Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 124


__ADS_3

Malam begitu panas terasa karna Jakarta memang kota yang sibuk . Dan Karna merasa gerah Yuna membuka jendela sedikit agar udara malam masuk. Sedang kan Malik sedang sholat berjamaah di masjid . Dan sampai sekarang belum kembali .Mungkin masih ada hal yang di bicarakan di masjid.


Dan ketika Yuna membuka tirai jendela sesosok hantu pria berdiri menunggu di luar jendela .


" Astagfirullah. ...." kata Yuna yang langsung membaca ayat kursi Tapi hantu itu tak bergeming sama sekali juga tak mau pergi .


" Ada apa bapa menemui saya " kata Yuna yang mengajak berkomunikasi.


" Mereka meracuni ku dan uang nya buat mereka menikah .Aku tak bersalah tolong bantu aku nak " kata hantu itu terlihat sendu .


" Insya allah pergi lah saya akan membantu bapa semampu yang saya bisa " kata Yuna .


" Trimakasih assalamualaikum " kata hantu itu dengan wajah kehitaman


" Walaikum salam " kata Yuna mengusap dada nya Lalu terdiam sesaat Entah mengapa ia slalu didatangi oleh hantu Padahal Yuna mencoba menutup mata bathin nya Tapi tetap saja terbuka dengan sendirinya . Lalu Yuna pun turun ke bawah untuk berkumpul dengan para keponakan nya. yang asyik menonton televisi


Di kota saranjana Alea baru saja Membersihkan bekas makan malam Ketika Aldi di datangi tamu tetangganya


" Kok lama ya "' kata Alea


" Aku masuk kamar saja dulu " kata Alea Yang lalu naik ketempat tidur .


" Sayang ....." kata Aldi


" Sudah pulang bi , ada apa tetangga kita kesini " kata Alea .


" Itu ada yang mau hajatan besok tetangga kita menikah dengan manusia " kata Aldi


" Hah....... dari mana bi " kata Alea .


" Desa dekat sini , kampung yang ngak jauh dari tempat kita .Jadi kita bisa kesana sorenya...Kalo lea mau bantu bantu ngak masalah " kata Aldi


" Ya bi nanti kalo lea ngak ada waktu kesana " kata Alea yang memang jarang keluar dari rumahnya selain untuk belanja sayuran Dan mengantar undangan pengajian rutin .


Karna suaminya juga sibuk Dan lagi Alea cukup takut Dengan kehidupan diluar sana Karna dia hanya manusia biasa Yang tak punya kelebihan apa pun Tidak seperti Yuna sahabatnya . Takdirnya Alea menikah dengan hantu itu sudah cukup bagi nya Kini ia hanya ingin hidup tenang bersama suaminya .Karna tak ada lagi sanak saudara selain suaminya dan dua teman hantunya. Dan Yuna yang .kini pergi jauh ke negara orang .


**********


Pagi nya Malik pergi kepasar bersama umah dan abah untuk belanja karna Sang kakak pulang besok lusa . Sedang kan Yuna baru terbangun setelah tidur lagi sehabis subuhan . Karna sang suami minta dilayani sebentar.

__ADS_1


" Ya ampun bi " kenapa aku ngak dibangun kan " kata Yuna yang lalu bergegas kekamar mandi membersihkan diri . Selesai mandi Yuna membersihkan tempat tidurnya dan menganti seprei .


Setelah itu Yuna membawa nya turun kebawah dan memasukan nya di mesin cuci .


" Kak kok sepi " kata Yuna yang mengambil sarapan dan duduk dekat keponakan yang sedang nonton kartun .


" Lah kan de Mal sama umah juga abah lagi kepasar . Tumben bangun siang capek ya habis nanam bibit " sindir sang kakak ipar.


" Ih ... kakak apaan sih " kata Yuna tersenyum


" Ya gitulah Yun kalo melayani suami, kalo ngak puas ngak berhenti .Apalagi kalo masih pengantin baru." bisik umi Farhan


Yuna hanya tersenyum sambil menyuap nasinya .Tak lama entah mengapa ia merasa mual dan cepat berlari kedapur


" Oek...... oek......." kata Yuna yang muntah di wastafel .


" Non ..... kenapa non ? non Yuna ngak pa pa kan " kata Mba irah Yang kaget melihat Yuna muntah.


