Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 81


__ADS_3

Aldi dan Burhan saling pandang melihat Ghani tersenyum.


" Kenapa tuan tersenyum " kata Aldi bingung


" Tidak " kata Ghani dengan wajah datar karna tak mungkin ia bilang menyukai gadis itu . Karna ia melihat Yuna masih bersih dan suci. dan juga nampak bercahaya.


" Jangan bilang tuan....." kata Burhan


" Apa " kata Ghani menatap Burhan


" Ah bukan apa apa tuan lupakan saja " kata Burhan menatap Aldi.


Lama mereka terdiam sampai akhirnya Ghani pulang bersama Alif dan menitipkan salam buat Yuna dari Alif .


Sedang kan Yuna baru saja ikut bersiap ke masjid Untuk sholat magrib bersama sang kakak .dan juga keponakan nya.


" Kak Samsul kapan pulang kak " kata Yuna sambil ngobrol


" Mungkin akhir bulan " kata Kak Fatma Yang mengandeng adiknya itu menuju masjid untuk sholat magrib bersama .


Setelah sampai di pintu masjid Yuna pun masuk dan pandangan nya bertemu dengan Amar


" Yuna kau sudah sadar " kata Amar yang terpukau melihat Yuna. berhijab yang terlihat cantik


" Ya Mar apa semua orang tahu aku nggak waras " kata Yuna tersenyum.


" Eh siapa bilang ngak kok, kita semua tahu kok. kau sedang di icar roh jahat saja ngak mungkin gila juga kan " kata Amar tersenyum


" Yah .....baiklah jangan tersenyum banyak mar sedikit aja takut aku geer .." kata Yuna bercanda dengan temannya itu lalu masuk kedalam masjid


" Cih..... senyum mu juga melelehkan hati ku Yun " batin Amar tersenyum..Andai bukan istri Malik kakak kelasnya mungkin ia sudah melamarnya. Ia terlambat datang seminggu saja saat Malik pulang..


Sholat magrib pun terasa khusuk bagi Yuna yang kini mulai hijrah . Apalagi banyak pengelaman hidup yang aneh yang ia alami di luar nalar. Yang tak bisa ia ceritakan pada orang lain ..Karna tak semua orang percaya. Dan juga tak akan percaya Bahwa semuanya itu nyata Tapi tak bisa dilihat oleh manusia biasa. karna tak nyata


"' Yun ayo pulang de " bisik kak Fatma . Ketika Yuna sedang berzikir


" Ya kak " kata Yuna yang lalu beranjak dari duduknya Melipat rukuh dan sajadah lalu berdiri dan didepan pintu Yuna dan Fatma bertemu ustad Rahman dan ustad


Sofyan yang ingin pulang bersama Amar


" Yuna alhamdulilah nak kau sudah sadar " kata ustad Sofyan.


" Alhamdulilah bah " kata Yuna Namun belum lagi Yuna melangkah hendak pamit sebuah bayangan menyambar Yuna.

__ADS_1


" Astagfirulah " teriak ustad Rahman menangkap tubuh Yuna yang diserang sekelebat bayangan hitam . Yamg membuat raganya kembali kosong dan di pangku ustad Rahman.


" Inalilahi allahuakbar " kata ustad Sofyan menyerang bayangan itu Namun meleset.


Tiba tiba cahaya putih pun terlihat menyerang bayangan hitam Yang membuat ustad Rahman dan ustad Sofyan mundur Begitu juga Amar yang menyuruh Fatma dan Farid Masuk ke dalam masjid


Wus..... wus....wus.....


Jedar...... jedar......jedar.


Ustad Sofyan dan ustad Rahman lalu membawa tubuh Yuna Dan merebahkan nya di dalam masjid Sedang kan Amar melihat .Kilatan cahaya yang saling serang


" Astaga apa itu abi " kata Amar yang melihat pertarungan dua bayangan diatas awan.


" Allahu alam abi tidak tahu Yang abi tahu Yuna mempertahan dirinya " kata Ustad Sofyan yang sempat memeriksa Yuna Bahwa gadis itu punya sesuatu yang melindunginya. Dan juga mampu untuk melindungi dirinya sendiri


"' Bagaimana ini ustad " kata Fatma takut


" Tenang lah nanti kita bawa Yuna pulang kerumah " kata Ustad Rahman tenang. Ia percaya menantunya itu bisa melindungi dirinya setelah mendengar ceritanya kemaren.


" Ya abah " kata Fatma memberikan gulungan rumahnya dibawah kepala Yuna


Sedangkan Yuna mengawasi Khodam nya berkelahi melawan mahluk hitam itu sambil berzikir tenang di balik awan sesekali Yuna mengintip lalu membaca zikir kembali dan Ayat kursi .


