
" karya ........" teriak ketiga gadis itu kaget
Mobil pun berhenti mendadak di jalan .Yang membuat mobil lain juga merem mendadak di belakang mobil karya
Tin....tin.....tin....
" Wah ya.....ayo jalan tuh mobil pada antri tuh " kata Rustam. .
Tin....tin .....tin....
Mobil belakang pun mulai membunyikan klakson nya .Yang akhirnya membuat karya kembali menjalankan mobil nya .
" Ada apa sih ya " kata Alea menatap karya
yang bingung .
" Itu tadi ada yang mau menyebrang tapi nenek nenek " kata karya.
" Itukan nenek neneknya" tunjuk Alea pada nenek tua yang duduk dipinggir jalan
" Astagfirullah jadi ia ada disitu. Bagaimana bisa " kata karya Yang terkejut karna nenek itu bisa pindah arah.
" Dia bukan hantu tapi orang orang yang mempelajari imu lelembut " kata Yuna .
" Hah ... bagaimana kau bisa tahu Yun " kata Karya .
" Tahu lah kamu tuh ya yang ngak kapok bawa barang mu ya .Jadi ia ngikutin kita. terus ya " kata Yuna
" Hah ......barang apa maksudnya kalo burung nya ya jelas dibawa dong " kata Rustam ..
"':Sontoloyo ....tam bukan itu , barang senjata tam kerisnya " kata Meri.
"' Hah ........oh keris empu gandring itu ya Ampun kok Yuna tahu aja sih . bukannya sudah di sembunyikan karya kok malah tetap ngerti aja " kata Rustam.
" Jelas ngerti tam orang dia punya mata indra keenam wajar dong dia tahu " kata Meri..
" Huh......terserah kalian deh yang penting aku ngak mengusik mereka . Cuma buat jaga jaga " kata Karya.. Yang jadi omongan para penumpang nya.
" Tapi mereka mengikuti mu karna kamu punya wadah dan mereka dipanggil si pengungsi " Kata Yuna .
" Hadeh.......Yun kau kaya cenayang aja .tahu tahu aja kalo Karya bawa barang nya " kata Rustam.
" Aish ......kan itu jadi mengusik karya sendiri karna pengen punya teman " kata Alea.
"' Hah ...teman maksudnya tuh nenek nenek mau nemani karya gitu tidur ... hih........ mau kamu ya nenek nenek gitu." kata Meri
" Dih kalian ini ngomong apaan sih .... ngak usah dibahas yang gituan " kata Karya kesal
__ADS_1
Hahaha....... tawa Rustam tergelak
" Karya senang nya kamu Yun jadi teman tidur nya ketimbang nenek gayung " tawa Rustam
" Sorry ya , sudah punya bini juga " kata Yuna
" Kalo ngak punya bini mau ngak Yun " kata Rustam mengoda yuna
" Ngak lah aku sudah punya calon juga " kata Yuna sewot Karna menganggap karya hanya teman masa sekolahnya. Dan juga sudah tak ada cinta monyet.
Sepanjang perjalanan mereka santai dan bercerita sampai Alea berteriak ......
" Aaa........... teriak Alea bersamaan dengan mobil mereka yang bergoyang goyang karna digoyang mahluk halus Ypang membuat Karya langsung menghentikan mobil nya .Mobil pun langsung oleng ke jalan ..
" Allahu akbar " teriak Rustam yang kaget ketika mobil mereka terbalik. Membuat Yuna langsung membaca Ayat kursi hingga mobil kembali berdiri .Bersamaan dengan 5 makhluk berkelebat hilang dari atap mobil .
Yang sepertinya sengaja menganggu mereka . Dan anehnya Yuna tak merasakan kehadiran mereka. Tapi Alea melihat mereka dengan nyata.
" Al ......" kata Yuna menatap Alea .
"' Mereka mengatakan bahwa mereka ingin membawa kau dengan ku .Dan memakai raga mu Yun . Dan mereka bukan hantu tapi mereka dari bangsa siluman " kata Alea .
" Inalilahi , emang mereka siapa? brani mengusik manusia . Dan lagi niat mereka sangat jahat. Seenaknya meminjam raga orang . " kaya Yuna mengomel.
" Hih........Kamu bisa melihat mereka Al " kata Rustam
Sedangkan Meri gemetaran karna tadi merasakan guncangan mobil yang sangat keras. Apalagi hampir oleng dan terbalik.
