
Clea dan Cea pun tak percaya dengan apa yang dikatakan sang kakak Karna selama ini mereka juga berharap orang orang itu celaka .
" Ngak masalah kak , asal anak buah kakak bekerja dengan baik kami bisa mengatur nya " kata Clea santai .Karna memang itu yang Clea diharapkan
" Bagus aku juga ingin semua nya berjalan lancar ..Biar nenek tua itu mampus ..Dan lagi aku pernah melihat ustad itu dekat dengan nenek tua itu " kata Pria yang terlihat licik itu .
" Ya kak kami akan membereskan nya " kata Cea
Disisi lain sekelebat bayangan berhenti disebuah perbukitan . Dan .dia terdiam sesaat melihat sekeliling nya
" Assalamualaikum " kata sosok lain yang datang bersama teman nya
" Walaikum salam " kata cahaya putih itu
" Apa kalian sudah melihatnya " kata sosok pria berjanggut itu .
" Tuan benar wanita itu hamil dan salah satunya dari bangsa kita . Apa raja jin sudah tahu . Karna putranya dekat dengan wanita itu " kata sosok pria lain
" Tidak mereka tidak tahu tuan Hanya Aziz yang tahu kalo ibu angkatnya itu hamil anak kembar Dan wanita itu juga belum menyadari kalo dia hamil anak kembar beda alam .Bayi bercahaya itu anak perempuan dan yang laki laki nya manusia Tapi mereka sudah bisa saling
berinteraksi " kata pria itu.
" Tuan bagaimana bisa manusia bisa melahirkan anak jin sedangkan mereka manusia " kata pria satu nya
" Allahu alam, hanya seizin allah itu bisa terjadi karna pasti ada alasan tersendiri . Kenapa Allah menciptakan semua itu " kata bayangan itu Yang sering melihat cahaya indah di langit . Karna itu terlihat nyata karna akan ada pertanda muncul seseorang yang punya kekuatan baru Yang kelak mampu menandingi dan mengusir kekuatan jahat
" Kita hanya bertugas melindunginya Dan mengawasinya Karna kita tahu pasti dia akan berdiri dalam barisan kita suatu hari nanti seperti sang umi .." kata sosok bayangan itu
" Ya karna banyak orang yang akan mengincar bayi itu nantinya apabila ia lahir . Karna dia merupakan langka bisa lahir dari wanita yang lumayan berilmu ." kata pria berjanggut itu
" Ya tuan ayo kita menemui syekh " kata pria jin satunya .
Lalu ketiganya pun pergi entah kemana
Sedang Yuna dan Malik hari ini sedang duduk berdua di taman belakang bersama kakak ipar nya
" Mal rumah mu cukup besar dan nyaman dan pastinya ini merupakan berkah dong ya. Apa kau tak pernah ditanyakan untuk menikah lagi Mal " kata Abi Farhan
" Abi apaan sih aneh aneh aja , tuh de kebiasaan kali ya para laki nanya begituan" kata umi Farhan mencubit sang suami
Yuna hanya tersenyum karna itu bukan hal baru baginya Dan memang Yuna pun dulu langsung di sindir Billa , Faridah dan teman sekampung nya masalah itu
" Ana tak punya niat begitu bang biar ditawari cukup ini saja " kata Malik .
__ADS_1
" Iya lah jangan ditanggapi ya Yun , abi hanya menggoda mu " kata kakak ipar nya pada Yuna
" Ngak pa pa kak , kan cuma nanya ." kata Yuna santai
" Tuh orang cuma nanya kok min , kan abi dengar Malik banyak yang nawarin anak gadisnya " kata Arham
Malik tersenyum lalu merangkul yuna
" Kita sudah sering dihadapan pada masalah seperti itu kak , Tapi Malik tak ada niat seperti itu.. Bagi Malik cukup Yuna satu satunya istri Malik " kata Malik tersenyum Lalu mengusap kepala Yuna dan mencium nya
" Bagus lah kau akan aman bila kau teguh Mal .oh ya abah dan umah tiba sore ini kan " kata abi Farhan .
" Ya bang " kata Malik abang mau ikut jemput kan " kata Malik
" Berarti Yuna dan umi tinggal ya " kata abi Farhan
" Ya bi, kita menunggu di rumah saja kan Yuna hamil " kata umi Farhan .