Wus. ....wus ....... Yuna pun membantu khodam nya dan keduanya menghantam mahluk hitam itu


"' Aaa .... gr .....gr..... Menyerah lah sebelum kau mati mengenaskan kau rupanya manusia yang keras kepala " kata mahluk hitam marah karna diserang


" Demi Allah aku tak akan menyerah kecuali Allah menakdirkan ku. mati .Kami tak bersekutu dengan setan seperti kalian " kata Yuna


" Tapi kami akan menghabisi kalian dan memaksa kalian jadi pengikut kami " kata mahluk itu mengerang.....


" Lailah ailalah muhamadarasullulah , kami manusia yang hanya beriman pada Allah dan tak akan menjadi pengikut setan dan dajjal " kata Yuna.


" Maka kau akan mati " kata mahluk itu geram lalu menyerang Yuna . Yuna pun menghindar dan menarik tangan khodam pergi dan menghilang


" Aaa ..... gr.....gr..... kurang ajar manusia itu .Anak kecil yang sombong " kata mahluk hitam itu marah.


Lalu menghilang pergi mencari jejak Yuna


Sedang Yuna terbang ke awan tinggi membawa khodam nya.


" Nona kita mau kemana " kata Khodam Yuna .

__ADS_1


" Memulihkan lukamu untuk sementara " kata Yuna yang mencari tempat aman menuju sebuah Masjid karna sudah malam


Wus ..... wus ...... wus......


" Hap ..... kita disini dulu " kata Yuna Lalu mencari dedaunan dekat masjid tua itu Dan mengobati luka memar membiru khodam nya.


" Auh.....auw...... " keluh Khodam Yuna kesakitan


" Sudah tenang lah kita aman disini.." kata Yuna


" Tapi nona bagaimana kalo mereka menyerang nona lagi sepertinya dia akan membawa rajanya " kata khodam itu


" Biar lah Allah yang jadi pelindung kita . Kalo takdir Alah membawa ku mati Maka sampailah ajal ku .Tapi paling tidak aku sudah berusaha jadi seorang muslim sejati bukan pengikut setan atau pun iblis " kata Yuna sambil duduk bersila lalu berzikir dan berdoa. Entah apa yang ia baca lalu Yuna memejam matanya begitu juga Sang khodam yang tertidur .


Tampa mereka sadari sesosok orang tua berjubah putih meletakan tangan nya diatas kepala Yuna. Dan membacakan sesuatu. Lalu mengobati sang Khodam Yang tak jauh tertidur dari Yuna dengan mengeluarkan cahaya putih dan menyembuhkan luka nya


" Semoga Allah melindungi mu nak " kata kakek tua berjubah itu Lalu menghilang secepat kilat


Sedangkan disebuah kamar Alea terbangun


Dan langsung duduk Di lihatnya Aldi masih tertidur pulas .Dan Alea beranjak kekamar mandi berwudhu dan sholat malam .Lalu berdoa untuk kedua orang tuanya Dan juga untuk Yuna sahabatnya.


" Ya Allah ampuni dosa kedua orang dua hamba tempatkan mereka di surgamu dan jaga sahabat sahabat terbaik ku Lindungi mereka dari orang orang yang berniat jahat.." kata Alea yang khusuk berdoa hingga sampai akhir


" Ada apa dengan Yuna " kata Alea yang merasa khawatir dengan temannya itu..


" Apa dia baik baik saja semoga Allah melindunginya " kata Alea lalu berzikir sebentar.


Alea memejamkan matanya mengingat Yuna yang menjadi roh . Dan dikejar kejar setan. jahat.. Mungkin kalo itu ia tak di selamat kan Yuna..Ia tak bisa bertemu Aldi lagi. Dan tak mungkin juga Helen dan Laras sampai kesini.


" Huh...... semoga kau baik baik saja Yun " kata Alea yang kangen dengan sahabatnya itu. Lalu setelah itu Alea kembali tidur disamping suaminya.


Sedang kan Yuna terbangun ketika mendengar Adzan subuh .Matanya terbuka


Melihat Khodam nya sudah sembuh dan berdiri untuk sholat berjamaah .


" Lalu Yuna pun ingin beranjak dari tempat duduknya tadi malam. Dan.....


" Hai...." sapa seseorang


" Aaa.........." teriak Yuna kaget Yang membuat semua orang menoleh kearah suara nya Tapi tak ada siapa pun ditempat itu . Yang membuat Khodam nya ikut kaget mengapa suara Yuna terdengar jelas berteriak didengar manusia


" Siapa itu... ?" kata ustad imam sholat .

__ADS_1


Semau orang mengelengkan kepala nya Karna tak melihat siapa pun Dan mereka saling padang satu sama lain Dengan bulu kuduk berdiri


__ADS_2