
Di istana Yuna duduk dikelilingi para dayang dipijat untuk relaksasi sebelum berbuka Yang membuat Yuna bingung karna memang waktu sedikit mundur .. Dan ketika suara Adzan menggema . Mereka pun berkumpul ke meja makan
Untuk bersantap makan besar .
" Wah..... hidangan nya sangat lengkap " kata Yuna senang
" Ya ..... umi ini spesial buat umi " kata
ratu yang juga menyiapkan buah buahan berbagai macam buah.
" Wah apa bisa dibawa pulang " kata Yuna yang melihat buat Cherry ranum dan anggur hijaunya .
" Silahkan umi kami akan mengirim nya nanti Sekarang makan lah dulu " kata ratu tersenyum .
' Trimakasih " kata Yuna
" Ya ....umi silahkan maaf bila hidangan kami tak memuaskan umi dan ustad " kata raja jin merendah
" Masyaallah bukan begitu raja , ini sangat lengkap dan sempurna sampai saya tak tega memakan nya Hanya memandang nya saja membuatku kenyang " Kata Yuna
" Alhamdulilah.... hahaha....bisa saja nona ini terimakasih atas pujian nya " kata kakek Aziz Yang membuat Malik tersenyum .
Sedangkan di banjarmasin Faridah gelisah tak bisa merayu Samsul untuk bekerja sama Dan malam ini ia tak bisa tidur .
" Ada apa " kata sang umi .
" Aku gagal umi , Samsul sepertinya curiga pada ku " kata Faridah
" Ya sudah tak perlu diteruskan, toh lagian Yuna juga sudah hamil Emang kamu mau mengasuh anak nya kalo jadi istri Malik
" Ngak lah ngak sudi, kan sekalian umi biar dua pulau terlampaui " kata Faridah .
" Astagfirullah ...... kalian ini ya ngak berhenti henti mengurus Malik...Ingat idah kamu itu seorang ustazah jangan jahat sama orang kalo kamu di gitukan juga apa kamu mau " kata abah Faridah .
" Abah apaan sih itu bukan salah idah kan memang harus nya Malik itu jodoh anak kita ." kata umi
" Jodoh kepalamu botak umi kamu jadi umi kelewat jahat makanya anak mu tak laku laku. Ingat Malik itu ustad pintar dan juga orang baik mana mau nikah sama idah yang culas begini.. Dan kamu idah ingat sama Allah belajar untuk jadi ustazah lurus jangan bengkok dan hasad " kata abah lalu pergi setelah menegur putri dan istrinya itu Karna ia kadang malu pada kedua makmum nya itu yang terlalu iri dengan kehidupan orang lain .
" Huh...... abah mu itu ya ... kebiasaan slalu saya begitu ngak mau dukung kita " kata umi Yang membuat Faridah terdiam
Sedangkan dirumah umah dan abah Umah baru selesai mengaji. Abah yang juga selesai mengaji bingung karna Malik belum menghubungi mereka. Dan ketika abah menghubungi Malik ponsel Malik tak aktif sama sekali
" Ada apa ya umah mudahan tak terjadi apa apa " kata abah merasa tak enak
__ADS_1
" Ya abah, umah juga berharap seperti itu " kata umah khawatir .
Abah cuma berharap mereka baik baik saja umah tak ada hal buruk yang terjadi " kata Abah berdoa sambil mengangkat kedua tangan nya .
" Aamiin " kata umah karna mereka khawatir dengan Yuna dan Malik
Di istana Yuna dan Malik tiduran di kamar yang cukup luas..Karma .mereka menginap
Untuk menyenangkan hati ratu..
" Bi .... kamarnya bagus dan .juga cantik " kata Yuna
" Dinda suka nanti abi buatkan " kata Malik tersenyum yang memeluk Yuna dan sambil mengusap perut Yuna yang sudah mulai terlihat besar
" Auw...... abi " kata Yuna
" Ada apa " Malik kaget karna Yuna mengaduh
" Bayi kita seperti menendang dinda bi " kata Yuna .
" Hah .... bagaimana bisa kan masih jalan empat bulan kenapa bisa menendang " kata Malik .
" Entah lah " kata Yuna yang lalu memegang tangan Malik dan menyuruh Malik mengusapnya lagi
" Aish...... benaran dinda .... dede bayinya bisa menendang " kata Malik yang penasaran lalu menyingkap baju Yuna mengusap perut Yuna lagi .
