
Sedangkan dirumah Yuna sedang bersiap siap untuk pergi jalan jalan dan bermain Yang di antar Arjun menuju mall .Dan Arjun sudah memberikan titik lokasi untuk Arjan menemukan mereka nanti
" Ye........ bagus paman " teriak Aziz senang karna bisa bermain bebas .
Di temani Arjun dan Anis juga Mikha sedangkan Yuna Billa dan Lutfia duduk Menunggu di kursi tunggu sambil menonton di tempat permainan anak anak
Sedangkan rombongan Malik baru saja memarkir mobil didepan gedung
" Wah ini mall nya sudah padat Mal bini kita dimana " kata Yusuf
" Mereka di dalam yuk ....mumpung belum sore kalian bisa belanja belanja Ana mau nemani Aziz doang sebelum mengantar nya pulang besok " kata Malik
" Mau diantar pulang Mal tuh anak jin " kata Ali
" Ya sudah tiga hari disini takut dicari Dan nanti malah lupa sama umi abi nya .
" kata Malik yang tak mau Aziz lupa pada umi dan abi nya
" Iya juga ya nanti mak nya lepas tangan " kata Yusuf
" Ngak gitu juga ,takut salam paham nanti kita dikira yang nahan disini ngak pulang pulang tuh anak " kata Malik .
" Iya Mal balikin deh kasihan bini lho kalo pengen rehat " Kata Ali
Tak lama mereka pun sampai ditempat permainan anak anak yang penuh anak anak kecil lengkap dengan permainan nya Hingga membuat Aziz senang .
Yuna yang duduk sambil melihat Aziz terkejut ketika Malik menoel hidung nya .
" Ayo pulang atau mau belanja " kata Malik tersenyum
" Beli kue kue untuk lebaran saja bi , Tapi yang nastar bikin sendiri " kata Yuna
" Ya terserah dinda " kata Malik
" Mal kita nemani istri belanja dulu ya " kata Ali
" Ya .... " kata Malik.
" Yuna kami lihat lihat ya nanti kalo lambat pulang tinggal aja " kata Billa
" Ya Bill " kata Yuna Begitu juga dengan Lutfia yang pamit ingin membeli sesuatu
" Bi tadi abi bilang mau ngantar Aziz sore ini ." kata Yuna
" Ya itulah sebab nya abi mau belikan mainan dan snack ringan untuknya biar Dia senang sebelum pulang " Kata Malik
"' Ya bi , ayo kita panggil Aziz karma dinda ngantuk pengen pulang " kata Yuna
" Ya yuk ..... Aziz ..." kata Malik memanggil Aziz sini nak sudah ya main nya sekarang kita beli mobil mobil an " kata Malik
" Asyik ya bi " kata Aziz senang berlari ke arah Malik dan Yuna
Lalu Malik pun mengandeng Yuna dan Aziz kanan kiri menuju tempat penjualan mainan anak anak disana Aziz begitu senang bisa membeli mobil dan memilih mainan nya sendiri .
Mikha Anis dan Arjun juga Arjan haya mengawasi dari jauh . Tak lama Arjan dihubungi pengawal istana bahwa mereka ingin menjemput Aziz .Dan Arjun memberitahu Arjan untuk memberitahu sang tuan .Lalu Malik pun membeli seadanya saja. yang penting buat Aziz dulu karna sudah di jemput
__ADS_1
Malik pun membiarkan Aziz memilih mobil dan mainan nya dan juga menyuruh mereka untuk membawa semua .mainan Aziz untuk di bawa pulang Aziz ke istana jin
Sesampainya dirumah Malik melepaskan kepergian Aziz Yang tersenyum di gendong Arjun menuju pulang ke kerajaan Jin .
" Hati hati ya sayang " kata Yuna mengusap kepala Aziz Dan Aziz mencium takzim tangan kedua orangtuanya itu .
" Ya umi "kata Aziz tersenyum Begitu juga Malik yang melepas Aziz dengan rasa sayang .
**************
Yuna terkejut ketika sebuah kecupan mendarat dibibir nya . Membuat dirinya terusik padahal ia sangat mengantuk ketika selepas Isya tadi
"' Abi .....Apa sudah saur " kata Yuna
menatap wajah tampan suaminya itu
" Belum ini abi baru mau tidur maaf apa menganggu mu " kata Malik yang rindu pelukan istrinya itu Karna tiga malam ini ia menahan diri . karna ada Aziz ditengah mereka berdua .
