Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 245


__ADS_3

Sedangkan Fatma kagum dengan kota jakarta Karna ini pertama kalinya ia bisa kejakarta bersama suami dan anaknya


" Masyaallah umi ini jakarta ya Allah gedung nya bertingkat ya umah " kata Fatma heran


" Mak..... sudah ah berisik mamak kaya orang desa yang baru kekota saja malu mak " kata Faridah


" Hahaha ..... iya rid mamak mu memang baru ini ke jakarta ngak kaya bibi mu " kata Samsul tertawa


" Alah kaya abang enggak aja Kan abang juga baru kali ini kan " kata Fatma


" Iya sih tapi ngak kaya de Fatma juga kali , Faridah sampe malu mamaknya kaya orang baru Yang lagi turun gunung " kata Samsul.


" Hehehe......sudah ngak pa pa Sam kan Nama nya juga baru lihat ya Fat besok besok ngak kaget lagi.. Nanti kita bisa jalan jalan mumpung berangkatnya sore besok Biar Fatma bisa punya kenangan pas pulang ke banjarmasin " kata umah .


" Ya umah.... ya Allah trimakasih ....umah pengertian saja Maaf bila Fatma sedikit kampungan maklum belum pernah kemana mana " kata Fatma jujur


" Ngak pa pa ngak perlu malu kita bisa memaklumi karna kan rezeki nya sendiri sendiri . Fatma sendiri Yuna sendiri " kata abah yang maklum pada kakak kandung menantunya itu .


" Iya abah bibi Yuna lebih beruntung dari mamak mudahan Faridah juga bisa kaya gitu ya mak " kata Faridah dengan polosnya


" Aamin rid, mudahan besok Faridah jadi orang sukses ya nak " kata Fatma .Yang di amini semua orang dalam mobil Yang membuat Faridah senang karna ia pun baru pertama kalinya melihat kota jakarta


" Berarti besok sore kita berangkat ke kairo ya bah " kata Faridah


" Ya nak, pasti kamu senang kan pengen lihat kota firaun itu Nanti disana Farid bisa ikut paman Malik lihat kampus Al Azhar kairo Dan jalan jalan keliling kota kairo mesir " kata abah


" Asyik....... alhamdulilah .... ya Allah mudahan suatu hari nanti Faridah juga bisa kuliah disana bah umah " kata Faridah mengangkat dua tangan nya


" Aamin ya rabbal alamin " kata semua nya tertawa. Karna tingkah Faridah yang polos


" Tapi ingat harus rajin belajar siapa tahu bisa dapat beasiswa disana " kata umah


" Ya umah Farid janji rajin belajar " kata Faridah senang Yang membuat mereka tak menyadari mereka sudah sampai di depan rumah Malik yang disambut pelayan Malik dan anak nya yang menjaga rumah


" Pa ustad ...kita sudah sampai " kata sang sopir


" Alhamdulilah ngak terasa ya Ayo turun tuh bibi sudah menunggu didepan pintu " kata umah .

__ADS_1


" Assalamualaikum umah " kata bibi


" Walaikum salam " kata umah tersenyum memeluk pelayan setia penunggu rumah Malik yang masih rutin mengirim gajinya Untuk menolong janda dan anak perempuannya itu Yang seumuran Faridah


" Ayo masuk , itu teh panas nya sudah bibi siapkan di meja umah " kata bibi


" Ya bi trimakasih " kata umah .


" Fatma ayo kok bengong nak " kata umah .


