
Sejenak Malik terdiam .Namun ia tak mungkin membohongi Billa. Billa adalah teman nya kuliah .Dan sekarang Billa juga mengambil menjadi dosen terbang Untuk mengajar di sebuah kampus ternama.
Yang berbeda dengan Malik .Namun mereka tampa sengaja bertemu di kampus Tempat Malik mengajar.
" Mal kau belum menjawab pertanyaan ku " kata Billa Yang menatap umah dan abah
Malik yang hanya diam. Membiarkan sang putra untuk menjawab nya.
" Dia istriku Bill" kata Malik lirih.
" Astagfirullah Aladzim . ...." kata Billa tak percaya. Menatap pria yang ia cintai sudah menikah dengan wanita tampa hijab dan terlihat cuek. Penampilan moderen
" Kau tak salah memilih kan Mal, apa ketinggian ilmu mu tak mampu melihat Mana wanita yang baik dan tidak " kata Billa. menyindir Malik
Yang membuat Malik terdiam Namun tak perduli dengan perkataan Billa yang menyudutkannya.
Sedangkan dikamar Yuna baru saja selesai sholat zhuhur .Lalu membuka lemarinya. Dan membuka tas ransel nya
" Oh ya aku lupa besok jumat Apa aku sedekah kan di masjid dekat sini ya sisanya ke panti asuhan " kata Yuna yang melihat uangnya masih utuh.
" Iya ini separo atas nama ibu separo lagi untuk panti asuhan " kata Yuna yang ingat dekat rumah Alea ada panti asuhan .
Lalu ia pun memilih satu potong pakaian Untuk Yuna bawa menginap di rumah Alea. karna Yuna janji pada Alea untuk menginap di rumahnya Dan Meri juga akan menjemput nya nanti. setelah pulang bekerja.
Yuna pun lalu memisahkan uang dan emas di dalam tasnya Dan berniat menjual nya satu ruas lagi .Dan Yuna sempat terdiam lama berpikir Karna ia ingin pulang dan bekerja di Banjarmasin kampung halamannya.
" Sisa nya aku bungkus saja " kata Yuna yang membungkus emas dengan kain batik dan memisahkannya di tas yang lain .Dan kembali merapikannya di dalam lemari dan menguncinya. Dan lalu mengendong tas ranselnya keluar.
" Yuna mau kemana lagi " tegur Malik
Yang berdiri untuk bersiap siap kemasjid bersama abah.
" Maaf Mal aku ada janji sama Alea. " jawab Yuna.
" Abah umah Yuna pergi dulu ya " kata Yuna berpamitan pada abah dan umah
" Mau kemana nak " kata umah .
" Menemani Alea dirumahnya cuma malam ini saja umah. Besok pagi Yuna sudah pulang kok Besok Yuna akan menemani umah dan Abah jalan jalan " kata Yuna.
Sedang kan Billa menatapnya dengan pandangan tak suka. Karna menurut Billa Yuna tak pantas untuk Malik.
" Hai ... slamat datang teman Malik ya
Maaf tak bisa menemani " kata Yuna ramah. Walau Yuna tahu Billa seperti tak menyukainya. Namun Yuna tetap bersikap biasa. Karna Billa adalah tamu
" Assalamualaikum umah abah Yuna pergi dulu ya " kata Yuna pamit Lalu pergi melewati Malik dan Billa.
__ADS_1
" Ya nak hati hati " kata umah
Malik diam tapi ekor matanya mengikuti Yuna yang melangkah ke teras rumah.
" Ayo Mal ke masjid " kata abah
" Ya bah " kata Malik.
" Apa begitu sikap istri seorang ustad Mal ngak punya sopan santun .Tak berhijab dan mengumbar aurat " kata Billa menyindir
Umah yang mendengarnya hanya diam.
Sedang kan abah menatap Malik lekat
" Maaf nak Billa , manusia itu tak dinilai lewat pakaian ilmu dan hijab nya tapi yang utama hatinya. Mungkin Allah sedang menguji Malik lewat istrinya Agar menjadi orang yang sabar dan tawadhu " kata abah sambil berlalu keluar untuk ke Masjid Yang membuat Billa langsung terdiam . Sedang kan Malik tak berkomentar Hanya diam mengikuti abahnya menuju pintu keluar untuk meninggal umah dan Billa.
Disisi lain Yuna menemui Imam masjid Yang baru saja selesai sholat sunat Di dalam masjid .
