Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 272


__ADS_3

Aziz pun tertidur setelah tadi sempat bercerita pada Yuna Tentang apa yang ia lihat ketika dalam perjalanan Yang mengingatkan nya pada kecelakaan Yuna dulu. Yang membuat Yuna mengerti kalo .Aziz mengalami trauma. Tak lama setelah Aziz tidur Alea menempatinya .


" Ya Al .....aku juga bermimpi hal yang sama Al , karna ada bahaya mengintai ku tapi Allah masih melindungi ku lewat umi Aziz dan kami sedang mencari obat penawarnya." kata Yuna .


" Oh ya coba nanti aku tanya kan kak Abdullah atau tuan Ghani kalo punya obat penawar.. Untunglah mereka tidak tahu kau yang hamil Yun. " kata Alea


" Ya Al , aku harus bisa menyamar kan diri " kata Yuna yang membentengi dirinya dengan banyak berzikir membaca tasbih dan ayat kursi setiap selesai sholat Dan waktu luang


" Ya Yun jaga diri ya, hati hati dan slalu ingat dan yakin Allah bersama kita " kata Alea


" Ya Al terimakasih salam buat Helen dan Laras ya " kata Yuna .


" Ya ... nanti akan ku sampai kan salam juga buat keluargamu dan ustad " kata Alea menutup pembicaraan mereka Yang membuat Yuna yakin pasti ada sesuatu yang sedang terjadi diluar sana. Yang berhubungan dengan masa depan nya


Sedangkan Malik sedang berada di rumah seorang Syekh menunggu gilirannya untuk meminta obat yang ditemani Arjun dan Arjan menunggu di luar .


" Tuan Malik masuklah " kata seorang pria menatap Malik yang membuat Malik bangkit dari tempat duduk nya


" Trimakasih " kata Malik yang beranjak dari tempat duduknya


" Silahkan tuan " kata pria itu


Malik pun lalu masuk kedalam ruangan yang ada seorang pria tua duduk bersila di sana .


" Assalamualaikum syekh saya Malik ingin minta pertolongan pada syekh " kata Malik .


" Walaikum salam ustad Malik sungguh suatu kehormatan bagi ana bertemu antum lagi nak " kata Syekh tua itu yang memang tak melihat Tapi bisa mendengar dan merasakan aura orang lain.


" Pasti kau membutuhkan obat untuk ratu jin kan " kata Syekh


" Masya Allah syekh sudah tahu " kata Malik kaget Yang kagum pada syekh tua itu Karna bisa mengenali nya dengan baik


" Iya nak , ana memang menunggu mu datang Karna pasti kau akan datang kesini untuk mencarinya " kata Syekh tua itu .


" Iya syekh , syekh benar ana sangat membutuhkan obat nya sekarang " kata Malik .


" Anak muda , Apa kau tahu istrimu dalam bahaya " kata Syekh .


Malik tak menjawab tapi ia tahu kalo banyak orang yang ingin mencelakai istrinya Yang memang spesial bagi Malik


" Maaf syekh ana kurang mengerti Apa maksud Syekh Dan tolong beri petunjuk " kata Malik yang menatap pria berjanggut putih itu

__ADS_1


" Bawa lah istrimu pulang ke kampung halaman mu, ke kota saranjana .Disana banyak orang yang akan menjaganya


ketika dia ingin melahirkan..Mereka akan mencarinya dan menginginkan nya


Aku akan memberi mu obat buat ratu .


Tapi ingat ini hanya berikan separo Dan setelah bereaksi baru beri separo lagi Agar ratu bisa muntah dan racun nya keluar dan beliau bisa sembuh.


" Baik syekh " kata Malik


" Ya nak, hati hati jaga dirimu dan juga istrimu dengan baik " kata Syekh


" Berapa ana membayarnya syekh " kata Malik yamg membuka dompet


" Kau cukup membayarnya nya dengan menjaga istrimu dengan baik untuk bisa menolong orang banyak " kata Syekh tua tersenyum


" Terimakasih syekh semoga Allah slalu memberkati Syekh dengan limpahan rahmat " kata Malik


" Aamiin terimakasih anak ku pergilah Allah juga memberkatimu " kata Syekh tersenyum . Lalu Malik pun berdiri lalu memberi salam setelah mendapatkan obatnya


**********


Sedangkan di sebuah Mall pusat kota Arjan mengantar umah dan Abah juga Fatma sekeluarga . Dan begitu juga umi Farhan yang juga ikut sekeluarga mencari oleh oleh Sedangkan dirumah Yuna dan Aziz di jaga Mikha dan Anis .