" Kita masih hidup kan Yun. Belum mati kan " kata Meri yang memegang dua pipinya Dan mengucek matanya
" Kita masih hidup Mer, ngak usah panik dan bingung mereka hanya ingin menguji kita " kata Alea
" Trus kita jalan lagi kan nih " kata Karya yang cukup tegang dan lelah. Karma membantu Yuna dan kawan kawan nya rupanya menantang maut .Yang tak bisa ia hindari Karna . Semuanya akan terjadi diluar nalar.
" Ya ....ayo kita pulang kok bengong " kata Yuna yang menepuk bahu Karya ..
" Apa perjalanan pulang mu aman Yun bila kalian pulang besuk . Sepertinya mereka tertarik dengan kalian Dan pastinya mereka akan mengejar kalian kemana pun. " kata Kaya.
" Insya allah ya , kita hanya manusia biasa kalo pun menghindar bisa akan kami hindari Tapi kalo godaan nya datang mau ngak mau tetap harus brani menghadapi. Makanya kita harus banyak tawakal " kata Yuna Yang pasrah dengan apa yang terjadi.
" Huh...... nasip .....nasip... punya teman kok berurusan dengan para hantu. " kata Karya
" Cih.... siapa suruh ikut ikutan " kata Rustam.
" Alah kau juga ..... gayamu tam " kata Karya yang lalu membaca basmallah dan menghidupkan mobil. Dan lalu kembali menjalankan mobil .Walau karya tahu
resiko besar tapi ..Karya ingin bisa membantu temannya semampunya.
__ADS_1
" Ini langsung ke penginapan kan Yun " kata karya.
" Ya ya langsung pulang aja. oh ya kamu hati hati dijalan ya ya " kata Yuna
" Ya yun sudah tahu . Aku bisa jaga diri " kata karya.
" Yun kalo karya itu aman bisa jaga diri santai...... kami aman kok di jamin lancar " kata Rustam.
" Ya baguslah " kata Alea
" Ya kalian juga hati hati besok ya " kata karya
" iya jangan kapok ya kita tetap teman kan " kata Rustam.
" Ngak kapok tam ini pengelaman manis. Sekalian pengelaman mengerikan yang ku alami. " kata Meri
" Hehehe...... ya itu untuk pengelaman kita " kata karya yang memang ini pengelaman pertamanya bisa melihat hantu .
Tak lama mereka pun sampai di penginapan dan Yuna sekalian pamitan pada kedua temannya itu ..Karna tampa sengaja melibatkan teman temannya.. Yang tak ia duga sebelumnya . Dan itu tak pernah Yuna pikirkan dan direncanakan
" Trimakasih ya ya jangan kapok berteman kami " kata Alea.
" Hei kita teman kita ngak bakal kapok dan lagi pula buat uji nyali " kata Karya terkekeh.
" Uji nyali apaan orang malah pada hampir celaka gitu " kata Rustam .
"Hust....... dah sana cepat pulang gih sudah malam . kita juga mau packing ?" kata Yuna .Sedang Alea dan Meri sudah masuk ke penginapan.
" Ya ya...... ayo.pulang. " kata Karya.
" Eh tunggu nih ongkos bensin nya. " kata Yuna memberikan amplop buat Karya Dan beberapa lembar buat Rustam
" Wah aku dapat salam tempel juga nih trimakasih " kata Rustam senang
" Ya pas ada rezeki itu buat anak anak mu Dan salam buat istri ya tam " kata Yuna
" Ya trimakasih ya yun jangan sungkan kalo kesini lagi " kata Rustam.
" Ya yun jangan sungkan hubungi kita kalo kesini lagi " kata Karya
" Ya sudah sana pulang aku sudah capek nih kita ikut penerbangan pagi besok " kata Yuna yang memang tak pernah pulang lama. Paling lama cuma dua minggu
" Ok selamat jalan Yun salam buat Alea dan Meri ya " kata karya
" Ok ... bye .... hati hati " kata yuna Yang buru buru pergi kekamar Tapi tiba tiba.....
Bruk......... tiba tiba ada bangkai tikus yang jatuh " Auw.... ......." teriak yuna kaget
__ADS_1
***** Maaf telat update karna belum sempat menulis ****