
Allea yang mendengar pun langsung membaca ayat kursi dan surat al falaq . Tampa menoleh sedikit pun kebelakang Dan tampa berhenti komat kamit membaca doa. Sampai bau asap gosong terasa tercium lewat di depan hidung Alea .
" Ya ampun apa itu yang nama nya gondo rowo " kata Alea yang sempat melirik sekilas mahluk besar berbulu berdiri di bawah pohon mengawasinya tadi .Yang membuat kedua kalinya lemas. Dan dadanya hampir saja terasa copot.
" Ya Allah aku bisa gila lama lama tinggal disini " kata Alea yang lalu bergegas. masuk. Dan lalu menuju kamarnya .
" Alea ...... " panggil ibu
" Iya bu " kata Alea menoleh ketika sang ibu membawakan makanan di kantung plastik.
" Apa bapa sudah tidur bu ?" kata Alea.
" Iya besok bapa mu harus istirahat karna besok berangkat lagi ke bandung Untuk menjemput anak bos nya . " kata ibu.
" Oh ya ini. ini buat Yuna berikan ini kalo dia kesini besok " kata ibu
" Ya bu biar Alea simpan " kata Alea.
" Nak apa kau masih memegang uang. Maaf kalo ibu sudah menghabiskan uang Alea untuk di sumbangkan " kata. ibu lirih.
" Ngak pa pa bu. Alea punya sedikit oh ya ini buat ibu Alea pun memberikan uang segepok untuk sang ibu di tangannya Simpan lah buat ibu jaga jaga " kata Alea Yang mendapat kan uang dari Yuna untuk berjaga jaga kalo pas butuh Dan ia akan meminjam nya lagi nanti .Bila Yuna kesini besok Karna ia tak memegang uang sama sekali. Karna lupa meminta bekal pada suami nya waktu itu.
" Nak apa ini ngak kebanyakan apa kamu punya simpanan " kata ibu.
" Alea masih punya kok bu " kata Alea. Yang tak mau ibunya merasa tak enak hati.
" Ya sudah trimakasih ya nak " kata ibu
" Ya bu " kata Alea Yang tersenyum .
Bu Rusli pun meninggalkan kamar Alea.
Sedang kan Alea duduk di pinggir tempat tidurnya. Memikir kan semua yang ia alami. Namun Alea sadar bahwa ini takdir yang tak harus ia jalani. Karna Alea sendiri tak pernah tahu garis takdirnya membawanya kemana. Dan ia hanya mengikuti alur. hidupnya .
" Aku rindu denganmu di " guman Alea Yang memegang dadanya . Mengingat Aldi yang slalu memeluknya ketika tidur.
" Aku rindu " kata Alea dengan mata berkaca kaca Melawan rasa takutnya yang slalu melihat mahluk astral . Sedangkan selama ini ia hidup tenang tampa ada rasa takut . Dan tampa kekurangan selama tinggal dengan Aldi suami hantunya itu.
" Aku akan pulang menunggu Yuna datang kesini " kata Alea yang lalu berbaring di tempat tidurnya sambil memeluk guling.
*********
Sedang kan Yuna duduk terpaku seorang diri di halte bis Menunggu bis yang lewat untuk pulang .
__ADS_1
" Ais kau ini sakit tahu "
" Habisnya kau lari makanya ku ikat "
" Ih jahat , aku kan ngak sengaja "
" heh lepas nih lihat membekas "
" Mana ada itu alasan mu " kata temannya lagi.
Yang membuat Yuna menoleh ke kiri dan kanan .Karna mendengar obrolan orang .lain Namun tak terlihat. Karna tidak ada siapa pun di halte itu Yuna hanya sendiri .Yang membuat bulu kuduknya berdiri. Namun pas hendak berdiri Yuna melihat mahluk kecil duduk tak jauh dari tempat duduk nya
" Allahu akbar " kata Yuna yang sempat kaget membuat dua mahluk kecil itu melihatnya . Namun Yuna cepat cepat memalingkan wajahnya ketempat lain .
Dan ketika bis datang Yuna bergegas naik.
" Alhamdulilah...... ya Allah ya rabb Jadi aku juga bisa melihat tuyul " bathin Yuna shock yang melihat dua bocah botak itu Dan lalu duduk di kursi penumpang.
