
Malik hanya mengelengkan kepalanya . Karna hal hal yang menurutnya aneh tapi nyata Karna itulah yang terjadi
Untung nya istrinya selamat . Malik berpikir kenapa orang seperti mereka slalu punya segala cara untuk menghalalkan sesuatu untuk menjadi milik nya .
" Mal..... kenapa melamun " kata Yusuf ketika teman mereka bubar dan hanya mereka berdua di ruang rapat.
" Ngak suf cuma berpikir kalo mereka punya niat jahat pada orang yang tak punya salah pada mereka ..Apa untung nya coba " kata Malik
" Iya juga ya Mal oh ya lusa ana sudah pindah ya Mal Tadi Lutfia bilang lagi bersihin rumah sama Billa " kata Yusuf
" Ya Suf ..... mudahan kau betah disana Dan maaf kami ngak bisa bantu " kata Malik
" Astaga Mal antum dan Aliya sudah banyak membantu kami , kami tinggal gratis dan makan tidur gratis bahkan dapat thr dan kecipratan rezeki . Itu sudah lebih dari cukup bro. Malah ana dan Lutfia
Belum bisa membalas kebaikan kalian Bahkan kami sebulan lebih numpang gratis di rumah kalian "' kata Yusuf lirih
" Itu sudah kewajiban ku Yuf untuk musafir lewat " kata Malik tersenyum
" Plak...... ana serius Mal lho malah bercanda " kata Yusuf
" Hahaha...... iya lah masa lho baper gitu bilang sedih Tapi ngak pengen minggat . Ngak masalah lagi tuh kamar kosong ngak ada Yang nempatin " kata Malik tertawa.
" Iya sih Mal ana betah Tapi ngak enak sama orang tua dan kakak lho ,Masa kita numpang kelamaan .Lagian lho sudah banyak menolong Dan kasih kita duit Apalagi tuh bini lho juga sudah mengembalikan kalung Lutfia Dan itu sudah membuat kita senang Dan tahu ngak Mal , ana ngak tahu bagaimana cara berterimakasih pada Aliya karna ia tak menghitung hutang kami Bahkan hanya memberi cuma cuma " kata Yusuf
" Iya juga ya maka nya lho dan Ali jangan sampai berkhianat sama Ana kalo lho berdua macam macam bakal ana cekik kalian " kata Malik terkekeh
" Hadeh ..... itu ngak masalah Mal kita ngak bakal berkhianat sama lho bro , mana berani kita meleng. Ngak ada saudara lagi selain lho yang paling kuat disini . Sudah mapan dan bisa ngutang " kata Yusuf terkekeh
" Hahaha...... iya ya bahkan bisa numpang gratis " kata Malik yang membuat kedua tertawa.
" Sudah yuk ngajar , ntar keburu ngantuk nih mata " kata Yusuf yang keluar dari ruang rapat
" Ya suf duluan gih " kata Malik yang membereskan buku buku nya Namun belum lagi ia berdiri seorang wanita datang menghampirinya .
" Hai ... ustad Malik " kata Wanita itu merangkul Malik Yang membuat Malik kaget. Karna tangan wanita itu merangkul nya mesra dan duduk rapat dekat Malik
" Astagfirullah aladzim Maryam Apa kau tak punya sopan santun " kata Malik menyingkirkan tangan wanita itu
" Ya ampun ustad Malik kenapa sih jual mahal banget Orang lain akan senang diperlakukan manis Tapi ustad sangat kaku dan sok jaim " kata Wanita itu
" Maryam...... jaga bicaramu " kata Malik menatap wanita itu
__ADS_1
" Hei..... jangan emosi dong kan kita bisa bicara baik baik " kata Maryam Yang kembali merangkul bahu Malik .
Malik langsung menghempaskan tangan Maryam dan berdiri .