" Ngak usah khawatir mba , itu hanya proses " kata umi Farhan membuatkan teh hangat untuk Yuna . Nih minum biar perutnya hangat " kata Umi Farhan.


" Sudah telat belum " kata umi Farhan lagi .


Deg.....


" Iya hamil lah mba Masa campur sama suami ngak hamil Apa lagi ngak pake KB


Kan pasti jadi " kata umi Farhan Yang membuat Yuna terdiam Karna kepalanya terasa sedikit pusing


" Ini minum dulu de ..... biar ngak pusing " kata umi Farhan melihat wajah Yuna sedikit pucat .


" Ayo kekamar kakak antar " kata umi Farhan


" Bentar kak " Kata Yuna lemas yang duduk bersandar di kursi karna tadi makanan nya keluar semua.


Melihat itu pun umi Farhan langsung mengirim pesan pada sang adik . Tak sampai Setengah jam Malik sudah sampai dirumah karma ketika sang kakak Mengirimnya pesan ia dalam perjalanan pulang Lalu bergegas kedapur .


" Kak mana dinda " kata Malik yang datang tergopoh gopoh .


" Abi .... " kata Yuna yang lalu berdiri dan entah mengapa kepalanya terasa berputar putar .

__ADS_1


" Ya Allah " kata Malik yang langsung menangkap tubuh sang istri . Dan mengendong nya kekamar nya . Yang ditempati umah dan abah nya .


" Apa tadi sudah makan mi " kata umah


" Sedikit mah, tapi langsung muntah muntah " kata umi Farhan .


" Ya sudah biar Malik suruh dokter kesini saya kebetulan putri ustad imran Ada yang dokter " kata Malik yang lalu meraih ponselnya disaku celananya Dan langsung menghubungi ustad Imran .


" Ya kami tunggu ustad trimakasih assalamualaikum " kata Malik


" Walaikum salam " jawab seseorang di sebrang sana


" Bagaimana ?" kata umah .


" Dokter nya akan kesini umah .Untung baru mau berangkat umah " Kata Malik Yang mengusap kepala Yuna yang pingsan


" Ya itu biasa de kalo lagi hamil muda Malik harus menjaganya Pasti Yuna akan mengalami morning sick " kata sang kakak .


" Iya kak " Kata Malik .


Dan tak lama Dokter pun datang lalu mba irah mempersilahkan dokter Syifa bersama ustad Imran masuk dan umah serta umi Farhan menunggu di ruang tengah .


" Ini wajar ustad bagi ibu hamil istri ustad hamil satu minggu . Kondisi nya cukup lemah Harus banyak asupan Vitamin dan makanan sehat. " kata dokter Syifa Yang datang bersama abi nya ustad imran


" Wah selamat ustad Malik ustad Rahman bakal nambah cucu nih " kata ustad imran


" Alhamdulilah ustad trimakasih sudah mau datang kesini " kata abah.


" Untung belum berangkat ustad Padahal tadi sudah mau pergi " kata Syifa yang melirik Malik . Karna cukup terkejut ustad Yang dikenal nya ramah itu sudah mempunyai istri. Yang tadinya ia kira masih jomlo


" Ya trimakasih dokter Maaf kalo saya merepotkan dokter monggo kita ngobrol di ruang tengah " kata Malik. Yang mempersilakan ustad Imran dan Syifa duduk di temani umah dan abahnya lalu meminta bi irah membuatkan minuman.


" Ini sekedarnya dokter ..Nanti kami akan konsultasi bila istri saya sudah bangun " kata Malik Yang keluar dari kamar menyodorkan amplop putih .


" Ya ustad sama sama " kata dokter Syifa sambil mencuri curi padang pada Malik. Sambil memasukan amplop yang Malik berikan ke dalam tas kerjanya


Lalu setelah selesai minum. teh mereka pun pergi ..Umi Farhan yang sedari tadi memperhatikan dokter muda itu Hanya mengelengkan kepala. Karna sikap Syifa . Yang menurutnya cantik dan berhijab tapi cukup genit. Bukan menundukkan pandangan Tapi mencari celah mencuri perhatian


"' Ada ada saja " kata umi Farhan

__ADS_1


" Kenapa umi " kata umah mendengar sang anak bicara sendiri


" Bukan apa apa umah ' kata umi Farhan lalu pergi kedapur membawa nampan bekas minum para tamunya ..


__ADS_2