" Belum nona , Tadi setelah mengantar tuan langsung pulang Lalu mengantar Abah dan umah " kata Anis


" Ya sudah awasi Aziz saya mau kekamar dulu " kata Yuna


" Baik nona " kata Anis Dan Mikha menunggu Aziz yang masih terlelap sedangkan Yuna masuk kamarnya Dan lalu duduk bersila di atas ranjang


Sambil berzikir dan membaca tahmid Yuna fokus pada seseorang untuk bicara .Dari jarak jauh Yang membuatnya


terlihat tenang. Setelah merasa cukup Yuna pun lalu membuka mata nya kembali dan terus berzikir.


Tak lama terdengar suara pintu terbuka


" Abi " kata Yuna


" Belum tidur , gimana Aziz " kata Malik


" Dia baik baik saja bi " kata Yuna tersenyum Yang masih duduk bersila membaca tasbih dan zikir .Yang membuat Malik tersenyum pada kebiasaan sang istri

__ADS_1


" Abi sudah bertemu syekh dan obat nya sudah dapat besok biar diantar Aziz dan Arjun supaya ratu bisa sembuh " kata Malik duduk disebelah Yuna


" Ya bi , apa Syekh nya baik " kata Yuna


" Ya sangat baik beliau memberi obat gratis Dan juga berpesan pada abi agar bisa menjaga dinda dengan baik " kata Malik


" Hah..... kok beliau tahu dinda " kata Yuna kaget


" Ya beliau seorang syekh yang alim dan .juga berilmu Tak perlu bertemu pun pasti sudah tahu Kalo dinda istri abi " kata Malik


" Masya allah , sungguh Allah memulia kan nya " kata Yuna tersenyum


" Ya sayang, apa istri abi ini sudah sholat isya " kata Malik


" Ya bi, Apa abi mau Yuna buat kan susu " kata Yuna


Malik tersenyum lalu mencium pipi Yuna


Lalu berbisik pelan " Abi sudah punya susu dua nggak perlu minum susu lagi Susu nya buat dinda aja " kata Malik


" Abi ...ih apaan sih.." kata Yuna dengan wajah merona merah karna malu ulah perkataan mesum Malik


" Hahaha....... kenapa malu, orang sama suami sendiri juga " kata Malik yang lalu memeluk Yuna


Yuna hanya diam menyusupkan kepalanya dalam pelukan Malik Yang membuat Malik .senang bisa mengerjai istrinya itu


Karna Yuna terlihat tegang bila banyak masalah yang terjadi .


" Abi hanya bercanda jangan masuk kan hati , tumpahkan ke abi saja marahnya" kata Malik dengan nada lembut memeluk pujaan hatinya itu.


" Apa ustad Al-Azhar kairo suka mesum begini " kata Yuna cemberut


" Ngak lah kan cuma sama dinda..Karna Ustad Al-Azhar juga manusia sayang ..Atas boleh ustad pake sorban Tapi bawah butuh belaian seorang istri yang halal " kata Malik memeluk Yuna erat .


" Hehehe masa sih " kata Yuna terkekeh


"Jangan cemberut gitu ah jelek .Nah tersenyum gini kan cantik banget " kata Malik menangkup pipi chubby Yuna Yang membuat Malik gemas pada istrinya itu Yang membuatnya tak bisa jauh dari Yuna


Dan lalu memeluk Yuna erat .


" Heh.....sudah bi, yuk keluar tuh kaya nya sudah pada pulang " kata Yuna yang mendengar suara keponakannya itu heboh

__ADS_1


" Ya sayang sebentar abi simpan obatnya dulu " kata Malik yang lalu menaruh obat di laci meja nya Dan lalu mengandeng sang istri untuk keluar dari kamar Untuk


berkumpul dengan keluargga nya di ruang tengah Untuk berkumpul melihat apa saja belanjaan para keponakannya .


__ADS_2