Kedua nya saling tatap karna .Sehingga manik mata mereka bertemu Karna aneh ada bayi yang baru empat bulan bisa menendang .
" Dia protes abi kenapa kita tidak pulang sepertinya ngak betah tinggal disini " kata Yuna spontan
" Dinda mau pulang " kata Malik Yang membuat Yuna mengangguk Entah mengapa ia merasa tak betah dalam istana .Walau semua nya terlihat bagus .
" Sama abi juga ngak bisa tidur Ayo pulang " kata Malik yang beranjak dari ranjang dan lalu menuju pintu memanggil Arjun dan Arjan
Arjun yang terlelap kaget karna mendengar suara tuan nya itu Lalu bergegas membangunkan Arjan
" Jan tuan mencari kita " kata Arjun
" Eugh ..... ada apa" kata Arjan kaget
" Entah lah " kata Arjun .lalu bergegas menuju kamar tuan nya
" Tuan kenapa mencari kami " kata Arjun menghampiri Malik yang berdiri .di depan .pintu kamar
__ADS_1
" Ayo kita pulang sekarang , nona mu tak bisa tidur " kata Malik .
" Hah....... bagaimana bisa " kata Arjan Yang lalu membangun kan Anis dan Mikha
" Ayo pulang abi dinda ngantuk ." kata Yuna yang memang tak bisa tidur Yang membuat Arjun dan Arjan saling .pandang
Lalu Arjun pun meminta izin pengawal untuk membuka pintu gerbang sedikit untuk pulang . Mikha dan Anis yang masih mengantuk pun ikut pulang Yang membuat mereka semua harus duduk berhimpitan di permadani kecil Dan melesat pergi Tak berselang lama Kamar yang mereka tempati di hatam sesuatu yang dasyat Yang membuat seluruh istana kaget padahal kamar itu terletak di taman
Brak....... brak......... yang membuat seluruh . isi istana kaget
" Allahuakbar ada apa ini ." kata Raja jin kaget melihat tamam istana hancur lebur
" Tuan ku mereka " kata ratu kaget memegang dadanya .
" Mereka sudah pergi tuanku mereka selamat " kata pengawal gerbang yang melihat taman mereka kena serangan badai yang membuat Azza memeluk Aziz erat . Yang sedang tidur lelap
" Sini adik mu sayang biar abi gendong , patih ayo geser istana kita " kata raja jin Yang menyuruh Azza dan ratu menjauh untuk menyebrang ke istana sang Ayah .
Mereka pun lalu berpindah karna terasa gelombang laut mulai naik ..Dan setelah semua para jin berkumpul raja jin pun menyuruh seluruh pasukan nya mengangkat istana ketempat semula
" Astagfirullah ......" kata Malik yang melihat badai Ketika mereka sudah melintasi batasan Alam jin dan manusia
Yang memperlihatkan laut bergulung gulung .Arjan pun mengeluarkan tenaga nya bersama Arjun meluncur cepat . menjauh dari tempat itu
" Ya allah kita selamat " kata Mikha melihat angin bergulung hitam ditengah laut yang luas Dan mereka berada di atasnya
" Ya mudahan mereka juga baik baik saja " kata Anis .
Sedang kan Yuna tertidur pulas dalam pelukan Malik .Yang memeluk nya memakai selimut tebal yang sempat di bawa Yuna dari kamar
Di dasar laut istana meluncur cepat terbang .menjauhi gulungan ombak Aziz yang terbangun di pelukan abi nya kaget . Melihat sang kakek duduk bersila menyalurkan tenaganya untuk menyelamat kan istana . Ratu terlihat diam berpelukan bersama Azza Dan raja jin menyalurkan satu tangan nya pada sang Patih Yang akhirnya mereka pun pindah . kembali di tanah mesir .
" Alhamdulilah ...... kita selamat " kata raja lega ketika mereka sudah tak berada dalam lautan lagi
" Alhamdulilah " kata para pengawal senang karna berhasil membawa kerajaan mereka kembali keatas tanah .
" Kita dimana abi " kata Aziz
" Kita berada dipinggiran pulau Ini tempat yang aman untuk kita " kata raja jin tersenyum senang
" Ye ...... berarti kita tak jauh kota mesir " kata Aziz
" Ya sayang " kata ratu yang memeluk putra bungsunya itu. Yang sempat membuat nya takut Tapi hatinya lega umi angkat nya itu pergi selamat lebih dulu.
__ADS_1
Seolah tahu akan ada badai