" Mhem ....... dehem Yuna
Malik pun mengecup dalam bibir Yuna Yang membuat Yuna tahu kemana arah suami nya mengusik nya Dan Yuna hanya bisa mengalungkan tangan nya Dan memeluk tubuh besar suami nya itu
Malik pun menikmati hasrat nya
karna dia rindu bisa mencumbu istrinya itu Dan melakukan nya selembut mungkin Karna Yuna sedang berbadan dua Dan ia pun harus berhati hati
" Abi mencintai dinda " kata Malik ketika sudah puas dan memeluk tubuh Yuna Dan mengecup bibir istrinya itu berulang kali .Setelah tertidur dalam pelukannya .
" kau sangat cantik bila seperti ini " kata Malik sambil mengusap pelan punggung Yuna .
Jedar......... jedar ........Pyar.........pyar .....
" Astagfirullah apa itu " kata Malik Yang membuat nya memeluk tubuh Yuna
dan membungkus nya dengan selimut
Malik memasang piyama nya sambil melihat kilat menyambar langit
" Ada apa ini " kata Malik. Yang bergegas keluar dari kamar menuju ke lantai atas
Di luar Yusuf Ali Arjun dan Ajan pun berdiri di balkon atas Melihat langit malam bermandikan bintang itu ternoda
suara kilat keras membuat seisi rumah kaget . Karna sangat jelas jelas terdengar mengerikan .
" Arjun ada apa " kata Malik Yang ikut melihat langit cerah
" Sepertinya ada keributan di kerajaan jin tuan " kata Arjan
" Hah ..... kenapa " kata Malik
" Ana kurang tahu tuan tapi seperti tanda kurang baik " kata Arjan
" Inalilahi " kata Ali sambil menatap Malik dengan piyama nya
" Heh...... habis olahraga bro tengah malam gini " sindir Ali
__ADS_1
" Kepo aja lho " kata Malik cuek
" Hahaha...... ngak usah ngiri bro Lutfia ajak Ana ajak duel sampai subuh Biar cepat jadi tuh bibit " kata Yusuf tertawa
" Aish kalian ini " kata Ali melengos
Sedangkan Arjun dan Arjan hanya diam saja .Karna tak .mengerti Dan ketika mereka hendak kembali turun tiba tiba
Jedar ...............
" Allahuakbar ......" kata Ali yang hampir jatuh ditahan Malik .
" Ada apa sih ini " kata Yusuf yang juga berpegangan pada tangan tangga
" Tak bisa di diam kan Ana harus kesana tuan " kata Arjan pemasaran atas apa Yang terjadi karna komplek perumahan tempat Malik tinggal persis disamping sisi lain istana jin .
" Kemana " kata Malik
" Ke istana tuan " kata Arjan
" Huh......... pergilah Arjun jaga dan awasi rumah ini Ana ingin istirahat " kata Malik
" Ya tuan " kata Arjun ketika Malik turun kelantai bawah. dan Yusuf juga Ali bergegas masuk kamar karna memang sudah mengantuk .
Di Istana jin Aziz marah ketika ia tak bisa keluar dari kamarnya Yang menyebab kan seisi istana heboh Tapi sang raja membiarkan nya saja
" Tuan .....Istana ini bisa ikut runtuh tuanku bila kita membiarkan Pangeran marah besar Dan juga akan menganggu ketidaknyamanan dinding kehidupan lain " kata patih
" Tidak patih dia tak mampu menembus pagar itu. " kata raja jin
" Itu menurut tuan raja tapi kalau tuan
......." kata patih
" Berikan susu penenang " kata raja
" Tuan ku apa tidak sebaiknya kita lepaskan saja Agar Aziz tak marah " kata ratu mengusul kan karna ia juga tak bisa tidur ulah putranya itu
" Apa ratu yakin bisa menjaganya " kata raja jin menatap ratu tajam
Sedangkan di istana Aziz Wajah Aziz merah karna ia tak bisa ke taman bermain . dia hanya bisa bermain dalam istana nya sendiri
" Abi dan umi keterlaluan " kata Aziz kesal . Kita lihat saja besok " kata Aziz yang lalu duduk bersila dan berzikir diatas sajadah nya .Padahal ia pulang dengan cara baik baik malah dikurung oleh sang abi Yang .membuatnya kesal
Di luar istana suara angin ribut terdengar jelas karna angin mulai berkumpul seperti sedang menghimpun kekuatan ..
" Akan kubuat istana terlempar jauh dari
tempat umi dan abi di dunia " kata Aziz dalam hati
" Ada apa patih " kata raja
" Entah lah tuanku sepertinya nya malam ini akan ada badai " kata patih .
" Hah...... badai......" kata raja jin kaget
__ADS_1