" Dengar Mar ..... jangan terlalu lebay cari perhatian Anta sudah tahu kan kalo ana sudah punya istri " Kata Malik lalu meninggalkan ruangan itu
" Hei ..... Mal jangan munafik kau butuh wanita Apalagi wanita mu itu sedang hamil besar pasti nya tak bisa melayani mu kan " kata Maryam menghadang Malik
" Astagfirullah itu bukan urusan mu Mar Kami hidup bahagia Dan kau tak perlu menilai buruk sisi lain istriku " kata Malik kesal
" Astaga kau baper banget sih Mal aku lebih seksi dan bohay dari istrimu itu Apalagi ku dengar dia hanya wanita biasa kan " kata Maryam Yang juga teman seangkatan Malik tapi beda keyakinan
" Anta salah menilai nya Maryam dia lebih baik dari mu , Ana lebih tahu siapa istri ana " kata Malik yang lalu pergi meninggalkan Maryam
" Woi....... ngak usah muna Mal anta pasti butuh kan " kata Maryam tersenyum senang bisa mengoda Malik
" Astagfirullah Maryam kenapa jadi genit begitu " tegur ustad Furqan
" Ih ..... kau ini orang sama saja sama Malik suka jaim Tapi masih pengen poligami " kata Maryam cuek
" Astagfirullah Mar .... poligami itu lebih baik dari pada melacurkan diri " kata ustad Furqan mengeleng kan kepalanya pada Maryam yang juga dosen bahasa inggris .Yang memang terbiasa bergaul bebas di Amerika
" Dasar wanita aneh " kata Furqan kecewa pada teman sesama dosen nya itu Karna Maryam tak pernah bisa di nasehati .
Sedangkan Malik yang mengajar Sibuk menilai hasil tugas siswanya Sambil menunggu para siswanya mencatat tugas
" Ustad boleh bertanya " kata seorang siswa
" Ya silahkan " kata Malik
" Ana ingin menikahi seorang wanita Tapi dia menolak padahal kedua orang tuanya sudah menerima lamaran Ana . Bagaimana
Ana bersikap ustad " kata siswa itu .
" Apa kau menyukainya" kata Malik
" Ya ustad " kata siswa itu
" Nikahi dia dan tinggallah serumah sabarlah bila ia bersikap menolak mu. Sampai ia menyerah dan sadar kalo kau menyayangi nya " kata Malik
" Tapi kalo dia menolak bagaimana ustad kan " kata siswa itu ragu
__ADS_1
" Kalo kau yakin dia jodoh mu pasti kau bisa mengatasi nya Tapi bila kau ragu tak perlu kau lanjut kan . Karna kau harus yakin dulu dia jodohmu Maka kau bisa menaklukan hatinya " kata Malik yang membuat seorang siswi protes
" Tapi ustad apa itu tidak memaksa namanya " kata seorang siswa .
" Tidak karna kau sudah direstui kedua orang tuamu. Karna orang tua mu adalah tuhan kedua didunia ..jadi doanya pasti diijabah Allah " kata Malik yang juga mengalami hal yang sama sebelum nya
" Begitu ya ustad " kata siswi itu
" Ya ..... " kata Malik
Sedangkan Yuna sedang asyik menggambar desain bajunya sambil duduk sendiri di sofa dalam kamarnya
" Nona apa mau makan sekarang " kata Mikha
" Kalian makan saja dulu Mik sama umi .Farhan Ana selesai kan pekerjaan ana dulu " kata Yuna
" Ya nona " kata Mikha yang lalu keluar dari kamar Yuna
Yuna pun masih Fokus ketika sekelebat bayangan melewati nya .Dan hembusan angin terasa mengusik Yuna
" Astagfirullah Aladzim " kata Yuna pelan Sambil membaca ayat kursi Yang membuat cahaya putih keluar dari bahu nya Dan Yuna sedikit tenang .Sedangkan disisi lain bayangan itu menghadang sosok bayangan sekelebat tadi di kebun belakang .
" Apa yang kau lakukan " kata bayangan putih itu bertanya
" Ana hanya lewat maaf kalo ana tak sengaja lewat sini " kata bayangan itu
" Baiklah slamat jalan " kata bayangan putih itu terdiam .
Bayangan itu hanya diam dan tersenyum Lalu pergi meninggalkan tempat itu
" Aneh....... siapa dia " kata bayangan itu curiga pada bayangan yang pergi
Sedangkan bayangan itu tersenyum Karna melihat cahaya lain dalam diri Yuna dan itu membuat nya penasaran untuk melihat nya sendiri .
" Dia punya anak kembar dan salah satunya bangsa jin " kata bayangan itu pergi begitu saja.
Sedangkan Yuna asyik duduk menatap gambar nya yang sudah selesai .Dan ....
" Astaga Qoyum ..." kata Yuna kaget
" Maaf nona saya akan kembali " kata Bayangan itu menghilang Yang sempat membuat Yuna kembali fokus
__ADS_1