" Nanti dinda dirumah saja ya " kata Malik lembut mengusap kepala Yuna
" Ya bi " Kata Yuna tersenyum
Lalu Malik pun merangkul Yuna di samping nya dan juga memeluk nya tak perduli dengan kedua kakak ipar nya itu Yang membuat kakak nya cukup kaget pada sisi romantis yang adik tidak dari biasanya
" Berarti bayi nya laki laki Yun " kata umi Farhan sambil melirik dua sejoli itu
" Iya kak dokter bilang dia sehat dan anak abi nih .Tapi Yuna merasa kaya ada dua kak .Karna perut Yuna besar " kata Yuna tersenyum
" Oh ya , jadi de Yuna ngiranya kembar " kata umi Farhan
" Iya kak tapi waktu di USG hanya ada satu aneh kan " kata Yuna .
" Ngak papa sayang kan bayinya gendut " kata Malik
" Ya sudah ngobrol nya di ruang tengah ya , kak temani dinda ya Biar Yuna ngak kesepian Mikha Anis temani nona diruang tengah ya " kata Malik pada dua pelayan nya itu sambil mengendong Yuna Masuk kedalam rumah Dan Yuna berpegangan erat di bahu Malik sambil menatap dagu sang suami
" Ya tuan " kata Anis tersenyum melihat kemesraan tuan nya itu Dan itu sudah biasa bagi Anis dan Mikha Dan orang terdekat mereka.
" Hore .... umi digendong " kata Aziz yang bermain bersama Farah dan Farhan .
" Hahaha ....asyik ..ya ziz so sweet " kata Farah tertawa ketika Malik menaruh Yuna di sofa empuk ruang tengah.
Sedangkan di bandara rombongan umah sudah tiba Lebih cepat dari perkiraan Lalu abah langsung menelpon Malik yang sedang otw ke bandara untuk menjemput mereka
__ADS_1
" Ya nak kami tunggu " kata abah yang duduk di sebelah umah menunggu di pintu penjemputan
" Malik bilang apa bah ?" kata umah
" Suruh nunggu jangan kemana mana di sini saja menunggu nya " kata abah .
" Iya bah kita menunggu aja bingung Meri ngak bisa bahasa arab " kata Meri
yang melihat lihat sekeliling mereka
" Apalagi kakak Mer, Meri masa ngerti bahasa inggris nah kakak jadi anak hilang kalo nekat pergi " kata Fatma terkekeh
" Hahaha.... kan asal cas cis cus mak " kata Farid tertawa senang karna bisa melihat negri Firaun yang diceritakan banyak temannnya .Nanti pulang ia bisa bercerita kalo ia sudah pernah ke mesir
Sedangkan Samsul melongo karna melihat bandaranya yang besar Dan juga hampir tak percaya mereka sudah menginjak kota kairo mesir itu.
" Ya Allah trimakasih sudah membuat kita selamat sampai di sini " kata Samsul berdoa yang membuat Fatma tersenyum . Melihat suami nya itu Yang terlihat antusias karna Samsul juga dulu ingin bisa kuliah Tapi sayang ia tak mendapat kan beasiswa hingga impian nya terputus . Karna Ia tak lulus seleksi hingga tak bisa lagi ikut karna gagal
Tak lama menunggu Malik terlihat datang bersama Arham Arjan dan Arjun yang menunju kearah mereka
" Paman ..... kami disini " teriak Faridah senang karna mereka sudah di jemput .
" Alhamdulilah ..." kata umah yang lalu berdiri menyambut putranya itu dan memeluk nya ..
" Umah..... sehat kan " kata Malik yang langsung mencium tangan umah dan memeluk nya. Lalu gantian memeluk sang abah . Cukup lama berpelukan Malik pun memeluk Samsul dan menyalami Fatma juga Meri dan Faridah
" Hai .... tambah berisi ya sekarang " kata Malik tersenyum pada Farid
" Ya paman kan habis lebaran " kata Faridah senang bertemu paman nya itu.
" Ayo jan jun kita bawa barang barangnya ke mobil " kata Malik pada dua pengawal nya itu .Sedang kan Arham masih ngobrol dengan abah dan umah
Lalu setelah itu mereka pun menuju mobil. Setelah masuk semua nya mereka pun pulang menuju rumah Malik dan Yuna
" Mal apa apartemen mu muat menampung kita " kata abah pada Malik
" Muat lah bah " kata Malik tersenyum
" Bukan muat lagi bah tapi abah dan umah bakal kaget liat rumah nya nanti bah " kata Arham Sedangkan Fatma di mobil satunya .
" Masa, apa besar nya sama kaya rumah dijakarta ham " kata umah
" Sepuluh kalinya umah " kata Arham
__ADS_1
" Hah..... sepuluh kalinya " kata abah dan umah saling padang satu sama lain Tak percaya mendengar perkataan Arham