
Dua bulan berlalu.......
Yuna sedang sibuk menata semua perlengkapan untuk pulang Ulya dan
sedang asyik bermain di taman belakang
" Umi .. umi... kita mau kemana ?" kata Alim yang berlari masuk kerumah
" Pulang sayang umi beres beres dulu ya
Ade sama kakak Ulya main saja dulu " kata Yuna
" Capek ...... kita pulang kemana .... umi " tanya Alim.
" Ke kairo rumah kita disana sayang " kata Yuna
" Alim.......... nih belalang nya " kata Ulya mendekati umi dan adik nya dengan nafas terengah engah
" Kak kok belalangnya di tangkap " kata Yuna
" Tadi ade mau lihat umi , katanya pengen lihat belalang tuh belalangnya sudah kak Ulya suruh bertemu ade " kata Ulya meletakan belalang di meja
" Hi . .....ade ngak mau nanti gigit " kata Alim bersembunyi di belakang Yuna
" Ngak de, itu ngak gigit Karna belalang makan daun " kata Yuna tersenyum Karna Alim takut dengan belalang.
Ulya yang tahu sang adik takut hanya tersenyum Dan membantu umi nya yang beres beres begitu juga Mikha dan Anis Yang sudah mengepak semua barang Karna mereka akan diantar jet pribadi kerajaan besok lusa .
" Umi , kenapa kita ke Kairo kan jauh " kata Ulya
" Karna abi mengajar di sana " kata Yuna karna kini Ulya dan Alim sudah berubah menjadi anak berumur 1 tahun padahal usia mereka baru 3 bulan
" Jadi kita tinggal disana Dan kalian akan masuk pondok untuk bersekolah dini " kata Yuna Yang tahu ada khusus untuk sekolah kaum jin di mesir seperti di saranjana
" Yah kita ngak bisa main sama kak Alif lagi dong " kata Ulya .
__ADS_1
" Kan ada kak Aziz disana " kata Yuna
" Hah .... apa kak Aziz disana umi " kata Ulya sambil melirik Alim yang mengamati belalangnya
" Ya makanya ade sama kakak aman sekolah disana " kata Yuna agar anak nya itu bisa bersekolah di tingkat internasional .
Di sisi lain Alea dan Azzam sedang asyik di taman belakang sambil berkebun sayur Yang ditanam Alea
" Umi kalo bibi Yuna pindah Berarti Azzam ngak bertemu Ulya dan Alim lagi " kata Azzam
" Bisa lah kan kata nya Azzam mau sekolah disana Makanya belajar yang rajin biar nanti bisa ketemu de Ulya dan de Alim disana Kan abi sudah janji sama umi " kata Alea
Ya umi , insyaallah Azzam akan rajin belajar " kata Azzam
Lalu kembali asyik dengan kebun nya karna nanti sore mereka akan kerumah Helen dan Laras yang sudah melahirkan sedang Ani masih hamil 5 bulan .
********
Dirumah besar Malik Nurul sedang membersihkan dapur bersama Amar Karna Amar sudah dapat kabar dari Malik dan Yuna Mereka akan kembali pulang besok lusa
" Ya tapi sabar ya , kita masih disini dulu karna menunggu apartemen ada yang kosong " kata Amar yang tak mau buru buru pindah Karna di sini juga kamar banyak kosong Yang tak ditempati Dan Malik juga tak keberatan mereka masih menumpang
" Ya bang biar Nurul bisa belajar masak pada kak Yuna " kata Nurul
" Ya de, alhamdulilah kita bisa berkumpul bersama .Walau di negri orang Tapi kita masih punya keluargga " kata Amar
" Iya bang ngak nyangka rumah ustad Malik besar begini kalo di kampung kita jadi orang kaya ya bang " kata Nurul
" Bukan kaya lagi dobel kaya .Disana aja sudah besar di gabung sini tambah besar de " kata Amar
" Iya bang mereka orang yang sukses di rantau orang Dan mereka beruntung bang " kata Nurul
" Ya maka nya de Nurul harus banyak belajar sama Yuna Biar bisa hidup mandiri kita tak selama nya bergantung dengan orang lain Tapi juga harus bisa mandiri di kaki sendiri ." kata Amar sambil membersihkan debu debu . Karna tak enak kalo mereka menempati rumah terlihat kotor. Jadi Amar dan Nurul saling bahu membahu untuk membersih rumah Karna lusa Yuna dan Malik pasti sudah pulang
" Ya bang " kata Nurul
__ADS_1
Sedangkan Arjun dan Arjun membersihkan teras rumah juga mobil . Karna seminggu ini mereka tak membersihkan nya .
