
Lalu mayat itu pun ditandu kerumah haji Umar ....tangis sang ibu nyaring terdengar melihat anaknya pulang dengan jasad terbujur kaku Sedangkan Yuna yang di peluk Malik hanya diam Merasa iba dengan ibu haji umar
" Jasadnya utuh tak rusak sama sekali " kata Amar.
" Iya buaya tak memakan orang Tapi manusianya yang jahat " jawab Malik yang masih merangkul Yuna umah pun datang
menghampiri keduanya .
" Nak ayo ganti baju mu Sebentar lagi kita pulang " kata umah .
" Ya dinda ganti baju dulu ya bibirmu sudah pucat " kata Malik Yang tak tega melihat istrinya itu kedinginan . Lalu mereka sholat Magrib bersama. dimasjid dan sekalian pamit pulang pada warga dan tetua.
Selesai magrib rombongan pun kembali pulang . Haji umar mengucapkan banyak teimakasih Begitu juga warga lain Dan tak lupa meminta alamat abah Rahman
"' Maaf kami harus pulang tak bisa ikut pengajian dan pemakaman " kata abah Sofyan.
" Ya tidak apa apa ustad kami sangat berterimakasih banyak Maaf sudah merepotkan kalian Terutama pada nak Yuna juga para ustad .Walau masih ada ganjalan Tapi saya bersyukur jasad adik saya bisa di makam kan malam ini juga Tinggal mencari siapa orang yang tega melakukannya " kata haji umar lirih
" Ya pa haji sama sama " kata abah
Lalu mereka pun menuju mobil Namun sebelum pulang Yuna melihat hantu uwais tersenyum. Dan Yuna pun berbisik pada Malik pelan .
" Yang membunuh uwais istri muda pa haji sendiri bi, Tanya kan itu padanya " kata Yuna Yang membuat Malik tersentak Kaget Lalu mendekati haji umar lalu ..
" Pa haji istri saya bilang istri muda pa haji tahu siapa pelakunya " kata Malik pelan agar tak terdengar orang lain
" Tapi selesai kan dulu semua kewajiban uwais Setelah itu baru bertindak " kata Malik lagi bicara pelan . Yang membuat haji umar mengerti maksud Malik ..
" Trimakasih ustad ,sekali lagi trimakasih " kata haji umar dengan raut sedih . Memang ada rasa mengganjal slama ini Yang ia rasakan pada sang istri Namun karna tak ada bukti ia pun tak bisa menuduh . Tapi ketika Malik mengatakan itu Haji umar pun memang harus bertindak hati hati dan menyikapinya ..Karna bagaimana wanita itu istrinya.
Mobil rombongan pun kembali pulang . Karna memang urusan mereka sudah selesai Malik yang melihat yuna mengantuk Pindah duduk dekat jendela Agar Yuna bisa tidur Dan duduk ditengah Antara Malik dan umah Lalu umah pun menyelimutinya Dengan sarung Malik Yang dibawa umah dari rumah
"Mal peluk saja nak, biar ngak kedinginan " kata Umah Yang kasihan melihat Yuna terlelap .Karna cukup lama ia menyelam Dan wajahnya sempat pucat Lalu Malik pun lalu memeluk Yuna .Biar yuna merasa hangat dan nyaman Dan juga menaruh kepala Yuna didadanya .
Membuat Amar dan Yus yang duduk dibelakang menelan saliva nya Melihat keromantisan itu. pengantin baru itu
__ADS_1
" Bang Hadi kita cari masjid dekat rumah makan ya bang, biar habis sholat bisa makan malam. Dan istri saya bisa menghangatkan perutnya " kata Malik
" Ya Mal di sabilal ya banyak lesehan " kata ustad Hadi yang membawa mobil bergantian dengan abah Agar tidak abah tidak lelah .
Tak lama mereka pun lalu mampir ke masjid sabilal sebelum pulang . Malik menitipkan Yuna pada sang umah agar bergantian sholat Namun umah hanya ingin sholat dirumah saja. karna tak tega menantunya itu ditinggal sendiri Dan Malik juga tak tega membangunkan istrinya itu..
" Biar umah makan dimobil saja ya nak , sama istrimu tolong minta teh hangat nya sekalian " kata umah Yang yang memasang bahu untuk bersandar sang menantu. Karna tadi kedinginan . Yang membuat Yuna lelah dan mengantuk .
Tak lama Yuna pun terbangun . " Umah apa kita sudah sampai " kata Yuna kaget
" Ini lagi jajan tadi sudah sholat tuh mereka pada makan . Yuna lapar ngak nak ayo turun Nanti sholat isya nya dirumah saja sama umah ya" kata umah lembut sambil tersenyum
" Ya umah " kata Yuna Yang lalu turun dari mobil Berjalan menuju para pria Yang makan lesehan dengan di tikar
menikmati ayam goreng dan bebek goreng .