" Bayar neng " kata kenek bis menagih
" Nih bang " kata Yuna . Memberikan Uang 5 ribu dari tasnya . Dan lalu sang kenek memberi kembalian seribu rupiah ke tangan Yuna Namun Yuna memberi kan uang seribu rupiah itu untuk pengamen jalanan yang bernyanyi diatas bis
Tak lama bis pun berhenti di halte berikutnya Yuna pun turun lalu melangkah ke jalan untuk berjalan kaki sedikit . Menuju perumahan rumah Malik. Karna ia cukup hafal wilayah angkutan ditempat itu.
" Assalamualaikum " kata Yuna memberi salam.
" Walaikum salam " jawab umah Yang datang membawa teh untuk abah .Ke ruang tengah .
" Baru pulang nak " kata Umah.
" Iya umah " kata Yuna mencium takzim tangan umah lalu berlalu masuk kamar nya Dan di kamar Yuna langsung bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan diri
Yuna langsung berpakaian ketika ritual mandinya selesai Dan keluar kamar menuju ruang tengah .
" Lah abah dan umah kemana ya bukanya tadi disini ?" kata Yuna yang hanya menemukan dua cangkir bekas teh kosong di atas meja. Yang membuat Yuna kembali lagi ke kamarnya. Karna ruang tengah sepi.Dan tak mungkin ia menganggu umah dan abah kalo lagi dikamar.
***********
Sedang kan dikota saranjana Aldi dan Burhan baru saja memasuki kota baru. Hari ini mereka menuju bandara untuk ikut naik pesawat ke banjar baru
" Apa perjalanan kita jauh " kata .Aldi yamg belum pernah pergi kemanapun setelah menjadi hantu. Dan ia tak tahu cara berpergian..
"' Lumayan " kata Burhan yang duduk tenang dikursi belakang.
__ADS_1
" Kita kemana ?" kata Aldi.
" Ke jakarta " kata Burhan
" Hah apa kita juga naik pesawat " kata Aldi kaget. karna mereka juga seperti manusia menumpang pesawat .
" Apa kau sanggup berenang menyeberang laut Atau terbang sedangkan kau tak punya sayap " kata Burhan Seraya melirik Aldi.
Jleb...
Aldi pun terdiam tak bicara lagi Karna tak mungkin ia berenang Bahkan terbang karna kini mereka ada di alam dunia . Dunia fana dunia para manusia.
Kedua nya terdiam sambil melihat pramugari yang mondar mandir mengantar makanan melayani penumpang .
" Kenapa kita tak diberi " kata Aldi .
" Hei ...kita tak terlihat jangan berharap " kata Burhan menyenggol Aldi.
" Astagfirullah aladzim maaf aku lupa " kata Aldi Yang tak sadar dirinya adalah hantu mahluk kasat mata Yang tak bisa dilihat manusia .
" Ingat..... kita hanya menumpang jangan membuat mereka takut " kata Burhan ketika seorang pramugari lengah. Burhan mengambil 2 buah roti Dan memberikan nya satu pada Aldi.
Aldi pun memakannya. Sambil melihat sekeliling nya. .Yang memperhatikan manusia Yang sibuk sendiri sendiri .
Sedang Burhan memejamkan matanya untuk tidur sejenak
"********"
" Yuna..." kata Alea ketika sahabat nya itu datang berkunjung pagi ini Karna Alea ingin bicara padanya .
" Ayo masuk dulu " kata Alea
" Ya Al ibu kemana tumben pagi sudah sepi. " kata Yuna .
" Ibu kepasar diantar bapa sekalian bekerja. Yun. Ayo masuk yun aku takut tinggal disini lama lama. Bisa kah kau mengantarku pulang kesana karna aku tak punya uang lagi . Uang yang kau berikan kemaren kuberikan pada ibu . Karna beliau butuh " kata Alea.
" Aku belum bisa cuti lagi Al , kecuali aku berhenti kerja Dan pulang kesana untuk mencari kerja baru di banjar masin .Tapi bisa kau kau bersabar untuk seminggu dua minggu nanti setelah akhir bulan aku akan mengundurkan diri " kata Yuna .
" Maaf ......aku sering membuat mu repot Yun. ..." kata Alea .
" Ngak pa pa... Al aku membantu semampu yang aku bisa. " kata Yuna.
Tak lama mereka ngobrol terdengar suara salam .Yang membuat Yuna terkejut melihat dua sosok pria yang muncul di belakang Alea.
__ADS_1
" Walaikum salam Kalian...... Bagaimana kalian bisa kesini " kata Yuna kaget .