Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 161


__ADS_3

Yuna yang mendengar candaan teman teman nya hanya tersenyum lalu bersiap siap untuk berangkat. Setelah mobil yang mengantar Malik pulang Yuna dan Alea dan yang lain pun pergi jalan jalan .Yuna satu mobil dengan Aldi Alea dan Arjan . Tapi Yuna juga membawa Mikha dan Anis. Sedang kan di mobil satunya Arjun ditemani Helen dan Burhan juga Jafar dan Laras. Dan mereka berkeliling kota mesir untuk melihat lihat taman dan pusat kota


Sorenya ketika pulang Yuna mampir kekampus sebentar Menjemput Malik karna sekalian menuju arah pulang ke rumah


" Bagaimana senang ngak jalan jalan nya Kemana saja tadi " kata Malik ketika sudah masuk mobil .


" Keliling kota aja bi dan cari kuliner , Alea


beli makanan banyak Dan juga kita mampir ke taman dan meseum juga " kata Yuna tersenyum


" Oh ya wah seru dong " kata Malik .


" Iya ustad mereka sangat senang bahkan tadi hampir ngak mau pulang " kata Aldi.


" Iya ngak kita masih betah " jawab Alea


" Lain kali kalo tour bisa mampir ke mesir lagi . Lagian kalian juga sudah tahu rumah kita " kata Malik


" Iya ustad teimakasih kami senang sudah ditraktir dan di fasilitasi. " kata Alea .


" Sama sama Al, kita kan teman ngak ada salah nya kita saling berbagi. kalo umroh dan tour lagi mampir sini lagi ya . " kata Yuna senang bisa bertemu sahabatnya itu


" Insyaallah ya kita akan kesini lagi kalo ada rezeki dan waktu luang " kata Alea.


Mereka pun asyik ngobrol Mobil pun melaju sedang menuju rumah Yuna dan Malik Namun tiba tiba ...


" Cit .......Astagfirullah " kata Arjun kaget Melihat 5 hantu menahan mobil mereka Malik Aldi juga Arjun langsung turun ketika Melihat mereka berdiri didepan mobil.


Sedangkan mobil Arjun sudah sampai lebih dulu .Karna memang mereka lebih duluan pulang kerumah.


" Siapa kalian ?" kata Arjan geram karma tak senang para hantu menahan mobilnya.


" Kami ingin kalian tak lewat jalan sini lagi . Karna ini wilayah kekuasaan raja kami " kata salah satu hantu pria itu


" Apa hak mu melarang kami lewat sini. Ini adalah jalan umum" kata Arjan tak terima Sedangkan Malik dan Aldi yang berdiri di samping Arjan hanya diam mendengar kan kemana arah pembicaraan mereka.


" Kalo kau masih nekat kami bisa menghabisi wanita wanita hamil itu jadi tumbal " Ancam salah satu hantu itu.


" Astagfirullah aladzim , maaf kami tidak menganggu kalian Dan lagi pula jalan ini memang adalah jalan untuk umum .Jadi biarkan kami lewat " kata Aldi Yang membuat para hantu itu tertawa.


Hahaha ... kau hantu tak berguna mau diperbudak manusia . Apa cuma jalan jalan yang kalian senangi " sindir salah satu hantu

__ADS_1


" Kami memang jalan jalan untuk melihat kota dan mempelajari tiap kota dan negara


Apa ada masalah buat kalian " kata Malik yang membuat para hantu terkejut lalu melihat kearah Malik .


" Kau ..... jangan ikut campur urusan kami manusia rendahan seperti kalian yang hanya merusak tatanan saja " kata hantu yang lain nya.


" Astagfirullah kalian ini ngak punya sopan santun ya " kata Arjan mengepalkan tangan nya karna jengkel tuan nya dihina .


" Iya kalian ini hantu jahat yang berteman dengan para setan dan iblis makanya hanya mencari ribut Tak punya sopan santun .Kalian lah yang merusak tatanan perhantuan " kata Aldi .


" Kau ........ wus...... wus ......" kata salah seorang hantu menyerang Aldi


Aldi yang di serang pun dengan cepat menghindar Yang membuat Yuna mengelengkan kepalanya melihat ulah kelima hantu jelek itu.


" Astaga mereka hantu menyeramkan Yun


masa cari masalah sih " kata Alea yang membuat Alea membaca ayat kursi dan para hantu itu kaget.


" Aaa........ apa yang di laku para wanita hamil itu " teriak salah satu hantu.