"Ana senang tuan dan nona pulang bagaimana dengan anak anaknya ya Pasti si kembar lucu lucu "kata Arjun
" Iya mereka pasti mengemaskan . Karna tuan Aziz bilang mereka sangat imut " kata Arjan
" Ya besok makan kita mulai teratur lagi Ngak seperti kemaren lagi karna nona Nurul ngak senak masakan nona Aliya " kata Arjun
" Iya kan nona Nurul masih baru belajar memasak Dan lagi umurnya masih muda " kata Arjan Yang sambil mengumpulkan rumput rumput dan membuangnya ketempat sampah
" Ya untung Anis dan Mikha ikut pintar di ajarkan nona paling tidak ketika kami menikah Anis sudah bisa mengurus rumah sendiri " kata Arjun Yang kadang mereka di berikan jatah uang oleh Malik .
Keduanya pun lalu beristirahat setelah semua nya Selesai begitu juga dengan Amar dan Nurul Yang sudah selesai
membereskan semua nya sedari pagi
Disisi lain umi Syifa yang kembali dapat kiriman desain Yuna cukup kaget Karna modelnya kali ini lebih unik Dan cantik Dan para wanita yang memesan pun bingung Karna mereka jarang bertemu Yuna Hanya desain nya yang masuk di mode pakaian terbaru
Dangan model elegan dan modis Dan umi Syifa juga mendapat penghargaan atas bantuan Yuna . Walau sudah lama tak bertemu Namun Yuna menitipkan uang nya sampai ia pulang kembali ke Kairo untuk kembali bekerja. Karna umi Syifa juga tahu kenapa Yuna bersembunyi selama melahir kan Dan kini Yuna akan kembali lagi ikut bergabung bersama umi
" Umi pakaian sudah jadi Dan sangat cantik ada 3 warna yang kami produksi untuk launching.
" Bagus lah kita sudah bisa memasukan nya ke butik Dan mungkin minggu besok Sudah bisa ikut fashion show " kata umi yang besok akan ikut event besar elit bisnis di pusat kota .Dan desain pakaian Yuna pun mereka bawa untuk ikut Untuk mewakili model mereka.
Di tempat Yuna sedang berkunjung kerumah Helen yang melahirkan bayi perempuan dan Laras melahirkan bayi laki laki
Mereka melahirkan terpaut 1 minggu Karna Helen melahirkan normal sedangkan Laras melahirkan dengan jalan caesar Karna pinggulnya lebih kecil .
" Wah ...... gemuk banget Len, mirip Burhan nih face nya " kata Yuna
" Iya lah kan anak abi " kata Burhan Yang memang ingin anak perempuan Karna terlihat imut juga cantik
" Hahaha .... bisa aja abi tuh Ulya tersenyum melihat ade bang " kata Helen yang gemas melihat Ulya tersenyum
" Hai ... cantik kok bagus ya jilbab nya Paman suka. lihat ade juga cantikan " kata Burhan
__ADS_1
" Ya paman ade sangat cantik " kata Ulya yang melihat bayi mungil Helen berambut pirang. Dan Alim yang melihat nya pun mencium nya Lalu menciumnya