" Bang tuh bini sudah bangun " kata Yus .Melihat Yuna bersama umah
" Umah sudah dipesan mau makan disini atau di mobil " Kata Malik
" Disini aja biar gabung " kata abah pada umah yang lalu menyuruh Umah dan Yuna duduk sambil menggeser duduknya .Karna masih panas akan terasa nikmat .
" Yang dua tadi ngak jadi dibungkus .mas Tolong bawa kesana saja ya dan teh panasnya dua " kata Malik .
" Ya bang tunggu sebentar ya " kata si penjual .
Lalu Malik pun kembali duduk disebelah Yuna. Yang terlihat dengan wajah masih mengantuk tapi terlihat cantik alami.
" Tunggu sebentar ya sayang " kata Malik mengusap bahu sang istri . Yang membuat semua mata melirik Malik . Karna memang pria itu terkenal lembut dengan para wanita .
" Mhem.......alamat ada yang pengen cepat kawin nih sindir abah Sofyan pada Amar putra bungsunya.
" Masih lama bah, nyari dulu lagian sudah diembat orang " kata Amar
" Salah sendiri telat , lagian ngapain lama lama kalo sudah mapan yang langsung saja " kata Malik . Yang tahu dirinya disindir Amar Karna Malik juga tahu .Amar dulu sangat menyukai istrinya itu Tapi Malik bersikap santai .Karna yakin jodoh ngak kemana Karna Ia dan Yuna hanya terpaut 4 tahun ..
__ADS_1
" Kan masih banyak stok mar " kata Hadi
" Iya tapi beda level bang " kata Amar sambil menikmati bebek goreng nya ..
"' Hahaha....ya belum jodoh anta mar, apa perlu abah jodohkan ." kata ustad Sofyan
" Ngak jangan bah kaya Amar ngak laku saja " kata Amar yang membuat semua orang tertawa. Termasuk Yuna yang hanya jadi pendengar.
Malik pun tersenyum yang melirik Yuna menikmati makan nya dengan lahap begitu juga umah .
" Bi yuna minta itu boleh " kata Yuna Menujuk wedang ronde Yang ingin meminum ronde jahe menghangatkan tubuhnya .
" Ya ... dinda tunggu disini ya " kata Malik yang berdiri
" Ada yang mau ngak biar sekalian " tawar Malik.
" Abah mau Mal kata Ustad Rahman dan ustad Sofyan .
" Aku juga mau bang masih rasa dingin nih menyelam " kata Yus . Yang membuat Malik memesan banyak lalu kembali membawa satu mangkuk lebih dulu . Untuk sang istri.
Sikap Malik yang perhatian pada sang istri membuat umah dan abah tersenyum .. Melihat putra bungsu nya itu kini bisa hidup bahagia berkumpul istri yang ia nikahi diam diam .Yang tadinya di tolak tiga kali oleh Yuna karna tak ingin punya suami ustad Tapi jodoh dan takdir tak bisa dilawan . Yuna akhir nya bisa luluh juga Setelah Malik nekat menikahinya Karna ia percaya dan yakin Yuna bisa menerimanya .
Sedangkan di sebuah rumah besar Aldi dan Alea baru saja pulang dari belanja .
" Banyak banget belanjaan nya sayang " kata Aldi pada Alea.
" Sebagian buat Yuna bi , karna kata malam minggu besok mereka menikah di banjarmasin Apa kita kesana bi ?" kata Alea.
" Apa boleh apa mereka tak takut melihat
kita " kata Aldi yang takut orang akan takut melihat hantu.
" Iya juga ya bi, ngak mungkin kan kita menakuti orang.. Aku tanya Yuna dulu aja besok ya bi biar bisa ngobrol " kata Alea Yang sangat senang bisa berbelanja bersama Helen karna biasa nya ia tak punya teman untuk shoping . Dulu dia sering bersama Yuna tapi sekarang dia dan Yuna sudah beda alam .Apalagi bila Yuna ikut pergi bersama ustad Malik . Pastinya Yuna tak akan bisa ditemui . Padahal sahabatnya itu sudah seperti saudara baginya.
" Ya sudah bilang dulu aja biar kita ngak menakuti manusia . Mungkin Helen dan Laras juga mau ikut kalo tahu kita mau kesana " kata Aldi yang mencium istrinya. itu.
__ADS_1
" Ya sudah Alea bilangnya besok ya bi " kata Alea merapikan belanjaan nya
" Ya " kata Aldi senang karna kini mereka bisa mengunjungi Yuna setelah para setan tak mengejar istri nya dan Yuna