
Yuna pun membantu membawa masuk belanjaan Malik . Terasa aneh memang mereka bisa merawat anak Jin nyasar . Yang kadang membuat Yuna bingung Dan untungnya para tetangga nya tak ada yang tahu. Kalo dia mengasuh anak jin
" Apa dia baik baik tak rewel sayang " kata Malik mengusap kepala balita itu
Yang memakan coklat dengan lahap
" Tidak bi, dia asyik bermain dan menggambar buku pake pewarna milik dinda " kata Yuna.
" Siapa namamu nak " kata Malik
" Azis " kata bocah itu dengan bibir celemotan.
" Nama yang bagus abi " kata Yuna yang membuat kedua nya saling padang .
" Kalo anak manusia hilang bisa di umumkan di masjid Atau lewat informasi Dan berita , nah ini anak jin mana ada yang tahu. Lagian Mana manusia tak bisa melihat nya " kata Malik seraya menatap istrinya itu .Bukan masalah baginya untuk memberi nya makan Malik hanya khawatir dan hanya takut Yuna kelelahan melayani bocah balita itu
" Kenapa bi ?" kata Yuna
" Bukan apa apa. abi hanya bingung harus kemana menanya kan dan mau bertanya siapa ? kalo ada umi jin yang kehilangan anak nya " kata Malik
" Oh ya bi , waktu kejadian malam itu kan Yuna lihat banyak para orang tua para Jin Bagaimana kalo abi ceritakan tentang Azis
sama habib Dan ustad Kurdi Siapa tahu Di antara mereka mendengar ada orang tua Jin santrinya Yang kehilangan anak nya Yang pergi nyasar Dan dia ada sama kita. Kasihan ibu dan ayah nya pasti mereka mencarinya dan pasti mereka sedih belum menemukan nya ." kata Yuna .Mengingat dulu ia juga menolong Alif yang kesasar ulah teman hantunya
" Allahuakbar, kau benar dinda nanti sekalian sholat magrib biar abi beritahu kan habib. " Kata Malik yang lalu berganti pakaian dan istirahat .
" Ya bi , lebih cepat lebih baik " kata Yuna Yang takut anak jin itu bisa mengundang masalah untuknya nanti. Karna Yuna tahu ini bukan ranahnya dan juga negaranya. Seperti di kota saranjana.
" Aku rindu. mereka " batin Yuna mengingat teman teman nya disana sangat baik dan juga sayang padanya.
" Kenapa dinda ?" kata Yuna.
" Bukan apa apa bi " kata Yuna tersenyum
" Ya sudah abi istirahat sebentar ya , nanti bangun kan abi ya bila ketiduran lama " kata Malik .
" Ya bi " kata Yuna. Yang lalu kembali bermain dengan Aziz dan asyik membuat lukisan di kertas
Entah berapa lama keduanya melukis
Terdengar suara pintu diketuk dari luar dari Yuna pun lalu meletakan pencil nya
" Disini dulu ya nak , umi buka pintu " kata Yuna beranjak dari tempat duduk nya.
Lalu Yuna pun keluar dan membuka pintu
Ceklek.......
__ADS_1
" Assalamualaikum apa ustad Malik ada " kata seorang wanita paru baya itu menatap sinis pada Yuna
" Walaikum salam , ukhti siapa ya ustad sedang istirahat " kata Yuna pelan
" Bangun kan ustad saya ada urusan. Kenapa dia berani sekali memperkosa anak gadis saya " kata wanita itu marah
" Astagfirullah itu ngak mungkin ukhti " kata Yuna terkejut .
" Minggir ustad keluar . ayo keluar jangan sembunyi ustad " kata Wanita itu berteriak marah marah mendorong Yuna sehingga Yuna terjerembab.
" Umi.....umi .... " teriak Aziz membuat Malik
terbangun dan cepat berlari keluar . Ketika Azis melihat Yuna di dorong dan jatuh
" Dinda .... " kata Malik yang melihat paha Yuna berdarah menetes di kakinya .
" Siapa kau berani sekali mendorong istri ku " bentak Malik marah yang membuat wanita itu kaget.
" Aku mencari ustad Malik " kata wanita itu shock mendengar Malik emosi
" Aku ustad Malik , mau apa kau hah...." kata Malik marah yang membuat wanita paru baya itu kaget .Sedang kan Malik langsung menelpon dokter terdekat lalu mengendong Yuna kekamar .
" Abi ..... rintih Yuna merasakan tubuhnya lemas .
" Umi umi .... tangis Azis yang .menarik baju perempuan paru baya itu sambil menangis karna ia melihat wanita itu mendorong Yuna
Yang membuat Aziz merusak jilbab nya
Sedangkan orang orang yang tadi melihat Ustad Malik mengangkat Yuna hanya bisa kaget Sedang kan wanita yang berada di ruang tengah itu berteriak teriak sendiri ketakutan ulah Aziz Yang menarik rambut nya hingga jilbab nya tersingkap.Setelah puas Aziz pun lalu pergi kekamar
" Tolong .... tolong..... " kata nya ketakutan Yang seketika mendadak pucak dan terduduk lemas
" Apa yang terjadi " kata ustad Bilal Yang menatap wanita itu Lalu menyuruhnya untuk duduk di sofa dengan rambut acak acakan ulah Aziz yang sudah duduk di dekat Yuna di kamar
Tak lama dokter pun datang dan langsung masuk Sedangkan para tetangga ustad Malik menanyakan pada wanita itu Apa yang sebenarnya terjadi. Sedang dokter langsung memeriksa Yuna yang terlihat pucat .Dan memberinya obat penenang .