" Assalamualaikum ustad , apa saya.. boleh bertanya dimana pengurus masjid yang mengurus orang yang ingin bersedekah " kata Yuna sopan
" Oh sama bapa juga bisa nak Ada yang perlu dibantu nak " kata ustad paruh baya itu Yang ketua pengurus masjid. setempat
" Saya mau berinfaq buat ibu saya ustad Dan ini ada sedikit rezeki yang ingin saya titipkan Ini uang halal ustad " kata Yuna.
Yang duduk bersimpuh di depan ustad sambil menyodorkan amplop tebal berisi uang .
" Trimakasih ustad saya permisi " kata Yuna .berpamitan
" Maaf nak boleh saya tahu namanya " kata ustad itu bertanya
" Catat sebagai hamba allah saja ustad " kata Yuna yang tersenyum .
" Baik nak semoga Allah merahmati mu " kata Ustad itu
" Aamiin " kata Yuna yang kembali keluar meninggalkan masjid
Malik yang baru saja masuk tak sengaja melihat Yuna keluar dari masjid . Dan bertanya dengan Ustad Risyad .
" Ustad ada urusan apa gadis itu menemui ustad " kata Malik bertanya.
" Oh ustad Malik , Dia hamba Allah meng infaq kan uang nya untuk masjid ini .." kata ustad Risyad menunjuk kan amplop tebal " Dan lalu membukanya. Dan menghitungnya
" Kau saksinya ustad Malik 35 juta " kata Ustad Risyad Yang menghitung uang pemberian Yuna Yang membuat Malik menarik. nafas dalam.
" Alhamdulilah " kata Malik memejamkan mata nya
" Semoga allah slalu menjaga mu istriku " doa Malik dalam hati
__ADS_1
" Ada apa nak " kata abah yang ikut bergabung.
" Tadi ada orang meng infaq kan rezekinya ustad dia mengatakan dirinya hamba Allah " kata ustad Risyad pada ustad Rahman.
" Masyaallah semoga keberkahan pada nya melimpah " kata ustad Rahman
" Aamiin " kata Ustad Malik dan Risyad bersama dan lalu duduk untuk ngobrol menunggu muazin datang .
******
Sedangkan Yuna Meri dann Alea sore ini mengajak Burhan dan Aldi jalan jalan
" Wah keren.......apa nama tempat ini ." kata Burhan yang baru melihatnya .
" Sea world han , ayo kita kesana " kata Meri yang senang kedatangan Aldi dan Burhan yang ia kira tak bisa melihat keduanya lagi . Tapinya nyata nya ia bisa melihat Dua orang kaum dari saranjana itu.
Yuna tersenyum melihat keakraban keduanya . Begitu juga Aldi dan Alea yang berjalan mengikuti dari belakang.
Yuna tersenyum bisa mengajak tamu jauh nya itu berkeliling . Setelah tadi kemasjid dan ke panti asuhan mengantar rezeki . Yuna mendapat rezeki lagi dari Alea Dari penjualan koin emas yang mereka jual di toko emas. Dan Yuna juga menjual seruas lagi kunyit emas nya. Untuk keperluannya sehari hari.
" Wah luar biasa ya jakarta juga sangat bagus kotanya " kata Burhan ketika mereka makan disebuah Cafe Yang masih dekat dengan area dufan
" Setelah ini kita kemana lagi ?" kata Aldi
" Terserah kalian mau kemana ? atau mau belanja " kata Alea.
" Jangan kita lihat lihat permainan dulu " kata Burhan Yang senang bisa berkeliling dan makan sepuasnya. juga memandangi Pantai Ancol . Dari atas Cafe yang mereka singgahi.
" Ya sudah kalian nikmati saja ya, aku mau ke kamar kecil dulu ya " kata Yuna
" Kalian disini dulu ya " kata Yuna lagi
" Ya ....santai Yun " kata Burhan
" Yun aku ikut " kata Alea Yang lalu menghampiri Yuna
" Ayo " kata Yuna lalu mereka pun menuju toilet yang rada sepi dan .......
Deg........
Alea langsung memegang tangan Yuna ketika melihat Tiga sosok mahluk astral sedang menjilati pembalut di keranjang sampah di depan toilet Yang sepi.
" Jangan di lihat , pura pura saja tak.melihat mereka " bisik Yuna pelan .Lalu tetap melangkah menuju kamar kecil untuk buang air kecil .Begitu juga Alea.
Namun tiba tiba .......
" Aaa ......!!" teriak Alea yang merasa bahunya dipegang seseorang . Yang membuat bulu kuduk Yuna ikut berdiri.
__ADS_1