarang ngasih " kata Sarah ngedumel
" Astagfirullah umi , mereka orang tua abi Kenapa perhitungan sih kan ngak tiap hari mereka minta " kata Akhtar Yang pusing pada Sarah yang terlalu pelit
padahal uang itu sudah dikumpulkan nya Dengan bersusah payah
" Ya kan tahun besok lagi bisa bi" kata Sarah
" Astagfirullah umi , tahun kemaren umi juga bilang begitu Tolong hargai abi sedikit saja , kasihan umi dan abi tiap bulan saja abi jarang memberi mereka " kata Akhtar kecewa dengan Sarah .
" Lah kan abi sudah punya tanggungan sendiri .Kenapa masih menanggung umi dan abi " kata Sarah
" Terserah umi. abi capek bicara sama umi besok biar abi ngak usah pulang ke abu dhabi biar umi pulang sendiri " kata Akhtar kesal
" Abi........" kata Sarah ikut kesal menghentak hentakan kakinya lalu mendorong Akhtar dari ranjang .
" Akhtar yang jengkel pun lalu keluar kamar Dan pergi ke ruang tengah tiduran di kursi sofa
" Kenapa lagi ?" ribut " kata Amar melihat Akhtar
" Kesal abang lihat si Sarah " kata Akhtar.
" Sana abang nginap di rumah abah Rahman ngak usah ngomong biar dia nyari abang " bisik Amar pelan
" Hehehe..... iya juga ya " kata Akhtar yang memang tak membawa ponsel lalu pergi keluar rumah .
" Mar kunci " kata Akhtar
__ADS_1
" Ya bang " kata Amar tersenyum ingin ingin melihat sejauh mana kakak iparnya itu uji nyali mengerjai Sarah
Sarah yang menunggu Akhtar tak masuk kamar pun bingung lalu mencari nya keluar Dan tak ada siapa pun di ruang tengah karna memang semua pada tidur
Lalu Sarah pun kembali masuk Kamar Dan .....
" Aaa............ " kata Sarah yang tak bisa berteriak seolah mulutnya terkunci terduduk di pojok lemari dengan Mata terbelalak melihat Mahluk hitam berbulu yang membuat Sarah ketakutan sambil menangis Dan berteriak teriak Tapi tak bersuara . Lalu mahluk itu menghilang
tiba tiba Membuat Sarah bergegas membuka pintu Tapi tak bisa di buka
Sarah pun ketakutan lalu menangis sejadi jadinya sampai ia ketiduran di lantai Dan terbangun subuh dengan mata sembab .
" Sarah ada apa..kok mata antum bengkak " kata Aliyah
" Ah ngak pa pa kak, lihat abi ngak " kata Sarah
" Lah emang kemana ? di kamar ngak ada kakak tidur duluan tadi malam ." kata Aliyah
" Mungkin di makan hantu tuh si abang tanya umi kemaren Yuna di temui hantu mirip suaminya Dan hantunya langsung pergi pas Malik datang " kata Amar
" Hi ...... iya de kemaren itu ada kejadian Hantu menyerupai Malik masuk kamar menyerupai dirinya mendekati Yuna " kata Aliyah .
" Hua.......... Sarah pun langsung terduduk dilantai menangis karna cerita Aliyah
Yang membuat nya ketakutan Karna tadi malam ia memang di temui hantu benaran .
" Ada apa yah " kata Umi menatap menantu pertamanya itu
" Maaf umi Aliyah cuma cerita hantu kemaren yang menyerupai Malik terus Sarah langsung menangis " kata Aliyah merasa bersalah .
" Ya Allah nak kenapa itu hanya kebetulan sudah mana suami mu " kata Umi menghapus air mata Sarah
" Abi di makan hantu " tangis Sarah pecah yang membuat ustad Sofyan kaget mendengar perkataan Sarah
" Hah ..... di makan hantu gimana ?" kata Amar kaget
" Hiks ...... hiks ..... abi hilang di makan hantu . Tadi malam hantu nya kekamar " kata Sarah bercerita
" Astagfirullah ..... mana ada ustad bisa dimakan hantu. Hantu ngak makan manusia . " kata abi menatap umi
" Mar panggil abang mu pulang " kata abah
" Hah..... emang abang kemana ?" kata Amar pura pura tidak tahu
" Paling di rumah abah " kata Abi menatap Amar
" Baik bah " kata Amar nyengir sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal Karna abi nya tahu . Kalo Akhtar di rumah Malik
Amar pun lalu bergegas pergi Ke rumah abah memanggil Akhtar pulang .
__ADS_1
Karna kakak iparnya menangis. histeris
Sedang kan umi berusaha mendiamkan nya Karna Sarah begitu ketakutan Lalu umi memeluk nya
" Sarah kenapa, ribut sama Akhtar
Kan bisa dibicarakan baik baik " kata umi yang mengusap punggung Sarah
Sarah pun terdiam karna tadi malam mereka memang ribut karna uang untuk umroh mertuanya di ambil Sarah separo untuk membeli oleh oleh pulang Yang membuat Akhtar kesal
" Maafkan Sarah umi , Sarah yang salah " kata Sarah masih terisak .
" Astagfirullah nak Sarah salah apa ngak ada yang menyalahkan Sarah " kata umi
" Memang salah umi , Sarah mengambil uang Akhtar tampa izin Padahal itu untuk umroh umi dan abi Akhtar sudah berjanji pada umi dan abi ...Tapi Sarah slalu begitu .slalu punya alasan untuk mencari alasan . Sudah umi ngak usah di urusin biar Akhtar pulang kan Sarah sama Fuad Akhtar disini saja biar mencari istri baru " kata Akhtar kesal
" Abi...... abi jahat ...." teriak Sarah .
" Terserah pusing abi dengan tingkah umi " kata Akhtar yang membuat sang umi terdiam Karna baru kali ini melihat pertengkaran putranya itu .
Abi yang mendengar nya hanya terdiam Sedangkan Sarah menyusul suami nya kekamar Yang membuat semua nya terdiam
" Abi..... abi .... maaf kan Sarah jangan pulangkan umi sendiri Bagaimana anak anak kita " kata Sarah
" Abi akan jemput Altaf dan Alifa untuk di bawa kesini Umi abi bebaskan Sana cari yang bangsawan biar umi puas " kata Akhtar marah .
Membuat Sarah menangis sejadi jadinya Dan terduduk lemas di sisi ranjang . Akhtar hanya duduk terdiam sambil berdiri tak lama Sarah tak bersuara lagi
Dan lalu Akhtar pun mendekatinya
" Sarah........ Sarah..... " kata Akhtar
meraba pipi istrinya Dan karna tak bangun Akhtar pun menggendongnya
keluar
" Mar siapkan mobil Sarah pingsan " kata Akhtar panik yang membuat semua orang dirumah kaget Termasuk Malik yang mengantar Ali untuk berpamitan
" Ada apa umi " kata Malik melihat mobil pergi dari teras rumah
" Sarah pingsan nak " kata umi
" Astagfirullah ada apa " kata Malik kaget .
" Entah lah, Masalahnya mereka sedang ribut nak " kata umi .
" Ya Allah ......kenapa sampai pingsan " kata Malik yang membuang nafas kasar
Begitu juga Ali yang lalu berpamitan pada abi dan umi untuk pulang ke cianjur
__ADS_1