Aldi yang mendengar mereka kepanasan pun ikut membaca ayat kursi yang membuat para hantu itu lari dan pergi menjauh meninggalkan mobil mereka


" Sudah ayo pulang , jangan membuat masalah jadi panjang nanti malah repot " kata Malik mengingat kan


" Baik tuan " kata Arjun lalu menjalankan mobilnya lagi menuju rumah mereka.


Namun ketika mobil hendak berjalan terdengar suara keras menghantam kap mobil belakang .


Bruk.........


" Astagfirullah " kata Yuna kaget begitu juga dengan yang lain nya.


Malik yang melihat itu pun langsung kembali keluar dari mobil Dan bergegas menghampiri seorang pria yang menatap tajam Malik .


" Maaf tuan ada apa kami tak menganggu siapa pun ?" kata Malik .


" Kau ....pergi dari daerah ini jauh jauh kami tak suka dengan orang baru " kata pria itu. Yang memasang wajah sinis


Arjan yang mendengar itu pun langsung turun dari mobil.


" Maaf tuan Ahmet , kau tak bisa mengusir tuan ku begitu saja .Kalo kau berani menyakiti mereka maka kalian akan berhadapan dengan kami " kata Arjan .

__ADS_1


" Hahaha .. .....dasar jin bodoh Apa kau pikir kami takut hah ....." kata Pria itu sombong .


" Inalilahi kau ini , dasar manusia berhati iblis .Sifat angkuh mu itu hanya akan menghancurkan diri mu sendiri Dan lagi pula kau hanya lah pemuja setan Apa kau pikir kami tidak tahu " kata Arjan jengkel


" Itu hak ku , jangan mengusik kami Apa kalian mencari mati hah......" kata pria itu emosi lalu membaca sesuatu sambil menyerang Malik..


Malik pun menghindar. sedangkan Yuna dan Alea Yang didalam mobil hanya diam tak bicara Dan hanya melihat apa yang terjadi di luar .Karna Malik berkelahi dengan pria itu Dan Malik tak balas menyerang Tapi hanya menghindarinya .


" Bruk.......


Akhirnya pria itu terjatuh sendiri ketika mengamuk menyerang Malik.


" Cih baru ... segitu sudah keok " ledek Arjan kesal Dan lalu berpangku tangan di depan pria yang jatuh tersungkur itu.


" Payah kata nya hebat " sindir Aldi.


" Awas kalian ya , apa kalian pikir aku kalah , lihat saja nanti " kata Pria itu mencoba bangun dan berdiri .


" Hei..... ada apa ini " kata bapa bapa yang sempat melihat perkelahian itu..


" Ngak usah ikut campur pergi sana " usir pria itu .


" Maaf tuan Ahmet , kami hanya bertanya karna tuan Malik ini orang baru disini " kata bapa bapa itu


" Aku tak perduli harusnya kalian usir dia ngapain beli rumah disini " kata tuan Ahmet Yang tahu kalo Malik adalah seorang ustad


Dan itu membuat nya takut Kalo ia tak bisa mempengaruhi orang orang Yang ada komplek perumahan itu untuk tunduk pada nya .Karna pemilik rumah itu sudah ia buat meninggal setahun yang lalu Dan rumah itu di beli oleh orang lain Tapi entah mengapa sekarang rumah besar itu bisa di tempati oleh Malik dan istri nya Padahal ia ingin membelinya .Karna yang membeli sudah ia kirimi sihir


" Maaf tuan Ahmet kenapa mengusir orang yang ngak bersalah Lagi pula tuan Malik ini seorang ustad Dan akan lebih baik kan beliau ini tinggal disini Bisa menjadi imam masjid di komplek perumahan ini " kata seorang seorang pria pengurus masjid .


" Cih .... kenapa tak kalian robohkan saja masjidnya .Karna yang sholat juga cuma sedikit " kata tuan Ahmet kesal .


" Astagfirullah....... nanti akan banyak yang sholat kok tuan Ahmet Kami yang akan , mengajaknya hijrah Ayo tuan kita pulang kasihan nona nona lama menunggu " kata Arjan .


Malik yang sedari tadi diam hanya mengangguk lalu mereka pun berpamitan dengan para tetangganya . setelah itu masuk ke dalam mobil bersama Aldi dan Arjan. ...


Brum..... brum......mobil pun kembali menuju rumah


" Sialan kau akan ku buat istrimu itu menderita bila kau tak pergi dari sini " kata tuan Ahmet dalam hati.


Sedangkan bapa bapa yang ingin pulang Bergegas pergi karna tahu Ahmet bukan orang baik baik dan suka mencari masalah

__ADS_1


__ADS_2