Fatma pun masuk sambil membawa tas nya " Umah ini rumah siapa " kata Fatma bertanya


" Ini rumah Malik Fat , kalo rumah Yuna 10 kilo dari sini nanti kita mampir kesana " kata abah menjelaskan


" Hah...... Yuna punya rumah juga bah disini " kata Samsul kaget


" Iya Sam , cuma ditempati teman nya . Kalo ini kan rumah Malik .Jadi rumah nya memang kosong Tapi di jaga sama bibi karna Malik memang beli buat investasi dan untuk bolak balik jakarta Kairo biar ngirit ngak nginap di hotel " kata abah


" MasyaAllah hebat benar sana sini punya investasi bukan yang dibelakang rumah abah kebun Malik ya bah " kata Samsul


" Masyaallah berarti de Malik punya banyak tabungan ya bah " kata Fatma yang kagum dengan adik iparnya itu


" Ya lumayan buat hari tua " kata umah


" Itu mah bukan lumayan lagi bah umah orang sudah banyak sana sini di Kairo juga rumah sendiri kan katanya bah " kata Samsul menatap ustad Rahman


" Iya nak Sam, alhamdulilah kan ngak pusing mikirin bayar kontrakan lagi ." kata abah tersenyum


" Sudah ngobrol nya ayo tuh teh hangat nya disambi sama kue nya .trus kalo lapar bibi sudah masak buat kita


di belakang " kata umah


" Iya umah ayo rid kita antar tas dulu kekamar " kata Fatma


" Ya mak " kata Faridah yang senang bahkan ia sempat melihat lihat isi rumah Malik yang tertata rapi dan terawat .


*********

__ADS_1


Sedangkan Yuna dapat kiriman pesan dari Malik kalo sang kakak sudah di jakarta Dan lalu menelpon Meri minta menemani mereka pas nanti mau belanja Karna Yuna menitipkan uang usaha bagi hasilnya pada Meri temannya yang tinggal dirumah nya .Untuk menyenangkan sang kakak dan Faridah keponakan nya .


" Alhamdulilah de, bude mu sudah mau kesini besok sama kak Farid mu kita bisa makan ikan asin tawar " kata Yuna mengusap perut nya pelan .Yang membuat sesuatu bergerak di dalam sana .Yang mengidam ikan asin asal daerahnya


" Eh .... apa gerti di ajak umi ngobrol " kata Yuna tersenyum merasakan interaksi bayi nya didalam perut


" Alhamdulilah kalo ngerti " kata Yuna tersenyum lalu mengusap perutnya pelan .


Lalu Yuna pun keluar dari kamar Dan melihat Aziz berlari lari kearah nya .


" Umi ..... umi...... kita nanti jalan jalan lagi kan " kata Aziz


" Lho bukan nya tadi malam sudah " kata Yuna


" Iya , tapi de Farah pengen beli boneka umi " kata Aziz pelan


" Hahaha ..... iya nanti ya menunggu .abi pulang " kata Yuna mengusap kepala Aziz lalu kembali ke Farah dan Farhan


" Bibi bilang boleh ngak " kata Farah ketika Aziz sudah kembali pada mereka berdua


" Boleh menunggu abi pulang " kata Aziz Yang membuat Farah dan Farhan tersenyum senang .Yuna yang melihat itu hanya tersenyum Karma ia tahu dua keponakan nya itu pasti malu meminta sesuatu pada nya Karna sang umi sering mengajar kan mereka untuk tak belajar meminta sesuatu


Beda dengan Aziz yang masih 2 tahun tahun dibawah Farah . Namun Aziz sudah bisa berubah menjadi manusia dewasa karna ilmunya .


" Ayo kita main lagi " kata Farhan yang lalu menuju teras depan Sedangkan Yuna menuju ruang tengah melihat kakak ipar nya itu sedang menyulam dibantu Lutfia Mikha dan Anis yamg sedang nonton acara televisi .


" Hai.... de sini ngapain aja sih dikamar ngak ada Malik juga " kata umi Farhan


" Lagi ngitung duit kak " kata Yuna terkekeh .


" Hah...... wah dari mana " kata umi Farhan kaget sekaligus kepo


" Ade deh " kata Yuna tersenyum


" Wah main rahasia nih " kata kakak iparnya bercanda .


" Iya dong " kata Yuna yang tadi membuka bungkus hadiah dari kotak besar dan Yuna kaget melihat isi nya . Dan ia akan membukanya nanti menunggu sang suami pulang dari kampus Karna Malik bilang tadi hanya sebentar untuk mengambil buku buku dan silahturahmi bersama para teman teman nya

__ADS_1


__ADS_2