" Alhamdullilah ukhti Aliya baik baik saja ustad . Itu hanya benturan kaget dari mulut rahim Tapi bayi nya aman " kata dokter wanita itu sambil menulis resep obat
" Trimakasih dok , uang nya nanti saya transfer ya " kata Malik
" Ya ustad santai saja , ini resep obat nya dan vitamin nya " kata dokter wanita itu lalu pamit keluar kamar.
Sedangkan Malik menyelimuti Yuna Aziz tunggu umi ya abi keluar dulu " kata Malik
" Iya abi kenapa dia jahat sama umi abi " kata Aziz dengan mata berkaca kaca
" Ya nanti abi tanya ya Aziz disini ya temani umi ya " Kata Malik mengusap kepala Aziz dan mencium Yuna yang disuntik obat penenang oleh dokter.
__ADS_1
Diluar wanita itu menangis kalo semua orang menuduh nya membuat Fitnah Dan tak percaya dengan apa yang dikata kan . Apa lagi wanita itu menuduh ustad Malik memperkosa putrinya.
" Dokter bagaimana istri ustad Malik " kata Ali khawatir
" Alhamdulilah bayi nya aman. Ustazah hanya kaget dan shock ." kata dokter . Bersamaan dengan Malik yang keluar dari kamar
" Ada apa sebenar nya , umi ini siapa datang datang marah dan mendorong istri ana " kata Malik
" Bukan kah kau ustad Malik , kau kan Yang memperkosa putriku " kata umi paruh baya itu menangis .
" Astagfirullah aladzim, Lihat saya baik baik umi Apa anda mengenal saya bawa putri anda kemari . Kalo saya memang bersalah saya akan bertangung jawab Tapi saya tak pernah melakukan hal sebejat itu Apalagi saya punya istri " kata Malik membuang nafas kasar nya.
Wanita itu menangis dan menyuruh putranya itu datang membawa putrinya Yang membuat Ali dan Billa .Mengeleng kan kepala nya Karna bagaimana mungkin ustad Malik memperkosa seorang wanita . Sedang wanita secantik Billa saja ditolak nya Batin Bilal menatap wanita itu.
Tak lama seorang wanita di giring seorang pria dan wanita lain dengan tangan terikat.
" Astagfirulah kenapa kalian melakukan nya begitu " kata Ali kaget.
" Dia tak mau kesini bertemu orang yang memperkosa nya .Cepat tunjuk kan " kata pria itu membentak nya
Wanita itu hanya menangis dan tertunduk dan menggeleng kan kepalanya .Lalu Malik menanyakan .
" Kata kan siapa yang memperkosa mu " kata Malik yang tak pernah mengenal wanita itu
" Dia sudah pergi ,dia meninggalkan ku saja malam itu Dia berkulit hitam dan berkumis tipis " kata wanita itu terisak
" Lalu kenapa mengatakan ustad Malik ?" tanya Ali menata wanita itu
" Aku tak mengatakan nya .Cuma saya ingin kerumah ustad Malik malam itu bersama teman saya .Tapi dia menghilang begitu saja " kata putri. wanita .itu menangis
" Ini ustad Malik umi, dan anda dengar sendiri kan bukan ustad Malik yang melaku kan nya .Lalu kenapa menuduh nya " kata Bilal suami Hasnah.
" Maaf kan kami nak , tapi kenapa kau menyebut ustad Malik memperkosa mu hah ." kata wanita itu marah pada putrinya
" Karna ana menyukainya umi, abi " kata wanita itu lalu terisak.
" Astagfirullah " kata Malik yang lalu langsung menelpon kantor polisi Untuk menangkap pelaku kan nya. Karna Malik tak mau rumah tangga nya terusik..
" Ustad Malik apa yang kau lakukan " kata Ali kaget
" Aku hanya minta keadilan saja . Karna mereka menuduh ku Aku ingin pria itu di tangkap secepatnya dan bertangung jawab Karna aku tak mau mereka mendzolimi istri ku yang tak tahu apa apa " kata Malik tegas . Agar semua nya cepat clear
" Maaf kan saya ustad ana tak sengaja " kata Wanita itu menangis .
" Saya sudah me maaf kan kalian cepat pergi dari sini " kata Malik emosi
Dan tak lama polisi pun datang untuk mengurus semuanya Dan Ali dan Bilal pun lalu menepuk bahu Malik Dan ikut memberi keterangan pada polisi.
__ADS_1
"' Sabar ya bro " kata Ali yang lalu mengajak Billa pulang.